Lebih Penting Mana: Brand atau Produk?

Lebih Penting Mana: Brand atau Produk?

Menurut anda, lebih penting mana antara brand atau produk? Sebelumnya, saya ingin bercerita sedikit. Ketika masih kecil, saya sering kebingungan saat ditanya lebih dulu mana antara ayam dan telur? Pertanyaan itu memang hanya guyonan, tapi sampai sekarang saya tak mendapat jawaban tepat.

Nah, bagaimana jika pertanyaan itu saya lemparkan pada anda dengan isi berbeda. Karena anda pebisnis internet, pertanyaannya menjadi lebih penting mana brand atau produk?

Sebagian orang menganggap produk lebih penting karena itu aset utama dalam sebuah bisnis. Benar, bisnis anda tak akan berjalan tanpa produk. Tapi bagaimana dengan brand?

Saat anda meluncurkan sebuah produk, mungkin sudah ada ratusan atau ribuan produk yang sama di pasaran. Anda sulit menarik perhatian pasar, jika produk anda tak punya brand.

Brand atau Produk?

Brand adalah keistimewaan yang membedakan perusahaan atau produk anda dengan perusahaan atau produk lain. Jika anda ingin memilikinya anda harus cermat mengamati ciri khas produk anda. Amati dan temukan keunikannya.

Menciptakan brand tidak sesulit yang anda kira. Jika anda mau, anda bisa menciptakannya dari hal-hal sederhana. Bahkan anda bisa memulainya dari sesuatu yang dianggap remeh.

Ketika saya jalan-jalan di Wonosobo contohnya. Di kota itu ada satu jenis mie yang sangat terkenal. Namanya mie ongklok. Kata pedagangnya, mie ini dimasak dengan cara diongklok-ongklok. Setelah mie direbus, mie diangkat sambil digoyang-goyangkan. Karena kebiasaan itu sampai sekarang orang mengenal mie ini dengan sebutan mie ongklok. Mie jenis ini laris manis justru karena cara masaknya unik. Mie tersebut bukan lagi sekedar produk, tapi sudah menjadi brand.

Seperti juga yang dilakukan para produsen sepeda motor. Yang mereka jual adalah Honda yang irit atau Yamaha yang secepat kilat. Jadi bukan sekedar menjual sepeda motor. Brand tersebut yang mampu mengangkat nilai sebuah produk.

Hal yang sama bisa kita tanyakan pada diri kita. Apakah kita menjual ebook, kursus online, membership, atau brand?

Jawabnya jelas. Pertama kita butuh produk/jasa. Kemudian mem-branding-nya untuk meningkatkan nilai produk di mata konsumen.

Bukan hanya pemilik produk yang butuh brand. Banyak affiliate marketer yang tanpa harus repot membuat produk sendiri, bisa menjual lebih banyak berkat brand-nya. Contohnya seperti Mas Arief yang terkenal dengan Support Your Succes-nya. Mas Ricky Nova yang terkenal sangat ahli sebagai affiliate marketer. Atau Mas Basuki Sutjijanto dengan salam 1%-nya.

Kalau anda ingin membranding produk anda, anda cukup cari keunikan produk anda dan kembangkan secara serius. Keunikan produk bisa terletak pada beberapa aspek, misalnya kelebihan, harga, layanan purna jual, atau jaminan.

Nah, sekarang coba anda ambil pen dengan selembar kertas. Tulislah ciri khas produk anda sekarang. Pilih salah satu ciri khas yang menurut anda paling menjual. Jika anda yakin dengan pilihan anda, saya yakin banyak pelanggan baru yang segera melirik produk anda.

Jadi, menurut anda lebih penting brand atau produk?

380 Comments. Leave new

Pada dasarnya setiap org memiliki kelebihan masing2. Tidak mungkin sama satu sama lainnya.

Nyambung 1st comment nih:
Setiap kita adalah unik. Setiap kita adalah berbeda satu sama lainnya. Tidak ada satupun manusia yg sama, bahkan saudara kembar pun tidak sama.
Setiap kita juga memiliki kelebihan dan kekuatan yg berbeda satu sama lain. Keyakinan inilah yg harus senantiasa menjiwai setiap pergumulan dan upaya kita meraih hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.
Demikian, selamat memaknai artikel2 pak Joko yg dasyat.

Kualias produk sangatlah penting, Brand akan populer jika produk yang kita pasarkan itu berkualitas. Silakan buat brand baru itu akan cepat populer jika kita mempersiapkan dengan produk yang berkualitas.
Adik saya membuat Brand Baru dengan nama ButikAne, dan saya yakin dengan mutu produk yang ia miliki, lambat laun akan populer juga.
Terimakasih atas artikel pak Joko :)

sepakat saya mas Lukman, saya setuju kalau kita harus memerhatikan kualitas produk dulu… baru nantinya Brand akan terbentuk oleh pasar.
SEPAKAT..!!

Produk atau Brand ?

22 nya penting mas joko ..

mantaap !

http://cover.gayuhsasmito.com

Produk yang berkualitas, cepat ato lambat pasti akan mendpat brand dan pelanggan. Sebaliknya branding tapi tidak ditunjang oleh produk yang berkualitas, dijamin gak akan tahan Lama :D salam sukses buat semua member forbis.

Tepat bos…, branding!
Nggak sengaja saya juga barus posting terkait inisiasi branding di sini :
http://www.javasecret.com/memiliki-produk-sendiri-haruskah.html

wah kayaknya udah sijiwa nih mas

Gak sengaja, ternyata Mas Agung juga posting yang mirip, padahal blogwalking dulu sebelumnya.

lebih keren brondong daripada branding mas wkwkwk

iya mas Hade saya udah baca,,, artikelnya yahud…

Makasih bos…, semoga pembaca tidak salah faham karena ada kontroversi antara judul & endingnya. Strategi nulis aja biar kethuan siapa yang baca beneran dan siapa yang sekedar numpang comment.

numpang komen maksudnya apa nih mas?

itu maksudnya lgi ngobrol berdua mas :-)

good post !!!! bung Hade…. i knew it works

Makasih bos…, kok gak ada jejaknya hehe…

Menurut saya brand dan produk keduaduanya harus bagus,berkualitas,inofatif.Tetapi jika harus memilih antara Brand dan Produk mana yg lebih penting saya lebih memilih brand mengapa?walaupun produk itu sama dengan yg lain tetapi kita dapat mempromosikan dengan baik mencitrakan brand tersebut lain daripada yg lain,lebih berkualitas,mudah diingat,menarik dsb maka produk yg biasa saja akan terangkat menjadi produk yg ok banget deh.
abu arief

Tergantung tujuannya kali ya… kalau ingin cepat dapat duit, jual brand orang lain dulu sambil menciptakan produk sendiri…kalau diurutkan mana yang duluan ya produk dulu baru brand…tul gak??

Always action :-)

Memang aga sulit untuk mebedakan, tpi sya rasa hrs diawali dgn produk, karena brand sebagaian besar menyangkut terhadap produk tersebut.(jika kita mau menjual sebuah produk)

Dengan kata gaulnya, apa yg harus kita brand kan jika produk nya tdk ada ( he hee, kalimat “brand kan” aga aneh, tpi ya begitulah )

Produk nya bagus dan tdk, sya rasa perusahaan2 besar yg sekarang spt,yamaha, honda dll pasti awalnya mempunyai produk biasa dgn segala kelemahannya.yg penting ada peningkatan dalam memperbaiki produk tersebut.

Berarti intinya harus di mulai dengan Action!

kalau mengenai mana yang terpenting ,bg sy adalah produk sebab pd awal pemasaran sesuatu barang para konsumen terlebih dahulu mementingkan jenis apa yang akan dipergyunakan oleh konsumen tersebut

Betul sekali…
=keep action=

Mbak does caranya “Kaitkan dengan nama besar” seseorang ya…

@mas dafid, betul mas, jika kita mau cenderung ke affiliate tentu harus mengkaitkan dengan nama besar pembuat produk tersebut.

@ Mbak Does, brand orang lain pasti sudah ada (kalau kita affiliate marketer). Justru yg terpenting adalah membangun brand diri, karena kebanyakan pembelian di internet juga bisa didasarkan adanya kepercayaan konsumen kepada penjual produk.

Mungkin salah satu sarana brandingnya adalah dengan blog, sebagaimana yg pernah saya tuliskan di :
http://ariefmaulana.com/2009/03/seberapa-efektif-membangun-personal-brand-lewat-blog-2

Salam jumpa lagi Mas Joko.

Saya sangat suka artikel ini. memang yang paling penting adalah menciptakan dulu produknya. baru kemudian setelah proses yang cukup atau setelah mengenal kelebihan produk sendiri mulailah dengan branding.

Untuk branding itu memang penting mengetahui karaker produk sendiri shingga bisa membuatnya lebih unggul dibandingkan dengan produk yang sama produksi orang lain.

Blog saya Inspiero ingin membangun brand dalm bidang blog itu sendiri seperti cara (tips) blog yang jarang digarap oleh blogger Indonesia.

Saya sering menamakan diri sya blogger, bukan internet marketer.

Mungkin itu yang perlu didefinisikan yakni bagaimana seorang blogger membuat branding, dengan seorang internet marketer membuat branding.

thanks

“setuja”,mbak.Btw.”setuja” itu sendiri ciri khasnya mas tukul arwana.Prinsipnya semua produk harus memiliki brand lah..kalo tidak berbeda, yah sulit dikenali.Alhasil kurang laku.Namun semua itu tergantung strategi promosi juga, itu menurut saya.Menurut saya juga, yang namanya promosi gak boleh kendor, gak boleh menyerah.:)

Tukul mania #@%$#@???

Betul mas agus, yg nama nya promosi hrs terus berlanjut, seterkenal apapun produk itu.

Kita bisa lihat contoh produk yg sekarang sdh menjadi besar, sedikit pun mereka tdk pernah berhenti promosi, di televisi justru pangsa pasar iklan dikuasai produk2 yg sudah terkenal.

brand lebih penting dari product

Iya SEPAKAT MAS setiap individu pasti memiliki Ke-unikan masing-masing, itulah Bukti Kebesaran Allah tuhan semesta yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya. Keunikan itulah yang potensi utk menjadi BRAND IMAGE kita.

salam ACTION dan SUXES SLALU.

Memang kita harus bersukur bahwa setiap manusia di berikan perbedaan yg bisa kita manfaat kan termasuk memiliki keunikan masing2 tersebut.

Bisa kita bayangkan jika aemua org persis sama, wah pasti gawat :-)

Walaupun pada hakikatnya manusia diciptakan sama yaitu untuk beribadah pada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Kegiatan ibadah jika ditafsirkan tentu banyak bentuknya.

Tambahan lagi, keduanya memang menjadi suatu komponen yang tak terpisahkan

di bisnis online indonesia sendiri ada beberapa nama fenomenal yang patut dikedepankan, salah satunya pak joko dengan forbisnya dan kusuma putra dengan rahasia search engine-nya yang kini mulai merongrong

dengan brand juga bisa meningkatkan nilai tambah dengan pemilik sebagi iconnya

Mantap, sya dukung, kincimarketing.com pasti sukses dan akan menjadi nama besar. salam kenal.

Dengan mencari keunikan dari branding produk kita, maka akan menemukan perbedaan. Disinilah letak kesuksesannya. Sebab banyak nasehat bilang, “jika ingin sukses jangan takut pada perbedaan.”

Telah terbukti, bahwa perbedaan adalah rahmat bagi kita.

tapi inget perbedaan yg seperti apa yang bisa menjadi rahmat, dan baik bagi kita…?

Perbedaan yg disikapi dgn bijak donk..

Betul perbedaan itu bukan harus di takuti, tapi harus dimanfaatkan.

Makasih Mas Irwan he..he..

Mas Irwan lama ga YM nih

Setuju, termasuk bersaing secara sehat.

perbedaan itu justru unik ya(Subhanaallah),coba kalo semuanya pinter kaya mas joko…..pasti ebook formula bisnis tidak diminati banyak orang.hheeeha……ko jadi,mikir perbedaan.

wah bingung kalo suruh milih menurut pendapat saya sih ke 2nya sama2 penting tak ada yanb bisa dipisahkan

ya iya lah gk bisa di pisahkan.. tapi tetep aja ada yg lebih penting dari yang penting, ya gak?

Mbak asri bukan nya dipiih tapi diprorioritaskan.

ya mas dafid, bukan dipilih tapi di perioritaskan.

