Berikan ‘Value’, Bukan Produk! (Bagian 2)

Berikan Value Bukan Produk Bagian 2Bayangkan anda tengah melihat rumah terbakar. Lantas anda mendekatinya. Tapi begitu sampai di dekatnya anda tak melakukan apa-apa. Yang anda lakukan hanya menonton dan merasa ikut bersedih atas kejadian tersebut.

Sementara api terus berkobar tanpa ampun melalap seisi rumah. Dan anda masih sibuk sendiri dengan pikiran anda yang bertanya-tanya apa penyebabnya. Saya jamin, pasti rumah itu akan ludes terbakar di depan mata anda.

Seperti itu pula yang terjadi kalau misalnya anda tengah mengalami kesulitan keuangan. Ketika situasi makin sulit, tapi anda malah sibuk dengan diri anda sendiri. Dan tidak melakukan aksi nyata untuk keluar dari kondisi tak nyaman itu. Saya jamin pasti kondisi anda tak berubah atau bahkan menjadi lebih buruk.

Dalam kasus kebakaran di atas, sebenarnya yang anda butuhkan hanyalah menyiramkan air ke titik-titik api. Dan bukan sibuk bertanya pada diri sendiri. Begitupun ketika anda sedang dilanda kondisi keuangan yang buruk, yang anda butuhkan adalah ACTION! Bukan malah banyak merenung yang tak tentu ujungnya itu.

Penyakit terlalu banyak merenung untuk menghasilkan uang, saya sebut di posting sebelumnya termasuk salah satu penghambat uang masuk ke kantong anda. Karena dengan begitu, anda sibuk dengan diri sendiri sehingga tertahan untuk melakukan tindakan nyata.

Saatnya BERUBAH. Hentikan aktivitas yang hanya tertuju pada diri anda sendiri. Saatnya menatap dunia nyata dan melangkah dengan tubuh tegap. Saatnya memanfaatkan energi anda untuk aksi-aksi nyata.

Patut disadari, tubuh kita adalah komponen penting untuk menghasilkan uang. Inilah kesadaran awal yang perlu kita tanamkan. Sehingga dengan begitu kita perlu menjaga kesehatan kita baik-baik dan mempergunakannya lewat aksi nyata agar uang bisa mengalir lancar pada diri kita.

Sebab uang merupakan hasil dari tindakan. Dan bukan hasil angan-angan. Kalau anda hanya sibuk merenung dan tidak melakukan apa-apa, pasti tak ada uang yang mau melekat ke kantong anda.

Sejak dulu, kekuatan aksi tak terbantahkan sudah terbukti menjadi pendorong terwujudnya kenyataan. Kalau anda masih menahan diri untuk tidak melakukan apa-apa, maka pasti perubahan hidup yang anda idamkan tidak akan pernah terjadi.

Aksi atau tindakan nyata bukan berarti segalanya harus anda lakukan sendiri. Tapi bisa pula dengan memanfaatkan alat bantu. Misal untuk bepergian ke suatu tempat, tentu anda tak harus jalan kaki. Tapi bisa mengendarai sepeda motor atau mobil yang bisa mempercepat anda sampai ke tempat tujuan.

Yang penting, anda harus memiliki kemauan. Tanpa kemauan, sekalipun anda punya berbagai alat bantu, tapi tak akan pernah ada tindakan.

Selain terlalu banyak merenung, ‘penyakit’ kedua yang bisa menghambat uang mengalir pada diri anda adalah terlalu fokus menghasilkan uang, tapi mengabaikan menciptakan ‘value’.

Maksudnya?

Banyak orang yang fokus bahkan sangat fokus menghasilkan uang. Tapi di saat bersamaan mereka mengabaikan perhatian pada orang-orang lain.

