Petani Indonesia Berbisnis Internet, Mengapa Tidak?

Petani Indonesia Berbisnis Internet, Mengapa TidakDikuranginya subsidi pupuk di APBN 2010 seperti disharingkan Mas Khery Sudeska memunculkan kegetiran tersendiri terhadap nasib para petani Indonesia. Namun, seperti yang juga disampaikan Mas Khery, selalu ada peluang di tengah kesulitan. Dengan selalu membuka mata dan telinga, petani Indonesia tetap bisa menangkap peluang bisnis yang ada di mana-mana.

Kalau Mas Khery di sana menyodorkan ide peningkatan produksi pupuk organik oleh petani Indonesia, saya pun ingin ikut urun rembug bagi peningkatan kesejahteran petani Indonesia.

Ide dasarnya adalah petani Indonesia HARUS memanfaatkan internet sebagai alat bisnis mereka. Pemanfaatan internet bagi siapapun yang ingin maju sekarang sudah menjadi kebutuhan mutlak. Seluruh dunia terhubung dengan internet. Jangkauan internet yang mencapai seluruh dunia adalah kelebihan yang sayang bila tak dimanfaatkan.

Ada dua hal yang saya tawarkan untuk kemajuan kesejahteraan para petani Indonesia.

Pertama, adalah dengan terjun ke bisnis produk informasi seperti yang saya lakukan dan mengalami sukses besar di Formula Bisnis dan Rahasia Blogging. Para petani, bisa ikut membuat produk informasi misal bagaimana membuat pupuk organik, bagaimana menanam sayuran, bagaimana merawat tanaman, dan sebagainya. Produk-produk informasi semacam itu di pasar offline merupakan produk yang laris manis dan penjualannya stabil.

Selain langsung terjun ke bisnis produk informasi, yang kedua adalah memanfaatkan internet sebagai alat pemasaran. Misal seperti yang ditawarkan oleh Mas Khery tadi mengenai pembuatan pupuk organik atau penyediaan bahan baku pupuk. Para petani dapat membuat atau mengumpulkan bahan baku pupuk tersebut dan kemudian menawarkannya lewat internet.

Kedua hal tadi bila di-ACTION-kan secara konsisten, saya yakin berpeluang menghasilkan pendapatan yang besar bagi para petani Indonesia. Ada banyak contoh para petani Indonesia atau mantan petani yang telah sukses berladang di internet. Seperti Pak Toha Nasrudin, Pak Nazaruddin Margolang yang memiliki perhatian yang besar pada dunia pertanian, atau Pak Sumintar yang berjuluk petani internet.

Petani Indonesia tidak boleh menyerah! Internet merupakan lahan pertanian terhampar luas yang menunggu untuk anda garap. Mari berladang di internet para petani Indonesia. Cangkul sawahnya, tanami, rawat, dan panen hasilnya.

Salam ACTION!

Related Posts:



649 Comments

  1. Formula Marketing Online on 30.09.2009 at 13:59 (Reply)

    Saya jadi ingat salah satu komentar di postingan Seberapa Kuat Pondasi Bisnis Anda. Isinya kira – kira mempertanyakan kalau semua berbisnis online siapa yang mau jadi petani, nelayan dsb.

    Memang pertanyaan yang cukup kritis dan bagus. Namun….”bukankah orang yang menyatukan ilmunya dengan teknologi akan menjadi pemenang?”.

    Jadi…apakah petani, nelayan dan yang lainnya tidak boleh “gaul” dan sukses dengan internet?

    Saya sendiri malah jadi punya ide untuk mengajak bapak yang yang PETANI untuk berbisnis online suatu saat nanti, hehehe

    Salam Action,
    Fenny Ferawati

    1. SMUO PLUS on 30.09.2009 at 14:49 (Reply)

      Menanggapi ” kalau semua berbisnis online siapa yang mau jadi petani ” Ini sudah diterangkan di atas, dimana bukan petani yang harus beralih profesi menjadi pebisnis internet dengan bidang diluar pertanian.

      tapi cara pengembangan para petani untuk lebih maju dengan memanfaatkan media internet.

      1. Irwan M Santika on 30.09.2009 at 15:21 (Reply)

        Saya barusan aga terkaget :)

        he hee.. terima kasih buat pa joko karena saya bisa tetap bergabung terus di komunitas ini.

        sekali lagi saya ucapkan terima kasih pa.

        salam Actions. maju terus bisnis internet indonesia.

        1. Beny Aditya on 30.09.2009 at 16:15 (Reply)

          Wah ide bagus pak..
          Dengan mengenal bisnis internet saya yakin peluang untuk memasarkan hasil pertanian mereka menjadi lebih luas..

          Coba kalau banyak petani yang mau belajar bisnis internet..

          1. BLOG BIOLOGI & BISNIS on 30.09.2009 at 18:42 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            Kedengaranny agak aneh,mungkin hal ini hanya bisa dilakukan petani di kota, tp petani rata2 hdp di desa he….

            Saya kira petani klo mau terjun ke dunia internet, perlu membuat suatu kelompk atau komunitas. Aq bs action scr maksimal mengingat petani indonesi rata2 dbwh grs kemiskinan dgn pendidikan rata2 SD.

            Namun ada pengecualian buat petani yg dsr pend2kan Sarjana pertanian, mungkin langsung bisa action sendiri tanpa membntk komunitas.

            Salam “bisa”
            wiwityudiantara@gmail.com

          2. Ahyar SK on 03.10.2009 at 11:38 (Reply)

            Saya Sangat setuju sekali, karna selama ini petani kurang mendapatkan informasi yang sifatnya langsung dari internet…dan kebetulan Orang tua saya pun seorang petani yang sangat membutuhkan informasi terutama di bidang kualitas serta pupuk yang terbaik untuk sayuran….!

          3. Business Advertising Online on 18.03.2010 at 02:26 (Reply)

            Semoga saja Mas, apalagi pemerintah sekarang memberi perhatian ke arah itu.