Salah cetak ya mas

sama-sama penting pak joko,brand dan produk…tapi klo memilih produknya dulu.baru brand..karena untuk memulai bisnis kita harus tahu produknya,kualitasnya,apalagi diimbangi punya brand..pasti hasilnya akan lebih ok.

bwt semua met kenal ya…salam action

salam suksess

Sangat tepat mba. Jika kita mau membuat brand blog kitapun yg mana blog tersebut tdk terdapat produk yg spesifik. kita bisa anggap bawha produk kita adal blog tersebut.

jika kalimat sya diatas kurang bisa dipahami dalam pen deskripsiannya mohon di jabarkan kawan2 :-)

emang iya… tp ga penting jg di bahas disini

Bagi yang belum betul2 memahaminya penting mas, sebagai pengenalan tentang produk dan brand.

untuk penjelasan lebih lanjutnya bisa mencari referensi sendiri. karena blog ini bukan sebuah ebook.

ga penting juga di bahas disini

jadi buat produk dulu lalu bikin branding atau branding dulu atau buat produk kalau sudah top?

saya pikir dua2 nya bisa di lakukan sambil jalan

keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing2…n trgntg sebrapa bagus…kualitas yang dimiliki….

bahasan yg bagus mass!!

Keduanya penting pak, tapi jika jika diperbandingkan maka brand lebih penting sebab ia ada setelah produknya dianggap bagus dan bermutu oleh konsumen terutama yang telah merasakannya seperti formula bisnis dan http://www.rahasiatop10google.kuncimarketing.com :)

Saya sangat sepakat dgn Anda.

- Salam Kenal-

Betul! Brand mmg lbh penting. Tanpa produkpun kita bisa membangun brand yaitu diri kita sendiri. Kita bisa membangun kepercayaan dan credibititas dengan membuat blog yang berkaitan dengan skill kita. Dari blog ini apapun produk/jasa yang kita buat akan bisa dipercaya dan bisa laku karena faktor kepercayaan yang sudah terbangun.

Seperti blog “desain grafis dan advertising” yang sedang sy bangun. Apalagi keyword “desain grafis dan advertising” sudah menduduki ranking pertama pada pencarian di google (coba buktikan sendiri kl penasaran KETIK “desain grafis dan advertising”). Salam

M. Ismail

Mantap mas, sudah Saya buktikan.
Akan Saya ikuti jejak Anda. Thank’s insprirasi dan Motivasinya.

-salam kenal-

selamat dan sukses buat anda… mari kita bersama membangun personal branding…

membuat sebuah blog tentang grafis n advertising bisa disebut produk Anda, karena itu yg Anda tawarkan.

ups, design grafis dan advertising nya yg ditawarkan.

Kalo menurut Saya brand dan produk sama2 penting. Namun kalo dipaksa memilih Saya akan mengutamakan brand.

sepakat, tapi kalau saya gak sadar mana yg lebih dlu di bangun… apa mungkin brand atau malah produk dluan.

kenapa ga sadar mas, bingung ya ?? :-)

Brand sebaiknya mencerminkan keunikan produk, jadi konsumen akan langsung mengerti jenis produk tersebut hanya dari nama brandnya saja. Misalnya nama domain. dari nama domainnya bisa ketahuan service apa yang disediakan dari domain tersebut. (ini hanya menurut saya, yang lain bisa beda)

Secara prinsip, pendapat Anda *setubuh* dgn Saya.

- Salam Kenal -

Salam kenal juga Acha, *setubuh* maksutnya sependapat ya? Apakah pak Joko sependapat dengan kita?

Memang mas untuk membranding diri ada banyak cara yang bisa dilakukan salah satunya ya tadi nama domain

Masalah sepeda motor saya tambahkan Mas Joko, sekarang ada tambahan baru branding nya disamping Yamaha secepat kilat, ada lagi yaitu “Yamaha semakin terdepan.” atau “Suzuki Inovasi Tiada Henti.”

Betul Mas Sumartono. Masing-masing membranding dengan kelebihannya masing-masing. Honda dengan hematnya. Yamaha dengan kecepatannya. Dan Suzuki dengan inovasinya.

Dan yg terpenting juga, mereka fokus pada kelebihan dan keunikan yg mereka miliki.

Betul Acha. Fokus itu penting untuk membuat hasil maksimal. Pentingnya fokus itu juga tengah di bahas di blog msantika.com.
Bicara tentang sepeda motor, sepertinya perlu mengundang Max Monroe nih.

Saya ini Newbee di bidang bisnis online, baru tahap pengenalan dan belajar dan belajar. Kalo saya lihat semakin beragamnya produk maupun brand yang muncul, tentu semakin tinggi tingkat kompetisinya, sehingga untuk bisa lebih dikenal konsumen perlu terobosan yg lebih jitu, dan itu bisa didapat dari keunikan brand yang kita jual karena produk bisa saja sama. Ma’af ini pandangan saya yang masih sangat awam

Brand – produk penting untuk kelangsungan bisnis dan strategi jangka panjang,salam

2dua nya penting jadi seperti nya kata penting itu tidak ada manfaat nya /sample; di warung ‘Bang beli Aqua gope yang dingin bang’ abang nya kasi Vit ini, contoh lain bu beli buku tulis sidu ibu nya kasih buku Lokomotif,untuk yang demikian ok lah dongkol dikit ada tapi mau diterimah jika saya pesan Mobil kijang bekas dan anda kirim mobil Timor baru saya pikir tidak sama lah, makian kale yang lebih penting? lain nya Semahal mahalnya Brand Kaos yang anda pakai masih jauh lebih penting dengan produk Kemeja yang murah dan rapih yang anda pakai. hehehe mesem aja yei kalau salah perbaiki lah….

Masalah pertanyaan lebih penting mana produk atau brand? Kalau menurutku, saya lebih suka menyoroti pada kondisi pebisnis internetnya itu. Kalau memang punya kemampuan membuat produk maka akan mementingkan produk. Baru setelah itu membuat branding produknya yang unik dan menjual.

Terima kasih Mas Joko, sungguh inspiratif dan bermanfaat artikelnya.

emang sih lbh enak produk dl, kita tingkatkan kwalitasnya jd org akan kenal kita lbh dulu, baru brand dimunculkan,

brand ato produk yaaaaa??????
yang jelas brand harus mudah di inget…..
trus produk harus berkualitas, bener2 memenuhi kebutuhan konsumen dan memuaskan pelanggan.
so, mau bukti???? silahkan klik produk saya..
inovasi produk yg benar benar memnuhi keinginan anda dengan harga terjangkau, kualitas terbukti, dan memenuhi harapan anda… bebas dari impotensi, bebas ejakulasi dini, ML lebih lama ato ukuran vital anda kurang memuaskan.. inovasi produk yg benar diinginkan kaum pria..
kunjungi http://www.manjam.com/onlineclinic atau hub 081903 115577

Kalau menurut saya , ayam atau telur mana yang dulu, saya memilih yang menciptakannya yaitu Alloh Swt karena Dialah Alloh yang Maha Terdahulu. yaaaa ngga …….:D

Bagi sa yg penting Brand . karena kalau brand sudah dikenal maka akan selalu di ingat oleh konsumennya
Contoh nya:
Kalau kita ingat ool/pasta gigi pasti langsung an ingat PEPSODENT , kalau ingat Mie rebus pasti langsungingat INDO MIE ,bahkan di warung-2 tertulis SEDIA INDOMIE rebupadaha yg di jual belum tentu merk INDOMIE dsb..dsb

duuh..banyak sekali fokusnya ya mas joko….boleh tidak,kalo fokusnya ditambah lagi yaitu kita fokus dalam mempertahankan kesuksesan.lalu mas joko sendiri dulu gimana,sebelum forbis lahir?apakah memang sudah mempunyai teori2 bisnis,lalu memilah-milih brand sampe akhirnya merasa pas dengan brand formula bisnis,ataukah forbis lahir yang sebenarnya mas joko sendiri belum mempunyai teori2 bisnis,lalu seiring waktu disesuaikan dg kebutuhan pengunjung.swearrr…mas joko,saya ingin tahu pengalaman anda?thanks.

mas ketika masih kecil kebingungan ditanya duluan mana telor sama ayam
tidak jauh beda dengan saya sekarang yang menyimak hal ini mungkin karena saya masih mengenal blog masih baru.
tetapi ilmu yang saya dapatkan tidak sia2 tentunya karena akan saya terapkan buat kedepannya nanti.
sukses selalu

He..he.. waktu masih kecil kalau saya ditanya telur dengan ayam maka akan saya jawab TELUR. Tetapi kalau ditanya ayam dengan telur, ya saya jawab duluan AYAM.
Intinya tergantung mana yang disebutkan lebih dulu.

Hehehe…. Anak yg cerdas.

Saya rasa mba pasti menemukan sebuah jawaban ketika mba dengan konsisten menyimak isi dari blog ini.

Memang demikian mas, merk kita harus mencerminkan ciri keunikan dari produk kita. Seperti saya nama asli ADI, kawan-kawan yang sudah tahu bisnis saya menyebut ADI kependekan dari Ar-Rahman Distro, pastinya Distro ini menjual produk-produk muslim dari mulai Kaos, baju, celana/rok dan produk lain bernuansa muslim. Tks mas artikelnya

Wah… mantap Anda telah ACTION dlm membranding produk.
Namanya dan produknya unik, sangat2 menarik.

- Salam Sukses -

Perpaduan bisnis online dan offline, sukses mas.

maaf mas adi, anda tidak boleh menggunakan nama Allah dalam sebuah nama, karena nama ARROHMAN itu adalah salah satu nama dari nama2 Allah yang ada, yang harus anda gunakan adalah ABDURROHMAN yang artinya hamba dari ARROHMAN. Kalau anda menggunakan nama itu berarti anda sudah mengklaim bahwa dari anda ARROHMAN, sedangkan ARROHMAN itu adalah ALLAH.

Ah rasanya ngga apa-apa mas. Maksudnya disini kan bukan mensejajarkan diri atau menuhankan diri. Mungkin ybs memakai Ar-Rahman Distro dengan maksud agar distronya bisa senantiasa memberikan yang terbaik dengan layanan / service dengan penuh kasih sayang. Atau bisa jadi satu bentuk branding, bahwa distronya menjual produk2 muslim.

bagaimana dengan nama masjid? Nama-nama Allah banyak dipakai disana. Padahal maksudnya kan bukan menuhankan masjid.

Semoga analoginya masuk. Semua kembali ke niat saja menurut saya Mas.

Maaf, bapak2,ibu2 sya rasa di blog ini tdk membahas itu. seprtinya sdh cukup deng 2 comment.

thks buat mas arief sdh mengklarifikasi comment nya mba naufal.

Jabat erat persahabatan.

Komentar saya, sampai ujung dunia k ceburpun, jawaban ayam dan telur tidak ada yang bener.Yang bener jawaban orang bijak, adalah tergantung mana yang kita butuhkan. butuh ayam goreng… y ayam goreng duluan yang di sajikan. Butuh goreng telur….ya sarapan nasi goreng ayam dan telur?

emang bener

emang bener tapi lebih bagus & lengkap lagi klo kita analis produk kita dengan rumusan SWOT (kekuatan,kelemahan,peluang dan ancaman) terhadap produk tsb….ok

Brand & produk memang saling melengkapi…

Kalau menurut saya antara ayam dan telurnya lebih dulu mana…?
Maka jawabannya adalah Ayam
karena logikanya manusia yang pertama diciptakan ALLAH SWT adalah nabi Adam bukan ibunya nabi Adam.

produk dan brand sangat erat hubungannya pak, saling keterkaitan, dan sulit terpisahkan…

salam 1% pak…
1% adalah kebanggaan saya karena 1% langkah awal saya dalam merambahi duni maya, dan 1% juga yang baru saya rasakan….

Yup…betul sekali Mas…:-)
Always action

Akhir bulan ini pasti jadi 10% mas, tingkatkan kreatifitas dalam produk kita.

