Memadukan Teknik Marketing Soft Selling dan Hard Selling di Bisnis Internet Anda

Beberapa waktu lalu, dalam posting 3 Tips Sukses Menjual (Apapun) lewat Blog sempat saya singgung mengenai soft selling di blog. Saya agak terlupa karena sebelumnya belum pernah membahas ini. Karena itu pada posting ini saya coba bahas mengenai hard selling dan soft selling di bisnis internet.

Mari kita mulai…

Hard sell dan soft sell merupakan istilah dunia marketing dan periklanan. Hard sell merujuk pada cara berpromosi yang menyampaikan pesan marketing secara langsung. Contohnya adalah iklan, baik di koran, majalah, televisi, internet, atau papan reklame yang ada di pinggir-pinggir jalan. Khusus di bisnis internet yang menawarkan produk informasi, hard sell biasa dilakukan lewat sales letter.

Kebalikannya, soft sell berarti cara promosi yang dilakukan secara halus atau tak menyampaikan promosi secara langsung. Tujuan soft selling, meminjam perkataan Mas Irwan, lebih menekankan tumbuhnya kepercayaan dan terjalinnya hubungan yang nyaman dengan konsumen. Syukur-syukur jika kemudian bisa dialirkan menjadi sebuah penjualan.

Dalam dunia nyata, penerapan soft selling bisa diamati misalnya dalam acara Kick Andy. Di sana, setiap akhir acara dibagikan buku kepada para penonton. Tanpa harus mengajak langsung agar membeli buku tersebut, penonton sangat mungkin tergerak ingin tahu apa isi buku tersebut. Kalau di internet, soft selling sangat tepat diterapkan di blog.

Ada yang mengatakan kalau saat ini teknik soft selling lebih ampuh dibanding hard selling. Alasannya karena soft selling lebih bersifat persuasif sehingga lebih mudah untuk menyentuh hati konsumen. Kalau menurut saya, keduanya efektif memerankan perannya masing-masing.

Bisa dibayangkan kan kalau tak ada iklan yang berisi pesan yang jelas. Target market bisa kebingungan menangkap apa maksud promosinya. Sebaliknya kalau melulu menggunakan hard selling, bisa jadi target market langsung kabur.

Kalau diamati hard selling dan soft selling juga berbeda efeknya. Kalau hard sell, efeknya lebih bersifat cepat atau secara vulgar istilahnya “take it or leave it!” Sedangkan soft selling biasanya berlangsung lebih lama dan harus dijalankan secara terus menerus. Begitu konsumen memiliki hubungan erat dengan anda, maka dia akan menjadi konsumen potensial anda.

Karena itu, menurut saya yang terbaik adalah mengkombinasikan teknik hard sell dan soft sell. Sebab, dilihat dari sisi konsumen pun, sebagian konsumen lebih tertarik dengan pendekatan soft selling. Sebagian lagi lewat hard selling. Atau bisa karena kedua pendekatan ini. Contohnya, ini terjadi pada Pak Soelaiman Wiria-Atmadja yang saya haturkan rasa hormat mendalam karena semangat belajarnya yang luar biasa. (Kutipan kalimat di blog beliau “Never Too Late to Get Yourself Improved!” mengajak kita untuk selalu ACTION.)

Jadi, memadukan teknik hard sell dan soft sell menurut saya adalah yang terbaik. Hard sell di sales letter, dan soft sell di blog. Dari kedua teknik marketing ini, kuncinya lagi adalah kenali target market anda dan ketahui jalur komunikasi apa yang paling tepat untuk setiap konsumen.

Bagaimana menurut anda?

NB: Jika anda suka artikel ini, silakan share ke teman FACEBOOK anda. Cukup dengan meng-KLIK link ini! Terimakasih.

Related Posts:



348 Comments

  1. Ruli Saputri on 28.03.2009 at 21:45 (Reply)

    Mampir pak, baca baca dulu nih?

    1. Ngisi Pulsa Dapat Duit on 28.03.2009 at 21:55 (Reply)

      Ilmu marketing memang terus berkembang dengan berbagai cara…

      1. zams on 28.03.2009 at 22:01 (Reply)

        Seperti forbis dan JokoSusilo.com perpaduan yang hebat..

        1. Umar Puja Kesuma on 28.03.2009 at 22:15 (Reply)

          Memang benar Pak Joko. Harus jeli melihat target, untuk menentukan jurus marketing yang manakah yang akan kita lancarkan. Hard selling maupun soft selling bisa memberikan keuntungan pada kita asalkan tepat mengkondisikannya.

          Memang sih, sudah jamak rasa eneg masyarakat manakala ada promosi yang terlalu agresif dan terkesan memaksa. Nah, untuk kasus yang begini hati-hati, bila diteruskan bisa fatal akibatnya.

          Tapi bila memegang prinsip trial and error, tidak apalah, yang penting ujungnya ketemu formula yang tepat.

          Salam Istimewa!
          KLIK BISNIS GURU : Referensi Bisnis Online dan Info Pendidikan

          1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 04:02 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            perpaduan hal yang bagus, baik dua ataupun lebih (hard and soft) sangat penting dilakukan. kenali produk yang kita tawarkan, kenali konsumen, kenali keinginan konsumen sedetail mungkin. Yah intinya mah terus berpromosi sesuai prosedur.
            seperti formula bisnis miliknya pa joko susilo
            panduan lengkap bisnis online anda
            http://www.bisnisformulaku.co.cc

          2. mr-mung on 29.03.2009 at 07:53 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            Hard selling dan soft selling jadi inget hardware dan software… hehe.. ada hardware gak ada software ya gak bisa jalan, ada software lengkap dan hardware gak ada masa mo di install di piring walah.. kasus juga. so hardware dan software juga harus siap sedia, ada hardselling dan ada soft selling.Action..!!! this verry important.
            but you must can be choose urgent, Important or normal situation, you can read in my history. visit my blog http://www.mr-mung.com

          3. mr-mung on 29.03.2009 at 07:55 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            walah malah ilang udh nulis panjang banget

          4. Irwan M Santika on 31.03.2009 at 22:09 (Reply)

            memang nya sdh nulis apa mas mr.mung:-)

          5. Indrahayu on 29.03.2009 at 13:06 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            Saya baru dengar & paham istilah hard selling & soft selling, selama ini ternyata cuman ngandalin hard selling. Setuju, untuk menerapkan keduanya harus paham kondisi internal & eksternal target, internal termasuk sifat, pribadi, & eksternal misalnya kondisi lingkungan, pendidikan. Tapi paling sebel kalo targetnya apatis, susah nebak isi pikirannya. Capek deh :)

          6. P aul Asa, SVD on 06.04.2009 at 20:00 (Reply)

            Terimakasih mas Joko atas penjelasan tentang hard selling dan soft selling.

        2. Blog Motivasi on 29.03.2009 at 00:45 (Reply)

          kalo itu sih emang iya mas Zam.. :-P
          Mas Joko emang Ga ada matinya!!

          1. mr-mung on 29.03.2009 at 07:58 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            betul juga yo… formula bisnis sebagai har selling dan jokosusilo.com sebagai softselling waw keren, perpaduan yang mantap!
            jadi inget ngomongin soal har selling jadi inget sama hardware dan software. ke dua-duanya harus ada dan berjalan.

          2. bopiq on 29.03.2009 at 08:59 (Reply)

            soft selling saya kira lebih efektif karena lebih menuntut kita utk bermain dengan kata2 emas & tekhnik persuasif menjual

        3. hswik on 30.03.2009 at 01:15 (Reply)

          Forbis dan Jokosusilo.com perpaduan yang serasi. Setuju Banget.
          Kalau Blogku masuk soft selling nggak ya???.
          Terus Mau Tanya ama rekan-rekan semua… Kalau Merubah Sales Letter (isinya yang dirubah, bukan Title, description maupun tag) berpengaruh gak ya dengan Mas Google-nya.

      2. belajar bisnis online on 29.03.2009 at 18:21 (Reply)

        ilmu marketing emang gak ada matinya.. termasuk harus mempelajari perilaku konsumen.

        1. jae on 06.05.2009 at 10:17 (Reply)

          kpada om josi (joko susilo):
          saya mau curhat ni.
          saya punya utang 9 juta n harus di lunasi pertengahan tahun ini dan saya seorang mahasiswa cuti yang tidak punya penghasilan apapun…
          punya solusi apa yang harus saya lakukan untuk mengembalikan uang itu dgn cara yg halal?(bisnis online atau apapun) selain pinjam lagi kepada oranag lain…
          karna sama saja dengan gali lobang tutup lobang
          trims

      3. Tips Menulis Online on 07.02.2010 at 00:34 (Reply)

        Yang tidak kalah pentingnya menerjemahkan teknik bisnis offline ke bisnis online seperti pak Joko lakukan slama ini, tentu merupakan kelebihan tersendiri. Sukses buat semua member :D

    2. Haris on 29.03.2009 at 12:31 (Reply)

      thanks Mas Joko.Hi Ruli..

      HARD SELLING Vs SOFT SELLING?

      SOFT SELLING bisa keluar sebagai juara di internet.

      Keduanya bisa diterapkan bersamaan.

      Tapi kalau dari segi KENYAMANAN KONSUMEN, saya lebih memilih soft selling seperti yang dilakukan para blogger.

      Saya sendiri kalau berlangganan newsletter atau mendaftar unutk dapat updates dari blog atau website, saya MERASA RISIH dengan tawaran-tawaran (HARD SELLING)yang sepertinya membombardir kita untuk membeli.

      kalau seperti itu jadinya, saya langsung UNSUBSCRIBE saja karena tidak ada informasi penting selain bujukan untuk membeli.

      Tapi kalau menjelaskan manfaatnya dulu itu akan dengan sendirinya membuat pelanggan merasa dihargai.

      Jadi, mana yang anda pilih? Saya pikir, utamakan RASA NYAMAN atau BERIKAN PELANGGAN KESEMPATAN UNTUK BERPIKIR.

    3. Wawan_Riau on 30.03.2009 at 03:55 (Reply)

      Jangan2 Pak Joko ini gurunya pak Tung Desem Waringin??

      1. Irwan M Santika on 31.03.2009 at 22:10 (Reply)

        bisa jadi mas wawan, he hee.

    4. adang juwanda on 30.03.2009 at 08:39 (Reply)

      benar pak joko, perpaduan soft anda hard akan memberikan hasil luar biasa

      jangan beli e-book bisnis internet sebelum anda baca ebook saya, GRATIS
      http://adangjuwanda.com/ebook_gratis/

    5. Madhangi on 30.03.2009 at 12:37 (Reply)

      Aku gak mudeng dewe ini gimana?

    6. sahlan on 31.03.2009 at 15:52 (Reply)

      wah keren juga…. soft selling hard selling. sama ketika seorang guru mendekatimuridnya dengan cara membuat muridnya terkesan.. kalau murid sudak terkesan guru dengan mudah bisa mentransfer ilmunya…good good good

    7. bisnis lewat internet on 10.12.2009 at 08:47 (Reply)

      Kalo saya lebih menekankan pada soft selling pak, sedangkan hard selling paling saya lakukan satu bulan dua kali dalam newsletter saya

  2. Ruli Saputri on 28.03.2009 at 21:51 (Reply)

    Jadi hard dan self penting ya? akan tetapi bagaimana kita bisa tau kalau pengunjung kita itu adalah orang2 yang masuk kriteria ke 2 tersebut maksudnya apa dengan ke 2 hal tersebut hard dan self membuat pengunjung bersemangat gitu? Pencerahannya please?

    1. zams on 28.03.2009 at 22:04 (Reply)

      maaf Mbak Ruli : Hard dan Soft, contohnya saya dulu setelah lihat Foemulabisnis.com, saya coba mencari tahu lebih detil di JS.com

      1. Ruli Saputri on 28.03.2009 at 22:13 (Reply)

        Dari dulu dipanggil mas mulu, nama ruli saputri itu kaya nama laki2 ya,hehehe.

        1. LINGGAWATI SAPUTRA on 30.03.2009 at 11:09 (Reply)

          Menurut saya, kita tidak bisa menyenangkan semua pihak. Ada tipe orang yang suka pendekatan secara halus, akhirnya membeli, ada juga yang suka to the point (karena memang butuh dan mau). Yang paling penting adalah mengumumkan alamat URL kita, bila ada yang masuk ke blog dan bertanya, gali apa yang menjadi kebutuhan calon prospek/customer. Mereka juga harus tahu siapa kita, jadi jangan lupa masukkan page About Me/About Us/Tentang Saya serta nomor telpon yang bisa dihubungi (dan nyambung, bisa berbicara langsung dengan kita), fasilitas YM dan email.

          Bagikan informasi tentang bisnis kita secara antusias dan tulus ikhlas. Tempatkan diri kita di posisi mereka. Pada akhirnya mereka mau atau tidak, itu bukan masalah, karena tidak semua orang akan mau tetapi saya jamin PASTI ADA YANG MAU.

          Kalau boleh saya sharing, bbrp minggu yg lalu ada seorang prospek yang tertarik membeli ebook travelhemat dan karena agak kuatir mengenai keabsahan produk dan transaksi online, dia mengajak saya bertemu dan minta penjelasan langsung. Akhirnya saya bikin janji, temu muka dan saya tunjukkan langsung via internet bukti2 transaksi pembelian dan komisi dari pengarang ebook. Pada saat itu saya juga sharing ttg core bisnis saya yaitu bisnis vnet. Sblm berpisah, saya bekalkan brosur dan kartu nama. Bbrp hari kemudian, dia menelpon saya lagi, konfirmasi transfer pembelian ebook dan menyatakan mau bergabung dengan Vnet. Sekali deal, dua transaksi jadi.

          Yang saya lakukan hanyalah berbagi informasi secara antusias dan tulus iklas, dan ini saya lakukan setiap hari shg jadi kebiasaan yang menyenangkan. Mudah2an tips ini berguna buat teman2ku di sini. Buat Mas Joko, thanks berat!

    2. Joko Susilo on 28.03.2009 at 22:07 (Reply)

      Ruli, ada banyak sekali tipe konsumen. Bahkan bisa dikatakan sebanyak jumlah manusia itu sendiri karena tiap konsumen itu unik.
      Tapi yang penting adalah kita bisa amati dari perilaku mereka. Misalkan ada tipe konsumen yang sifatnya tidak mudah percaya, suka hal-hal mendetail, sering bertanya, ini lebih bisa kita dekati dengan soft selling.
      Sedangkan kalau misalkan orangnya tak suka buang waktu, bisa didekati dengan hard selling.
      Yang penting, jangan ragu kombinasikan keduanya.