          4. Hebat . Petani memang sudah saatnya melek teknologi dan harus ikut terlibat dalam komunitas bisnis via teknologi . Aku dukung petani Indonesia .

          5. Agus Siswoyo on 30.09.2009 at 19:42 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            Tumben Pak Joko bahas masalah pertanian. Saya terkejut baca head linenya…
            Tapi benar juga pemikirannya. Menjual produk informasi yang berkenaan dengan pertanian pun merupakan satu niche yang sangat berprospek.

          6. mr-mung on 30.09.2009 at 23:57 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            informasi yang mantap dah…..
            orang wonosobo…. bisa mulai tawarkan daun tembakau, kentang, kobis, dsb ke pasar dunia.
            banjarnegara… bisa mulai tawarkan ikan gurami, ikan bawal, bibit-bibit ikan air tawar, jangan lupa salak pondoh super yang nikmat. bakalan jadi juragan salak pondoh online nich… hihi…

          7. yasrizal on 01.10.2009 at 09:32 (Reply)

            cocok sekali anjuran dari pak joko, saya mendukungnya. Tinggal action dari kita, bahkan saya sendiri berkeinginan besar untuk memasarkan produk dan ide-ide saya di internet ini.

          8. f.uf.u on 02.10.2009 at 06:13 (Reply)


            oke,, oke..

          9. Blogging Tips on 30.03.2010 at 00:37 (Reply)

            Petani aja bisnis internet. Wah Indonesia pasti Maju.

      2. sudadi on 30.09.2009 at 15:30 (Reply)

        Tidak mudah , yang jelas harus diberi pengertian dan petunjuk yang dasar untuk mengenal komputer, baru setelah mengenal dan ada rasa ingin tahu, seberapa canggih komputer itu, dengan semangat yang besar, pasti ada kemauan untuk lebih jauh. Dengan sedikit bekal bagaiman konek ke internet dan bagimana cara mengoperasikan. pasti Petani indonesia bisa mengelan ilmu pertanian lewat internet.

        1. Beny Aditya on 30.09.2009 at 16:19 (Reply)

          Gak cuma menelan ilmunya pak..
          Tapi juga melipatgandakan penjualan hasil pertanian dari internet..

          1. jonson hp on 01.10.2009 at 13:20 (Reply) (Comments won't nest below this level)

            Pekerja keras dan ulet serta tangguh itu citra petani , mereka menjalankan kehidupan dengan bersahabat pada alam . alam memberi mereka kehidupan…jika petani berbisnis internet ????
            sah-sah saja tanpa meninggalkan semangat kerja keras dan ulet serta tangguh dan tidak berpikir cepat kaya tapi ada proses untuk menghasilkan seperti menamam padi butuh proses untuk menuainya.

      3. Jamilah on 30.09.2009 at 20:41 (Reply)

        Ya, mengapa tidak.
        Petani juga termasuk pebisnis yang bisa mengiklankan hasil pertaniannya melalui internet seperti petani2 di luar negeri, bahkan mereka mencari dan mendapatkan informasi pertaniannya melalui internet baik yang berhubungan dengan bibit, pengolahan lahan, cara menanam dengan baik, pupuk, teknologi pertanian dan sebagainya yang berhubungan dengan kegiatan mereka saat bertani semua bisa diperoleh melalui internet, sehingga petani2 di luar negeri maju2 tidak dibodohi oleh orang2 yang pintar membodohi para petani.
        Di kita petani2 dalam kondisi kemiskinan karena tidak berdaya ketika dibodohi oleh orang2 yang pintar2 membodohi mereka, akhirnya merena miskin selalu.
        Jadi petani harus beralih dari bisnis pertanian ke bisnis internet.
        Tidak menjadi masalah semua keperluan konsumsi pangan kita harus mengimpor yang penting “PETANI2 KITA AKAN MENJADI ORANG2 KAYA DARI HASIL PERTANIAN DI INTERNET”.

        Salam ACTION dan Sukses Selalu.

        1. akhmad on 06.10.2009 at 19:11 (Reply)

          petani harus mengenal teknologi dan wawasan keluar agar tidak selalu dipermainkan oleh para tengkulak

      4. yulianto on 30.09.2009 at 20:44 (Reply)

        ide cemerlang Pak Joko, saya sangat setuju.

      5. lisa on 01.10.2009 at 14:36 (Reply)

        wah….petani jadi lahan sawahnya semakin luas dan berhektar2 ladangnya klo di internet. ayo…kita anjurkan para petani biar bisnis di internet agar ketemu para tengkulak besar

      6. gawat on 02.10.2009 at 11:35 (Reply)

        Saluuut.. Maju Terus Petani Indonesia…!!!!

      7. Link exchange indonesia on 02.10.2009 at 18:06 (Reply)

        wah… ide yg berlian…

        1. U.Sayogo on 06.10.2009 at 17:22 (Reply)

          Pendapat Saya para Petani harus maju, Indonesia sudah saatnya mengedepankan agro industri(bid Pertanian), dengan iklim tropisnya yg merupakan lahan subur utk di tanami,di barengi dengan era Petani berkomputer, bisa-bisa permintaan Bursa pangan Dunia ada di Indonesia.

      8. Syamsudin, on 04.10.2009 at 10:45 (Reply)

        Pemanfaatan dan peluang bisnis kompos ini sudah saya tulis lama di blog saya. Silahkan di baca juga

        tanyajawabbisnis.blogspot.com
        ==============================
        take action

      9. Syamsudin, on 04.10.2009 at 10:50 (Reply)

        Pertanian adalah soko guru kehidupan di Indonesia.
        Apakah anda setuju?

        Bahkan perekonomia di Jepang Pertaniannya sangat maju. dan Petaninya sangat makmur disana. Jadi Profesi Petani di Jepang bisa dibilang sangat Menguntungkan. Kenapa di Indonesia Pertaniannya kurang Maju ya? marilah bertanya pada masing-masing kita.