Sebuah pilihan berat saya kira jika harus memilih antara produk dan brand karena 2 hal ini masuk dalan 1 konsep marketing yang sama yaitu 4P(Produk, Price, Promosi, Place). Kalau menurut saya 2 hal ini tidak bisa dipisahkan tapi bisa pilih prioritasnya. Lihat aja arah bisnis Anda, lebih banyak ke Sale Product atau Jasa. Kalau seperti kantor saya yang bergerak dibidang jasa advertising..kita lebih fokus membangun Brand dahulu, mengenalkan kemampuan kita dalam mengolah sebuah Brief menjadi Marketing Communication Consept. Tapi jika arahnya ke Produk, fokus dulu ke penciptaan produk yang bermanfaat dan dibutuhkan baru ke arah Pencitraan (brand). Semoga bermanfaat :-)

itu sama sekali bukan pilihan karena keduanya samasama menjadi faktor penentu bagi terciptanya sebuah sebuah tatanan”produck” yang akan dijalankan(atau dengan kata lain merupakan faktor yang tak mungkin dipisahkan) dan jika dipisahkan akan mempengaruhi sebuah tatanan yang sudah berjalan dengan baik.

Bisa di awali dengan Action Pa.

klo saya mah pilih ayam duluan baru telur, begitu juga dengan produk atau brand. ya.. yg terpenting produknya duluan brand bisa nyusul.

ngomong2 soal produk sy belum dapet produk yang pas buat bisnis internet nihh… mohon sarannya dong pak joko….

kalo sekarang sih saya buat blog ngebahas ttg produk asuransi dan perencanaan keuangan tempat saya bekerja.

oh iya sekalian minta tolong komentarnya dong pak joko ttg blog saya, nih alamaatnya http://www.tujuanda.blogspot.com

thanks, salam suksses

Ke 2 Nya…. Produk yg dicari,diminati dan bisa Mengerti dan Memenuhi kebutuhan dan Kemauan Pembeli… Pastilah Brand merupakan yg dicari oleh pembeli utk segera DIBELI OLEH MASYARAKAT..

contoh.. : MAS JOKO DIKENAL ORG..KRN ANDA MENGERTI APA YG DIMAUI DAN DI CARI PASAR BISNIS ONLINE DI INTERNET SETELAH ANDA MENGENALKAN PRODUK ANDA.. DARI APA YG ANDA COBA KENALKAN DAN MILIKI PADA MEREKA…
SETELAH ITU ” BARULAH MEREKA MENCOBA.. DAN MECARI DAN MEMILIKI, MENGIKUTI ” FOMULA BISNIS (SEBAGAI BRAND ” SEBAGAI BISNIS YG MEREKA JALANKAN..

” PRODUK DAN BRAND ” SALING MENUNJANG…

SALAM SUKSES

BUTUH BANYAK AFFILIATE MARKETER JUGA PERLU!

salam
http://cafehp.com

Pak Joko…Sementara ini saya jualan brand nya Pak Joko(formulabisnis) untuk mendapatkan duit lebih cepat…Sambil dalam proses membuat produk sendiri…Masalah ayam dan telur …ya duluan ayamlah…Karena Allah SWT yang menciptakan ayam untuk bertelur…(he..he..religius sedikit boleh dooong) :-)

yg sedikit itu biasanya lebih nikmat :D

masa si…? tapi kalau makan sedikit orangnya terasa gk nikmat, enaknya rame-rame… lho koq malah ngomongin makanan… ?kasuss

Pada dasarnya produk dan Brand saling terkait, tinggal bagaimana mengemasnya dengan Unik dan menarik, dan dengan nama yang membuat perhatian orang hingga tertarik seperti yang anda lakukan sekarang.Sekarang saya sedang dalam pencariaan cara mengemas Inspirasi Rumah berbeda dengan yang lainnya,mungkin akan mengganti situs Web jika diperlukan….terima sarannya. tq

Hidup memang sebuah pilihan…

Dengan produk berkualitas, dan jenis produk tersebut secara umum dibutuhkan masyarakat, disinilah akan terbentuk brand.

wah….
bru tau saya klo brand itu dicari dri hal yg unik!!! tq mas jko!!

Branding lebih penting.Kalo produk kurang bagus bisa ditingkatkan kualitasnya melalui improvement research dan teknologi.

product dong krn product bisa membawa harga dan legalitas suatau usha krn tanpa product org akan bertanya2 apa isinya dan bagaimana pengenalnnya apa bila tanpa ada kejelasan isi pesan dagang tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa dengan product tersebut banyak di kenal di kalangan masyarakat sekitarnya bahkan dunia pada umumnya sehingga karya2 apa saja yg kita perkenalkan ke masyarakat dapat di kenal dengan baik sehingga semua bisa merasakan bersama-sama antara penjual dan pembeli pada umunya mengingat sekarang ini semakin tinggi daya beli masyarakat yg telah mengerti dan banyak informasi terkini pd umumnya kebanyakan org adalah mencari inovasi2 baru guna menunjang kelancaran bisnis mereka masing2 sehingga bukanlah suatu hal baru bagi kelompok masyarakat tapi suatu hal yg memang mesti di rasakan oleh masing2 individual masyarakat luas pda umumnya

Saya cenderung brandnya mas.
Example… ketika saya membranding diri lewat blog AriefMaulana.com dan sudah banyak yang kenal, cukup banyak juga ternyata yang menanyakan kapan saya meluncurkan produk yg ada kaitannya dengan internet marketing?.

Artinya apa? ketika suatu saat saya launching produk komersial (selama ini bikin produk tak bagiin gratis mulu), sudah ada pasar yang siap untuk membeli. Branding before launch.

Salam Sukses

kalo menurut saya, produk harus dimiliki terlebih dahulu baru kemudian brand.. tapi, kalo misal pemilik/penjual produk sudah punya image, maka brand tidak terlalu penting..

yang pasti sih brand menurut aq mah, soalnya sejelek apapun produknya, bisa jadi produk sampah. tapi kalo brandnya dah kuat pasti bisa menguasai pasar,,

kalo masalah duluan mana ayam sama telor? jawabnya ya… jelas ayam dunk..!! kan yang disebutin ayamnya dulu….
kalo masalah produk ato brand, menurut saya jelas seperti yang dijelasin di SMUO, bikin “ghost” produk dulu baru di pasarin dengan ciptaan “brand” yang mengena, jelas akan lebih menguntungkan si produsen, tapi seperti yang dijelasin pak Joko, kita musti bertanggung jawab dengan produk yang kita luncurkan…
jadi, brand mengikuti produk… bener nggak.!?

Kalau saya Brand-nya pendulang dolar.

Produk diciptakan terlebih dulu menyusul merk/brand, produk yang berkualitas dan dikenal serta terkenal akan menjadi benchmark untuk produk sejenis, contohnya kalo kita menyebut camera bukannya kita suka keseleo lidah dengan menyebut ‘kodak’? atau kita pesen minum diwarung dengan teh botol dibenak kita sudah ada ‘teh botol sosro’ dan juga minuman air bening dalam kemasan kita selalu kesrimpet dengan menyebut ‘aqua’.
Trus bagaimana kalau kita berkeinginan untuk berbisnis online? so pasti kita akan meyebut atau mereferensikan ‘formula bisnis’ dengan brand ‘jokosusilo’ karena “jokosusilo” sudah menjadi benchmark untuk produk online…
Salam hormat untuk Pak Joko dan salam sukses untuk semua

Sepertinya produk sama brand saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan sama halnya kalau kita mau usaha, modal dulu atau kemauan dulu,karena kemauan sama dengan modal artinya modal kita adalah kemauan begitu juga produk sama brand.

Karena keterkaitan itu pula, telor atau ayam yang duluan belum ada jawaban yg pas.
Hanya kaidah bahasalah yg mampu menjawabnya.
Ayam sama telur duluan mana? Jawab: Ayam.
Telur sama Ayam duluan mana? Jawab: Telur.

Benar, Make Your Product Difference Adalah Salah Satu Brand Yang Kuat

salam action pak…….

Jangan menganggap produk lebih penting dari Brand ataupun menganggap brand lebih penting daripada produk, pada dasarnya keduanya sangat berkaitan, karena harus saling mengisi dan mempengaruhi.
Brand lebih bersifat image, sekali berbuat salah produk kita akan hancur untuk selamanya. atau kita akan bersusah payah untuk mendongkrak mutu dari pada produk untuk menghasilkan Brand yang makin bermutu.

[...] produk dan brand memang saling keterkaitan, bener kata salah satu bopo guru saya ( joko susilo ) tentang lebih penting mana produk dan brand.., anda bisa baca lebih jauh tentang produk dan [...]

kalau sy ditanya telur sm ayam duluan mana? so pasti sy jawab duluan telur.
tapi kalau ayam sm telur duluan mana sy akan jawab duluan ayam he…he…
kalau produk sama brand?
produk yang saya jual adalah formulabisnis (punya pak joko)dan brandnya adalah gratis pulsa 25 ribu (kalau ada yg mau beli lwt sy, itu produk yang sy jual mungkin begitu pak joko?
itupun belum satupun laku he..he.. kacian…….

Emang si kalau ditanya mana yang lebih penting duluan antara brand dan produk , ya dua2nya penting . Kalau mampu yang lounching produck harus yang punya brand , tapi minimal produk dulu nah .. setelah di lounching pasar yang akan menilai dengan begitu kita bisa merevisi , apa kelebihan dan kekurangan produk kita .

Betul juga brand…. menurut temen2 atau mungkin yang pernah memakai jasa mung bisnis, atau mungkin pak joko sendiri Brand mung bisnis apa…?
tolong dong kasih komentar bisa di blog saya langsung. hehe… makasih-makasih….

jadi teringat waktu awal-awal lounching banyak yang senyum dan terkesan lucu, masa blogspot gratis dan gampang di jual…. tapi ternyata laris juga. hehe… dan sekarang ketika saya coba search di google, ternyata banyak juga yang mulai ber aksi seperti mung bisnis.
Salam Action…

Tulisan Anda bagus, aku suka sekali. Bagi saya,tergantung pertanyaan.Jika pertanyaan itu, duluan mana telur atau ayam, jawabannya adalah telur.Jika dibalik pertanyaannya, duluan mana ayam atau telur,jawabannya adalah ayam.Di sinilah berlaku teori pendahuluan.Kata apa yang disebutkan lebih dahulu,itulah yang memiliki arti lebih penting.Seperti susunan kata al-Qur’an dan hadits, bukan hadits dulu baru al-Qur’an. Sebab, al-Qur’an lebih mulia dibanding hadits.

Dalam kasus di atas, saya menjual brand untuk butik saya yang tempatnya sempit dan jauh dari keramaian. Tapi, produk juga tidak saya sepelekan.Saya selalu menyajikan produk-produk yg bagus.Tp,sekedar ilustrasi, bhwa sejak saya menjual produk saya itu dengan brand “SERBA 50.000″, tingkat penjualan produk saya menjadi hampir 2 kali lipat dr sebelumnya. Dengan brand itu,orang jadi tidak takut utk masuk ke butik saya dan membeli produk saya.Jadi,bila diurutkan menurut saya, orang hrs menyusun brand dulu, setelah itu baru produk.

Selamat buat Mas! Saya tunggu tulisan-tulisan Anda berikutnya.

Saya kira produk lebih penting dibanding brand. Karena dengan menjaga produk kita selalu lebih unggul dibanding yang lain, maka brand akan ngikut aja kemanapun produk pergi. Tapi jangan lengah, persaingan terus berjalan dan selalu ada perubahan dari waktu ke waktu.

kadang pendapat anda masuk akal juga, produk yang hebat biasanya akan menampilkan brand ownernya, yang lama-kelamaan akan muncul kepermukaan.

Produk dan brand sama pentingnya.Tapi kalau sdh ada produk yang lebih penting dan utama meningkatkan brandnya

Dear Joko Susilo.

Selamat sore,

ini menurut saya,brandnya lebih dulu kemudian buat produk karena brandnya lebih dibutuhkan, jika produk itu cuma bentuknya kan bisa dibuatnya tapi jika brand harus realistis.

- Salam Sukses Selalu -

Willys2727

mohon info gimana cara mendapatkan penghasilan
lewat dunia maya ini , sebab saya ingin tahu
cara cara masuk kedunia maya

barand & produk dilhat dari mana cara meliahat dan mensikapi.banyak orang jualan sukses tanpa pnya brand,dan sangat banyak orang sukses karena produk

kalau aku seh…..
lebih ke kuality daripada kuantity
jadi produk bagus lebih penting dari jumlah produk banyak tapi tidak berkualitas.
punya brand tapi juga tidak menjaga kualitas sama juga bodol boszzzz
so… klo bisa ya punya brand dan produk.

ikut komentar ya ..
Kalo pendapat saya, bagi yang masih abangan alias baru. produk adalah lebih penting daripada brand. Seteleh agak besar segera menciptakan brand, karena brand bisa mere-mind orang lain agar selalu ingat produk kita. Ok gitu …!

ya iya lah, saya yakin seperti pak joko dulu pas ngawali formulabisnisnya juga gitu… gk langsung punya brand yg kuat.