      1. zams on 28.03.2009 at 22:12 (Reply)

        yup betul sekali pak Joko.. KArena banyak konsumen yang teliti dan tidak mudah untuk membeli begitu saja termasuk saya he..he..

      2. Yono Andrianto on 29.03.2009 at 00:52 (Reply)

        setuju mas, lihat sikonnya.

        1. Insta on 29.03.2009 at 10:00 (Reply)

          Bagaimana caranya saya membuat blog

          1. belajar bisnis online on 29.03.2009 at 18:24 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            panduannya banyak.. download aja gratis di Blog Bisnis Online

      3. em dela jhon pamungkas on 29.03.2009 at 01:38 (Reply)

        Berarti harus belajar memahami konsumen ya? gimana tu caranya mas joko?
        http://dela-jhon.blogspot.com/2009/03/kunci-sederhana-untuk-sukses.html

        1. ARIEF MAULANA.com on 29.03.2009 at 06:18 (Reply)

          jam terbang mas. Jam terbang akan membantu kita mengenal siapa dan bagaimana karakter dari konsumen. Jangan lupa juga meningkatkan kualitas diri dengan membaca buku2 marketing… karena inti dari bisnis adalah marketing!

          1. bopiq on 29.03.2009 at 09:06 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            setuju sekali mas Arief, jam terbang saya kira kunci terpenting. Rentang waktu keberhasilan Pak Joko pun bukan waktu yang sebentar..
            http://bopiq.blogspot.com/
            Website ini merupakan pembahasan sederhana mengenai apa yang bisa kita lakukan dengan memanfaatkan Teknologi Informasi Internet.

          2. Joko Susilo on 30.03.2009 at 08:15 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            Setuju Mas Arief. inti bisnis adalah marketing. karena sebaik apapun produknya, tapi kalau tak bisa menjual, pasti tak akan diserap pasar. Itu juga yang menyebabkan iklan-iklan lowongan di media massa selalu dibanjiri dengan lowongan marketing.

          3. Lehmann on 31.03.2009 at 17:47 (Reply)

            Membaca komentar mas Arief dan mas Joko tentang pentingnya “Marketing”, saya jadi ingat waktu masih kuliah dlm mata pelajaran Marketing Management diperkenalkan pada satu motto: “PRODUCTION IS THE GATE TO BUSINESS SUCCESS, BUT “MARKETING” IS THE “KEY” TO IT. Saya kira semua setuju kan?(
            Pernyataan ini dari seorang Marketing Expert, tapi saya lupa namanya. Maklum bangku kuliahnya sudah ditinggal beberapa puluh tahun yl). Tapi Motto itu selalu teringat, sampai sekarang.

          4. Irwan M Santika on 31.03.2009 at 22:14 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            ya mas Arief, jam terbang.. butuh kesabaran untuk itu, jgn sampai putus di tengah jln.

      4. My Vision's Blog on 29.03.2009 at 13:35 (Reply)

        Memang yang hard and soft, jika dipadukan akan menghasilkan sesuatu yang baik. Lanjut terus, Mas. Saya juga masih harus banyak belajar dari sepak terjang bisnisnya Mas Joko. Salam ACTION.

      5. Daramanis on 29.03.2009 at 19:18 (Reply)

        Yeah memadukan soft selling dengan hard selling mang cukup relevan, namun yang lebih utama adalah kemauan kuat untuk bertindak dalam segala hal, karena kekuatan hati bisa mengundang relasi tanpa disadari.

  3. Iman on 28.03.2009 at 22:43 (Reply)

    Banyak guru top berkelas dunia selalu promosikan ebook mereka pakai sales letter dengan 1 domain name. Sedangkan para affiliate biasanya pakai soft selling. Biasaya para guru top dapat volume sales nya gede sekali.

    1. naufal on 29.03.2009 at 00:12 (Reply)

      itulah keutamaan mas imam…makanya jadilah seorang imam yang bisa mengimami mas..ntar dapet volume yang gede dah…ha..ha..ha

  4. abu azzam on 28.03.2009 at 22:57 (Reply)

    Wah mantap P Joko uraiannya, saya setuju dua-duanya harus berjalan beriringan. Tengkyu

    Salam Hangat,
    abu azzam

    1. ARIEF MAULANA.com on 29.03.2009 at 18:25 (Reply)

      @ Ricky – ketika follow up, tanya saja pada prospek letak keraguan mereka dimana?

      Tanya apa masalahnya dan bantu berikan solusi. Kalau toh solusi yg ada tdk ada di list produk yg anda jual, rekomendasikan situs yg anda tahu bisa membantu. Jangan memaksa mereka utk beli produk yg g dbutuhkan.

      Dgn begitu anda sdh membuka 1 jalur hubungan baik + kepercayaan.

      Suatu saat anda menawarkan produk bagus, kemungkinan mereka closing akan jauh lebih besar.

  5. Ricky on 28.03.2009 at 23:01 (Reply)

    Saya setuju kedua tehnik pemasaran tesebut bisa efektif jika digunakan pada waktu dan orang yang tepat.
    Penilaian karakter prospek baru bisa ditentukan setelah kita lakukan follow up dan lihat respon mereka. Kalo mereka banyak bertanya, maka kita mempunyai kesempatan untuk melakukan pendekatan secara personal. Tapi kalo mereka sedikit bertanya maka secara to the point kita jelaskan apa yang kita tawarkan.

    Nah repotnya kalo mereka ga pernah tanya nih, ada yang punya solusi teman” ?

    -salam sukses-

    1. Blog bisnis online on 28.03.2009 at 23:21 (Reply)

      Ya mas ricky yg sulit mengenali tipe konsumen yang tidak ada respon setelah kita followup/sms.Gimama ya p joko kalau tipe konsumen yang seperti ini

    2. Blog Motivasi on 29.03.2009 at 00:51 (Reply)

      kalo dia ga pernah tanya, jangan2 prospek takut atau ragu2. lebih baik di tanya lagi mas Ricky.. he he he

      Fadly Muin = Blog Motivasi Mental =

      1. Ricky on 29.03.2009 at 15:10 (Reply)

        Kalo ditanya lagi teteap takut atau ragu, mendingan di pelet aja kali ya mas biar respon ..hehe..

        1. Lehmann on 31.03.2009 at 17:56 (Reply)

          Mas Ricky, kalau prospek masih ragu setelah bbrp kali ditanya, mas Ricky “kembali ke Laptop” untuk “melet” dia dengan jalan menulis lebih rinci mengenai produk yg ditawarkan.

        2. Lehmann on 31.03.2009 at 18:03 (Reply)

          Oh-oh jangan lupa, pelihara hubungan yg sdh ada, krn merupakan bagian dari soft selling juga. Siapa tahu kalau sudah akrab akan “lebih percaya”.

  6. danial on 28.03.2009 at 23:03 (Reply)

    Masih belajar nih..pak Joko
    Jadi kayaknya masih menggunakan soft selling dulu ya..

  7. E-FINANCE on 28.03.2009 at 23:04 (Reply)

    hmmmmm….

    1. naufal on 29.03.2009 at 00:14 (Reply)

      coba klik disini mas…gratis..dapet duit lagi…
      nggak pake hmmmmm dah..yakin.
      http://www.usahaweb.com/login.php

  8. Blog bisnis online on 28.03.2009 at 23:06 (Reply)

    Memang banyak sekali tipe konsumen,Contohnya ada konsumen yg stlh order langsung transfer tapi ada juga yg di sms berkali-kali blm transfer .Tipe konsumen seperti ini memerlukan kesabaran,kejelian kita menjalankan softselling

  9. ahmadinda on 28.03.2009 at 23:22 (Reply)

    salam kenal.
    saya kira seni memadukan keduanya juga sangat mendukung, dan yang lebih penting; apapun teknik marketingnya harus didasarkan pada kejujuran.
    gitu gak mas joko.

    salam action

    1. naufal on 29.03.2009 at 00:29 (Reply)

      maaf mba’, emang hubungan hard and soft selling dengan kejujuran itu apa ya..
      bener ingin tau nih…

      thanks

      http://www.usahaweb.com/login.php

    2. ARIEF MAULANA.com on 29.03.2009 at 07:07 (Reply)

      Mau sedahsyat apapun marketing kita dan mampu menggiring bnyak pembeli… kalo semua ngga jujur, yang ada hanya akan membawa kita ke jurang neraka!

      1. basuki sutjijanto on 29.03.2009 at 10:24 (Reply)

        benar mas arief… karena jujur adalah landasan yang kuat dalam kita menjalankan sesuatu..

        1. naufal on 29.03.2009 at 10:36 (Reply)

          ooooooooo…begitu..

      2. Ricky on 29.03.2009 at 15:08 (Reply)

        Jujur terhadap diri sendiri dan orang lain :)

  10. Mantap... Blogger KawanKU on 28.03.2009 at 23:42 (Reply)

    Mantap Nasehat dari Mas Joko,,,SEmua Teman2 disini bisa dirangkul dan mengikuti jejak dan Ilmunya mas Joko..

    salam sukses Buat semuanYa…

    1. naufal on 29.03.2009 at 00:21 (Reply)

      baru tau ya mas…mas Joko emang u..huiii

    2. Yono Andrianto on 29.03.2009 at 00:42 (Reply)

      ada yang lebih mantap di ebook SMUOnya mas..

      salam….
      http://www.carahebat.com

    3. dadang firdaos on 30.03.2009 at 19:17 (Reply)

      apatuh

  11. Ariesvio on 28.03.2009 at 23:55 (Reply)

    Benar Pak…kalau langsung tembok bakalan ngacir duluan
    Tapi ada pesan..dari Ariesvi buat semua
    Waktu untuk merealisasikan perencanaan bukan esok atau nanti …tetapi sekarang…ya saat ini
    Salam Sukses

  12. hafid suhadak on 29.03.2009 at 00:06 (Reply)

    Hard selling dan soft selling.
    kayak laki2 ama perempuan.

    1. Irfan Hilmy on 29.03.2009 at 01:51 (Reply)

      hahahaha,.,..
      bisa aja mas….

    2. dadang firdaos on 30.03.2009 at 19:16 (Reply)

      trus klo yang tidak jelas laki2 or ce..nya namanya apa

  13. M.Ismail on 29.03.2009 at 00:06 (Reply)

    Maaf mas Joko boleh saya koreksi tulisan mas Joko sedikit yaitu “hard sell biasa dilakukan lewat sales letter.”

    Menurut saya hard sale ataupun soft sale bisa berlaku pada sales letter (copy writing), visual ataupun program.

    Perbedaannya hanya pada STRATEGI/GAYA PENDEKATAN KOMUNIKASINYA.

    Bisa saja sales letter (copy writing) bergaya softsale layaknya sebuah news atau advertorial.
    Juga berlaku pada iklan cetak atau billboard bisa hard sale juga softsale.

    Mungkin ini hanya masalah istilah “sales letter” sehingga rancu berkesan selalu bergaya hard sale.
    Salam…

    http://belajar-desain-grafis.blogspot.com

    1. Joko Susilo on 30.03.2009 at 08:21 (Reply)

      Terimakasih tambahannya Mas Ismail. Betul soft/hard selling adalah cara. sales letter adalah medium-nya. bisa didekati lewat pendekatan soft/hard. dan sejauh ini, kebanyakan sales letter memakai pendekatan hard selling.
      Sekali lagi, terimakasih masukannya Mas.

  14. aditya permana on 29.03.2009 at 00:08 (Reply)

    yg pasti, hard itu keras dan soft itu lembut. Ya ga?

  15. Yono Andrianto on 29.03.2009 at 00:09 (Reply)

    setuju, dengan dua cara tersebut memang sangat efektif dan dapat mengingkatkan pendapatan.

    Tapi tetap harus mempertimbangkan mana dahulu yang harus dilakukan dengan memperhatikan pesaing yang telah ada. takutnya konsumen sudah merasa jenuh dengan produk yang seperti itu. kecuali produk kita baru dan blom ada dipasaran bisa digunakan metode itu secara bersamaan.

    Bagaimana menurut pendapat mas Joko ?

    salam………..

    1. Joko Susilo on 30.03.2009 at 08:26 (Reply)

      Betul Mas Yono. sebagai pebisnis yang baru mau masuk ke sebuah pasar, kita harus tahu pasar tersebut. bagaimana karakter pembelinya, siapa saja kompetitornya, bagaimana produk/marketing/harga dari kompetitornya, dll.
      Dari sana, biasanya pebisnis baru mulai melakukan diferensiasi. Kalaupun awalnya mungkin ngekor, namun bertahap dia akan mencari gayanya sendiri.

  16. Handoko on 29.03.2009 at 00:13 (Reply)

    Softselling = JokoSusilo.com

    Hardselling = FormulaBisnis.com & RahasiaBlogging.net

    Paduan senjata yang unggul untuk menghasilkan gabungan teknik Softselling Vs Hardselling.

    Bravo…Mas Joko!!!


    Koleksi Ebook Bisnis,Script Dan Software

    1. ARIEF MAULANA.com on 29.03.2009 at 07:17 (Reply)

      wah bakal bersaing ketat neeh dengan http://www.Produk-Online.co.cc dan http://www.KoleksiEbook.co.cc

      Hahaha… salam sukses

      1. Handoko on 29.03.2009 at 10:02 (Reply)

        Ah…bisa aja nih mas Arief…he..he..he..

  17. naufal on 29.03.2009 at 00:19 (Reply)

    Menurut saya ke dua-duanya sangat perlu, tinggal bagaimana kita sendiri yang bisa melihat itu mau di tempatkan dimana, kondisi dan situasinya tentu sangat menentukan.

    salam action

  18. Adhiatama K. on 29.03.2009 at 00:25 (Reply)

    Ikut nimbrung . . .