        ========================
        tanyajawabbisnis.blogspot.com
        ==============================
        Menyajikan segala informasi bisnis riil dan Binsis Online/internet

    2. acha410 on 30.09.2009 at 14:56 (Reply)

      Semoga IDE nya Mba Fenny Bisa segera Di ACTION Kan ya, Untuk mengajak para bapak2 Petani untuk berbisnis Online dalam arti mengajak dan sharing bersama mereka gimana caranya memasarkan hasil tani mereka melalui Internet!

      Salam ACTION!

      1. ila on 30.09.2009 at 15:13 (Reply)

        idem…

    3. ARI on 30.09.2009 at 17:45 (Reply)

      ……saya malah pemulung……
      Bener!!! Saya mengolah besi bekas di usaha saya…. Dan bapak saya petani….. Pak joko betul,profesi apapun menurut saya juga harus menggunakan media informasi seperti internet. Saya mencari informasi di internet sdh sejak lama,tapi baru blakangan mencoba menjadikan bisnis. So, boleh dunk pemulung nge-net,hehehehe………

      1. BLOG BIOLOGI & BISNIS on 30.09.2009 at 18:54 (Reply)

        Siapa saja bisa berbisnis internet mas ari, tanpa melihat begrundny. Spt pak joko dulu S1 arsitektur tp malah justru sukses di dunia internet.

        Kalau profesi sy guru, stlh sy mendapatkn uang dr internet, sy br percaya dgn bisnis internet. Lumayan buat penghasilan sampingan.

        Salam “bisa”
        wiwityudiantara@gmail.com

      2. SMUO PLUS on 01.10.2009 at 06:31 (Reply)

        Saya jadi teringan paman saya, beliau juga pemulung besi bekas tapi sekalim kirim langsung beberapa truk dan penghasilannya bisa puluhan juta dari jadi seorang pemulung.

        Pasti sama halnya dengan pa Ari yang penghasilann nya sangat besar.

        Sukses Pa.

      3. acha410 on 01.10.2009 at 09:28 (Reply)

        Wah Mas Ari Hebat! Sukses trus mas ya…

    4. manda on 30.09.2009 at 18:48 (Reply)

      ide yg bgus, krna internet merupakan jalan yg cepat untuk berbisnis.

    5. Indra on 30.09.2009 at 18:59 (Reply)

      petani kita rata2 berpendidikan rendah dan dari golongan kecil
      dan itu menjadi sebuah tantangan bagi kta semua
      jika seandainya pak tani berinternet ria sepertinya ngak munkin. tapi itu semuanya ada solusi
      dengan cara membuat kelompok tani sehinga pak tani bisa membeli komputer dan memasang internet
      sehinga pak tani makin pintar dan penghasilan pun bertambah.

      1. SMUO PLUS on 01.10.2009 at 06:34 (Reply)

        Petani jepang bisa, kita pun pasti bisa.

        Didukung oleh kita yang menggeluti dunia internet dan para pihak terkait, untuk mensosialisasikan nya.

    6. bisri sam on 30.09.2009 at 22:58 (Reply)

      Nuwun… para petani, mangga ke rumah saya, ada hajatan kecil syukuran panen saya tahun ini lumayan. pukul setengah malam bertempat di rumah saya ada layar lebar net dot kom…(sambil makan minum kopi hangat, kita pamerkan internet nanti pak joko..)

      1. delta on 01.10.2009 at 08:49 (Reply)

        dalam FB ada farmville (cuma games soal nanem tumbuh2an,tp seru juga lho….) nah smoga ide brilian yg dari pak joko beneran ada farmvillenya utk petani kita,tp klo petani dikasih internet tar jd addict gimana nih pak??…hehehe

    7. MasWienNews.com on 01.10.2009 at 06:17 (Reply)

      Ehm… petani ber cocok tanam di Internet… Asyik donk..

    8. Rohendi on 01.10.2009 at 07:56 (Reply)

      Saya setuju dan mendukung sepenuhnya atas ide Bapak itu. Sebenarnya masih banyak bahan-bahan pupuk organik disekitar kita mulai dari bahan kompos yaitu kotoran hewan dll, sampai bahan dari alam berupa batuan misalnya kapsasn, ziolit dll, sekarang juga saya lagi membuat pupuk organik dari bahan-bahan tersebut diatas, kalau ada yang mau gabung silakan hubungi email saya cmpcibatu_ham@yahoo.co.id.
      semoga petani kita jaya!!!!!

    9. zulkifli on 01.10.2009 at 10:35 (Reply)

      assalamualaikum all,met pagi jelang siang.
      saya zulkifli ingin mengajak saudara semua untuk bisa menyisihkan rejekinya untuk membantu korban gempa bumi di pariaman.bantuan langsung bisa di salurkan melalui saya sendiri.pada tanggal 04 oktober saya akan berangkat menuju daerah gempa,tepatnya
      DS.SIKABU ULAKAN
      KEC.ULAKAN TAPAKIS
      KAB.PADANG PARIAMAN

      sumbangan bisa di salurkan melalui
      BCA KCU SUKABUMI A/N ZULKIFLI
      REK.0384167591

      bagi anda yang memberikan sumbangan harap konfirmasi via sms ke no 081316965497
      dengan mencantumkan nama dan jumlah sumbangan.laporannya akan saya berikan setelah kembalinya saya dari padang pariaman.dan saya minta ijin ama masa joko untuk numpang di sini untuk menuliskan laporan para penyumbang.dan juga mengusulkan formula bisnis juga dapat menggalang dana dari para member apalagi sudah banyak yang berhasil lewat formula bisnis,saya jagu member formula bisnis yang baru bergabung.
      besar kecilnya sumbangan anda tentu akan sangat berarti.

      salam action

      zulkifli

    10. ERMAN YUSUF on 01.10.2009 at 11:02 (Reply)

      Wahai para saudaraku para Bapak dan Ibu Petani !
      Kalau boleh berbagi saran mengenai internet busines, ada 2 hal penting yg kiranya akan sangat membantu bapak dan ibu sekalian. Dan ujungnya tentu akan meningkatkan penghasilan !!
      1. Memanfaatkan internet sebagai sarana komunikasi Sangat disayangkan jika para petani tidak mendapatkan dukungan “PEMERINTAH” atau dukungan yg diberikan “TIDAK DAPAT SAMPAI DITANGAN PETANI” Saya doakan agar OKNUM YG MELAKUKAN AGAR CEPAT SADAR, SEBELUM TERLAMBAT DIPANGGIL YANG MAHA KUASA, Amien !