BRAND bisa jadi terbentuk dari apresiasi pelanggan terhadap PRODUK yang dihasilkan. Penyebabnya antara lain karena adanya proses pencitraan secara berulang-ulang.

brand dulu…baru produk….perencanaan dulu baru hasil….oke

Thanks u/ masukan2 yg sll msk di e-mail saya….menurut saya Brand
Saya selalu belajar,dan mohon petunjuk2 dan informasi yg lebih lagi.

Kalau menurut saya, brand itu seharusnya melekat pada produk. Singkatnya, produk tanpa brand, ibarat lampu yang tidak menyala, brand sendiri tidak bisa berdiri sendiri, alias harus ada produknya. Kalau kita menyebut “rojolele” produk apa yang kita bayangkan? … apa? … bee … raaaas !!! Pinter !
Beras aja pake “brand” segala. Apalagi produk “maya” seperti bisnis internet, harus punya brand. Sekarang kita tanya pada diri kita masing2, mana yang produk dan mana yang brand : SMUO dan 3-jurus ampuh…dst?

Ijin berkomentar ya pak :)

Kalo menurut saya brand dan produk memiliki jenis kepentingan yang berbeda tapi saling berhubungan. Sebagai contoh, produk yang baik akan menjadi lebih hebat jika memiliki brand yang kuat. Sedangkan brand yang kuat cepat atau lambat akan luntur jika tidak diikuti kualitas produk yang baik. Karena pada akhirnya pasarlah yang akan menentukan branding sebuah produk.

Keep Spirit
Ricky-Blog Business Man

O iya, terimakasih atas trackbacknya ya pak. kalo boleh menambahkan sedikit, kawan-kawan disini yang menurut saya sudah mempunyai branding a.l : mas hengky-marketer kocak, mas zams-SEO specialist, mas Umar P.K-guru bisnis, mas Sumartono-pengusaha teh, Mr.Mung-specialist blog desain, mas Fadly muin-motivator mental, dll.

makasih…. dan tanksyu… salam action… tapi BTW brand ku apa ya? yang menonjol?

kok senangnya yang nonjol2 toh mas.. :-P

mr.mung “specialist blog desain”. :)

yang sudah senior ngajari yang newbie ini lho mas biar nggak kacian… gtu salam kenal

@sabikhis, jika mau belajar silahkan, dengan senang hati jika saya dapat membantu :-)

tidak salah deh menilai mas Ricky sebagai Top Affiliate.:-)

pemahaman marketing yang Sangat Dahsyat mas Ricky..

Mas fadly boleh juga pujiannya, brand itu sangat cocok untuk ewen chia,anne ahira,jonathan volk,shawn collins,tyler cruz,john ‘evil’ chow,agung hari prabowo,habibie afsyah, nicko martantyo,Gm. Susanto. Saya pribadi hanya salah satu pengagum sosok-sosok tersebut :) .

-salam sukses-

Tentunya lebih dulu/penting Brand.
Brand yang cemerlang/inopatif akan melahirkan sesuatu gagasan/produk.
Tank you!……..

emang si ketika brand sudah okey, ngeluarin produk yg sebenernya sudah pasaran tetep aja di cari dan banyak peminatnya.

wah… aneh tuh lae, sama saja kalau bikin rumah pintu nya dulu baru pondasinya. Kalau ga punya produk bagus tapi Brand bagus tidak bisa jualan dong… harus seimbang, tentunya produk dulu baru brand!!! salam kenal

Max Manroe

Brand diri mas kalo ngga punya produk. Lihat bagaimana ahira bisa menjual banyak produk di level internasional karena sukses membranding dirinya sebagai affiliate profesional.

Branding produk penting untuk kelangsungan bisnis.
Ini juga merupakan strategi jangka panjang.

SAGARA MUBAROK
May 5, 2009 5:19 pmReply

Permisalan produk yang bagus dengan brand yang keren seperti…. PErempuan cantik dengan nama yang bagus…

Brand dan Produk seperti perempuan dan namanya… ck ck ck saya setuju… Dan yang terpenting dari perempuan itu adalah MIND SET nya. Isi kepala, cara berfikir dan aktualisasinya. Saya sebut semuanya itu dengan KUALITAS! Jaga terus kualitas maka Brand dan Produk akan terus laku di pasaran. makasih Pak Joko Susilo dan teman-teman semuanya nanti kalo sudah kenal akan tak sebutin satu2. Aksi adalah Kontemplasi Tertinggi. Salam Action!

Kalo menurut saya antara produk dan brand kedua-duanya sama-sama penting sebab bila anda memiliki produk yang bagus tanpa menciptakan brand yang bagus maka orang tidak akan mengenal produk anda. sebaliknya brandnya bagus tapi produknya ecek2 maka orang akan meninggalkan anda. Jadi dalam analisa saya kedua-duanya harus bagus. Antara produk dan brand harus saling melengkapi.

Brand dan produk sama persis seperti telor dan ayam.

weleh, kalau itu Pak Joko juga sudah bilang wekekekek

semestinya..
2 hal itu bisa jalan secara pararel

benar, keduanya salin membutuhkan.
Gak bakal ada ayam tanpa telor. Gak ada telor tanpa ayam.
Begitu juga antara brand dan produk, keduanya saling terkait, saling terikat.

kalau boleh saya tau pak joko

apa yang di maksud dengan brand..???

sebenarnya yang paling penting emang produk,liat aja cara org luar masarin barang. nama aja aneh2, tapi mendunia kan. tapi kalo di indonesia beda, konsumen disini gampang dikibulin. cuma sering kemakan iklan, padahal g tau sejauh mana terujinya produk tersebut. kita biasanya komentar dan bertindak kalo dunia dah heboh. liat aja pada kasus “produk bermelamin” kita telat kan?????
jadi pendapat gue, kalo buat di indonesia, kalo mau laris….. tonjolin brand deh

meurut saya keduanya penting, tetapi yang pertama dilakukan adalah memiliki produk, tanpa adanya produk apa yang musti di brandkan. he..he..he

Pas sekali nih tulisannya….mantap Mas Joko…kebetulan saya juga lagi cari ilham utk brand produk….
Thanks…Sukses selalu utk mas Joko….

Blog AGunawaniKA

keduanya bagai dua sisi mata uang yang saling melengkapi.

Bicara Marketing ada di branding.
Bicara pelayanan ada di produknya.
Zaman kreativitas sekarang ini, banyak kekurangn sebuah produk tertutupi oleh brand-nya. Disinilah otak kanan berperan. Bener2 salut buat pak joko atas terobosan2nya.

bicara masalah kedua hal ini seperti tiada hentinya bagaikan membandingkan dulu mana ayam dan telur

brand dan produk sama-sama penting.kalau mau di dahulukan brand lebih baik.Orang kalau dah kenal kita di tawarin produk akan mudah nerima.Brand yang utama adalah kita bisa di terima dengan positif.

Salam Hangat,,,,
Pada dasarnya menurut yang saya pelajari dari teman saya yang bekerja di dunia MLM,, produk adlah inspirasi dan brand it’s yang membuat inspirasi,,
so,,ikatannya pun sangat tidak bisa di bedakan;; tapi pada intinya saya lebih memilih brand dari pada produk,, setelah orang mengetahui brand dari suatu produk maka orang tersebut akan menilai wahh,, brand it’s very good
sorry apabila ada kata2 yang kurang searah
maklum saya masih ATM
thks

Menurut saya tergantung persaingan.
Kalo jaman dulu, manusia sedikit,
manusia tidak terlalu smart,
sehingga persaingan hampir dikatakan tidak ada.
Orang tidak akan sempat mikiran brand,
karena boro-boro mikirin brand,
istilah kata mau makan aja susah.
mau makan ikan, nangkap dulu di sungai.
mau makan nasi, nanam padi dulu.

K

Saya masih belum punya ciri khas yang menjual pak Joko, saya hanya yakin bahwa pasti bakalan ketemu, saya cari dulu pak. ada kemungkinan gak ya berganti-ganti brand?

Jawab survey dapat dollar.. Ga percaya..? Langsung daftar aj di http://www.AWSurveys.com/HomeMain.cfm?RefID=duto
Baru jawab survei selamat datang udah dapat 6$, terus tiap survey dapat 4$ lagi.. apa g asik tuhh..
Program ini bukan multilevel, just share your opinion.. Really really easy..
Selengkapnya di: http://www.masdoeto.blogspot.com, dapatkan juga info menarik lainnya..

Ngiklan rek… ngiklan terus… udah pernah coba kok mas. Kata temen saya scam. Udah pernah mas coba cairkan…? jangan2 dah kadung kebanyakan survey and referal, eh ngga bisa dicairkan dollarnya.

@doeto: tet…melanggar peraturan, dilarang memasang iklan :)

salam kenal

Telur dulu? apa Ayam dulu?
Sy pikir ke2nya lbh ada dulu sblm sy ada. Jd knp pertanyaan itu blm terjawab tuntas. Spt alfa dan omega,tdk berawal dan tdk berujung. Gtu kn ;-)
Salam kenal smua

WILLIA SILFIKA
May 5, 2009 8:15 pmReply

that’s right….

kalo seorang manusia aza unik pasti orang akan melihatnya
begitu juga dengan produk

Ya itu memang betul dari dulu Saya udah melakukan seperti itu, Brand ciri kas Kita untuk menjadi beda di antara yang lain, kalo Saya di suruh milih duluan mana antara Brand dan Produk sangat sulit untuk memilihnya, Saya akan mencoba memilih di sini Aku akan memproduk sesuatu yang seuai kemampuan Aku lalu membikin brand yang nantinya bisa Saya jadikan ciri kas Saya…..

LANGLANGBUANA
May 5, 2009 8:17 pmReply

keduanya penting namun tergantung bagaimana cara kita mengemas produk atau brand itu, kalau kita kretif mungkin akan lebig di kenal brand nya dari pada produknya,

Kalo jaman sekarang,
manusia banyak dan semakin pintar dan canggih, dan kebutuhan hidup dapat dipenuhi dengan mudah,
sehingga manusia mulai mencari hal yang baru.
dulu sebelum ada komputer, Manusia harus punya produk dulu baru ada brand.
Kalo tidak ada produk apa yang mau dijual?
udah punya produk, baru mikirin brand agar semakin laku terjual.
Sekarang udah saking canggihnya, tidak perlu produk cukup dengan brand saja, kita udah bisa berdagang.
Istilahnya cuma jual merek doang, tidak perlu kelihatan barangnya kita udah bisa berdagang.
Nah, bisnis itu yang lagi saya cari, tak perlu produk berarti tak perlu modal besar. cuma modalnya otak doang.

lanjutan tadi yang putus……
Kalo jaman sekarang,
manusia banyak dan semakin pintar dan canggih, dan kebutuhan hidup dapat dipenuhi dengan mudah,
sehingga manusia mulai mencari hal yang baru.
dulu sebelum ada komputer, Manusia harus punya produk dulu baru ada brand.
Kalo tidak ada produk apa yang mau dijual?
udah punya produk, baru mikirin brand agar semakin laku terjual.
Sekarang udah saking canggihnya, tidak perlu produk cukup dengan brand saja, kita udah bisa berdagang.
Istilahnya cuma jual merek doang, tidak perlu kelihatan barangnya kita udah bisa berdagang.
Nah, bisnis itu yang lagi saya cari, tak perlu produk berarti tak perlu modal besar. cuma modalnya otak doang.

to.mz doeto..
Komentar pd blog anda akn dpt $. Anda bagi2 $? dr mn bung? Hongkong?
Salam kenal :-D

Menciptakan Brand itu sangat penting, karena jika udah punya Brand untuk menjual produknya sangat gampang sekali…..

memang benar, keduanya saling berkaitan dan menjadi penting

Menurut saya yang paling penting adalah produk! tidak perduli sebagus apa brand nya. Semakin bagus produknya semakin laris di pasaran, tentunya butuh promosi dan tidak mengesampingkan masalah brand tadi. Orang yg beli karena Brand bagus belum tentu puas, orang yang membeli produk bagus dengan brand yg biasa saja tentunya puas karena sesuai dengan hareapan. salam kenal

Max Manroe

menurutq produk dulu. karena tanpa produk mana bisa cari brand.