    Pilihan soft atau hard-sales sangat ditentukan oleh profile target konsumen. Dalam offline marketing, target bisa dikenali dengan mudah melalui riset tentang jenis media dan behavior (perilaku) yang dimonitor dalam periode tertentu dan kemudian di petakan berdasarkan stratigrafinya (segment).
    Di online sedikit lebih sulit, karena profile target hanya dikira-kira atau berdasarkan asumsi, yang kemudian di raih (reach) melalui kata-kata (pesan – copywrite) dalam sales letter atau artikel penawaran. Apakah pesan tersebut dibuat berbentuk artikel sehingga menjadi pesan yang soft-sale, atau menjadi baner, yang menjadi lebih hard-sales.
    Kembali ke laptop . . . mengetahui profile target menjadi kunci utama dan pertama dalam menjalankan strategi apa yang ingin dilakukan, soft atau hard-sales. Kalau yakin bahwa target hanya bisa di raih dengan hard-sales, tak perlu lagi repot2 menciptakan pesan yang soft, demikian pula sebaliknya. Namun kalau target belum pasti masuk kedalam golongan yang mana, kombinasi soft dan hard-sales adalah langkah yang aman.
    Bukan dmikian Mas JS?

    Adhiatama K.

  19. Handoko on 29.03.2009 at 00:26 (Reply)

    Artikel ini sangat memberikan tambahan kesegaran promo untuk situs baru saya….
    Makasih Mas Joko.

  20. Handoko on 29.03.2009 at 00:29 (Reply)

    Ada yang TERBARU di blog saya….

    Penasaran..??

    Langsung samperin aja deh…!!!

    1. Irfan Hilmy on 29.03.2009 at 01:53 (Reply)

      situs baru ya mas???
      tak samperin ah…
      yuuuuuukkkkkkkk. :)

      1. naufal on 29.03.2009 at 03:06 (Reply)

        coba disini juga mas irfan…nggak nyesel deh..
        ngikut ja..begitu

        http://www.usahaweb.com/login.php

  21. Blog Motivasi on 29.03.2009 at 00:40 (Reply)

    Saya sepakat dengan prinsip yang di utarakan mas Joko. yah! perpaduan antara soft dan hard selling adalah langkah jitu merangkul hati konsumen.

    sekali lagi dari sisi motivasi, sekalipun beribu jurus sudah didapatkan tetap tidak akan berarti tanpa adanya suatu langkah kongkrit.

    makasih mas joko, artikelnya bagus banget.

    Fadly Muin = Blog Motivasi Mental =

  22. meynar on 29.03.2009 at 00:52 (Reply)

    Dua cara yang sangat bagus diterapkan pak dengan tidak mengesampingkan faktor kejenuhan akhir-akhir ini, harus terus ditumbuhkan ide-ide baru pak buat penyegaran dan yang penting action dulu biar terus mengikuti perubahan.

  23. T.Sutje on 29.03.2009 at 01:10 (Reply)

    Yaaah dua dua nya mau dipakai juga gak apa apa kan Mas Joko? Yang paling penting bisa memberikan efek gak bisa ditolak sama target,karena kalo gak ikutan kok bodoh kali gitu. (Kencueng tau kendeur tancap terus)
    Seperti Kucing mau belang tau hitam paling penting bisa nangkep tikus deh.

    Hayo pada mampir pd blog ku ya thxxxxxxx n salam dahsyat buat semuanya.

  24. belajarseos on 29.03.2009 at 01:13 (Reply)

    informasi bagus ni, baru tau ada istilah kaya gitu sgala, mkasi infonya pak joko

    1. mr-mung on 29.03.2009 at 08:00 (Reply)

      begitulah pak joko, selalu ada ide briliant… ACTION!!!

  25. Bijak BerBisnis on 29.03.2009 at 01:21 (Reply)

    kalau saya setuju dua-duanya perlu diterapkan. soft selling penting untuk membangun kedekatan. Oiya mas joko mohon diulas bagaimana mangatasi kejenuhan pasar online akhir-akhir ini karena sudah menjamur yang buat bisnis reseler dan investasi. sehingga banyak yang banting harga…

  26. kusno on 29.03.2009 at 01:36 (Reply)

    idealnya memang dua-duanya tapi kalo berjalan seimbang agak sulit kayaknya

  27. andri mardisal on 29.03.2009 at 01:53 (Reply)

    Dalam menjalankan bisnis MLM, biasanya saya selalu membantu masalah prospek (dalam bidang kesehatan) dengan terapi atau hanya sekedar konsultasi.

    Saya tidak pernah menawarkan produk kepada prospek (lempar bola).Saya akan berusaha ikhlas dalam membantu, hasil yg saya dapatkan,prospek menawarkan diri untuk membeli produk atau menjadi downline.

    Intinya saya tidak pernah berfikir ambil untung dari si prospek, saya berusaha jujur mengenai produk & harga distributornya, mereka memberi saya keuntungan dengan sukarela tanpa merasa di bohongi.

    saat ini, saya merasa belum ada apa-apanya dan masih harus banyak belajar dari Bapak Joko tentang marketing yang benar.

    Saya punya pertanyaan.

    apakah yang saya lakukan ini salah/bodoh ?
    saya mohon masukannya ????

    terima kasih telah banyak memberi saya ilmu yang bermanfaat.

    1. Evriansyah on 29.03.2009 at 02:59 (Reply)

      Pagi Mas Andri …saya juga menjalankan MLM walaupun masih jauh sekali dari kata berhasil (pasif income) cuma saya tertarik dengan paragraph kedua Bapak yang menyebutkan tidak pernah menawarkan produk so, apa yang Bapak tawarkan.? kalau pendapat saya kita harus menawarkan produk kita sesering mungkin kepada prospek tinggal kita cari bagaimana menyampaikan penawaran tersebut dengan bahasa yang benar ya ..itu loh Pak jadinya kita berbisnis secara offline dengan bahasa soft selling atau bisnis on line dengan bahasa soft selling

    2. ARIEF MAULANA.com on 29.03.2009 at 06:58 (Reply)

      seperti kata Mario Teguh…layani mereka dengan sebaik-baiknya, maka Tuhan akan melayani Anda (dengan rahmat dan rizkinya).

    3. Ricky on 29.03.2009 at 15:04 (Reply)

      @Adri: keuntungan tidak selalu datang secara langsung dari orang yang kita layani, tapi dengan kepuasan mereka bukannkah potensi anda untuk memperluas pasar menjadi terbuka dan akhirnya potensi menghasilkan keuntungan berlipat juga terbuka.
      Bentuklah mindset anda menjadi :
      “Apa yang bisa kita berikan untuk orang lain, buka apa yang bisa kita dapatkan dari orang lain”

      -salam sukses-

    4. onabunga on 29.03.2009 at 18:18 (Reply)

      juga seperti kata hellen keller, “jangan tanya kapan, tapi keajaiban akan menghampiri orang yang selalu melakukan yang terbaik, buat dirinya sendiri maupun orang lain.” jadi, teruslah memberikan yang terbaik. dan biarkanlah keajaiban menghampiri njenengan.

  28. CaraCariDuit.Net on 29.03.2009 at 03:46 (Reply)

    Wah ilmu mujarab sekali ini pak Joko. Soft Selling yang berkelanjutan lama-lama menjadi sangat menarik, kalau sudah kenal baik sekali bisa juga kita hard selling. Seperti saya dulu dengan teman dia bilang gini: Sudahlah pak Mufli jangan banyak tanya join saja! saya langsung join, hehe.. Yang kurang sip adalah No Selling ya pak?

    Best Regards
    Mufli

    1. naufal on 29.03.2009 at 03:58 (Reply)

      numpang lewat ya…kilik aja…gratis kok..
      http://www.usahaweb.com/idevaffiliate.php?id:10116

      1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 04:53 (Reply)

        MANGGA ATUH KLO MAU LEWAT MAH

        1. naufal on 29.03.2009 at 10:29 (Reply)

          mas dadang dak numpang lewat…jalan baru lo mas..

  29. Adi on 29.03.2009 at 04:33 (Reply)

    Saya setuju dua2nya bagus,numpang mas ya coba aj klik disini

    Di pagi hari minggu yang indah ini, sy ingin berbagi info menarik kepada
    rekan2 bisnis semua. Mungkin rekan2 telah lama mencari sebuah peluang usaha
    nyata yang berpotensi memberikan income yang relatif besar ada juga tanpa
    perlu modal sama sekali? Kalau benar demikian, info ini mungkin cocok untuk
    rekan2.

    Hari ini sy menemukan info tentang sebuah peluang usaha online yang bisa
    rekan2 jalankan. Dan hebatnya, cukup join gratis maka rekan2 akan
    mendapatkan Bonus 15 euro,

    Setelah join gratis, rekan2 bisa langsung membuka login

    Jika rekan2 sudah penasaran dan ingin tahu usaha apa ini, maka silahkan
    langsung menuju ke situsnya melalui link berikut ini :

    http://depacco.com

    Salam hangat,

    muliadi

    http://www.infomitra.blogspot.com

  30. anjari on 29.03.2009 at 04:34 (Reply)

    wow lagi-lagi posing yang bagus dan banyak manfaat apalagi saya ini awam akan marketing, sory nih mas joko gak bisa banyak komentar dulu abis ronda dulu.

    tank’s

  31. Dewi on 29.03.2009 at 04:46 (Reply)

    Dua teknik yang mantap Pak Joko, makasih

  32. Suprapto on 29.03.2009 at 06:04 (Reply)

    Semoga dua-duanya bisa diterapkan oleh saya.

  33. BLOG MOTIVASI LUAR BIASA on 29.03.2009 at 06:09 (Reply)

    Hard dan soft selling itu adalah 2 sisi mata uang yg tidak terpisahkan dalam dunia bisnis baik yg online atau offline. Idealnya, memadukan keduanya. Namun tetap harus disesuaikan dgn sikon. Dan karakter pembeli anda. Tidak mudah memang.

    Temukan RAHASIA MELEJITKAN PIKIRAN BAWAH SADAR Anda Dalam 2 Langkah DISINI!

  34. ARIEF MAULANA.com on 29.03.2009 at 06:10 (Reply)

    Perpaduan yang sempurna. Blog dan web penjualan memang jika dipadukan bisa menghasilkan sinergi penjualan yang dahsyat.

    Blog dengan softsellingnya… memasarkan dengan cara meraih kepercayaan dan hati dari para pengunjung. Dengan demikian mereka tau siapa orang yang ada di belakang layar produk yg dijual.

    Sedangkan web penjualan dengan hardsellingnya, hadir untuk memberikan ketegasan akan kualitas produk yg dijual dan memberikan satu pilihan yang menantang pemikiran sukses dari para calon konsumen. Membidik pasar yang tidak suka berbasa-basi dan tidak banyak waktu.

    Yang jelas… keduanya bisa saling mengalirkan money traffic! Tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik.

    Salam Sukses!

    BLOG MOTIVASI ARIEF – Support Your Success for a Better Life

  35. BLOG MOTIVASI LUAR BIASA!!! on 29.03.2009 at 06:17 (Reply)

    Hard dan soft selling itu adalah 2 sisi mata uang yg tidak terpisahkan dalam dunia bisnis baik yg online atau offline. Idealnya, memadukan keduanya. Namun tetap harus disesuaikan dgn sikon. Dan karakter pembeli anda. Tidak mudah memang.

    Temukan RAHASIA MELEJITKAN PIKIRAN BAWAH SADAR Anda Dalam 2 Langkah DISINI!

  36. Muklis on 29.03.2009 at 06:46 (Reply)

    Minggu pagi msk krj piket lg MD (morning duty) met page smua, sarapan dulu mbil ngopi bc artikel yg mantap dam meambah ilmu jg smgt, salam sukses

  37. sutiyono on 29.03.2009 at 07:16 (Reply)

    kalau saya suka menerapkan teknik dua-duanya !!

  38. sutiyono on 29.03.2009 at 07:21 (Reply)

    kalo hard selling coba saya terapkan dengan ya…, sedikit iming2 yg bisa membius temen-temen sekantor, sepertinya ada juga tuh tergoda dan mo gabung,
    kalo soft selling, betul apa kata P Joko dengan blog aja kayaknya bisa tambah temen, trus tambah kenalan dan kalo bisa tambah pendapatan….

  39. al-sabaliny on 29.03.2009 at 07:36 (Reply)

    soft maupun hard menjadi bermakna manakala dikerjakan

    1. mr-mung on 29.03.2009 at 08:03 (Reply)

      jelas dong, harus dikerjakan dan saya anggap harus ada itu, sama seperti komputer sebagai hardware dan operating system windows sebagai softwarenya, harus ada dan jalan, so kita akan dapet hasilnya…
      Salam action…

  40. United Server on 29.03.2009 at 08:47 (Reply)

    Benar Sekali Pak Joko

    Artikel Yang Sangat Bagus..

  41. Dian Maya Kirana on 29.03.2009 at 08:48 (Reply)

    Wah,, ada blog cara cari duit,, hehehe,,,

  42. dr eko on 29.03.2009 at 09:47 (Reply)

    Salam sukses FORBIS buat mas Joko dan Senior serta newbie semua.
    Betul Mas Joko, Hard selling dan Soft harus dipadukan, saya punya pengalaman juga begitu ttg produk saya di iklan koran dan brosur, tetapi konsumen juga minta diberi akses kesempatan minta penjelasan langsung via telp untuk memperjelas produk yang ada.
    Salam sukses
    dr.eko

  43. Rohmadi Rusdi on 29.03.2009 at 10:02 (Reply)

    Artikel Bung yang bagus-bagus, alangkah lebih bagus lagi jika diterbitkan dalam bentuk hardcopy, sehingga orang yang tidak banyak waktu untuk buka internet bisa membelinya di toko.
    Coba kirim beberapa contoh artikel ke penerbit: ps_media4@yahoo.co.id

    Salam sukses selalu. Terima kasih

    1. azam on 29.03.2009 at 11:38 (Reply)

      Bung Rohmadi, gimana ya bikin link di comment kita. Baru banget nih…

      1. Ricky on 30.03.2009 at 22:10 (Reply)

        @azam: coba saja cara yang paling mudah : tambahkan kode “http://”www.namasitusanda.

        -salam-

  44. sumartono on 29.03.2009 at 10:05 (Reply)

    Yah sudah terlambat nih mau comment, tidak mengapa kan.. lebih baik terlambat daripada tidak comment di blog guru kita ini. Bukan begitu Mas Joko dan rekan-rekan netter?

    1. sumartono on 29.03.2009 at 10:13 (Reply)

      Kalau kita misalnya sudah punya produk online sendiri, akan lebih baik jika dilakukan secara hard selling dalam memasarkannya.
      Tetapi untuk program reseller atau affiliate lebih baik secara soft selling lewat blog. Jujur saya akui dari pendapatan hasil bisnis online program reseller 1 : 3. Artinya 1 dari promosi secara nyata (hard selling), sedangkan 3 dari hasil lewat blog (soft selling).