    11. subandi on 01.10.2009 at 12:23 (Reply)

      Saya setuju petani Indinesia diberdayakan dg cara :
      1. Menyamakan persepsi setiap orang bahwa petani Indonesia Sangat Penting
      2. Menghimpun petani dalam berbagai focus group discussion.
      3. Memotivasi seluruh petani agar berfikir maju
      4. Memberikan modal keahlian spesifik
      5. Senantiasa membina mereka tanpa henti dan tanpa lelaH

    12. oki on 01.10.2009 at 20:35 (Reply)

      memang selama ini petani selalu posisinya dibawah pembeli (tengkulak) dan lemah diposisi penentuan harga, walaupun terkadang petani juga mengeluakan perawatan yang lebih mahal, misal : pupuk, pembunuh hama, tenaga penyiraman dll. pak joko saya sangat mendukung ini rupanya bapak punya jiwa sosial juga ya…, namun ini perlu adanya sosialisasi pada petani bahkan sedikit bimbingan, ini yang diperlukan oleh mereka. saya siap bantu pak kalau diperlukan tenaga n pikiran

    13. Candra on 02.10.2009 at 01:26 (Reply)

      Saya dapat pencerahan dari komentar Mbak Fenny. Memadukan antara disiplin ilmu kita dengan internet marketing, khususnya SMUO. Disiplin ilmu = peluru, SMUO = senjata.. Siiip…
      Buat Bapak tani dan ibu tani, ayo jangan mau ketinggalan. Klo kita bisa, kalian pasti juga bisa..
      Keep (don’t Stop) Dreaming & Start Action..

      Mohon petunjuk dr Pak Joko buat kemajuan bisnis saya, karena saya orang baru.. Masih ndeso..

    14. memey on 02.10.2009 at 09:06 (Reply)

      menurut ku petani indonesia harus lebih maju..dan kita sebagai generasi muda harus memberikan arahan yang baik, apa lagi yang memiliki skill di bidang pemasaran dan TI, jika kita mau petani indo maju, kita harus bisa membantu petani kita untuk bisa menjual produc y sendiri melalui internet..sehingga petani kita ga di bohongin lagi oleh calo2 yang tidak bertanggung jawab

    15. gawat on 02.10.2009 at 11:39 (Reply)

      Pa Saya seorang PNS, pengen seperti Petani itu… Bisa ga ya…?!Petani sukses maksute…

    16. hana on 02.10.2009 at 13:45 (Reply)

      baru kali ini saya dengar petani bisa online,dan saya rasa perlu untuk dikaji atau diterapkan dimasyarakat mungkin dengan menerjunkan para personel untuk memberi tahu cara dan keuntungannya menggunakan internet sebagai bahan informasi,promosi dan masih banyak lag keuntungan dan lainya,saya sangat setuju pak susilo,salam sukses

    17. Subairi on 04.10.2009 at 08:33 (Reply)

      benar petani tidak boleh menjadi sasaran program untuk kepentingan penguasa

    18. abdul hafid on 05.10.2009 at 09:57 (Reply)

      oke…saya sngat setuju…sehingga petani indonesia lebih luas mengetahui pertanian yang leih baik lagi…cuma..utk di daerah, terutama di PPL kecamatan masih belum ada yang pakai akses internet..gimana nich…

    19. luh dwi yoga on 07.10.2009 at 17:21 (Reply)

      mari kita dukung para buruh !!!!!!!!!!!!!!!oke

    20. Tantan Luswana on 08.10.2009 at 08:37 (Reply)

      Salam

      Pada intinya saya setuju para petani Indonesia didukung oleh pasilitas internet, tapi permasalahannya ialah para petani yang mana yang bisa memanfaatkan dan menjalankan keberadaan internet ini.

      Terima kasih

    21. aswar on 20.10.2009 at 20:26 (Reply)

      ass.
      buat para petani seluruh tanah air ku
      tan pamu bangsaini taakan ada apanya dan tanpa dirimu mukin km tidak akan bisa berdiri setegak sekarang.karna jirih payah mu untuk kami makan,
      bangsa yang iangin maju adalah bangsa tidak takut
      akan rintangan,dan bukan seperti sekarang.yang serba malas.mari kita sadari sebenar nya negara kita ini adalah negara yang subur.yang kaya akan hal hal lain.

    22. sutrisno on 02.11.2009 at 00:09 (Reply)

      setuju banget mas joko, suatu saat petani indonesia ala jepang akan terwujud yang gaul dengen internet

    23. Tips Menulis Online on 25.01.2010 at 03:18 (Reply)

      Klo petani aja dah berbisnis internet, berarti bisnis internet di negeri dah pesat dong :d so kenapa tidak?

    24. ida fauzi on 09.03.2011 at 14:07 (Reply)

      wah luar biasa mas joko banyak keuntungan nya bila petani kita berinternet bisa sharing pengetahuan bisa sarana penjualan dll lanjutkan mas mkasih

      1. Joko Susilo on 09.03.2011 at 17:30 (Reply)

        di niche pertanian atau agrobisnis masih sangat banyak lahan kosong yang bisa digarap dengan serius dan potensial mendatangkan keuntungan.