Betul PAk JOko, Semua itu penting, tapi menurut saya, karena saya belum bisa membuat produk sendiri, paling tidak harus sudah bisa membranding blog kita, sehingga blog kita bisa mempunyai ciri khas. Betullll Begitu????

Menurut saya lebih penting ayam, karena ayam dapt memproduksi telurnya tapi telur belumt tentu dapat memproduksi ayam.

yup lebih penting ayam donk!! lha kalo telur, siapa yang mau ngeremin?

kan bisa pake lampu kecil mas, yang penting anget tho :)

salam kenal

Wuih…. ternyata memang sulit ya dunia blogging itu tanpa SMUO.

komentar saya tentang duluan mana ayam dengan telur…..
menurut saya duluan ayam, karena telur berasal dari ayam. kemudian telur ditetaskan menjadi ayam. maka saya berimajinasi duluan ayam dari pada telur.

uwalah mas saya mana tau masalah brand or produk.
yang jelas produk yang baik adalah produk yang berkesan pada si pengguna,baik dari segi guna dan kualitas nya……..
taukan rumus dari QC..
1. mencitakan pruduk yang sesuai dengan selera pasar
2. teruji dari segi kualitas nya
3. mudah dalam penggunaan nya/ada brosur cara
penggunaan nya

dan produk sudah ada ISO

pertanyaan saya kok ga ada yang jawab ya??? fungsi app. Advanced Enterprise v4.10.32, BackLinks Master 1.5, IPligence Community Edition v0307, Joomla! 1.5.1, Link Popularity Check 3.0.2, PDFMoto, Rank Tracker 4.0b, SEO SpyGlass 3.05, Website Builder v1.6 tu apa aja sih? Ini ada app. site management gak kepake kan mubadzir gara2 gak tahu fungsinya… Tolong dong buat semuanya …… masih newbie nih!!!

coba tanya di google brother… :-)

@Hadhi nugraha: Betul kata mas fadly, coba cari di google brother.

produk n brand, brand mengikuti produk…kayaknya
gitu deh yaa…

salam sukses semua

artikel yang bagus Mas Joko.
sekilas memang sulit mengatakan apa yang terpenting, produk atau brand.

Tapi jika di gali lebih serius, saya rasa produklah yang paling penting. sedangkan brand adalah sebuah alat untuk memberikan tancapan yang kuat di benak calon konsumen. agar produknya lebih mudah dikenal.

maka dari itu, saya suka kecewa jika ada produk, yang nilai produknya lebih rendah dibandingkan dengan brand yang di bangun.

Salam Hangat,

ikutan nimbrung mas joko,tapi sebelumnya bolehkan mas bertanya…Masyaallah sekali posting,langsung beratus-ratus comment yang jadi pertanyaannya,apakah semuanya dibaca?hehe…biasanya seh orang awam ga pernah ngurut2,mana yang penting produk/brand,tapi lebih fokus ke produk,jika produk bagus langsung dibeli,ga peduli apakah produk tsb brand br lahir.

menurut saya tergantung produk apa yang dipasarkan… klo. produknya bisa produk mengikuti brand bisa juga barand mengikuti produk seperti penjelasan anda tentang ayam dan telur… mungkin juga bersamaan kali…

mengenai hal yang berkaitan dengan “dulu mana ayam sama telur”? itu memang sebetulnya memiliki arti filosofi yang besar.
akan tetapi kalo kaitannya hal itu dengan masalah yang berhubungan dengan usaha, maka mungkin sama halnya dengan sebuah pepatah “the singer but not the song”.
wallohu’alam.

pak joko benar-benar pebisnis online yang dermawan, banyak sekali ilmu-ilmu yang dibagikan, terima kasih pak, kapan mampir ke temanggungnya ?.

mana yg lebih penting brand atau produk ? yg lebih penting adalah ….?

contoh : mana yg anda kenal jokosusilo atau formula bisnis ?

ketika brand-nya dijatuh kan oleh sebagian orang dengan permainan kata kata bahwa joko susilo dengan formula bisnis nya adalah penipu…!

lalu joko susilo menjawab

slalu ada orang yg mencari kekurangan dan kesalahan orang lain…

pertanyaannya adalah

1. apakah ini sebuah persaingan yg saling menjatuhkan

2. ataukah rasa iri atau kegagalan dlm menjalankan produknya

3.apakah kalimat promosi yg bombastis untuk memenangkan persaingan itu merupakan penipuan ?

4. apakah ada orang sempurna didunia ini ?
5.apakah ada orang yg tidak pernah gagal ?

ketika sebuah brand dinodai , produknya menjadi sebuah keragu-raguan…?

mana yg lebih penting ! jawabannya adalah “menjalani hidup dan berusaha atau kata mas joko susilo stop dreaming start “action”…yakinlah dengan evaluasi diri dan kinerja..brand akan tercipta ..rezekipun akan mengalir dari produk, jika di izinkan oleh-NYA

loh kok jadi ceramah…he..he…just kidding !

Masalah produk dan brand,saya kira perlu focus dalam menganalisanya. kalau prodk baru tentunya kita perlu fokus mengutamakan produk, tapi jika produk sudah ada, bagaimana kita menciptakan brand.

Mas joko, boleh mampir ke web blog saya, tolong berikan komentarnya, trimakasih
saya newbie yg akan terus maju

saya blm mampu beli SMUO dan Rahasia Blogingnya
tapi suatu saat nanti saya akan beli, thank’s

@arif Y,
Semangat terus mas.

-Salam Sukses-

Pelajaran lagi…..gali terus kelemahan agar bisa lebih baik lagi kedepan

buat saya produk sama brand sama pentingya, namun ada yang lebih penting yaitu diferensiasi, suatu rancangan yang menghasilkan perbedaan yang significant antara apa yang ditawarkan oleh perusahaan kita dengan perusahaan kompetitor…he…he..btl gak?

Products lebih penting dari pada Brand, bila Product itu menjamin para consumer untuk kebutuhan yang di dibutuhkan.

Brands hanya sebuah nama pendukung.

Banyak Products yang bagus tanpa di lengkapi nama sebuah Brands terkenal.

Tapi alangkah baiknya jika Products itu bagus dan di dukung pula dengan Brand yang menjaminkan.

Begini Boss…
kalau yang aku tahu sih brand itu kelompok produk yang sudah menjadi top of mind karena kwalitasnya.
seperti computer IBM , DELL , COMPAQ , HP , DLL
Mereka bilang semua itu adalah Computer Branded.
Padahal banyak produk computer local/rakitan yang kwalitasnya sudah bisa dibilang Ok, tapi belum bisa diistilahkan Compter Branded.
Jadi kalau kita mau memilih telur lebih dulu , tentunya harus tahu telur itu berasal dari telur ayam apa. Sehingga nantinya bisa menjadi ayam yang berkwalitas / mempunyai nilai harga yang tinggi seperti ayam bangkok yang dibilang Mas Sumartono tadi.

Kalau buat saya sih mustinya produk dulu. Karena ini yang dibutuhkan konsumen/klien. Kalau sudah banyak macam dan jenisnya produk baru orang akan membandingkan brand-nya. Kalau produknya cuma satu-satunya yang ada, tanpa brand juga akan dicari.

lebih penting product kali ya? soalnya kalo kita punya product yg good quality dan semua orang suka maka brand kita akan naik daun dan permintaan product kita akan naik i think

kalau disuruh memilih saya lebih memilih produk lebih dulu, karena setelah kita memiliki produk baru kita menciptakan brand dengan mencari keunikan-keunikan dari produk, dan melakukan inovasi-inovasi baru untuk menguatkan brand,
Salam sukses

—kebingungan saat ditanya lebih dulu mana antara ayam dan telur? Pertanyaan itu memang hanya guyonan, tapi sampai sekarang saya tak mendapat jawaban tepat—
ini serius loh..(cuman mau bantu bapak mendapatkan jawabannya saja) ;)

Hakim, memang blum tahu apa-apa tentang bisnis online…tapi kalau guyonan itu..jawabannya telur duluan pak, karena telah di survey…orang-orang klo mau belanja di pasar, pasti ngomongnya
“pak…ada telur ayam ngga”(bukan ayam telur)
jadi jawabannya….telur duluan…:)

Ayam lebih dulu dari telur, karena ayam adalah salah satu hewan yang berkebang biak dengan bertelur. Tapi tidak sebaliknya.

Produk, tetap bisa menjual dirinya tanpa brand,
Brand juga bisa dijual, tapi tanpa ada yang memproduksi produk dengan brand itu, tetap tidak bisa di konsumsi.

Produk ada lebih dulu dari pada brand.
Meski untuk jaman sekarang, brand sangat penting, sama pentingnya dengan produk.

twpat pak joko, kita memang harus tahu ke-khasan produk kita, untuk mempermudah penawaran ke calon konsumen.

seperti produk saya, rahasia sekolah kedinasan, saya mengkalim ini satu-satunya dan yang pertama membahas tentang cara seseorang bisa di teri di sekolah kedinasan.

cara yang paling mudah untuk masuk menjadi pegawai negeri, ya itulah ke khasan produk saya.

Sama-sama penting, brand dan produck, sebab membangun sebuah brand itu gampang-gampang susah dengan brand yang baik otomatis akan mendongkrak penjualan produck.

For All,

Both are important, interlocking and inter depend
but the most important is “BRAND” if we have “A Good Brand Image” it’s no so difficult to sell.
By using “A Good Brand Image” when we create the new product it will be far easier to sell than has no a good brand image. But of course we always keep the product quality.

Terima kasih Mas Joko, atas trackbacknya.
Sama-sama pentingnya.

Kalau menurut saya, brand produk mungkin bisa lebih dulu dimunculkan, seiring dengan proses pembuatan produk itu sendiri.

Tujuannya adalah ketika produk launch, sudah banyak yang tahu (lewat brand building). Sehingga peluang terjadinya transaksi pembelian lebih besar lagi.

Salam Sukses,
Arief Maulana

berarti dengan kata lain branding akan tercipta dengan sendirinya, seiring gencarnya promosi dan banyak orang yang menggunakan produk.

branding tercipta tidak hanya untuk produk baru, tapi bisa juga muncul untuk produk yang sudah banyak digunakan orang-orang, namun karena cara pengemasan promo yang jitu membuat nilai branding menjadi tinggi.

@arief.
sependapat mas arief, ketika honda memunculkan produk baru dan memasang reklame besar2 di jalanan. yang pertama kali dilihat orang adalah brandnya. kemudian diirringi dengan brand building.

Setuju sekali Mas Joko bahwa Brand sangat penting selain kita sdh memiliki Produk.

Pada kesempatan ini,akhirnya saya sdh bisa launch satu web saya yg ditunggu-tunggu yaitu http://www.kanker-servik.com

Brandnya adalah mengenai Kanker Leher rahim yg hampir setiap 1 jam membunuh wanita di seluruh dunia.sehingga diwajibkan melakukan vaksinasi servik utk tindakan preventif sejak dini.

Jadi intinya antara Brand dan Produk,bknlah masalah ayam dgn telur siapa yg duluan tapi bagaimana kita bisa menciptakan demand dari brand dan Produk tersebut.

Terima kasih
Handoyoko

menurut saya,dimulai dari produknya. Brand dapat diciptakan setelah adanya produk,baik produknya belum jadi (masih dalam rancangan/rencana) maupun sudah jadi (sudah ada di pasar). Disinilah pentingnya perencanaan dalam menciptakan produk.Penciptaan Brand merupakan proses lebih lanjut dari suatu perencanaan produk.

Jelas kedua2 nya sangat penting dan sangat terkait dalam setiap bisnis,makanya tiap2 orang bisa berbeda2 dalam pendapat penting/dulu2 anya, dan keduanya saya kira bisa jadi benar. Sebagai pebisnis pemula saya kira menciptakan produk/jasa perlu didahulukan itung2 sebagai pembelajaran dulu kali?

Kalau antara ayam dan telor duluan mana, siapapun orangnya tdk bisa jawab dengan benar.
Tapi antara produk dan brand jelas duluan produk, tapi untuk keberbasilan suatu bisnis keduanya saling melengkapi.
Ibarat orang supaya menarik harus pakai pakaian yang cocok dan pantas. Begitu pak Djoko.

Begina bos !!! Persoalanya bukan pada LEBIH PENTING MANA(antara brand &produk) akan tetapi “MANA YANG HARUS KITA BANGUN LEBIH DAHULU /MANA YANG BISA KITA LAKUKAN LEBIH DULU membuat brand atawa membuat produk ???