    2. Ricky on 29.03.2009 at 14:57 (Reply)

      Wah mas sumartono berarti pendapatannya 4 dong, 1 dari hard selling 2 dari sft selling..ckck,
      keren mas. harus berguru nih :)

      -salam sukses–

      1. sumartono on 29.03.2009 at 16:35 (Reply)

        Masih jauh, belum seberapa dibanding Mas Ricky. Justeru saya yang belajar dari sampeyan…he..he..

        1. Ricky on 30.03.2009 at 22:13 (Reply)

          Bisa aja ngelesnya, kaya supir bajaj aja neh :)

          -salam nikmato-

  45. basuki sutjijanto on 29.03.2009 at 10:35 (Reply)

    ada hard selling ada soft selling, begitu juga ada dunia maya ada juga dunia nyata…., ada bisnis online ada bisnis offline……
    semua saling bertautan…semua bisa berjalan beriringan…..

  46. lukman on 29.03.2009 at 10:40 (Reply)

    Saya coba membuat Situs yang Hard Selling, setelah sekian lama menggunakan soft selling, tapi biasanya Hard Selling membutuhkan PPC agar langsung sesuai dengan target pasar..

    1. Pinem on 29.03.2009 at 13:31 (Reply)

      Benar sekali bpk mas Lukman,.. saya cek website anda yg benar adalah http://www.reviews.almugni.com itu sudah cukup bagus tinggal di promosikan aja pk PPC… Keep Spirit..!!

  47. lukman on 29.03.2009 at 10:41 (Reply)

    Saya coba membuat Situs yang Hard Selling, setelah sekian lama menggunakan soft selling, tapi biasanya Hard Selling membutuhkan PPC agar langsung sesuai dengan target pasar.. http://www.reviews.almugni.com

  48. jon on 29.03.2009 at 11:06 (Reply)

    ingin download free ebook gratis membongkar rahasia bisnis online klik sini http://www.sejutausaha.blogspot.com

  49. Haris on 29.03.2009 at 11:14 (Reply)

    Betul sekali Mas Joko.

    semua yang mas sebut memang sudah dengan jelas memilah sehingga istilah-istilah e-marketing lebih jelas.

    bagusnya lagi, sudah menjelaskannya dengan menggunakan istilah-istilah bisnis offline. sangat bagus. dan itu lebih membuat orang cepat paham. karena kebanyakan dari yang terjun ke bisni online adalah yang sudah paham atau setidaknya mengetahui cara kerja bisnis konvensional (offline)

    jabat erat
    haris
    http://www.Inspiero.com

  50. gunawan murtiyono on 29.03.2009 at 11:21 (Reply)

    ok mas joko kami paham itu, yang kami tanykan adalah , sistim kerja nya ini apakah seperti berantai terus menerus, yah untung untungan bila ada yang baca dan menarik yah ikut bila tidak ya sudah begitu saja. ya hampir sama multi level lah begitu. bila kita tidak promosiin ke yang lain ya tidak maju. kalau memang tidak pasti kebanyakan orang beramai ramai pada ngantri ikut sistim ini , tidak usah capaek – capek kerja cukup ikuti program ini, sudah jadi kaya raya. itu pemikiran saya loh nggak tau kalau yang lain. untuk itu kami mau bergabung apa bila kami benar benar sudah memahami sistim ini dengan jelas. bukan dengan sistim berantai yang saya tanyakan tadi di atas. itu lama lama ada titik jenuh.
    jadi yang saya inginkan adalah keterangan yang lebih detil sistim kerjanya bukan istilahn istilah atau contoh contoh orang suskses yang ditonjolkan.

    demikian komentarsaya kami sampaikan atas kerjasamanya kami ucapkan terima kasih, dan minta maaf bila penyampaian saya kurang berkenan di hati bapak.

    salam

    gunawan

    1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 11:47 (Reply)

      Kalo saran saya, mendingan baca ebooknya milik pa Joko Susilo dulu. disana sudah dijelaskan dengan lengkap. http://www.bisnisformulaku.co.cc

      nanti setelah baca lalu diterapkan…
      kan ada garansinya…

      SUKSES YA

      1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 21:32 (Reply)

        setelah baca ebooknya jangan lupa langsung action.

        kalaupun belum paham ada paman google.
        atau boleh mampir ke blog yang sederhana
        http://www.rekbisnis.blogspot.com

    2. naufal on 29.03.2009 at 13:11 (Reply)

      mas gunawan..coba klik disini…gratis..
      http://www.usahaweg.com/idevaffiliate.php?id:10116

    3. Reindra on 29.03.2009 at 14:38 (Reply)

      Mas Gunawan,apa yang Anda pikirkan itu tidak salah, saya dulu juga begitu. Kalau boleh saya bantu.. SMUO itu panduan lengkap dan sangat sangat detail tentang cara “bagaimana kita membuat produk kemudian dijual lewat internet”. Yang luar biasa dalam buku tersebut kita diajari secara detail Mas. Nampak sekali ketulusan beliau untuk menularkan virus suksesnya. Jangan ragu Mas.. saya juga sedang belajar bikin proyek apa yang diajarkan Pak Joko.
      http://www.formulabisnis.com/?id=Indho

    4. Ricky on 29.03.2009 at 14:53 (Reply)

      @Gunawan: banyak metode mencari uang yang diajarkan SMUO pak, dan bapak bisa praktekan satu persatu metode tersebut. Tapi point utama dalam SMUO adalah bagaimana kita dibimbing untuk bisa membuat sebuah produk informasi dan menjadikannya sebuah sistem yang bekerja otomatis untuk mengumpulkan uang.
      Contoh : situs formulabisnis.com, melalui sistem otomatis bpk gunawan bisa mendapatkan informasi forbis,no.registrasi,petunjuk transfer,dsb.Dan akhirnya uang masuk ke rek pak joko scr otomatis melalui transfer yang bpk gunawan lakukan.
      semoga jelas dan..

      -salam kenal-

  51. azam on 29.03.2009 at 11:28 (Reply)

    Salam kenal semua all. Gue yang newbie harus banyak belajar dari kalian-kalian semua.

    Thanks for Mr. Joko for his SMUO :)

    1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 11:55 (Reply)

      azam linknya mana.

      boleh mampir ke http://www.rekbisnis.blogspot.com

    2. dadang firdaos on 29.03.2009 at 11:56 (Reply)

      kho ga nongol2

      1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 11:57 (Reply)

        boleh mampir ke
        http://www.rekbisnis.blogspot.com

      2. dadang firdaos on 29.03.2009 at 11:58 (Reply)

        itu test aja, udah beberapa kali komen saya ga nongol2

    3. Ricky on 29.03.2009 at 14:45 (Reply)

      @Azam: mari kita sama” belajar untuk maju disini mas,

      -salam kenal-

    4. naufal on 29.03.2009 at 21:18 (Reply)

      salam kenal mas azam…kayak nama temenku,,orangnya
      baik banget..suka silaturahmi..

      http://www.usahaweb.com/idevaffiliate.php?id:10116

      1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 21:34 (Reply)

        salam kenal banget buat naufal

        dari newbie banget nih http://www.rekbisnis.blogspot.com

        1. Ricky on 30.03.2009 at 22:19 (Reply)

          iya mas naufal salam kenal juga, semoga azam adalah teman baik yang anda cari selama ini, wah bisa sangat mengharukan tuh.
          Salam mas dadang, dari supernewbie nie :)

          1. naufal on 31.03.2009 at 22:20 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            salam kenal juga mas ricky…

            http://www.al kautsar inti ‘afiyah.com

  52. zen (ahmad zainudin) on 29.03.2009 at 11:51 (Reply)

    Asyik banget pak Joko. Hard and Soft selling, memang merupakan strategi marketing. Keduanya memiliki sifat yang sama dan sekaligus memiliki perbedaan yang mendasar. Soft lebih identik dengan sifat, karakter ataupun makna. Sehingga hakekat suatu barang dianggap sebagai suatu kebutuhan yang memiliki nilai tawar yang tinggi. Dan orang beranggapan jika tidak ditawarkanpun, cukup dengan melihat/meyaksikan, mendengar>> sudah merupakan ajakan yang enak utk diapresiasi.
    Sedangkan Hard, adalah hal yang lazim dalam dunia periklanan.
    Contoh gamblangnya: Soft selling>> Andaikan Obama ikut jadi capres di Negeri kita, rasanya tidak usah lagi kampanye….,secara image sudah cukup.
    Sedangkan orang yang kurang percaya diri, maaf…sudah pasti butuh kiat2 yang heboh, sehingga di lingkungan kita, sekarang ini banyak sekali sampah2 visual yang….entahlah….,bosan melihatnya. tidak simpati juga jauh dari empati.
    Saya rasa di dunia online juga nggak jauh ya? Dari beragam jenis barang yang ditawarkan yang paling dominan adalah penawaran visual dengan slogan yang berteriak-teriak, bersaing dan heboh….!
    Blog juga, lama2 bergeser ke propaganda yang muatannya mengarah ke hard selling juga….mudah2an sih nggak. Modalnya mungkin “kejujuran” yang dibutuhkan dalam soft selling ini, seperti kita nulis setiap kejadian di buku harian, polos dan jauh dari muatan ingin dipuji. Jadi kalo bisa, berBLOGriapun, apapun muatannya, pertahankan eksitensinya yang asli……,mungkin…..seperti blog2ya pak Joko ini ya?
    Selamat Mas Joko.

  53. ALHIJR ADWITIYA on 29.03.2009 at 12:03 (Reply)

    “HArd Skill n Soft Skill..Cayo…Salam Kenal Semuanya…”

  54. al-irsyad on 29.03.2009 at 12:42 (Reply)

    Terimakasih Pak Joko atas ilmunya..
    tentu saja keduanya hrus diterapkan, khusus bagi marketer yang masih merintis brand image, soft selling didahulukan lebih utama.. namanya juga orang baru harus banyak narik simpatik. Hard selling penting agar pesan kita bisa langsung nyampai yang dimaksud, soal tanggapan ya terserah audience. Namanya juga usaha

  55. Sukadi on 29.03.2009 at 13:14 (Reply)

    artikel yg berguna bagi saya, karena basic saya yg orang teknik… makasih pak joko..salam

  56. Budi Spoil on 29.03.2009 at 13:31 (Reply)

    Kiat-kiat luar biasa ini hanya ada di Pak Joko.Thanks banyak mas

  57. iwan on 29.03.2009 at 13:55 (Reply)

    Hard selling ?? hmm….
    oia salam kenal buat semuanya….
    ngomong2 masalah hard selling, saya rasa memang perlu… tapi lama – kelamaan klo di rasakan itu menjadi sangat menyebalkan karena selalu di bujuk untuk membeli, tapi lumayan ampuh loh… nah klo soft selling agak perlahan tapi lama kelamaan juga bisa membosankan,,, hehe,,,

    Jadi cocok kalo ke-2 nya di gabungin,,, hard dan soft jadi ada vareasinya tuh…

  58. catur on 29.03.2009 at 13:57 (Reply)

    butuh waktu klo saya praktekin, Loading lambat mode on

    heheh

    1. maman on 29.03.2009 at 14:23 (Reply)

      setuju…kenali trget marketnya Agar who are we talking to nya tepat…. dengan tujuan membeli… tp saya lebih suka soft selling kyknya lebih bersifat hubungan jangka panjang , continue & gak putus……….. saek khan…

      1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 21:35 (Reply)

        ini maman teman saya bukan ya. yang mengajar matematika di labschool

        1. mr-mung on 29.03.2009 at 23:50 (Reply)

          wah mas dadang ini keren, aktif dan action!

          1. dadang firdaos on 30.03.2009 at 00:19 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            siapa dulu dong MR.nya

            toh smuo bisa membuat smua nya menjadi mengerti
            http://www.bisnisformulaku.co.cc

          2. Ricky on 30.03.2009 at 22:24 (Reply)

            Berarti mas maman guru matematika ya mas, ide bagus tuh. buat blog tentang matematika untuk anak” sekolah yang ada dikomunitas ini…isinya rumus semua… :)

            salam sukses-

  59. Tina on 29.03.2009 at 14:20 (Reply)

    Buat pemula di dunia blogging,berbisnis lewat internet memang bikin penasaran buat terus melengkapi ilmu biar tambah TOP dan Meyakinkan buat Target pasar kita,jadi aku akan belajar deh mas,trims ya

    1. naufal on 29.03.2009 at 17:48 (Reply)

      cob deh klik disini mba’ tina..gratis..

      http://www.usahaweb.com.idevaffiliate.php?id:10116

    2. dadang firdaos on 29.03.2009 at 21:38 (Reply)

      salam dari newbie banget.

      putra sunda asli

  60. pamulang on 29.03.2009 at 14:23 (Reply)

    makin banyak tahu IM makin bingung ya mas…
    tapi harus tetap fokus ok

    1. naufal on 29.03.2009 at 21:24 (Reply)

      semua hal berawal dari keingintahuan kita…kalau
      anda bingung coba untuk konsen dengan satu permasalahan dulu, abaikan yang lain, tanya diri anda, apa yang ingin anda ketahui dalam hal ini.

      salam sukses

      http://www.usahaweb.com/idevaffilaite.php?id:10116

  61. teten on blog sehat on 29.03.2009 at 14:27 (Reply)

    Semua strategi penjualan yang kita lakukan, sekecil apapun akan berdampak terhadap bisnis kita…
    Tapi menurut saya ‘BAGAIMANA SUPAYA SEMANGAT ACTION KITA TIDAK LUNTUR’ dari hari ke hari melakukan proses pembelajaran secara continyu…

    Dan selalu melakukan intropeksi berkaitan dengan hal yang sudah kita lakukan..

    Salam sehat…
    BLOG SEHAT – berbagi info seputar kesehatan alami …

  62. teten on blog sehat on 29.03.2009 at 14:29 (Reply)

    O… tak lupa salam sukses juga untuk teman-teman setia blok bisnis internet Pak Joko..
    Salam Action dan sehat selalu..

  63. kia on 29.03.2009 at 15:04 (Reply)

    iya setuju baget…saya sering dengar maslah ini dari penjelasan dosen di kelas, tapi menurt saya soft selling lebih besar pengaruhnya dibanding hard selling

  64. BLOG MOTIVASI SUKSES on 29.03.2009 at 15:05 (Reply)

    great post mas Joko :) idealnya memang memadukan hard dan soft selling agar lebih maksimal. Namun tetap harus selalu disesuaikan dengan kondisi dan karakter pembeli serta target market yg akan kita bidik.