Mereka yang mengidap ‘penyakit’ ini biasanya keluh kesahnya seperti ini: “Saya telah berupaya keras menghasilkan uang, tapi hasilnya tidak sesuai harapan. Saya sudah memposting ratusan artikel di blog. Judul-judulnya saya pilih yang terbaik. Pemilihan keyword-nya pun betul-betul saya cermati. Saya telah mencoba Adsense, text link ads, affiliate progam, dan banyak cara lainnya seperti terdapat dalam 10 Sumber Penghasilan Blog yang mengalir deras ke kantong. Di awal memulainya, traffic saya memang berkembang. Tapi kemudian perlahan dan pasti mulai menurun. Saya sudah melakukan banyak hal, tapi uang yang saya cicipi belum sebanding. Apa salah saya?”

Kurang lebih sama dengan ‘penyakit’ pertama, inti persoalannya adalah selalu hanya berfokus pada diri sendiri. Tak ada ‘value’ yang diberikan pada orang lain. Patut dipahami, content bukan ‘value’. Iklan bukan ‘value’. Dan affiliate program juga bukan ‘value’.

Kalau anda masih selalu sibuk dengan berbagai aktivitas yang hanya tertuju pada diri sendiri dan mengabaikan perhatian pada pengunjung atau konsumen anda, saya yakin ada banyak orang yang bisa melakukannya lebih baik dari pada anda. Dengan begitu pasti anda sudah kalah bersaing. Karena itu tak cukup lagi hanya mengandalkan cara-cara tadi. Yang anda perlukan adalah menciptakan ‘value’ di setiap aktivitas anda dan mengalirkannya pada orang-orang lain. Jadikan penciptaan ‘value’ untuk orang banyak sebagai titik tolak aktivitas anda.

Kalaupun selama ini anda mungkin sudah sudah bisa mengalirkan uang dengan cara yang hanya terfokus pada diri sendiri tadi, tapi saya rasa itu tidak akan bertahan lama. Karena yang dicari pengunjung atau konsumen adalah ‘value’.

Dan kalau anda hanya berfokus pada menghasilkan uang, begitu uang tak lagi mengalir maka semangat anda bisa meredup. Sebaliknya, kalau tujuan anda pada menciptakan ‘value’, maka uang akan mengikuti dengan sendirinya.

Anda paham kan?

Memang banyak orang lebih suka mencari uang daripada membuat ‘value’. Padahal kalau mereka sadar, tujuan pertama tadi lebih gampang menghantarkan pada kegagalan. Sedang dengan menghadirkan ‘value’, pengunjung pasti berbondong-bondong mendatangi situs web anda. Dan ini berarti mendekatkan anda pada kesuksesan.

Mulailah berpikir bagaimana anda bisa menghadirkan ‘sesuatu’ yang diinginkan banyak orang di muka bumi ini. Kalaupun saat ini sudah ada yang melakukannya, anda tak perlu pesimis. Asalkan anda bisa menyediakan ‘value’ yang lebih baik, pasti anda akan sukses.

Sebetulnya banyak ‘penyakit mental’ yang membuat uang terhalang mengalir pada diri anda. Tapi dua ‘penyakit’ yang sudah saya sebutkan yang menjadi penyebab utama. Dan saya ulangi lagi, solusinya adalah menghadirkan ‘value’ pada orang lain. Dengan mulai terbiasa bermental menghadirkan ‘value’ untuk orang lain, maka pikiran dan aksi yang anda lakukan akan selalu tertuju pada penciptaan ‘value’.

Anda setuju dengan saya?


Related Posts:

26 Comments

  1. erick on 25.05.2008 at 15:00 (Reply)

    bener mas joko, kadang kala kita lebih fokus terhadap uang sehingga ‘value’ yang harus kita berikan kepada konsumen berkurang.trims mas Joko atas masukannya.sukses slalu.

  2. alan on 25.05.2008 at 18:51 (Reply)

    saya mau menanyakan mengenai barang apa saja yang bisa dijual di dalam bisnis online ini? kalau barang yang bapak jual pertama kali dalam bisnis online ini apa? mohon penjelasannya, terima kasih

  3. stefanus on 25.05.2008 at 19:03 (Reply)

    artikel yang sangat membangun mas joko, seharusnya memang uang jangan jadi fokus dan tujuan hidup kita, tapi lebih ke nilai hiduo itu sendiri, otomatis uang akan datang sendiri.
    salam sukses.