Jawabanya : saya sendiri tidak tahu bos !!!

Tapi begini bos,saya jualan anthurium jenmanii…kompetitornya buwaaaanyak banget, Wheyyyy lha dalah…trus piye iki???
*Saya “thenger-2″ sampailah pikiran ini “nglambrang” hingga di tanjakan Gombel pada malem hari,pemandangan Semarang pada malem hari sungguh elok,banyak LAMPU berwarna-warni baik besar maupun kecil,tapi yang membuat perhatian kita tertuju adalah lampu yang BYAR -PET /KECLAP- KECLIP……
So….dalam era kompetisi ,kita perlu tampil beda.
Jadi berawl dari PRODUK YANG BAIK,dibuat BEDA DENGAN YG LAIN kemudian kita akan menuju pembentukan BRAND yang baik pula.Semua itu perlu proses,dan yang namanya proses itu perlu waktu.Yang harus diingingat bahwa pembentukan BRAND itu, tidak terjadi dengan sendirinya….tapi adalah sesuatu yang harus kita upayakan secara konsisten berkesinambungan.
Matur Nuwun

Antara Produk dan Brand mempunyai kepentingan yang sama dalam suatu usaha namun dalam segi bisnis maka produk adalah yang utama. jika kita menghasilkan produk, yang pertama kita lempar ke pasar adalam kegunaan, manfaat, keunggulan dan tingkat resiko produk tersebut, kemudian kita melakukan riset atau survey contoh produk yang ingin kita keluarkan kepada konsumen yaitu apa sih yang di inginkan konsumen terhadap produk tersebut. Baru kita menentukan brandnya yaitu dari keunikan yang mudah di ingat oleh konsumen…..Insya Allah sukses..
terima kasih,

okelah mas djoko kalau telor ayam dan telor duluan mana itu tergantung pada cara pandang seseorang sedangkan produk dan brand jelas lebih dulu produk baru brand mas joko gimana kalau aku mencobo kata untuk brand folljosss atau salam jossss tolong masukannya dan di taruh dimana kata tesebut

Dalam telur (yang dibuahi) terdapat bibit ayam.
Dalam badan ayam (betina) terdapat bibit telur.
Setiap produk yang dijual, membawa brand (image pembeli terhadap produk itu)
Setiap brand mencerminkan produk yang dijual.
Karena itu pertanyaan tersebut sebenarnya bukan pertanyaan melainkan ketidak tahuan si penanya tentang hubungan antara telur dan ayam atau produk dan brand. Maaf ya.

wah..bingung nih kalau disuruh milih…
tapi duit deh..biar lebih enak milih barang yang kita suka

ya lbh pntng produknya…
dari pada brandya
karena jika tanpa adanya produk tidak bsa membuat brand

Brand atau Produk,

Keduanya memang harus synegy. Brand yg baik harus terus dimaintain dengan produk yg bagus, kl tdk Value brand akan turun. Begitu juga kualitas produk yang baik akan dpt mendrive produk tsb mempunyai brand yg kuat di konsumen.

Spt sy saat ini menemukan produk yg bagus di http://www.bisnis.getgojionline.com. Namun sy juga mau lihat apakah brand tsb kuat, sy dapat di http://www.bisnis.gojiteam.com. Intinya produk dng brand kuat atau Brand dengan produk bagus, dpt memberikan output yg lebih.

salam

ada ayam pasti ada telur. ada telur belum tentu ada ayam. Ayam yg unggul akan membuahkan bibit unggul dalam telur. tapi apakah kita tau dari sebuah telur apakah didalamnya terdapat bibit yg unggul???

Berbicara masalah ayam Mas Yanuar, yang jelas Bangkok telah sukses dengan membranding ayam aduannya yaitu ayam bangkok.

cewek bangkok mantep2 tuh.. awas ada yg palsu!

abis ke belanda terus ke bangkok ya mas

@Yanuar: Bila induknya adalah bibit unggul, biasanya image tersebut bisa berimbas pada sang anak. Begitu juga tentang produk, bila pendirinya sudah mempunyai brand image yang baik melalui sebuah produk, maka imbasnya akan terus merembet pada produk-produk lainnya.

Tantangannya adalah bisa tidak mempertahankan kualitas produk-produk yang lain agar tidak merusak brand image pendahulunya.

MUHAMMAD AMIN WADJO
May 6, 2009 9:31 amReply

Ok, untuk menjawab mana yang lebih penting antara produk atau brand ? bagi aku kedua-duanya penting baaaa nget, bagai kepingan mata uang yang punya dua sisi, kepingan uang itu akan bernilai kalau dua sisinya berada dalam satu kepingan… bukan begitu ? aku setuju dengan mas joko !!!!

Setiap kali mendapat email dari Mas Joko Susilo, serasa mendapat ilmu dan pengalaman baru…Luar biasa…! dan saya menyukainya. Tulisannya simple mudah di mengerti dan di cerna. Terkadang saya sharingkan ama teman2 dan responnya positip….
Terimakasih Mas Joko susilo…meskipun saya belum sehebat anda paling tidak tulisan anda menjadi motivasi saya. Teruslah menulis….

@Andi loekito: wah semangatnya hebat juga mas, btw sudah action sampai mana niy :)

-salam kenal-

menurut saya brand lebih penting…karena bisa meningkat kan hasil penjualan dari produksi yg kita buat…tanpa brand…mustahil hasil produksi kita bisa laku di pasaran..dan akan menghambat usaha yg kita rintis…sehingga sebelum kita meningkatkan produksi…akan lebih baik jika di dukung dg brand

Kapan -kapan produk saya akan saya beri nama, ” Virus Stadium 3 dari HP kita” Atau kereta itu sebenarnya jalanya menyamping, ingin tau hub pak Joko.Baca tip-tip suksesnya.

Wah komentar I no post. Ya peting Brand karena brand intinya harus ada dalam perencanaan awal sebelum membuat prodak. Mungkin begitu karena orang buat makanan kalau tidak tau siapa saja yang bisa memakannya, maka ya rugi, masak kakek-kakek di hidangkan pada makanan yang alot-alot. Thanks pak

buat mas joko,saya ingin membuat website cuma sampai sekarang saya belum paham .mohon info cara membuat website dan blog.untuk iklan saya gampang buatnya.

Iklan dalam bentuk apa dulu mas ?

Cailah…….
ya dua-duanya pentinglah, karena produk tanpa branding jalannya akan lamban, parah lagi kalau branding tanpa produk = bo””ong.
ntar lagi pertanyaan mas joko (proses pembelajaran), mana lebih penting : produk, branding atau iklan? tul gak???
ctt. proses pembelajaran saya kurung maksudnya menunjukkan bahwa pertanyaan2 mas Joko selalu mengajarkan ke pembaca untuk selalu berpikir dan mencerna lanjut melaksanakan. Semuanya itu adalah motivasi..motivasi..motivasi
Trims mas Joko.

ARIFIN SETIAWAN
May 6, 2009 11:06 amReply

klau ayam sama telur duluan mana,jawabanya tergantung pertanyaanya duluan mana?klau produk sama branding sama pentingya

secara guyoan : ayam sama telur pasti duluan ayam
Tapi kalau telur sama ayam yakin duluan telur. tinggal cara pandang seseorang.

dua-duanya penting….
produk tanpa brand, susah untuk dikenal orang..
sebaliknya juga dmkn….

so…
dua2nya harus seimbang

Menurut saya. Brand adalah yg saat ini tepat utk dipasarkan.Tentunya kita jg hrs menyiapkan produk juga..ok..

maaf saya kurang mengerti tentang ini !!!
bagaimana cara kerjanya dan bagaimana perhitungan bonusnya

@Afyan: cara kerjanya sangat sederhana mas, anda diarahkan untuk membuat sebuah produk informasi dan memasarkannya secara otomatis. Contoh: SMUO dan formulabisnis.com.
Semoga membantu, silahkan kunjungi blog saya kalo belum jelas…mungkin kita bisa sharing disana :)

salam kenal

@afyan
kalo masih kurang ngerti..
setiap hari dijadwalkan main ke blog JS. Biar tambag Greng..ilmunya

tergantung siapa kita pak. Kalau kita jadi produsennya, ya pasti barang adalah utama(yang bermutu tentunya).Brandnya urusan pemasar/marketer.Tapi kalo kita sebagai pemasar/marketer,baik online maupun offline, tentu saja brand/merk JUGA menentukan.Dan memang kita harus jeli melihat peluang dari segala sudut, sekecil apapun fitur produk itu.
Kalo pertanyaan ayam atau telur duluan, saya TEGAS MENJAWAB ayam duluan,logikanya, kalo telur duluan:1.siapa yang mengerami sampai menetas? 2.telurnya dari mana?jatuh dari langit?…….

dua2 nya maju bareng seperti rel kereta api juga didalam kehidupan dua2 nya harus maju bareng

thanks artikelnya pak joko

brand or produk ibarat ruh dan jasad. jadi kalo disuruh menjawab keduanya merupakan pondasi dasar untuk mencapai suatu tujuan. nah kalo Telur dan ayam, maka jawabannya : 1. Berdasarkan konteks bahasa, dahulu telur. 2. Berdasarkan fakta, keduanya merupakan sirkulasi yang tak ada ujungnya, akan tetapi memiliki tujuan yang sama yaitu reproduksi. ya pada karo disit endi kelapa karo beluluk. gitu bos.. thanks you.

Brand dan Produk ya sama-sama penting.

Kalo ayam sama telur duluan mana.?
Saya pilih ayam. Karena ayam lebih enak daripada telur he..he..

Wah lama dak koment disini Pak Joko, menurut saya brand lebih penting daripada produk , namun kembali pada asalnya maka produk harus ada lebih dahulu.

Jadi kita bikin produk dulu yang menjadi andalan, kemudian kita perkuat dengan brand yang bagus.

Salam Sukses semuanya :)

Dua-duanya penting dong. Suatu barang/jasa mempunyai brand yg mengkilap karena produknya mmg joss kan?

masalah brand atau produk?, kalau menurut saya brand yang penting, walaupun produk tetap harus ada, karena kalau brandnya sudah dikenal, yaaaaah, kalau produk ada cacat sedikit dianggap model kali yah. thank you banget atas artikelnya pak joko.

Kalo menurut saya produk dan brand, dua-dua nya penting..
Tapi kalo harus memilih, menurut saya brand “sedikit” lebih penting daripada produk..
Sering kali banyak produk dengan kualitas nya sebenarnya hampir sama. Jadi brand lah yang berperan dalam hal ini..

salam sukses all :)

kalo menurut saya mulainya dari produk, contohnya SMUO saya tertarik sama produknya bukan sama brandnya (baca : mas Joko)
tapi kalo produknya benar-benar bagus brandnya juga pada akhirnya jadi pertimbangan/ dipercaya.

nb. SMUO pesanan saya belum diterima juga nih…

PANTER PARDOSI
May 6, 2009 5:06 pmReply

lebih duluan ayam

yah kalow saya memang bingung pak karena saya masih duduk di bangku SMA klow memang boleh saya mintak bimbingannya untuk bisnis ini tapi kalow saya disuruh memilih duluan mana ayam sama telur saya pilih ayam karena yang ada di tulisanya ayam duluan

kalow seandainya saya yang balik nanya beratmana 1kg besi dengan 1kg kapas ..?

sama aja kali..
kan dua-dua nya 1 kg :)
haha..

saya rasa, perlu dipertimbangkan dua-duanya.

Hanya saja, kita harus memperhatikan yang menjadi prioritas kita

Dua duanya penting, tapi yang paling penting action karena brand dan produk tidak akan ada tanpa action.

Halo Pak Joko,

Mohon dikirimkan ebook kesaksian bapak memulai bisnis ini.

terima kasih

lebih dulu telur dong,hidup kan bertahap.Kemungkinan telur bisa menjadi ayam,bahkan bisa mejadi ayam,tapi kalau sudah jadi ayam tak bisa kembali jadi telur,bisanya menciptakan telur telur lagi,( barang n produk ) lebih utama brand,dan yang nomor satu adalah produk.

untuk awalnya produk adalah yg utama untuk menciptakan brand

Pada dasarnya setiap org memiliki kelebihan masing2. Tidak mungkin sama satu sama lainnya.

Pak…walaupun satu detikpun sangat berharga bagi saya Pak Joko berkenan memberi saran dan masukan di Blog saya…agar layak disebut Blog yang amat sederhana ini
Salam Sukses….