    BLOG MOTIVASI SUKSES Help You Reach Your Success

  65. d D4n on 29.03.2009 at 16:12 (Reply)

    dua-duanya emang penting!!!
    Tapi menrut saya yg pling dominan adlh soft selling!!

    klo hard selling bagi saya cuma buat pelengkap doank!

    soalnya yg terpenting adlh bagaimna MENARIK perhatian pembeli!!!

    zaman skrng klo cuma pke hard selling saya rasa krang efektif!!

  66. Amanda on 29.03.2009 at 16:18 (Reply)

    soft dan hard memiliki pangsa yg berbeda.
    Soft dan hard apabila dipadukan dasyat deh ….

    1. sumartono on 29.03.2009 at 16:39 (Reply)

      Kalau dari pangsa atau segmen pasar sih sama, yaitu sama-sama meningkatkan value penjualan (margin laba).
      Tetapi kalau dipadukan antara soft dan hard selling saya setuju deh, hasilnya pasti dahsyat.

  67. benny on 29.03.2009 at 17:16 (Reply)

    Wah dahsyat nih postingnya!
    Menurut saya, tidak peduli apa aliran marketing itu, apakah hard selling ataupun soft selling, yang terpenting adalah tingkat penjualanya…

    Betul tidak pak?

    1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 23:25 (Reply)

      betul banget.

      yang penting berkah

      1. Ricky on 30.03.2009 at 22:26 (Reply)

        dan halal barokah :)

  68. ALFA on 29.03.2009 at 17:38 (Reply)

    halooo selamat bagi semua netterpreneur…kunjungi di blog saya…kita saling silaturrahim…

  69. oedinspd on 29.03.2009 at 17:39 (Reply)

    Yups,apapun namanya hard ataupun soft tetap adalah usaha kita bagaimna membangun kepercayaan prospek.Karena prospek juga ada yang hard and soft.Masing2 memiliki karakter berbeda tapi satu tujuan kita.Selling.Buat yang mau promo silahkan pasang di iklan baris kang udin.
    http://www.bitronicpromo.com

  70. baitul alim on 29.03.2009 at 17:43 (Reply)

    trims pak joko,nambah lagi ilmu dalam bidang selling.

  71. SartonoAM on 29.03.2009 at 17:49 (Reply)

    Mungkin pendapat pak Joko S. ada benarnya soft selling lebih menguntungkan melalui blog, ada pendekatan melelui konsumen untuk mencapat target marker tidak terlalu vulgar, itu kalo blognya suadah banyak traficnya dan konsumen sudah sangat membutuhkan karena sudah mempunyai produck yang memang sangat diinginkan. Tapi kalo menurut saya pagi pemula yang belum bisa membuat produck sendiri sementari ini masih menjadi salles letter/ reseller masih menjualkan produck orang lain seperti super markert misalnya, kayanya belum tepat, masih membutuhkan hard selling, masih membutuhkan jasa orang lain agar produck yang saya tawarkan makin banyak dibutuhkan konsumen, selain itu kalo melalui blog sendiri teknik sopt selling sepertinya belum tepat apalagi traficnya belum bisa diharapkan/ pengunjung belum tahu blog/belum membutuhkan yang harus dikunjungi ada apasih producknya/ sekedar mampir-2 saja, itu juga kalo mereka mau berkunjung.
    Tks atas perhatiannya.

    1. baitul alim on 29.03.2009 at 17:59 (Reply)

      sepertinya butuh kerja keraZZZ yah….

      1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 21:45 (Reply)

        kayanya memang begitu

  72. naufal on 29.03.2009 at 17:50 (Reply)

    disini mda’..

    http://www.usahaweb.com/idevaffiliate.php?id:10116

    1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 21:39 (Reply)

      mas naufal memang marketing handal

      1. nauafal on 31.03.2009 at 07:19 (Reply)

        ah mas firdaos bisa aja deh,,,jadi malu nih…

  73. isma on 29.03.2009 at 18:09 (Reply)

    baik lah… ! yang jelas kami juga tidak menguasai marketing. Karena marketing itu action.. berhubungan dengan waktu, dan tenaga. itu saja.

    1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 22:07 (Reply)

      semuanya berhubungan dengan waktu

  74. onabunga on 29.03.2009 at 18:37 (Reply)

    menurut saya soft selling lebih aman dan nyaman di rasa Pak. karena kita tidak vis a vis dengan calon konsumen. konsekuensinya kita harus lebih bersabar di awal. karena di awal banyak tergunakan untuk membangun relasi dan kepercayaan dari konsumen. tapi mengkolaborasikan dengan hard selling tentu menjanjikan hasil yang lebih dahsyat. begitu kan Pak…

    1. Joko Susilo on 30.03.2009 at 08:47 (Reply)

      Benar Mbak. Paduan keduanya menurut saya adalah yang paling efektif.

  75. raja on 29.03.2009 at 18:38 (Reply)

    salam kenal mr.jack

    memang kita tdk boleh terlalu memaksa pembeli utk langsung beli barang yg kita tawarkan.
    ( kan ada pepatah :”pembeli itu raja……)

    1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 21:41 (Reply)

      pepatah yang memang sangat dashyat sekali

      maka setiap raja adalah pembeli

  76. Arif on 29.03.2009 at 19:18 (Reply)

    Belum ngerti pak Joko, masih perlu pencerahan

    1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 21:42 (Reply)

      sama-sama belajar yu…
      klo menurut saya.
      dengan kedua cara itu.
      merupakan penanganan bagi setiap tipe konsumen yang ada.

      bener ga ya

  77. dafiDRiau on 29.03.2009 at 19:27 (Reply)

    Soft selling memang bagusnya untuk jk panjang. dan biasanya pelanggannya setia

  78. Samiono on 29.03.2009 at 19:44 (Reply)

    Mas Joko,
    Baik hard maupun soft kedua-duanya penuh dengan persaingan. Hanya yang soft persaingannya secara halus cenderung “pura-pura”, he he he maaf. Tapi kalau yang hard itu terang-terangan. Saya baru-baru ini membaca sepintas mengenai Blue Ocean selling dimana disana tak ada kompetisi sama sekali. Menurut MAs Joko, mungkinkah hal itu ditemukan dalam dalam dunia bisnis online yang semakin sesak ini.

  79. masba on 29.03.2009 at 20:32 (Reply)

    mas joko, sebenarnya saya pengen sekali dan tertarik ikutan bisnis lewat internet ini, langkah apa yang pertama harus saya lakukan ? sebab saya masih harus bayak belajar, tolong ajari donk ?

    1. dafiDRiau on 29.03.2009 at 20:51 (Reply)

      Masba Baca dulu baik baik Formula Bisnis nya pak joko

    2. dadang firdaos on 29.03.2009 at 21:44 (Reply)

      coba aja pelajari ebooknya pa JOKO SUSILO
      http://www.bisnisformulaku.co.cc
      semua telah dijelaskan tentang bisnis online

    3. Ricky on 30.03.2009 at 22:05 (Reply)

      @Misba: bila anda serius untuk bisnis diinternet, cobalah berani untuk membeli sebuah produk dan memilih seorang mentor yang dapat membimbing anda, saya sarankan formulabisnis.com dan komunitas pada blog ini sebagai pembimbing mas misba. Karena:
      1. Bila anda mengeluarkan uang utk membeli sebuah barang, maka anda akan mempunyai tanggung jawab yang lebih tinggi dari pada anda mendapatkan scr gratis.
      2. Dengan berkumpul dalam sebuah komunitas yang mempunyai misi dan visi yang sama dengan anda, maka akan sangat membantu anda untuk mencapai tujuan.

      semoga 2 alasan tersebut dapat meneguhkan hati mas misba utk serius dibisnis ini.

      -salam action-

  80. wardhana on 29.03.2009 at 20:52 (Reply)

    Mas JS, kalo dua hal penting tersebut digabung, berarti ada sales letter di blog kita yang cukup memikat, kalo gak salah demikian menurut pendapat saya, saya belum perbah coba hal yg demikian, mohon saran dan arahannya,

    thks

  81. keberuntungan on 29.03.2009 at 20:53 (Reply)

    lama nda mampir…….

  82. anomanaji on 29.03.2009 at 22:10 (Reply)

    wah memang bener kalo kita pahami sebenarnya kita hidup juga tidak jauh dari hard dan soft selling buat hidup kita ya…dari kecil sampai kita dipanggil yang kuasa bisa jadi…wah coba mampir ni pak Joko karena untuk mendapatkan warnet saya juga butuh perjuangan, karena jauh dari gunung untuk sampai kota, ni juga tadi dah jalanin soft selling bagaimana untuk mendapatkan pinjaman transportasi dari tetangga. Saya sangat tertarik untuk belajar hal2 baru mengenai dunia internet khususnya marketing. doakan semoga daerah saya yang minim listrik dan operator seluler tertentu saja yang bisa, cepat bisa mendapatkan dunia informasi seperti didaerah yang lain. lahwong percaya pa g bahwa radio saja sama sekali g nyangkut je….RRI sekalipun.. ini di daerah jogja lho..Tahu daerah mana??

    1. dadang firdaos on 29.03.2009 at 22:32 (Reply)

      amiin. saya doakan sehingga komunikasi lancar

      http://www.bisnisformulaku.co.cc

      1. nauafal on 31.03.2009 at 08:31 (Reply)

        sot selling ya mas dadang….

    2. Joko Susilo on 30.03.2009 at 09:02 (Reply)

      Mas Anomanaji, bisa coba misalnya pakai kartu Im3. seperti kisah mas umar dalam mengatasi sulitnya akses internet.

    3. Blog Motivasi on 31.03.2009 at 11:54 (Reply)

      mas anomaji.. turut prihatin dengan kondisi daerahnya… semangat terus mas. pasti ada jalan kok

  83. Edy S on 29.03.2009 at 23:43 (Reply)

    Keduanya saling mendukung, dan bila bisa berjalan bersama, saya rasa akan lebih sukses.

  84. asraf caniago on 30.03.2009 at 00:43 (Reply)

    terimakasih saya ucapkan buat mas joko atas wejangan nya ..menurut saya wejangan anda sangat lah aplikatif dan saya gampang ngerti dan mudah di cerna..

  85. Lendra Andrian on 30.03.2009 at 00:51 (Reply)

    memang perpaduan antara keduanya sangat cocok, masing masing mempunyai kelebihan dan kekurangan tertentu,,, salam sukses

  86. purwanta on 30.03.2009 at 01:15 (Reply)

    P.jpko saya dah baca smuanya dan terimakasih,
    apa yang telah anda sampaikan say juga tertarik ….masalahnya saya gk punya sesuatu untuk d pasarkan …makanya saya masih bingung untuk mangambil langakah ….. pak joko mungkin bisa ngasih saya gmbaran … terimakasih ….

  87. DJ Hendry on 30.03.2009 at 02:18 (Reply)

    saya setuju dengan anda mas joko.soft seling and hard selling memang harus di jalankan keduanya. saya pikir ada baiknya jika di tambah lagi dengan teknik SPRITUAL MARKETTING.

  88. nugroho on 30.03.2009 at 04:16 (Reply)

    bagai mn cara bikin blog yang benar, mohon ilmunya? ak orang yang bru belajar ingin bisa seperti sampeyan2. thank

    1. Ricky on 30.03.2009 at 21:57 (Reply)

      @Nugroho: Cara bikin blog :
      1. Coba kunjungi blogger.com,
      2. ikuti panduan 3 langkah yang ada disitu.
      3. Coba kunjungi http://www.kolom-tutorial.blogspot.com, untuk cara menyusun desain blog yang sesuai dengan minat anda.
      4. Buatlah tulisan yang sesuai keahlian anda dan dapat memecahkan masalah orang.
      5. Posting.
      6. Selesai.

      selamat mencoba, semoga membantu

      -salam sukses-

  89. WhatNewsToday on 30.03.2009 at 06:58 (Reply)

    Saya setuju dengan anda pak..

  90. Samsam86 on 30.03.2009 at 08:04 (Reply)

    SOFT SELLING n HARD SELLING…
    the key of success…for internet marketer
    http://www.liany-jewelry.com

  91. wawan on 30.03.2009 at 08:14 (Reply)

    wah… bener juga Pak joko

  92. faizin on 30.03.2009 at 08:27 (Reply)

    klo menurut saya,apapun namanya soft selling/hard selling…YANG PALING PENTING ACTIONnYOOO…….. salam ACTION

  93. Arief Rubijanto on 30.03.2009 at 08:28 (Reply)

    Memang memadukan teknik hard sell dan soft sell menurut saya adalah yang terbaik. Hard sell di sales letter, dan soft sell di blog. TAPI INGAT INI HANYA ORANG-ORANG YANG SERING BERINTERNET.
    Untuk orang yang awam GATEK (GAGAP TEKNOLOGI) yang tidak mau mengenal internet ini lebih mengarah ke hardsell, seperti misalnya papan nama salah satu produk rokok yang ada di pinggir jalan yang besar. Ini timbul pemikiran bagi orang awam tersebut, bahwa iklan tersebut biayanya besar menunjukkan kebonafitan suatu perusahaan. Dan softsell bagi orang awam hanya mengenal di televisi yang sudah tidak menjadi barang mewah, misalnya suatu produk yang diiklankan menyesponsori program acara sepak bola atau yang lain. Begitu menurut tanggapan saya.

    1. ARIEF MAULANA.com on 30.03.2009 at 11:49 (Reply)

      wah ada teori baru lagi. Soalnya justru ketika saya memasarkan secara offline, softselling memegang peranan penting. Kalo James Gwee bilang sih selling with empathy…

      Ngga semua calon customer bisa didekati dengan pendekatan hard selling…

      Yuk sama-sama belajar! hehehe… PRACTICE MAKE PERFECT

  94. syawaludin on 30.03.2009 at 08:43 (Reply)

    Soft seling and hard selling merupakan action dalam marketing. Memadukan ke dua teknik tsb sangat mungkin dapat meningkatkan penjualan produk tidak terkecuali dalam bisnis online. Tetapi perlu dipertimbangkan siapa stakeholder kita agar market tsb bisa berhasil,karena penerapan ke dua teknik tsb belum tentu dapat memuaskan mereka

  95. edris on 30.03.2009 at 09:18 (Reply)

    wah selama ini usaha yang banyak saya lakukan hard selling dengan membaca artikel di atas saya jadi ingin coba soft selling. Thank’s pak

    1. ARIEF MAULANA.com on 30.03.2009 at 11:44 (Reply)

      Mover Type of Seller neeh… hehehe
      Kok tau? baru aja denger audio kaset marketingnya James Gwee, Selling With Empathy!