  4. alan on 25.05.2008 at 21:11 (Reply)

    mau tanya lagi pak, apa bedanya website dengan blog? terima kasih sebanyak-banyaknya.

    1. Joko Susilo on 27.05.2008 at 17:14 (Reply)

      Blog selalu menampilkan posting terbaru dan biasanya memberikan kesempatan pengunjung untuk memberikan komentar. Sedangkan website tidak.

  5. Sri Kuswati on 26.05.2008 at 10:38 (Reply)

    Saya setuju banget dengan pendapat Bapak Joko.
    Yang dengan jelas sudah terbukti dan teruji dengan keberhasilan Bapak Joko sendiri.
    Salam dan sukses selalu.

  6. Zuhri on 26.05.2008 at 11:53 (Reply)

    Ya value, sekali lagi yang diperlukan adalah value ( nilai atau manfaat ) suatu barang. Barang tanpa manfaat tentu tidak akan ada orang yang mau mengambilnya… Mari sama-sama kita mulai menciptakan value.

  7. ipe surya on 26.05.2008 at 12:40 (Reply)

    Pak Joko, trims banget atas tips dan kiat2nya berbisnis di internet.
    artikelnya benar2 bagus lho…
    jarang ada orang sukses yang bersedia membagi kiat2 suksesnya kepada orang lain.
    tapi anda orang yang bermurah hati.
    saya baru saja menjadi member, semoga saya bisa berguru dari anda dan bisa mengikuti jejak anda.
    salam…

  8. Hilmy Yunady on 26.05.2008 at 23:03 (Reply)

    Baang Bang Booom Cukup disini kita membangun dan menghidupkan kembali senyawa sel-sel bahkan nyawa semangat untuk memngubah hidup kita!

  9. Irawan Ary on 27.05.2008 at 03:22 (Reply)

    Betul sekali mas Joko.
    Perlu saya tambahkan bahwa value dan diferensiasi merupakan 2 hal yang wajib dimiliki oleh setiap orang yang ingin sukses.
    Dimana value itu merupakan win-win solution bagi kita dan orang lain, serta diferensiasi merupakan pembeda dan membuat kita unik dibandingkan dengan orang lain.
    Dengan memakai 2 prinsip tersebut maka kita akan lebih dekat dengan kesuksesan dimanapun.
    dan juga mengenai waktu. dimana kita harus mengisi waktu kita dengan “value”, karena waktu tidak bisa dibeli dengan dunia dan seisinya.
    sukses selalu mas Joko.

  10. Lethus Kittie Uda on 27.05.2008 at 16:07 (Reply)

    Think “value” than “product” … mengubah pola pikir yang berorientasi pada nilai, bukannya produk (material) memang tak mudah, apalagi memasarkannya pada pola pikir masyarakat kita yang masih banyak menganut pemikiran materialistik dan konsumtif. Meski demikian ini hal ini jadi tantangan bagaimana sekarang merubah pola kerja melalui pola pikir produktif “No money oriented” shg apapun yg dikerjakan lebih bernilai dan eternal. Pertanyaannya bagaimana mengangkat ekonomi rakyat lewat program ini dan menghasilkan banyak berkat selain bagi kita sendiri juga bagi insan lain yang membutuhkan pertolongan kita. Managemen yang berorientasi pada kecerdasan spiritualitas lah setidaknya yang mampu membantu menyelesaikan problematika tersebut. Terimakasih mas Joko, atas inspirasinya. (Lethus_PalangkaRaya)

  11. jazid on 27.05.2008 at 16:13 (Reply)

    mas,saya memang sudah kenal internet tapi utk bikin produk dan bikin website belom pernah mas,tolong dibantu lewat email ya mas,makasih