  2. Mau pintar, main Komputer on 30.09.2009 at 14:08 (Reply)

    Info ini bagus buat petani. Sayangnya Pak Joko tidak menyampaikannya di TV atau koran, jadi petani tidak tahu info yg disampaikan ini. karena saat ini media informasi petani belum merambah ke informasi Dunia maya. Kecuali blogger indonesia yang menyambungkan lidah pak joko ttg info ini

    1. Mari Sukses on 30.09.2009 at 14:22 (Reply)

      Betul boz,soalnya kebanyakan petani adalah orang-orang tua yang tidak ngerti dunia internet,
      Salam sukses untuk semua

    2. acha410 on 30.09.2009 at 14:26 (Reply)

      Informasi yang luar Biasa !… Sukses trus Buat Pak Joko!

  3. T. Wahyudi on 30.09.2009 at 14:10 (Reply)

    kendalanya tidak semudah itu pak joko…. rata-rata… PETANI INDONESIA jarang yang kenal komputer… APALAGI kenal INTERNET? lalu? gimana itu solusinya? apa lagi… komputer bahasanya banyak yang iggris… tambah puyeng….. :D

    1. Astrid on 30.09.2009 at 14:25 (Reply)

      Saya setuju dengan pendapat T. Wahyudi… namun dimana ada kemauan pasti ada jalan….

      Seperti misalnya ada mahasiswa (sekarang sudah lulus dan businessman), beliau concern betul dengan kondisi petani jahe.. dimana pada waktu itu pemerintah mencanangkan supaya petani menanam jahe merah dan membudidayakan…
      tetapi setelah itu tidak ada tindak lanjutnya…
      akhirnya mahasiswa tadi beserta teman2nya membuat suatu produk minuman jahe merah dan dipasarkan melalui internet (saya salah satu pelanggan sampai saat ini dan tidak hanya saya minum sendiri, tapi bisa dijual lagi)

      Nah.. para petani ini perlu sentuhan pemasar internet tentunya… seperti di perusahaan, ada bagian produksi dan pemasar….

      1. SMUO PLUS on 30.09.2009 at 15:40 (Reply)

        Intinya para petani bisa jadi tidak akan pernah memulai memanfaatkan media internet untuk pengembangan pertanian jika kita sebagai yang menggeluti dunia internet tidak mulai memperkenalkanya dari sekarang.

      2. Joko Susilo on 30.09.2009 at 16:14 (Reply)

        Mari terus ACTION!

        1. Saya kira dibutuhkan keterlibatan pemerintah atau swasta untuk membuat “pilot project” bahwa seorang petani dapat mengembangkan usaha tani nya dengan memanfaatkan teknologi internet.

          Mungkin saja hanya seorang petani mampu melakukannya sendiri, tapi saya yakin ini pasti bukan petani biasa tapi memiliki dana dan sarana yang cukup.

          m. ismail
          izmild blog bisnis online
          kunci menuji monetisasi blog

        2. Hamdan Amin on 30.09.2009 at 21:27 (Reply)

          Salam Marketing buat Mas Joko Susilo, ni untuk pertama sekali saya mencoba berkomentar dan sumbang pemikiran, untuk para petani kita,nasib pra petani selalu di marginalkan karena petani identik dengan kebodohan & kemiskinan.Hampir 80% penduduk Indoonesia berlabel sebagai petani,dan ini didukung oleh keadaan alam indonesia sebagai negara agraris .Kalau saja label petani tadi berubah menjadi sebaliknya ” berilmu dan mapan,maka angka kemiskinan dii Indonesia akan hilang menjadi nol.Saya sangat mendukung petani bisa meninggkatkan kapasitasnya melalui internet,misalnya mempromosikan lahan lahan yang cocok untuk penanaman berbagai jenis tanaman yang menguntungkan dan mudah dipasarkan, membuka rahasia keberhasilan para petani yang sudah sukses,tips pertanian yang menguntungkan,cara cara menguruskan agar hasil panen bermutu dan meningkatkan nilai jual,dan banyak sekali hal hal yang menyangkut kesadaran petani atas label yang mereka rasakan.
          Pastinya dengan ada nya internet petani bisa membuka diri dan belajar lebih banyak dan mengupas kulit bumi serta bercocok tanam di internet,dan dunia merasakan produk tani kita di seluruh sudut bumi.

          Ya gitu aja mas Joko wasaallam.

        3. AGUNG C SUDIADJI on 30.09.2009 at 22:49 (Reply)

          Mas Joko yth,
          Memang sangat bagus & benar kalau petani kita mau berusaha lewat internet, tapi tunggu dulu petani yang mana ini, kebanyakan petani kita adalah buruh tani atau kalaupun petani hanya cukup buat makan. Kalau petani yang mampu menggunakan internet itu petani yg sudah mapan dan bisa berbuat apapun. Dan adakah Tutor yg mau memberi pelajaran pada petani kita untuk mau menggunakan internet secara gratis dan ihklas demi kemajuan petani tersebut, nah mari kita pikirkan & renung kan bersama,
          Terima kasih Mas Joko,

          Wassalam,
          Agung C Sudiadji

        4. indra on 30.09.2009 at 23:06 (Reply)

          Saya setuju jadikan petani pinter, yg pasti petani itu Berani Inisiatip Jujur & Iklas, sangat perlu dibantu. OK bos kami siap

        5. titi putranto on 01.10.2009 at 09:00 (Reply)

          Ide yg sangat cemerlang…. Ingin action segera tapi masih belum ketemu apa yg harus dilakukan. (first stepnya yg langsung bermanfaat buat para petani ‘biasa’). Ada saran Pak Joko?

        6. Henny A on 01.10.2009 at 09:41 (Reply)

          Ide yang bagus Pak Joko, saya setuju mudah2an dengan iternet petani bisa sekaligus memasaran hasil pertaniannya sehingga tidak ada lagi yang namanya ijon

        7. tarki on 03.10.2009 at 11:33 (Reply)

          sangat setuju mas joko!, kebetulan saya juga akan menggabungkan dunia pertanian dengan peternakan dan mungkin juga perikanan, tapi kapan ya… tunggu saja tanggal mainnya!