  96. Budi Warsana on 30.03.2009 at 09:25 (Reply)

    saya pikir dalam menjual bukan soft atau hard selling tapi sebagaimana uraian Pak Joko adalah memadukan keduanya untuk mempengaruhi calon konsumen supaya membeli dan terus menerus dilakukan agar produk kita bisa mempengaruhi calon konsumen dan bukan tidak mungkin menjadi benchmark, contohnya kalo kita mau berbisnis online dan belajar “know how” nya bisnis online ya di jokosusilo.com

  97. UF Purba on 30.03.2009 at 10:10 (Reply)

    Aduh susah juga ya jadi salesman. Aku minta diajarin dong mas. Makasih

    1. Wawan Purnama on 30.03.2009 at 11:15 (Reply)

      Mas ada info buku bagus di Toko buku “Sales Kaya dan Sales Miskin” sekarang buku itu dah menjadi best saller.
      Semoga menjadi referensi..

      Penulis Blog

      1. ARIEF MAULANA.com on 30.03.2009 at 11:41 (Reply)

        Saya pernah baca sedikit isinya pada buku yg udah bukaan sampul plastiknya.

        Intinya adalah SIKAP!
        masalah yg dihadapi oleh semua sales / marketer adalah sama. Hanya sikap yang akan membedakan apakah kita berujung sukses atau berujung gagal…

      2. Wawan Purnama on 30.03.2009 at 11:49 (Reply)

        SAya akui belajar teknis jauh lebih mudah dari pada belajar mengubah “Sikap”

        1. adi wardana on 30.03.2009 at 17:42 (Reply)

          betul mas wawan merubah sikap butuh tekad dan kemauan yang besar. susah tapi kalau ada kemauan pasti bisa

    2. Ricky on 30.03.2009 at 21:48 (Reply)

      @UF Purba : Semua orang bisa karena terbiasa mas, begitupun salesman mereka akan semakin ahli jika sering melakukan aktivitasnya. Tetapi pada awalnya semua salesmanpun sama sepeti yang anda alami sekarang,

      Satu tips jika anda ingin sukses dalam bidang apapun, selalu ingat bahwa ’susah’ bukanlah suatu alasan untuk tidak ‘ACTION’. Jadikanlah kata ’susah’ sebagai tantangan untuk melangkah.

      Jangan pernah takut salah dan gagal, karena itulah yang akan membuat anda berhasil.

      -salam ACTION-

  98. Nellyaningsih on 30.03.2009 at 10:54 (Reply)

    lupa password dan data, tolong diinfokan

    1. Ricky on 30.03.2009 at 22:35 (Reply)

      @nellyaningsih: coba klik link “lupa pasword” yang posisinya ada dibawah kolom [B]user id dan pasword[/B],

  99. M. Ansori on 30.03.2009 at 11:09 (Reply)

    Kalo pendapat saya, kedua teknik marketing tsb memang saling memiliki kekurangan dan kelebihan. Dengan menggabungkan kedua teknik tsb maka akan didapatkan hasil yang optimal. Namun harus diingat bahwa yang namanya bisnis harus menguntungkan. Jadi untuk memadukan kedua teknik tsb secara bersamaan jangan sampai boros. Harus dievaluasi secara periodik. Mana yang yang lebih efektif pada saat tertentu.

  100. Cah_Pordjo on 30.03.2009 at 11:45 (Reply)

    Aq sih gak ngerti maksute tapi gak apa2 numpang tenar boleh enggak Pak Joko .
    Hayo Rek siapa mo daftar pulsa ya di alvamedia.co.cc

  101. Wawan Purnama on 30.03.2009 at 11:47 (Reply)

    Mark Joyner dalam bukunya The Irresistibe over, meytakan bahwa :

    Bukan produknya, bukan pula teknologi-nya. Tapi bagaimana Anda menawarkannya.

    Bisa disimak pada artikel wawanpurnama.com

    http://wawanpurnama.com/2009/03/25/belajar-buat-tagline-yang-menghipnotis-yuk/

    Tak perduli hard/ soft selling. Yang penting bisa menghasilkan penjualan.

    Ada saran lain?

  102. Robin on 30.03.2009 at 12:35 (Reply)

    Ada yang tertarik dengan affiliate click bank kah? :)

  103. Hendra Adiyasa on 30.03.2009 at 12:53 (Reply)

    Cara penjualan dengan soft selling & hard selling masing-masing memiliki keuntungan.
    Menurut saya, yang masih baru memulai bisnis di internet ini, selama ini saya melakukan hard selling, langsung product. Emang awal-awalnya tidak memiliki respon yang kuat, tetapi karena kebutuhan dari user, maka ada juga beberapa yang memesan.

    Hanya saja, untuk melakukan soft selling, itu juga merupakan cara lain untuk menarik pengunjung sebanyak-banyaknya dan juga calon prospek.
    Saya sendiri belum pernah mencoba untuk melakukan soft selling ini.
    Tapi saya akan mencobanya.

    Mohon petunjuk yang jitu, untuk mendapatkan cara, ide, atau product, sehingga kita bisa menerbitkan suatu product, dan selanjutnya bisa melakukan hard selling dan soft selling.

    Semoga kita cepat-cepat melakukan ACTION yang tepat.

    1. ARIEF MAULANA.com on 30.03.2009 at 18:55 (Reply)

      Dijawab lengkap di http://www.AriefMaulana.com/3langkahsukses

      Silahkan dikunjungi mas Hendra!

  104. Arief on 30.03.2009 at 13:51 (Reply)

    Kalau toko online soft sellingnya bagaimana pak??apakah lewat news letter atau bagaimana? terimakasih

    1. Handoko on 30.03.2009 at 14:18 (Reply)

      @Arief

      Lebih baik kalau untuk penerapan softselling sebaiknya menggunakan blog saja mas, lebih luwes,bersahabat dan yang pasti lebih interaktif.

      Salam Kenal.


      Koleksi Ebook Bisnis,Script Dan Software

    2. adi wardana on 30.03.2009 at 17:47 (Reply)

      bisa pakai news letter mas dan juga bisa pakai blog juga intinya atau beri sesuatu yang gratis berhubungan dengan yang mas arief jual.

      lalu bisa pakaifollow up email

  105. sunu on 30.03.2009 at 13:54 (Reply)

    ilmu baru selalu menyegarkan dan memang menyegerakan untuk di tindaklanjuti

  106. rizal on 30.03.2009 at 14:09 (Reply)

    wah mpek sekarang blogku kok blom menghasilkan ya..
    kenapa pak guru???

    1. Handoko on 30.03.2009 at 14:21 (Reply)

      baru berapa bulan mas blognya? apa sudah di monetize? yang penting tetep sabar mas…sukses perlu waktu.

      Salam Kenal

    2. ARIEF MAULANA.com on 30.03.2009 at 18:45 (Reply)

      Dah berapa bulan mang?
      Udah nyobain resepnya http://www.AriefMaulana.com/blogbisnis?

    3. Ricky on 30.03.2009 at 21:38 (Reply)

      @Rizal: Sabar mas, sering-seringlah berikan info yang bermanfaat buat banyak orang dan bantulah mereka mendapatkan solusi permasalahan melalui tulisan anda.

      setelah itu barulah berharap mereka akan memberikan apa yang anda minta.

      -salam sukses-

  107. Handoko on 30.03.2009 at 14:14 (Reply)

    Action tetap hal yang paling utama sebelum menerapkan teknik tersebut di atas. Setelah kita Action maka apa yang di jelaskan dalam artikel ini menjadi berarti dan menambah ilmu buat berjuang untuk mencapai hasil yang optimal, namun yang penting juga disertai dengan kesabaran karena semua proses menuju sukses itu memerlukan waktu yang tidak sebentar.

    Salam Sukses


    Koleksi Ebook Bisnis,Script Dan Software

  108. kurniawan on 30.03.2009 at 14:19 (Reply)

    Pak saya ketinggalan terus ni…..

    1. Handoko on 30.03.2009 at 14:23 (Reply)

      ketinggalan apa mas?

  109. soliz on 30.03.2009 at 16:37 (Reply)

    Salam Dahsyat

    Hallo rekan2, tolong dong kunjungi web saya yg memberikan bisnis resseller terbaik lho..

    1. ARIEF MAULANA.com on 30.03.2009 at 18:38 (Reply)

      HYIP mas? Males! Apalagi pesan di situsnya ID belum terdaftar… katanya mas belum bayar setoran tuh!

  110. Darwis Suryantoro on 30.03.2009 at 17:10 (Reply)

    Salam Pak Joko. Hampir di setiap website besar, saya melihat foto Anda. Hehehe… jadi penasaran juga ngunjungi blog Bapak. Pak, artikelnya bagus-bagus dan bermutu, saya akan lebih senang kalau Bapak kasih ebook Stop DREAMING, Start ACTION! nya yang ada di halaman about me itu. Saya butuh motivasi dan referensi yang tepat, dan sepertinya saya sedang mengunjungi orang yang tepat :)

    1. dadang firdaos on 30.03.2009 at 17:45 (Reply)

      baca aja pa Ebooknya milik Pa Joko SUSILO\
      http://www.bisnisformulaku.co.cc
      mudah2an berguna

    2. ARIEF MAULANA.com on 30.03.2009 at 17:50 (Reply)

      Anda sudah berada di tempat yg benar dan tepat.

      Btw untuk Mas Joko, tadi pagi saya luangkan waktu untuk membaca thread anda di kaskus… Isinya mantap! Mampu menangkal semua dugaan dan tuduhan negatif yg dilancarkan para pesaing anda.

      Salam SUkses

      1. Ricky on 30.03.2009 at 21:30 (Reply)

        Wah mas arief mengikuti perkembangannya juga yah, saya salut luar biasa dengan klarifikasi pak joko di treads tersebut.

        Dukungan saya pak, kejujuran cepat atau lambat pasti akan selalu diatas segala-galanya.

        -salam sukses-

  111. andrey on 30.03.2009 at 18:13 (Reply)

    Sebuah pemikiran yang bagus, banyak tulisan dengan beragam pola dan sistem yang dijelaskan, satu-satu ada yang sudah saya ikuti, tetapi saat saat ini belum ada satupun yang menghasilkan, saya jadi berpikir dimana yang salah ya…..
    P.Joko silahkan mampir ke blog saya, barangkali ada masukan yang bisa p.Joko berikan agar blog saya real menghasilkan duit bagi saya, terimakasih….

    salam,
    andrey

  112. Tedi Fitriana on 30.03.2009 at 18:51 (Reply)

    Pkokonya maju terus pantang mundur laksanakan apa-apa yang diinstruksikan Bapak / master bisnis on-line kita, Bapak Joko Susilo kalo anda konsisten dalam menjalankannya Insya Alloh semua orang bisa kayak Pak Joko, sukses dan Money isn’t everything but everything nedds money, isn’t it? Jika rekan-rekan setuju bisa maen dan kunjungi alamat URL-ku yang baru aja diluncurkan: http://www.goforsucces.blogspot.com

  113. awwa on 30.03.2009 at 19:32 (Reply)

    perpaduan yg sangat baik,dan sy yakin dengan harf sell dan soft sell di padukan pasti makin ok krn keduanya mempunyai kelebihan sendiri2 so klo di padukan pasti makin ok n bisa sukses banget…hehehe

  114. willy chmad on 30.03.2009 at 20:17 (Reply)

    Inti dari semuanya bagaimana kemampuan kita menjual sebuah produk. Sebagus apapun produk kita akan kita tidak bisa menjual, ya sama aja.

  115. Irwan M Santika on 30.03.2009 at 20:35 (Reply)

    Malam Semuaa…

    Soft selling ya, hmm..

    1. jangan terlalu takut jika kita kehilangan order atau jgn terlalu takut jika calon konsumen kita tdk jadi memesan, takut boleh saja tpi terlalu takut rasanya kurang baik.

    2. jangan terfokus pada uangnya, dalam pembicaraan di usahakan kita 80% buat calon konsumen merasa nyaman saja senyaman mungkin,spt yg pa joko bilang, 20% untuk ingat uangnya, he hee.

    3. kita tersenyum :-) saja di depan calon konsumen, misal di depan ym atau PC, jika ada org lain disekitar kita bertanya kenapa kita tersenyum-senyum sendiri biar saja :-) , tujuan nya supaya jawaban kita atau apa yg kita ketikan membawa suasana releks.

    Hard Selling, yess!
    4. Hard selling lakukan pada ketika mempromosikan produk kita secara langsung.

    Untuk no.1-3 lebih mencerminkan karakter dri blog kita.

    Untuk no.5 lebih mencerminkan langsung dri produk yg kita jual. karena produk kita sdh jelas menjual bukan. he hee.

    Lain2 nya, optimis,berpikir positif,ber energy, PD dsb.

    Sya akan coba bahas di blog sya secara detail.
    Semoga sukses buat teman-teman semua :-)

  116. ali yuda permadi on 30.03.2009 at 21:03 (Reply)

    nggak salah sih,, apalagi bila dikemas dengan kemasan yang menarik,,, pendekatan-pendekatan psikologi lainnya. memang yang namanya iklan itu sudah merupakan bagian dari pendekatan psikologi juga sih,,

    yang jelas selama itu dapat memberikan keuntungan bagi konsumen (kualitas) maka pembelian ulang akan mungkin untuk dilakukan, selanjutnya service yang memuaskan (kenyataan sesuai dengan apa yang ditawarkan/ dijanjikan, “tanpa trik”. trik cenderung di persepsi orang sebagai penipuan, seperti sulap gitu lho.. maka konsumen yang loyal akan tercipta, dan ini ngehemat biaya pemasaran..
    begono menurut saya..
    soft it’s can be hard
    hard it’s could be soft

    twin’s is better.. (wah djarum 76 saya bantu promosiin nich..)