  12. mochamad ismail on 29.05.2008 at 19:35 (Reply)

    Betul sekali Pak Joko “Value first money will follow” But how could i think value if my money is not enough to pay Warnet… although i aware value is first. Ok, thanks Pak I’ll keep in my mind to create more value maybe by writing article more and more… GBU

  13. Alexander on 31.05.2008 at 01:40 (Reply)

    Setuju sekali
    value atau nilai berarti apa yang diperoleh lebih dari apa yang dikeluarkan, so give give give…
    so if U want all, give all to all
    salut buat pak joko, artikel gratis namun manfaat sangat besar valuenya tak terhingga ???
    good luck

  14. usmanthen on 08.06.2008 at 14:09 (Reply)

    Saya setuju dengan pak Joko “value” itu penting !!
    sukses untuk kita semua. bravo…

  15. binawan on 09.06.2008 at 09:54 (Reply)

    mas bisa minta e-book nya biar lbh enak aku mempelajarinya,trims

  16. binawan on 09.06.2008 at 09:54 (Reply)

    mas bisa minta e-book nya biar lbh enak aku mempelajarinya,trims

  17. binawan on 09.06.2008 at 09:55 (Reply)

    untuk bisnis ini kita harus punya web or cukup blog

    1. Joko Susilo on 09.06.2008 at 19:09 (Reply)

      Bergantung pilihan bisnis internet yang akan kita terjuni. Namun yang jelas. situs web dan blog bisa saling mendukung.

  18. aLam on 09.06.2008 at 16:30 (Reply)

    Yupz, bener sekali Pa Joko….
    Seringkali kita terlalu fokus pada uang… Padahal uang itu hanyalah sarana, bukan tujuan sebenarnya….
    Mungkin itu yang tidak kita sadari selama ini,..

  19. oky de la rocha on 10.06.2008 at 14:14 (Reply)

    betul banget, ketika kita berbicara produk kita hanya akan melihat harga dari produk tersebut dan pada akhirnya produk termurahlah yang akan di pilih oleh pembeli, namun ketika berbicara tentang nilai maka kualitas dan image produklah yg akan lebih menonjol sehingga orang tidak akan lagi melihat kepada harga produk tersebut.

  20. Dimas on 23.06.2008 at 11:10 (Reply)

    Saya setuju pak Joko.
    value memiliki nilai penting bagi pengunjung yang secara otomatis uang kan datang dengan sendirinya.
    saya sadar bahwa terlalu fokus pada uang bukan value.

  21. Fanzaholic on 28.06.2008 at 19:37 (Reply)

    Benar, kita lebih fokus menghasilkan uang dari pada memikirkan darimana uang tersebut berasal

    1. pening saya membaca semua ini.bukan solusi yg saya dapati tpi stresss.apa krn saya tdk tau bisnis apa pak.padahal saya sudah baca artikelnya pak joko,saya sangat tertarik….hanya akhirnya saya se good by dech…..kata terakhir capeeeek deeeeeeehc…

  22. fadjry zamzam on 02.09.2008 at 13:46 (Reply)

    Pak Joko saya anggota baru (1-9-2008),semuanya sangat menarik, tapi saya harus mempelajarinya lebih cermat agar memperoleh value added. Terimakasih bimbingannya menambah semangat untuk berjuang agar survive

  23. klik disini on 23.09.2008 at 16:07 (Reply)

    Benar-apa yang di katakan pak joko…

    kalau cuma rencana, terlalu banyak pertimbangan, terlalu lama berpikir, atau cuma me-review langkah-langkah membangun bisnis online tampa berani memulai…. la…kapan kita semua berhasil…

    bagi anda yang mengalami masalah di atas, segera bergabung bersama kami… karena disini anda cukup bergabung saja… dan biarkan sistem kami yang bekerja memberikan penghasilan melimpah untuk anda…

    Sukses untuk formula bisnis…

Leave a comment