Kalau menurut saya tergantung kepentingan kita apakah kita mementingkan produk atau brandnya. Karena kembali lagi masing2 orang berbeda.
Salam kenal semua..

Thanks! Info yang sangat menarik dan berharga.

Kalo saya disuruh milih, mendingan telur atau ayam.
Saya memilih ayam soalnya bisa disuruh bertelur. Tapi, kalo telur paling digoreng. hehehe..

pada dasarnya ciri khas dan spesifikasi lambat laun akan menjadi sebuah brand, core tetaplah produk, brand bisa dikatakan lebih mengarah ke nilai jual

brand atau ciri khas akan sangat sulit dilupakan dibandingkan kita menciptakan suatu produk hanya ikut-ikutan saja.
Seja kecil sampai sekarang kalau beli mie instant, kita pasti akan bilang, mau beli indomie atau supermi padahal yang di beli bisa jadi sarimi, atau mie sedap

Produk dong

YOHAN KURNIAWAN
May 6, 2009 11:13 pmReply

Menurut saya dua duanya penting,akan tetapi brand dapat berperan lebih penting apabila sebuah produk dengan brand tersebut sudah lama dikenal, karena cukup hanya dengan menyebut brand, pasti secara otomatis pikiran kita mendapatkan gambaran secara spesifik tentang produk tersebut

yang mana aj……coz produk atau brand yg anda kasih itu hanya ilusi saja bos.
sampe skrng saya masih belum dapat keuntungan dari bisnis ini.

@affan: kalo boleh tahu, sudah berapa lama anda bergabung pak?, dan apa saja yang sudah anda lakukan?. Mungkin kita bisa sharing..

salam kenal

dluan brand donk mas….

secara kita harus brand dulu sebelum produk kita laku……..

wah ketinggalan nih… milih mana nih Brand apa produk ? dua-duanya deh harus dibangun bersama kayak mata uang gitu…

Brand dan produk itu harus jalan seiring kaya’ mata uang…

Dengan Brand tentunya orang akan langsung berfikir spt apa penyuguhan produknya dan jg wujudnya,soal kwalitas mungkin itu nanti setelah di nikmati…Brand tetap akan menjadi tolak ukur terhadap suatu produk sehingga jelas sebagai penentu akan banyak tidaknya peminat.Seperti yg kita tahu orang tidak akan tertarik pada suatu produk jika tdk dibedakan dengan brand..contohnya spt mie tadi,banyak beredar mie di pasaran tapi yang menentukan angka penjualan dipasar justru karena Brand tersebut.

Salam semuanya! Informasi disini ternyata bagus-bagus ya, ada merah, kuning, hijau, (pelangi kale…) Ha ha ha.

Ya ampun comment q ternyata urutan ke 274.. Hiiks. hiiiks. Kacian deh yg terlambat. Kok ??? Blog aq commentnya yg paling tinggi cuma bs sampai 10 ya??? Kacian deh aq.

Ooooh, lg ngomongin soal Brand & produk. Q tau neh jawabannya. Pasti jawabannya produk kan? Bener kan, mas Joko Susilo? Eh, enggak, enggak, yang benar brand, iya brand…! Eh, nggak, nggak produk.

Produk atau brand ya??? (kok balik Tanya neh). Hahaha.

TP skr lagi ngoomongin usaha apa seh? Oh, usaha telur sama ayam ya… Berarti kita harus ayam dulu, baru telur…. Bener kan?

Emang pedagang ayam kale, ngomongin telur sama ayam. Terus ngomongin untung atau Rugi. Capek deh…

Katanya pengusaha, ya kita harus ngomongin brand dong. Biar bs Gaya. Bs ngomong sm orang, “Itu liat, ayam q ada gambarnya di Koran-koran, digedung, dan jembatan penyebrangan.”

Ada brand ya enak. Apalag produk dlm negeri. Produknya dipatenkan & soal kesehatan dijamin oleh PBB. Wuuuiii enak banget. Trus brandnya dipromosikan. Terkenal. Pabrik ditutup. Brand terus jalan. Dipake oleh Jepang, Malaysia, Amerika. Assyiiiik bangeet.

Ngayal kale! Kebanyakan mimpi makan brand!

Capek deh…

Modal cuma sedikit. Ngomongin paten. Ngomongin legal. Pusing. Stres. Apa itu brand. Uang dikantong cuma bisa ngomongin soal makan, pendidikan, kesehatan, dan presiden. Ngomongin soal brand?

Jd gimana neh mas Joko? (jangan bilang siapa-siapa jawabannya, kasih tau aq aja.. He he he).

Setau q, brand sm produk itu cuma bias bikin kepala pusing tujuh keliling. Brand sm produk, hanya dipikirkan oleh para pedagang yang sibuk dengan teori akutansi. Brand sm hanya dipikirkan oleh pengusaha yang banyak duitnya.

Kalau orang miskin seperti aq mau bilang apa? Ya kan mas Joko?

Produk dan brand itu urutan ke 2. dimana sama-sama sejajar. Sama seperti yang dikatakan mas Joko ttg guyonan masa kecil, “Mana yang lebih dulu antara telur sm ayam?”

Sulit untuk ditebak. Tergantung dengan bacaan, pengalaman, dan isi dompet.

Ya, kalau aq seh. Melihat tulisan mas Joko Susilo, No comment aja deh…

@Anita : Yah mba, sudah panjang-panjang komentar akhirnya no coment, piye tho :)

salam kenal

dari tulisannya p joko sendiri ada jawabannya kali ya ….
yaitu produk tapi dibarengi ama brand, sebagai hal yg mbedakan dengan yang lain, KELEBIHAN-KELEBIHAN dari produk itu sendiri tentunya sehingga lebih menarik perhatian. gitu bos-bos

salam kenal buat teman-teman semua.
saya orang baruuuuu sekali di komunitas ini. nuwun

Pastinya brand menggambarkan seperti apakah produk kita. Contoh Ar-Rahman Distro http://arrahmandistro.com/ pastinya beda dengan Distro lainnya, karena Distro ini khusus menjual Kaos, Pakaian, Jilbab Distro berkualitas, bernuansa Islami

ARIEF FADILLAH
May 7, 2009 9:49 amReply

Kalo menurut saya dua-duanya sama penting dan saling berhubungan,p joko saya ini org baru bisa pakai komputer,banyak hal belum saya mengerti seperti:DOMAIN,HOSTING,BLOGING,Affiliate,Website,banyak pak! Yang mau saya tanyakan apakah saya bisa berbisnis dalam internet sedangkan pengetauan komputer dan internet saya kurang.Dan apakah p joko serta staff forbis mau dgn senang hati menjawab dan membantu saya dalam menjalankan komputer dan internet.Mohon jawaban bpk.lewat email saya thanks.

saya setuju mas joko, brand atau lebel sebuah produk menjadikan produk kita memiliki nilai jual yang sangat tinggi….

Brand tanpa Produk?..barangkali Produknya adalah hasil produksi orang lain. Sedangkan Produk tanpa Brand, bisa saja, tetapi hanya untuk produk-produk konsumsi harian.

Brand tanpa Produk, barangkali Produknya lain. Sedangkan Produk tanpa Brand, bisa saja, tetapi hanya untuk pangsa pasar yang terbatas.

BRAND DAN PRODUK KEDUANYA SAMA PENTING. IMAGE DARI SUATU PRODUK BIASANYA TERCERMIN DARI BRAND BEGITUPUN SEBALIKNYA.

Menurut saya adalah brand terlebih dahulu.
alasannya apa bila brand sudah dikenal masyarakat maka akan lebih mudah menjualnya. lalu produk yg kita jual dapat di tambahkan program produk agar lebih menarik konsumen.contoh spt air mineral.orang yg mau beli air mineral pasti dia bilang “mas aqua dong,padahal blom tentu dia menjual aqua.jadi imege dari orang2 adalah, aqua adalah minuman mineral padahal, msh banyak merk lain untuk produk air mineral.jadi menurut saya brand amatlah berpengaruh dan penting untuk menciptakan produk tersebut bisa diterima masyarakat yg umumnya ingin membeli merk yg dia kenal.Terima Kasih

brand sangat diperlukan suatu produk, kalo produk yang kita juga tidak mempunyai brand yang spesifik secara otomatis tidak dilirik konsumen, jadi pada dasarnya produk and brand suatu lingkaran yang tidak bisa diputus

Menurut saya produk dan brand satu hal yang tak dapat dipisahkan, karena ada produk tanpa brand konsumen tidak bisa mengenal produk yang akan dibeli. Sebagai contoh produk berkwalitas tetapi kalau brandnya tidak ada bagaimana pembeli bisa mencarinya? Produk berkwalitas dengan brand yang menarik dan mudah dikenal masyarakat pasti produk akan laris manis. Demikian kiranya urun rembuk saya dan terima kasih.

brand mas hengky apa ya?? produknya jg ga ada hehehe..

Brand mashengky kan terkenal dgn paypal nya :-)

udah pernah coba papaya bangkok mas?:D

bapak tadi kan nanya ya duluan mana ayam ama telur kalau menurut saya sih duluan ayam

Dilanjut dengan alasannya mas.

Produk dan brand ibarat cangkang dgn isi, keduanya tak dapat dipisahkan, diabaikan, apalagi dilupakan. keduanya sama pentingnya dan saling berkaitan. Apalah artinya produk yang dibutuhkan? tanpa mempunyai brand yang menunjang kebutuhan lebih memanjakan konsumen.

menurut saya antara produk dan brand itu satu kesatuan..produk tanpa brand itu bagai kita memiliki sayur tanpa garam saja..kalo dimakan tidak enak lama kelamaan juga orang tidak mau memakannya dan meninggalkannya kemudian pindah ke ke pembuat sayur yang lebih enak dari sayur kita..produk tanpa brand takkan bertahan lama..karena kekuatan brand itu sendiri adalah melibihi dari produk yang akan kita pasarkan..,brand yang unik akan menciptakan suatu image yang unik juga di otak para konsumen…

buat saya 2 2 nya penting
tapi biasanya produk dulu
baru brand

http://www.plazamuslim.com

brand yang lebih penting,,
karena sesuatu orang melihat suatu barang dari brand bukan dari produknya

bisa di gabung dengan kedua duanya.. misalkan ayam bakar mas paijo, di kampung saya itu nama ayam bakar mas paijo sangat terkenal.

Betul sekali mas Joko… branding memang perlu sekali untuk membedakan produk kita dengan produk orang lain.
Trim for sharing… Sukses !

~Artikel Fresh & Unik~

penting produk, karena di bidang kerja saya lebih penting produk untuk menarik para klien mau menggunakan jasa kami

pak ni ad prtanyaan……….
kalau naik ke atas, klau turun kebawah,klau masuk kedalam……nahhhh???? klau keluar kemana pak………..ayo tebak…….

HENDRA PRIATNA
May 8, 2009 10:19 amReply

produk dan brand adalah merupakan satu kesatuan yang sangat penting dan saling berhubungan. suatu produk tidak akan menjadi sukses tanpa brand, tetapi tentu saja harus menjamin kualitas produk tsb, untuk dpt layak dan bersaing dengan produk lain.

Mas Joko,

Tadinya saya ingin sharing info untuk orang lain dari tips-tips apa saja mengenai kehidupan, pribadi atau karis, kesehatan atau info lainnya. hal ini saya pernah baca dimajalah/tabloid atau info lainnya. bisa tidak ya….? di anggap sebuah produk.

adanya brand muncul setelah prodak terbentuk. kwalitas prodak secara otomatis akan memunculkan brand pada prodak itu sendiri.

ENANG SUHERLAN
May 8, 2009 5:25 pmReply

Bagi pemula susah memunculkan brand, diperlukan survey pasar dalam menciptakan/membentuk brand. Continuous improvment terhadap produk salah satu keharusan,

menurut aku,terlebih dahulu kita harus menciptakan suatu produk yang mempunyai nilai jual kemudian kita branding……….