  117. teguhwahono on 30.03.2009 at 21:30 (Reply)

    wah kekuatan yang tangguh sebagai sebuah perpaduan hard & soft selling,,kalau mau jualan kita laku yach kita harus memaksakan target kita untuk mengetahui prodauk kita,berbagai kelebihan dan keistimewaan yang kita tawarkan,,dan untuk membuat konsumen kita tetap bisa loyal kita penuhi what they want & what they need,,,kalo konsumen sudah merasa puas pasti bukan hanya loyalitas yang mereka berikan bahkan bisa merekomendasikan produk kita kepada orang lain…

  118. robin on 30.03.2009 at 21:35 (Reply)

    Bagus juga pak tipsnya. Beberapa marketer di internet juga melakukan hal serupa seperti bapak. Kalau di luar negeri saya lihat memang full automatic, jadi memang benar2 sistem uang otomatis. Kita beli barang dan langsung download produk saat itu juga. Banyak sekali ebook yang ada di pasaran ini, tp maaf saya belum jadi member bapak:), namun saya senang mengikuti blog ini. Ditambah banyak sekali member yang sangat semangat.
    Mungkin suatu saat kali ya. :)
    Ok salam sukses semua… Semoga semakin mantap.

  119. kurniawan on 30.03.2009 at 21:54 (Reply)

    fantastic…….!!!! luar biasa pak joko,
    saya salah satu blogger baru, pengen tau lebih banyak tentang pak joko maaf maksud saya mas joko hehehe…..!!!

    semoga bisnis internet makin jaya selalu….!!!!

    salam Action…!!!

  120. kurniawan on 30.03.2009 at 22:28 (Reply)

    mungkin masih banyak yang hrus saya pelajari, hmm….tapi saya pengen mas joko yang bimbing saya dengan sangat,

    sebelunya saya ucapin terima kasih…

    salam Action….

  121. amru ir on 30.03.2009 at 22:36 (Reply)

    terimakasih atas informasinya saya masih akan mempelajarinya lebih lanjut

  122. taha on 30.03.2009 at 22:53 (Reply)

    salam hebat semua……amen.amen..

  123. amank on 30.03.2009 at 23:39 (Reply)

    salam kenal semuanya..! Bagaimana cara aktisifasinya saya pingin keterangan lebih jelasnya dan semudah mungkin….please…

    1. Ricky on 31.03.2009 at 21:10 (Reply)

      @Armank:
      1. klik kolom order paa situs formulabisnis.com.
      2. Isi data” anda dengan benar.
      3. ikuti petunjuk transfer.
      4. Konfirmasikan transfer dan angka unik transfer ke HP yang ada dipetunjuk pendaftaran.
      5. Tunggu konfirmasi aktivasi dari admin
      6. selesai.

      Masih bingung?, kunjungi blog salah satu kawan disini, mereka akan dengan senang hati BANGET membantu anda :)

      -salam kenal-

  124. encep on 31.03.2009 at 00:36 (Reply)

    Salam kenal…..mohon beri keteramgan dan penjelsan semudah-mudahnya untuk aktivasinya,dan sebenarnya saya udah mentransfer uang pendaftaran ke mas Joko dan mas Agus , setelah saya buka di Formulabisnis.com , saya belum teraktivasi.Mohon penjelasan dan beri petunjuk ?

    1. Ricky on 31.03.2009 at 21:03 (Reply)

      @Encep: aktivasi dilakukan dalam waktu 24 jam diluar hari libur forbis/minggu, bila sudah aktif anda akan dapat konfirm aktifasi dari admin. Ditunggu aza bro..

  125. robby on 31.03.2009 at 00:42 (Reply)

    menurut saya sangat baik,semoga dapat bapk joko kembangkan lagi

  126. Wawan Setiawan on 31.03.2009 at 01:11 (Reply)

    Menarik Pak Joko Hard Selling dan soft Selling, saya baru mengetahui ternyata dalam dunia marketing ada hal seperti itu.
    Bapak bisa memberi sebuah analisis yang mendalam tentang konsep tersebut. Bagi saya adanya Hard Selling dan soft Selling dapat menjadi bahan analisis bagi dalam melakukan analisis dan strategi yang akan diambil ketika melakukan sebuah transaksi pemasaran.
    Jadi saya setuju harus adanya kombinasi antara Hard Selling dan soft selling.
    Terimaksih atas artikelnya, semoga bisa menambah ilmu dan menjadi pelajaran untuk online marketing untuk menjadi lebih profesional, Kerja keras, dan tidak pernah menyerah.

  127. encep on 31.03.2009 at 01:17 (Reply)

    Salam semuanya……Bagus pak Joko smoga terus membingbing saya.

  128. Formula Bisnis Jurus Terbalik on 31.03.2009 at 01:47 (Reply)

    Sepertinya jurus soft selling hanya cocok untuk bisnis-bisnis dengan produk atau jasa yang AWET ya pak? seperti Online Tutorial, even organizer, dan sabagainya. Sedangkakan banyak bisnis yang tidak awet seperti bisnis musiman dan cepat usang maka hard selling lebih tepat, karena kalau soft selling bisa jadi nanti orang mau beli tetapi bisnisnya sudah tidak ada (karena tidak awet), hehe.. Faktanya sangat banyak bisnis internet saat ini yang tidak awet, yang layu bunga mekar tak jadi.

    Best Regards
    Mufli

    1. sumartono on 31.03.2009 at 05:48 (Reply)

      Salam kenal Mas Mufli, agar tidak layu sebelum berkembang, mungkin akan bijaksana jika memakai prinsip tumbuh kembang tanaman dengan disiram dan pupuk yang prosporsional, yaitu lewat fokus dalam action dan motivasi untuk sukses yang benar-benar datangnya dari lubuk hati sendiri yang paling dalam.

  129. sumartono on 31.03.2009 at 05:44 (Reply)

    Selamat pagi Mas Joko Susilo dan rekan2 netter semua, semoga cerahnya udara di daerah timur Jakarta ini ikut membawa khasanah bisnis internet agar semakin cerah dan prospektif.

  130. mashengky on 31.03.2009 at 06:27 (Reply)

    membaca thread pak joko di forum kas.kus, saya jadi terharu.. karena saya satu di antara teman2 yang berhasil menjual produk di internet, setelah membaca ebook SMUO

    menurut saya, pak joko tidak usah melanjutkan thread itu, karena anda berbicara bisnis, dan para penanya berbicara klaim, alias tidak sejalur pak..

    nggak akan ketemu di satu titik…

    1. Ricky on 31.03.2009 at 20:58 (Reply)

      Yap betul mas hengky, saya rasa percuma meladeni seorang pebisnis yang tidak tahu bagaimana cara menjaga etika berbisnis !

      1. sumartono on 31.03.2009 at 21:25 (Reply)

        Biarlah anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Sukses Mas Joko “the show must go on”

  131. Binsar on 31.03.2009 at 07:20 (Reply)

    Mas Joko OK banget analisanya.

  132. mubarok on 31.03.2009 at 07:37 (Reply)

    Saya dah dikirim begitu banyak tulisan sama mas joko, dan hampir selalu dibaca selintas saja….dan ogah kasih komentar. Eh lama-lama jadi ketagihan nunggu kiriman berikutnya..dan sekarang yang saya baca bukan hanya tulisan mas Jokonya saja, tetapi comment-comment dari fans mas Joko juga saya santap ludes. Jadi ingin ikut nimrung juga kasih komentar…Thank U, Mas Joko.

  133. imam meqels on 31.03.2009 at 08:08 (Reply)

    Pagi semua,semua yang telah di sampaikan pak joko,adalah satu tambahan lagi buat kita semua agar bagaimana dalam bisnis itu bisa menghasilkan maksimal,dengan jurus yang telah di bekali kita dapat lebih arif lagi menjalankan apa yang sudah di berikan pak joko,salam action

    http://www.wantduit.blogspot.com

  134. imam meqels on 31.03.2009 at 08:20 (Reply)

    Memang yah ternyata dalam bisnis juga sangat di butuhkan banyak sentuhan-sentuhan lembut juga yah oooo baru tau saya hehehe,salam action

    http://www.wantduit.blogspot.com

  135. basuki sutjijanto on 31.03.2009 at 08:51 (Reply)

    pak joko….
    sampe pegel saya membaca tread anda di kaskus…..
    RODA itu Berputar, kadang di bawah kadang di atas..kadang ada hujatan tapi juga sebaliknya ada sanjungan…

    salam 1%

  136. aryani on 31.03.2009 at 08:56 (Reply)

    ass..saya baru launching blog..mohon kritik dan sarannya donk pak joko dan teman-teman..
    masih awam ney..namanya pun di ambil dari panggilan temen2 kuliah..mesti diganti g ya??
    topiknya masih blum jelas sey..tapi saya ingin membicarakan tentang “KOTA” karena jurusan saya Perencanaan Wilayah dan Kota..biar ilmunya g kebuang percuma gitu.. dan saya pikir banyak hal-hal yang dapat kita pelajari tentang suatu kota lho!!termasuk sisi perilaku manusianya..
    jika saya menulis blog seperti itu tidak apa-apakah??
    mohon kunjungannya dan sarannya y teman-teman..

    Terima kasih…

    1. mr-mung on 31.03.2009 at 16:49 (Reply)

      selamat atas lounchingnya blog anda mba aryanti, semoga bermanfaat dan terus berkarya.

      salam action…

    2. Ricky on 31.03.2009 at 20:53 (Reply)

      Selamat mba aryani, semoga menjadi blog yang spektakuler seperti jokosusilo.com

  137. indra on 31.03.2009 at 09:04 (Reply)

    selamat pagi,

    saya seorang karyawan swasta tertarik dengan internet marketer tapi belum memahami apa dan bagaimana internet marketer itu…mohon informasinya

    1. sulatiyono on 31.03.2009 at 11:45 (Reply)

      Salam Forbis’er.

      Saya rasa artikel Soft Selling dan Hard Selling pernah ditayangkan sama pak joko, tapi di artikel yang sekarang penekanannya lebih Mantap !
      Pak Joko sangat BERHASIL Soft Sellingnya. Terbukti member Formula Bisnis berkembang dengan Pesat.
      Tehnik Promosi yang SUKSES ! Mantap Pak !

      Sukses Untuk Kita Bersama.

    2. mr-mung on 31.03.2009 at 16:51 (Reply)

      silahkan berkunjung di mr-mung.com dan contact saya via YM: mr_mung81 nanti kita bisa ngobrol banyak disana. thx.
      salam action…

    3. Ricky on 31.03.2009 at 20:50 (Reply)

      @Indra: internet marketer adalah sebutan bagi orang yang menjalankan bisnis pemasaran didunia maya. Apa yang dipasarkan?, apa saja mas, dari sebuah informasi sampai seekor kuda :) , Bagaimana internet marketer bekerja biasanya mereka mencari atau membuat dahulu produk yang ingin mereka pasarkan. Setelah mereka berhasil membuat atau menemukan produk yang dicari barulah mereka terapkan macam” strategi pemasaran didunia maya. Bagaimana strateginya ?, silahkan kunjungi blog mr.mung atau contact via YM :)
      -selamat mencoba-

  138. Nany on 31.03.2009 at 09:25 (Reply)

    Bravo Pak Joko, memang benar trik Soft Selling dan Hard Selling adalah jalan pintas kita menjadi sukses dalam berbisnis di internet. Kedua2 nya perlu dilakukan untuk membangun market yang kokoh.

  139. NANA on 31.03.2009 at 09:46 (Reply)

    Terima kasih pak Joko, Anda telah membuka wawasan berfikir saya dalam dunia bisnis terutama dalam hal marketer, dan itu merupakan modal dasar yang tidak pernah saya lupakan.
    Kalau boleh saya berpendapat bahwa soft selling dan hard selling dua2nya kelihatan sangat penting, tetapi yang tidak terlupakan adalah bagaimana kita menciptakan produknya, hal inilah yang menjadi kunci pokok permasalahan bagi saya, terutama di era sekarang ini banyak sekali produk-produk baru yang muncul hanya sekejap.

    1. mr-mung on 31.03.2009 at 16:52 (Reply)

      maka dari itu mb nana, mantapkan hati dengan niat yang kuat, jalani dan action, pasti akan mendapat hasilnya.

    2. Ricky on 31.03.2009 at 20:42 (Reply)

      @Nana: jangan pernah takut pada persaingan selama kita meyakini produk yang kita ciptakan bermanfaat untuk orang lain. Bila anda main ke jogja coba lihat dimalioboro, hampir semua jenis barang dagangan ada disitu, tapi kenapa ada saja pembeli masing”, karena setiap orang punya kebutuhannya sendiri. Nah coba skrg anda bayangkan berjualan diinternet yang pangsa pasarnya jauh..jauh..jauh lebih luas dari malioboro, so untuk apa anda khawatir kan :)
      Penting anda tahu sebelum membuat sebuah produk informasi cobalah riset dulu seberapa besar minat pasar terhadap produk yang ingin anda buat,okey..setelah itu cap cay lah :)

      -salam action-

  140. yusman on 31.03.2009 at 10:58 (Reply)

    pada hakekatnya perpaduanitu akan membawa dampak yang baik, karena kita akan dpt menilai prospek yang berbeda selera, sehingga kt dpt menaselaraskan perpaduan tersebut untuk menjual dengan cerdas dan cermat

  141. memang benar… kedua-duanya harus dipadukan… hasilnya pasti luarbiasa…

  142. Sapto Adi on 31.03.2009 at 13:05 (Reply)

    pak joko kedua teknik marketing ok tetapi sebaiknya menurut saya lebih menekankan soft marketing, kerena akan tahan lebih lama dan mampu sesorang menjadi fanatik karena benar-benar sudah sangat merasuk dihati orang tersebut.

  143. Sri Wahyudati , S.Pd on 31.03.2009 at 13:41 (Reply)

    emang luar biasa kalau trik ini di trapkan , jtak berhenti tuk belajar .

  144. Sri Wahyudati , S.Pd on 31.03.2009 at 13:49 (Reply)

    emang luar biasa kalau trik ini di trapkan , tak berhenti tuk belajar ah .

  145. Budhi Indrawijaya on 31.03.2009 at 15:16 (Reply)

    Melihat mana yang lebih penting antara Soft dan Hard Selling…Menurut saya, jelas perpaduan antara keduanya sangat penting sekali….
    Kenapa?
    Pertama, karena ada bermacam-macam tipe konsumen (customer). Ada tipe customer yang menyukai pendekatan secara halus (Soft), bukan makhluk halus ya…:) dan ada pula yang menyukai pendekatan secara langsung (Hard).
    Kedua, kalo kita berbicara tentang target market, apalagi yang berhubungan dengan bisnis online tentunya, perpaduan keduanya sangat baik tergantung bagaimana kita menerapkannya dengan melihat masalah maupun kondisi yang terjadi…
    Itu pendapat yang bisa saya berikan….
    Salam Sukses untuk Mas Joko Susilo
    dan semua rekan-rekan….