        8. rodin on 03.10.2009 at 20:44 (Reply)

          ide tentang petani indonesia berinternet bukan hal yang mustahil. tapi hal itu masih terlalu jauh, mungkin butuh waktu satu sampai dua dekade ke depan. saya sendiri juga dari keluarga petani yang tinggal di pedesaan. internet masih milik kaum “borjuis” lebih etisnya, milik anak-anak petani kaya yang mengenyam pendidikan tinggi, tapi enggan bertani,– sekedar tidak menyebut malas bertani. kebayakan mereka berinternet untuk kepentingan ‘anak muda’ belaka. bukan kepentingan memajukan pertanian.
          omong-omong, saya tetap setuju dengan pendapat anda, untuk mendukung petani berladang di internet. untuk mempercepat proses berladang di internet memang butuh sentuhan tersendiri untuk mempengaruhi generasi muda tani yang melek internet untuk mengubah orientasi dari sekedar kesenangan berinternet,–dari sekedar untuk hura-hura, main game,chating atau sekedar iseng nonton bintang-bintang porno–, tapi lebih berorientasi pada kepentingan bersama mencapai kemakmuran.
          thank’s. Salam ACTION, dan tetap eksis…

      3. santosa on 30.09.2009 at 22:36 (Reply)

        Boleh juga mas, sekarang banyak petani yang pinter-pinter kayak di kampung saya, tapi hanya segelintir orang saja yang bisa berbisnis internet yang lain nya nol.0% iya kan mas?

    2. Anthurium Jemanii on 30.09.2009 at 17:13 (Reply)

      Nuwun sewu saya petani,saya memasarkan produk saya on line juga.Silakan klik blog saya ini.
      Salam dari kami.
      Petani Digital

      1. andi attas abdullah on 01.10.2009 at 01:25 (Reply)

        petani Indoensia memag harus pintar, ayo bersama Pak Joko Susilo cerdaskan Petani Indonesia berbisnis di internet, selamat action pak Joko

    3. hana on 02.10.2009 at 13:49 (Reply)

      ya emang pusing si,tapi kalau dengan kemauan dan minat pasti bisa,dan sebagai generasi muda yg jago internet utananya tu,bisa menyumbangkan kepintaranya,tp jg didukung dengan fasilitasnya to,kalau ndak malah tambah puyeng tu petani heee

  4. Teman Curhat on 30.09.2009 at 14:16 (Reply)

    Wah, setuju Pak Joko dan Mas Khery Sudeska, biar petani kita tak “tinggal daki” dan jadi obyek permainan para tengkulak. Petani juga profesi yang layak ditekuni dan kembangkan bukan hanya oleh orang-orang desa.

  5. Teman Curhat on 30.09.2009 at 14:18 (Reply)

    Ide bagus tuh, biar petani kita lebih cerdas dan sejahtera, juga tak ketinggalan teknologi dan informasi. Kendala pasti ada, tapi jangan jadi halangan untuk berubah dan bergerak maju.

  6. thalib on 30.09.2009 at 14:21 (Reply)

    Betul pak joko, saya mempunyai disiplin agribisnis…sekarang lagi mencari peluang produk/komoditi untuk dipasarkan di blog saya..

    jadi mohon diberi petunjuk

    Salam Action Untuk Kesejahteraan Petani
    http://www.abdulmuthalib.co.cc

  7. fery on 30.09.2009 at 14:22 (Reply)

    Ide Bagus!!! Jangan Skeptis dulu, memang sebaiknya dicoba dulu trial n’ error, dicoba dengan riset n’ survey untuk melengkapi data… perlu ada litbangnya juga… yang pasti ga mudah merubah kebiasaan yang sudah menjadi tradisi… memang di zaman sekarang segala hal untuk berkembang harus bersentuhan dengan teknologi…. lihat aja tuh jepang dan negara2 maju lainnya, ga ada yang ga bersentuhan dengan yang namanya teknologi dalam segala aspek sosialnya… trims.. semoga bermanfaat!!!

  8. thalib on 30.09.2009 at 14:24 (Reply)

    salam action

    Betul pak joko, petani Indonesia butuh akses internet untuk memasarkan produk mereka…sehingga dapat merubah hidupnya menuju ke arah yg lebih baik.

    Saya berdisiplin agribisnis pak, sementara cari-cari ide produk..jd mungkin ada petunjuk dari pak joko?

    Salam Action untuk Petani

  9. Mbahe Angel on 30.09.2009 at 14:27 (Reply)

    Kalau aku setuju tetapi masih ana namunnya yang perlu dikerjakan lebih awal antara lain.

    pertama-tama kita harus mengangkat para petani menjadi manager yang baik jangan hanya sebagai worker aja udah jadi pekerja yang tenaganya tidak pernah dihitung kemudian kalau panen hasilnya dianggap semua keuntungan kan nggak benar kan.
    Kita tahu keuntungan itu adalah hasil dikurangi biaya yang didalamnya biaya tersebut termasuk ongkos tenaga kerja / petani sendiri.