Jawab survey dapat dollar.. Ga percaya..? Langsung daftar aj di http://www.AWSurveys.com/HomeMain.cfm?RefID=duto
Baru jawab survei selamat datang udah dapat 6$, terus tiap survey dapat 1$-25$ lagi.. apa g asik tuhh..
Program ini bukan multilevel n no SCAM, just share your opinion.. Really really easy..
Selengkapnya di: http://www.masdoeto.blogspot.com, dapatkan juga info menarik lainnya..

kalo menurut saya produk dulu yang lebih penting,kalo mengenai brand itu pelan2 bisa kita bangun

Kalau menurut saya koq kita memang harus memerhatikan Produk lebih dulu (anggap kita baru mulai jual produk baru), setelah produk teruji dan terpercaya kualitasnya.. Brand akan tercipta deh…

saya memilih produk dulu baru brand seperti yang mas joko bilang…karna dilihat dari segi bisnis maupun jasa yang kita tawarkan pasti produk dulu dengan fitur atau kelebihan dari produk lain toh klo sudah memiliki pasarnya brand itu pasti mengikuti, hanya saja bagaimana strategi supaya produk kita bisa di terima dipasaran itu yang paling utama.
kalau kita tak punya produk bagaimana bisa kita memiliki brand???

Pak herry, anda bisa bangun personal brand anda. dan blog merupakan media yang sangat ampuh untuk membentuknya. mengenai personal branding, anda bisa membaca artikel personal brand lewat blog.

emang brand penting, tapi kalo kita punya suatu barang yang sudah ada brandnya, tapi kita tidak menjaga kualitas produk atau barang yang kita tawarkan, semuanya jadi percuma kan, kalo saya produk lebih penting, kalo kualitas produk yang kita punya baik, pemasaran akan lebih mudah dan akan ada ketertarikan dari kosumen sehingga dapat tercipta brand yang baik. trims…..

Menurut saya..
Pada PRODUK, kita menawarkan hasil inovasi yang kita buat untuk dapat memberikan nilai tambah kepada customer.
Sedangkan dalam BRANDING, kita menghantarkan nilai-nilai perusahaan kita kepada customer kita mau seperti apa (pencitraan perusahaan).

Jadi menurut saya PRODUK dan BRANDING itu 2 hal yang berbeda namun harus secara sejalan dikembangkan berdasarkan objective yang ingin dicapai!

Karena sebaik apapun produk kita, namun jika branding yang ada lemah di mata masyarakat, maka tetap saja produk tersebut tidak akan laku di masyarakat.vice versa :)

pada dasarnya kedua2nya sama2 pentingnya karena kalo ada produk tapi ga punya brand gimana orang bisa tau barang yang dijual,tapi yang harus diutamakan tentunya kualitas produknya dulu,…cz kualitas produk akan mengangkat nilai jual barang tentunya brand yang di sandangnya pula :):)

ya sama pentingnya n emang kalo mo good barang harus berbranded

Terima kasih Pak jawaban tentang pertanyaan saya kemarin telah bapak balas ke email saya. Sekali lagi terima kasih atas pelayanan yang baik dari Pak Joko Susilo. Salam. yayat

dua2nya puenting buanget, produk tanpa beranding artinya berondong, beranding tanpa produk artinya procuma……setuju gak…..setuju aja deh..

komentar dulu baru baca,hehehee

Ibarat kate majoh sambel minom ae’hanye diri kite yang tau Bang joko.

Pertanyaan Lebih penting mana : Brand atau Produk?

Keduanya sangat penting untuk pebisnis yang sudah mempunyai Produk, lain hal-a jika belum ada produk?
Pasti lebih bingung lagi…. Produk aja belum punya.
apa lagi Brand-a,

Gitu mas, kalo aq ngerasa lebih penting produk dulu baru Brand-a..
Moga aq bisa juga…. Makasih mas Joko.

keduanya penting, tetapi secara esensi memang brand yang lebih penting. Namun demikian kemunculan brand pasti diawali dari sebuah produk yang akan menciptakan suatu brand…

Keduanya penting…

namun menurut saya pribadi produk yang berkualitas jauh lebih penting…
Karena dengan sendirinya apabila produk itu berkualitas maka brand akan mengikuti beriringan dengan berjalannya waktu

Tak dapat di pungkiri lagi
jadi bagi para IM yang ingin membuat produk, buatlah produk yang benar2 berkualitas dan mempunyai nilai tambah…

Mantap!!

Kalau ditanya mana lebih penting, produk atau brand, tentunya kedua-duanya. Tapi kalau ditanya mana yang lebih dulu harus ada, tentu saja produk. Produk yang baik dengan kualitas tinggi tentunya secara perlahan dan pasti akan mengena di hati konsumen. Lalu untuk mempercepat produk sampai ke konsumen, sangat diperlukan promosi yang tepat. Nah begitulah kiranya ….he..he..he..he

bisa ksh intinya bisnis ini gak bos bingung nh banyakan prakatanya

Lw di samakan ayam ma telor,produk yg mana,brand yg mana?ayam yg produc,trus telor yg brand ato kebalikanya.
Lw aq produc dl sih ya,krn brand tuh kadang yg kasih konsumen,kaya mi ongklok di wonosobo.aq yakn itu yg kasih brand pasti konsumen.berkaitan dngn cara buatnya.makasih mas joko

Yang paling penting produknya baru brandnya muncul sendiri

mau nanya ini bang. Apa keuntungan kita kalau seandainya ada sebuah blog yang kita bayar setiap tahun ?

Saya sependapat dengan Abu Arief yaitu jika harus memilih antara Brand dan Produk mana yg lebih penting saya lebih memilih brand mengapa? Karena banyak fakta yang berbicara, walaupun produk itu sama dengan yg lain dan dijualnya pun di gerobak dorong misalnya (pedagang kaki lima) tetapi karena mereka dapat mempromosikannya dengan baik mencitrakan brand tersebut lain daripada yg lain,lebih berkualitas,mudah diingat,menarik dsb melalui sepanduk yang terpampang yang pada akhirnya produk mereka laris terjual dengan keutungan yang berlipat ganda. Ngga perecaya? Lihat saja tayangan wisata kuliner di TV!

HMMm bagaimana ya Pak?!!!

Ingat mie ongklok ingat kampung halaman papa he he he….di wonosobo jateng.

Mie yg g pernah saya temukan di daerah lain dan selalu membuat saya rindu kembali untuk maem mie ongklok.(yang bukan sekedar mie tp mie yg memiliki brand dihati ku) hi hi hi…
Paling enak dimaem sama sate tuch!!! manalagi di wonosobo dingin. Kangen deh coz sekarang saya kul di ubaya ….

BRAND MENJADI INVESTASI JANGKA PANJANG SEBUAH PERUSAHAAN!
TAPI DI ERA SEPERTI SEKARANG TIDAK MUDAH MEMPERTAHANKAN BRAND.
CONTOHNYA HONDA DI JATIM.
SAYA TAK BEGITU MENGETAHUI TAPI KARENA BEBERAPA KERABAT SAYA YG BERKECIMPUNG DENGAN HONDA YANG MULAI TERSAINGI OLEH YAMAHA.
BEBERAPA TAHUN LALU DEALER2 NYA MULAI SALING MEMBUNUH HE HE HE….
ENTAHLAH ITU KATA SESEPUH YG SAYA KENAL. Kebetulan beliau cukup mengetahui rasanya berbisnis di bidang honda,yamaha dan suzuki…
PROFIT DEALER SEJAK 2007 MULAI MEMBURUK ….DI TAHUN 2009 ?!!!APALGI

ADA YG BLG HONDA TERLALU BYK JD IKLAN DIMANA2. PEMBOROSAN??!!!………….ATAU TIDAK EFEKTIF DAN EFISIENNYA CARA MEREKA MEMPERTAHANKAN BRAND YG MULAI GOYAH. Cara yg sudah tidak bisa mjd senjata untuk mempertahankan brand ,sebaiknya dicari mungkin dgn SIG SIXMA?!

Entahlah saya hanya mencerna analisis orang2 yg saya sering jdkan komunitas saya. (yg pasti usianya 25-70 ke atas)…..saya belajar dr pengalaman bisnis tak lg menyenangkan.

Ditambah lagi masalah pajak ,globalisasi,krisis global,free trade,isu kpk dan politik indonesia yg kian memanas….

So pak Joko HELP US WILL U

Brand dan produk semuanya itu saling mendukung, Brand tercipta karena adanya produk yang baik, produk bisa laku tentunya harus mempunyai brand. Tapi semuanya ini faktor penentu keberhasilan tidak lain hanya dengan U + D = T (usaha + Doa)= Tawakal

BRAND menurut saya lebih penting dari apapun, kalo masalah kualitas itu relatif dan punya karakter masing2 intinya gimana caranya brand yg sudah besar bisa dipertahankan melalui media promosi dan iklan, tidak ada kata boros unk iklan dan promosi, terbukti brand menjadi besar karena iklan dan promo, bahkan sampe brand terkenal di dunia pun masi tetap menggunakan metode promosi dan beriklan, coba bayangkan, apalagi brand ecek2 yang belum dikenal….intinya kalo ingin punya usaha bagus dan dikenal harus punya extra duit unk champaign iklan dan promo, dijamin ada timbal baliknya…orang harus mengatahui dulu baru berfikir unk beli, kalo gak tau boro2 mau beli…fungsinya unk brand image dan coorporate brand…

Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pak Joko Susilo lewat saran-sarannya yang sangat berguna, khususnya buat kami yang sedang merintis usaha jasa desain bangunan via online, Salam Sukses buat semuanya..

Sebenarnya untuk mslh brand & produk sdh sering kita jalani tapi terkadang kita tdk sadar bahwa apa yg kita lakukan tersebut telah menbentuk brand atau produk itu sendiri, thx atas artikelnya sekarang saya sadar apa yg seharusnya lebih saya utamakan

sya yang sedang memulai menekuni bisnis online sangat terbantu dengan apa yang dilakukan oleh pak joko susilo, bisnis online memang bermacam-macam bentuk dan variasinya, jangan sampai kita salah dan keliru dalam memilih bisnis yang cocok, hubungi saya di 0898 5648 548

Telor dengan ayam pasti dulu telur mas Joko
Ayam dengan telor pasti dulu telor mas, sekarang jangan bingung lagi yah :roll: :D

INDRA SURYADARMA
May 24, 2009 7:19 pmReply

Saya setuju sekali dengan pendapat Pak Joko..dua faktor penting yg mesti diperhatikan: Produk yang berkwalitas dan menciptakan/ memiliki Brand yang baik..

yen tak pikir antara Produk atau Brand…….aq milih Brand wae wis…Why…karena dengan membuat brand yg bagus itu akan menarik orang untuk membeli produk yg ada…….jadi antara produk N Brand ya lebih penting …..Brand contoh : klo kita melihat Brand Sony utk elektronik yg kita punya pasti org akan melihat sesuatu yg mewah dan bermutu

Thanks

Menurutku brand emank sangat penting demi memperkenalkan produk kita kepada orang laen. tapi ga kalah penting adalah menjaga kualitas produk agar kepercayaan pelanggan pada produk kita ga luntur.

penting prodak pak………………..karna tanpa prodak brand gak ada…………………….setelah prodak ada and exis baru brand tercipta……………..ya kan pak………………

menurut sy yg penting adalah produk dulu, sebab tanpa ada produk qta tidak bisa menilai mutu brg tsb. Nah, baru brand menyusul kemudian. Sbg cth brand yamaha, dikenal dengan produk kendaraan yang memp speed tinggi. Sedangkan brand Honda dikenal dengan produk kendaraan yang irit/hemat BBM.Itu aja komentar dari saya. tks.

kalo menurut saya dus2 sangat penting karena nantinya ada hubunnga aksi reaksi …

produk dulu tuk jangka pendek,sambil berjalan bikin brand sehingga dapat ke 2nya…salam kenal mas joko

cepat populer jika kita mempersiapkan dengan produk yang berkualitas.

Produk yang berkualitas, cepat ato lambat pasti akan mendpat brand dan pelanggan.

… [Trackback]…

[...] Find More Informations here: jokosusilo.com/2009/05/05/lebih-penting-mana-brand-atau-produk/ [...]…

produk yang bagus bisa menarik simpati bnyak orang!!!!pak joko,saya kasih infonya dong,gmna membuat website menggunakan wordpress!
soalnya sya masih kesulitan menggunakan blog ni????
trims..

kesulitannya dimana? bisa dapatkan panduan komplitnya di http://www.rahasiablogging.com

branding ama merek..kalau produknya bukan milik kita gimana ya..gppkan mas..?

tentu tak jadi masalah. yang penting ACTION!

dua-duanya sangat penting bagi pebisnis kan Mr. joko? sukses selalu pak..

[…] Khawatirnya itu bisa mempengaruhi dalam proses menghasilkan karya terbaik dan mungkin mengaburkan branding bisnis […]

menurut saya dua-duanya penting pak.. :D

kalau dipikir-pikir, sama pentingnya. terima kasih ilmunya pak joko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>