  146. Mels on 31.03.2009 at 15:21 (Reply)

    thanks infonya pak.

  147. Dermawan on 31.03.2009 at 15:54 (Reply)

    kombinasi dari Soft dan hard selling memang lebih baik untuk diterapkan bila kita memiliki waktu, untuk selalu berkunjung kepada teman-teman kita. namun ada kalanya ketika kita ingin menyampaikan produk yang akan kita sampaikan, terkadang kita masih memiliki rasa was-was dan kurang percaya diri takut dianggap kawan gila bisnis, atau ejekan yang lain yang intinya terkadang dianggap melalukan penipuan ala internet, mlm yang tidak jelas dan lain sebagainya. konsep seperti ini kadang dapat mematikan motivasi untuk mendekati teman. permasalahan bisakah ini dianggap sebagai tantangan bagi kita? yang penting saya beranggapan segala sesuatu akan pasti berhasil jika kita melakukannya dengan sungguh sungguh. “bisa tidak bisa harus bisa” yang utama mulailah dari sekarang menyusun rencana untuk action ‘tulis apa yang akan dikerjakan dan kerjakan apa yang ditulis” moga kita semua sukses. amiin

  148. Lendra Andrian on 31.03.2009 at 16:58 (Reply)

    jangan sampai berhenti untuk belajar,,, sampai kapanpun,, :)

  149. mr-mung on 31.03.2009 at 16:58 (Reply)

    SAYA MELIHAT PRESENTASE KENAIKAN MEMBER FORBIS LUARR BIASA APA YA PAK JOKO? saya sudah mulai merasakan dampak positifnya,

    jadi tambah semangat dan semangat nich… wekkekekkkekk…

    TERUS ACTION…!!!
    JASA PEMBUATAN BLOG ELEGANT, KEREN DAN MURAH!

  150. SUCCESS MOTIVATION BLOG on 31.03.2009 at 17:25 (Reply)

    setuju mas Lendra :) karena ketika anda berhenti belajar saat itulah anda berhenti berkembang. Karena hidup adalah proses adalah proses belajar yg tidak pernah berhenti. Seperti yg pernah saya tulis di => http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/03/siapkah-anda-untuk-terus-belajar.html

  151. Michel Leonard on 31.03.2009 at 19:55 (Reply)

    Salam sukses,

    Saya ada pengalaman menjalankan hard selling ditolak mentah2,tapi cuek aja lah, daripada no action.
    Tapi klo ditolak mulu keki jg sih,soft selling memang perlu banget tapi klo lama banget baru clossing repot juga.
    Gimana soft selling tapi cepat closing?
    Target market uda jelas,tapi ga closing2.padahal pertumbuhan market tinggi, gimana solusinya? Thanks

    1. Joko Susilo on 31.03.2009 at 23:24 (Reply)

      Ditunggu saja Mas Michel, dalam minggu ini, ada artikel tentang closing. tetap ACTION!

  152. Sekiyu on 31.03.2009 at 21:54 (Reply)

    Thanks Mas joko.. saya no comment, because I am not yet action.. tapi saya yakin betul dengan apa yang disampaikan oleh mas joko. karena saya sendiri merasakan begitu banyak sentuhan2 dari mas joko yang membuat saya semakin yakin. Thank you very match

    1. Irwan M Santika on 31.03.2009 at 22:15 (Reply)

      nah ini ada comment nya, he hee.

  153. Moch.irfan on 01.04.2009 at 11:44 (Reply)

    Saya sepakat dengan prinsip yang di utarakan mas Joko. yah! perpaduan antara soft dan hard selling adalah langkah jitu merangkul hati konsumen.
    yang penting penerapan dan penggunaannya harus tepat sasaran,didalam banyak blog sekarang masih
    kurang memperhatikan prinsif soft dan hard selling
    sehingga bolg-blog yang ditampilkan sekedar urakan
    dan asal-asal saja……. oke Mas Joko

    salam keluarga sukses selalu FORMULABISNIS
    GO TO Internasional

    Moch.irfan**********www.formulabisnis.com/?id=irfh

  154. senamptn on 01.04.2009 at 18:06 (Reply)

    nice …..

    salam action!!

  155. eko on 01.04.2009 at 20:52 (Reply)

    Menurut saya memang sebaiknya keduanya dipadukan dengan metode yang lebih menyentuh sehingga target market bisa semakin mantap dalam menerima selling kita. mohon rekan rekan mampir ke http://www.bloguruku.com dan http://www.josiklan.com
    mohon komentar demi kemajuan web saya yang baru lahir kemarin sore.Tks buat semua

  156. Iman Nur Rosyadi on 02.04.2009 at 15:57 (Reply)

    Pemaduan dua dunia memang tidak mudah, dan juga tidak murah. Tetapi saya masih bertanya-tanya apakah efektif. Maklum lah, saya masih baru mulai dalam dunia internet marketing. Oke pak joko

  157. Iman Nur Rosyadi on 02.04.2009 at 16:11 (Reply)

    Perpaduan itu memang bagus, tetapi harus diperhitungkan berapa banyak kemungkinan peminat di dunia nyata (hard selling) mau mengikuti petunjuk seperti yang ada di dunia maya (internet). Tetapi bagus. Ide Pak joko memang luar biasa. Coba mampir di blog saya di http://www.nurrosyadi.blogspot.com dan http://www.nurrosyadi.wordpress.com. Oke pak joko minta kritiknya.

  158. [...] ” Inti yang saya maksud dalam tulisan ini adalah sebenarnya banyak produk yang biasa dan sudah sangat kita ketahui bisa menghasilkan income yang melimpah, jadi jangan pernah berhenti untuk berpromosi!. ” Padukan tekhnik soft selling dan hard selling. [...]

  159. [...] Pada dasarnya closing hanya soal memahami. Bagaimana anda memahami kondisi prospek, apa saja yang ditakutkannya, apa saja yang membuat prospek ragu, dan apa sajakah yang diinginkan prospek. Bila anda mampu memahami keseluruhan kondisi prospek dengan baik, saya yakin closing hanya soal waktu. Contohnya seperti yang dialami Mas Mufli di sini. [...]

  160. permana on 08.04.2009 at 23:31 (Reply)

    gunakan aja kedua teknik tsb agar hasilnya maksimal

  161. Sjahab on 11.04.2009 at 21:20 (Reply)

    masing2 teknik punya kelebihan/kekurangan sekaligus masing2 mempunyai pasar konsumennya sendiri! jadi apabila digunakan kombinasi dua teknik maka pasar konsumennya secara logika tentu akan menjadi lebih luas !!! salam

  162. irham on 20.04.2009 at 11:22 (Reply)

    Wah.. Saya harus baca betul2 nih Pak Joko.. Dalam ilmu marketing saya bukan bidangnya sih..

  163. arifin_lp on 03.05.2009 at 16:10 (Reply)

    Sepertinya penjelasan bapak pada bahasan di atas sangat berguna bagi kami-kami para pelaku marketing…Semoga ulasan2 ke depan semakin mantaf dan terus bermutu sehingga dapat menambah pengetahuan kita.

    Salam

  164. [...] anda lancarkan? Lewat iklan pay per click, lewat iklan baris, saling tukar link, dan SEO? Pakai teknik hard sell dan soft sell? Tujuannya bagaimana mengalirkan traffic melimpah ke situs web anda dan mengubahnya menjadi [...]

  165. kusno on 10.05.2009 at 17:49 (Reply)

    ok

  166. [...] ” Inti yang saya maksud dalam tulisan ini adalah sebenarnya banyak produk yang biasa dan sudah sangat kita ketahui, bisa menghasilkan income yang melimpah, jadi jangan pernah berhenti untuk berpromosi!. ” Padukan tekhnik soft selling dan hard selling. [...]

  167. http://James on 27.05.2009 at 11:26 (Reply)

    Saya sangat setuju dengan mas Joko jika keduanya dipadukan akan menghasilkan suatu terobosan

  168. [...] ” Inti yang saya maksud dalam tulisan ini adalah sebenarnya banyak produk yang biasa dan sudah sangat kita ketahui, bisa menghasilkan income yang melimpah, jadi jangan pernah berhenti untuk berpromosi!. ” Padukan tekhnik soft selling dan hard selling. [...]

  169. grandchief on 30.09.2009 at 13:37 (Reply)

    wah sepertinya info ini sangat bermanfaat bagi saya yang kebetulan masih baru mendalami bisnis internet marketing.Terima kasih atas segala panduannya pak.Semoga sukses selalu dan terus action

  170. PROPERTI REVOLUTION on 13.10.2009 at 12:31 (Reply)

    Menurut saya pak soft selling lebih ampuh menghasilkan penjualan, kalo hati sudah tersentuh mana tahan mo beli, dan soft selling bisa menciptakan repeat order bagi produk kita karen akepercayaan yang sudah kita dapatkan. Usulan saya pak gimana kalao tema soft selling ini agar dipertajam pak sehingga bagi pemula akan semakin paham

    1. Joko Susilo on 13.10.2009 at 13:21 (Reply)

      Terimakasih masukannya mas :)

      1. misdi on 21.11.2009 at 08:02 (Reply)

        Pak saya bingung kalau profesi pengacara or terapis jiwa strategi soft sell and hart sell nya bagaimana yah? apa ada?

        1. Joko Susilo on 21.11.2009 at 09:19 (Reply)

          Ada. untuk profesi di bidang hukum misalnya, bisa ditiru seperti yang ada di indolawcenter.

  171. susukambingorganik on 04.12.2009 at 10:03 (Reply)

    terima kasih Pak infonya untuk bisnis sy di susukambingorganik[dot]com

  172. berita aceh terkini on 14.12.2009 at 21:41 (Reply)

    Artikel seperti ini yang sangat dibutuhkan Pak. Bagaimana mengkonversi teknik marketing bisnis offline kepada bisnis online, bukan pekerjaan Mudah. Tapi Pak Joko mampu melakukannya. Terima Kasih Pak Joko.

  173. [...] Email informasi. Kalau yang ini yang rutin saya kirimkan ke rekan-rekan semua dalam bentuk newsletter blog. Isinya sering berupa update terbaru blog ini. Email informasi ini tujuannya lebih ke soft selling, bukan hard selling. [...]

  174. Wanda Tips on 24.12.2009 at 15:34 (Reply)

    bisa juga ide memadukan dua hal yang berbeda dengan hasil yang lebih…harus dicoba nich…

    1. Joko Susilo on 24.12.2009 at 15:55 (Reply)

      cocok dipakai untuk menjembatani karakter konsumen yang berbeda-beda.

  175. Tempat Belajar Blogger on 26.12.2009 at 02:45 (Reply)

    Thanks tipsnya…pak JS

  176. anatya on 29.12.2009 at 14:47 (Reply)

    ilmu yg sangat bermanfaat buat saya mas, makasih

  177. Cara Cari Duit on 16.01.2010 at 11:35 (Reply)

    kalau dibandingkan antara soft selling dan hard selling di internet menurut saya sama-sama baiknya.Tujuannya juga sama yaitu sama-sama mengejar income.

  178. [...] sinilah pentingnya menjalankan berbagai teknik marketing serta memantau [...]

  179. ebook clickbank on 11.02.2010 at 20:10 (Reply)

    Wah..Saya harus banyak belajar ilmu marketing nih dari Pak Joko.. Makasih pak infonya, update terus blognya dengan strategi marketing yang paling jitu..Salam Sukses!

  180. djoko purnomo on 11.02.2010 at 23:03 (Reply)

    Wah-wah… Bener kalau begitu. Pasti ada celah yang dapat memberikan nilai tambah. Hard selling akan membawa pada penjelasan rinci bagi orang-orang sibuk umumya dan hal ini membawa dampak langsung baik langsung lari atau mendekat. Dengan soft selling, yang saya amati memang memerlukan sebuah figur kepercayaan. Disinilah ujian para marketer yang masing-masing tidak selalu sama hasilnya. Salut atas penjelasannya, maklum merubah ego birokrat menjadi marketing memang susah. Tapi tak apalah, pasti pada saatnya bisa menemukan jurus maut baik hard selling maupun soft selling. OK ! Terima kasih
    Salam,

  181. fahruronzi on 11.02.2010 at 23:24 (Reply)

    hard selling dan soft selling sama2 penting dalam marketing internet
    cuma kita esti mengaplikasikannya di tempat yuang tepat dan waktu yang tepat

    bung joko pasti setuju, yo ra!

  182. Brilianti Widiastuti on 12.02.2010 at 07:50 (Reply)

    Super, Pak Joko, hard selling dan soft selling, saya belum kepikiran sebelumnya, terima kasih atas artikelnya yang baik.

  183. majikan uang on 12.02.2010 at 10:06 (Reply)

    sangat benar tuh mas joko Kalau di internet, soft selling sangat tepat diterapkan di blog.salam action

  184. aldy on 12.02.2010 at 15:47 (Reply)

    salut buat mas/pak Joko Susilo tulisan dan infonya cukup baik, sedikit banyak menambah pengetahuan. tinggal bagaimana kita mengimplementasikannya?

    1. Joko Susilo on 12.02.2010 at 17:01 (Reply)

      benar. lanjutkan dengan ACTION!

  185. johan on 13.02.2010 at 01:02 (Reply)

    Setujuh setiap kita ada product jangan lupa marketingnya kalau tidak pakai cara marketing gimana orang akan tahu bahwa kita ada product atau jasa.

  186. yanuatmadji on 13.02.2010 at 14:16 (Reply)

    artikelnya bagus pak joko untuk masukan sya yang
    masih newbie tentang marketing di internet. terimakasih sudah sharing tentang ilmu di internet dan marketing pada umumnya

  187. illik Eddy on 21.02.2010 at 02:24 (Reply)

    Hard sell & Soft sell …selain teknik, apa boleh disebut sebagai gaya marketing Pak ?
    Gaya penyampaian yg langsung/cepat/vulgar dan yg halus/terus-menerus. Pemilihan gaya sales letter yg pas agar dapat kepercayaan dan terjalin hubungan nyaman dg konsumen, bisa mengalirkan penjulan.
    Waah sepertinya paas untuk di-Action-kan.

Leave a comment


Catatan: Mohon komentar tanpa link iklan dan bold