    Bagaimana kalau petani tersbut bergabung untuk menjadi pemegang saham suatu perusahaan dengan nilai sesuai dengan nilat tanah yang dimilikinya kemudia dibentuk suatu badan usaha untuk mengerjakannya dengan bantuan modal dari Bank.

    danseterusnya seterusnya aku tahu semuanya

    Tapi nanti dududu ya disambungnya

    1. Joko Susilo on 30.09.2009 at 16:15 (Reply)

      Ide yang bagus. Terimakasih atas sumbang sarannya

      1. merta on 30.09.2009 at 22:58 (Reply)

        terimakasih pak joko postingan bapak selalu membantu saya dalam kehidupan ini.

        suatu saat saya pasti akan bergabung dengan bisnis yang sedang bapak kelola.

        tapi maaf untuk sekarang saya masih mengumpulkan modal untuk itu, dan saya selau ingat kata-kata bapak salah satu penyebab kegagalan adalah selalu menunda, tapi apa daya….

        dan terimakasih juga atas artikel STOP DREAMING START ACTION walau saya tidak bisa menjadi pemenang kontes yang bapak selenggarakan, Tapi saya bisa mengambil arti dari kata itu

        dan dengan menjalankan semua saran bapak saya sudah pernah mnerima bayaran dari kumpulblogger dan kedua dari paid to klik dibayar pakai dolar.

        sekali lagi terimakasih banyak atas bimbingan bapak selama ini, dan sekarang saya sedang mempersiapkan satu blog lagi yang isinya akan mengajak sobat blogger cara bisnis online yang tentunya mengajak mereka join pada situs yang sudah pernah membayar saya.

        bila bapak ada waktu tolong beri saya saran.
        saya ingin mengangkat citra internet indonesia menjadi jujur,

        hidup petani!!!
        dari saya nengah susila
        anak petani lulusan sekolah dasar.

      2. J. Djoko Santoso on 01.10.2009 at 17:13 (Reply)

        - Ide bagus, menginternetkan Petani. Ada baiknya juga kalau melalui JUK (Jaringan Usaha Koperasi) di tiap2 kabupaten / kota ada diposting produk2 pertanian daerah. Di samping bisa sebagai sarana promosi juga ajang saling tukar informasi.
        Semoga masalah pupuk dan hasil bumi busuk bisa teratasi.
        MerdekA!!!

  10. Server Pulsa on 30.09.2009 at 14:27 (Reply)

    Setuju Pak

  11. mayafitriyanda on 30.09.2009 at 14:28 (Reply)

    iya betul pak tani jangan hanya di sawah aja main di internet juga bagus banget apa lagi banyak maklah tentang padi di internet

  12. Marthen Pulle on 30.09.2009 at 14:29 (Reply)

    saya setuju dan sangat menghargai kalau melalui internet ini kita bisa meningkatkan petani kita menjadi petani yang profesional dengan menyediakan cara-cara bercocok tanam yang baik, memperoleh pupuk yang murah dllsbgnya yang dapat meningkatkan pendapatan mereka.

  13. Susilo on 30.09.2009 at 14:31 (Reply)

    Semoga Petani modern dan tradisional bisa mengunakan internet, setidaknya anak – anak mereka yang sudah mengenal pendidikan, maklum daerah saya lebih banyak yang kurang mengenal komputer apalagi internet,dan insyaallah suatu saat nanti mereka mengenal yang namanya komputer dan internet seperti para petani modern didaerah jawa. SUKSES BUAT PETANI DENGAN INTERNET KITA BISA BERKARYA DAN BERINTERAKSI DENGAN SAUDARA KITA SEPROFESI salam dari saya diperkebunan pulau rupat, do’a kita sama sukses dan berjaya dibidang kita, amin

    1. mas Dwi on 30.09.2009 at 15:51 (Reply)

      Betul mas ,petani harus ditingkatkan pemberdayaannya ,siapa tahu dengan internetan bisa pakai produk pupuk saya

  14. Rizal on 30.09.2009 at 14:31 (Reply)

    Betul pak joko, mari kita dukung petani indonesia untuk selangkah lebih maju… Ayo petani indonesia, majulah untuk indonesia.

  15. informasi gratis on 30.09.2009 at 14:35 (Reply)

    setuju… internet memang peluang besar yang terbuka luas bagi siapapun

  16. farly on 30.09.2009 at 14:35 (Reply)

    Petani….memakai internet, mungkin gunanya banyak, selain dapat mengetahui cara bertani(mengolah pertanian dengan hasil maksimal dengan pengolahan yang optimum , baik dengan teknologi maupun cara turun temurun dikombinasi dengan pengetahuan saling bertukar informasi dengan negara penghasil diluar negeri)seperti beras dengan negara Siam, Thailand , Buah buahan dengan negara eropa dll)

  17. julius on 30.09.2009 at 14:36 (Reply)

    Menurut saya untuk melek internet petani butuh pendampingan, sehingga dibutuhkan orang-orang yang melek internet untuk mendukung program tersebut, bisa dimulai dari siapa saja?
    Kalaupun ada petani yang sudah berinternet, pasti kebanyakan adalah juragannya para petani, pola petani kita sebagian besar adalah petani utun, yang segala sesuatunya sudah ditangan tengkulak dan pemilik modal, belum lagi paradigma para petani yang belum berubah. Tetapi saya yakin pasti bisa, hanya butuh pencerahan dan pendampingan, Siapa yang akan memulai???

  18. eka on 30.09.2009 at 14:36 (Reply)

    hidup ini memang tidak ada yg tidak mungkin ,semua serba mungkin.memang untuk saat ini petani dengan internet adalah sesuatu yg bertolak belakang,ibarat kata bagai langit dengan bumi terlalu jauh untuk di jangkau.kenapa?karna semua mata bisa melihat bahwa pekerjaan petani adalah pekerjaan yg sangat kasar dengan bermodalkan otot kawat balung wesi,sementara internet untuk saat ini di kenal hanya orang2 yg berotak canggih,berpikiran modern,memiliki otak encer yg bisa berkecimpung di dunia internet.namun alangkah baiknya kalo para petani indonesia bisa memiliki otak2 internet yg terkenal canggih,pasti indonesia ke depanya akan benar2 menjadi negara yg gemah limpah loh jinawi dan bukan hanya mimpi seperti saat ini.ayo petani bersemangat terus untuk maju menggapai perubahaan global agar indonesia benar2 menjadi kolam susu….go go go…..action!!!!

  19. sukma on 30.09.2009 at 14:37 (Reply)

    Saya sangat setuju sekali dengan uraian pak Joko
    Sudah saatnya para petani mengetahui dunia luar yang tentunya akan sangat terbuka lebar dengan internet
    Namun yg harus dipikirkan lagi saati ini,bagaimana cara yang simpel dan efektif buat para petani di Indonesia mengerti dan mengenal manfaat dari internet bagi peningkatan hasil pertanian itu sendiri

    Any ideas???

  20. julius on 30.09.2009 at 14:39 (Reply)

    mereka butuh pendampingan untuk melek internet, sebab sebagian besar masih petani utun dan paradigmanya belum berubah. Kalaupun ada yang melek internet, pasti itu adalah juragannya petani, namun selalu ada harapan untuk itu.

    Siapa yang akan memulai mendampingi dan membveri pencerahan???

    1. Muhwahib on 30.09.2009 at 14:51 (Reply)

      Bagus sekali idenya. Jadi para petani bisa sharing cara tanam maupun bikin pupuk alami misalnya dg petani lain yg sukses.

    2. wiwik maghdalena on 06.10.2009 at 14:27 (Reply)

      mengajak petani indonesia berbisnis internet wah bagus sekali tu….pada dasarnya kan petani kita belum banyak yang tau tentang internet , jadi nggak ada salahnya kalau kita mulai dari sekarang . yuk……para petani indodesia bangkitkan semangat anda sekarang juga untuk lebih mengenal internet lebih dalam lagi jangan sampai ketinggalan lho

    3. wiwik maghdalena on 06.10.2009 at 14:59 (Reply)

      wah bagus sekali kedengarannya mengajak para petani indonesia berbisnis internet…wahai para petani mari kita bersama-sama bangkitkan pertanian indonesia dengan berbisnis melalui internet yuk jangan sampai ketinggalan nyesel nanti lho

  21. Gendri on 30.09.2009 at 14:44 (Reply)

    Memang kalau petani kita didukung oleh sumber daya manusianya. Kebanyakan petani kita pendidikannya hanya SD mungkin 10% yang berpendidikan SMP ke atas, untuk membeli mesin bajak saja harus ngutang, apalagi buat beli komputer dan perangkat internetnya. Memang itu adalah sebuah pemikiran yang baik untuk ke depan, semoga itu bisa terjadi untuk petani kita.

  22. Khery Sudeska on 30.09.2009 at 14:44 (Reply)

    Hehehee… :) Ini justru sebuah sudut pandang yang berbeda. Lebih menarik dan lebih menggigit. :D

    Sebuah terobosan baru, walau tak mudah memang, memperkenalkan petani kita dengan internet. Nice… :)

  23. Jamal on 30.09.2009 at 14:50 (Reply)

    Setuju mas, saya sendiri adalah seorang pelajar yang sedang mencobanya sendiri. Memang betul seorang petani harus juga START ACTION.

  24. acha410 on 30.09.2009 at 14:51 (Reply)

    Pak Joko Benar! coba ya artikel ini dicetak dan diterbitkan dalam bentuk KORAN dan dibaca para petani… dah pasti mereka bakal bilang wah Pak Joko memang hebat ya karena telah memberikan informasi menarik yang belum pernah mereka ketahui sebelumnya!

    Salam ACTION!

  25. Bisnis Pulsa on 30.09.2009 at 14:52 (Reply)

    Posting yang menarik pak Joko, dan saya sangat setuju dengan pendapat bbrp teman di atas, alangkah lebih baiknya jika seandainya informasi seperti ini juga disampaikan di media2 yg dapat dijangkau oleh para petani misalnya TV atau radio.

    Untuk meraih masa depan yang lebih baik, petani tidak harus beralih profesi menjadi apapun, petani tetaplah bertani.. Tapi dengan bantuan teknologi, para petani bisa menjangkau pasar yang lebih luas, mendapatkan harga yang lebih layak, dsb.

  26. nurce on 30.09.2009 at 14:53 (Reply)

    makasih pak joko untuk infonya….

    mungkin dalam berita yang diharapkan sebagai pengembang dan penyedia layanan masyarakat yang terkait mengonfirmasikan kepada para petani atau sejenisnya lebih flexible…
    dan rasanya untuk merubah paradigma masyarakat awam untuk mengganti pupuk atau bibit yang lebih bagus susah karna menurut mereka lakukan karna turun menurun dari nenek moyang…

    ya mungkin inovasi ini berlaku pada ketua atau pengawas pertanian yang lebih akurat5 dalam mempengaruhi mereka unt5uk lebih maju dengan membuka diri pada tehnologi..

    ini pernah pengalamn kami membuk jalur distribusi pupuk XXX yang mestinya dapat lebih mudah dan efektif dalam terapan atau cara penggunaan dan hasil nyata dari tempat yang berbeda mereka gak berani untuk ambil resiko…

    memang berubah itu sulit…
    tapi kalo tidak berubah2 itu jauh lebih sulitt..

    makasih pakjoko
    salam buat semua
    maaf jika salah kata.. :-)

  27. Leo on 30.09.2009 at 14:55 (Reply)

    Ide yang bagus sih dan patut di coba sebagai contoh petani petani lainnya di indonesia.
    tetapi butuh pendidikan yang lebih untuk petani tsb menggunakan mouse dulu.
    Mungkin lebih baik diberi contoh dulu dari satu petani saja, bila berhasil pasti yang lain mengikuti. (typical orang indonesia)

  28. Yan on 30.09.2009 at 15:01 (Reply)

    Ide yang cemerlang pak Joko, Petani jangan cuma hanya cukup untuk makan, mungkin bisa saya tambahkan juga untuk saudara kita para buruh dan yang lain deh, agar lebih makmur

  29. akmal on 30.09.2009 at 15:02 (Reply)

    It is best idea……..palagi untuk emningkatkan sektor pertaninian di negeri agraris ini…
    why not ???

  30. Hulman Hutabarat on 30.09.2009 at 15:03 (Reply)

    Betul pak joko, petani Indonesia butuh akses internet untuk memasarkan produk mereka…sehingga dapat merubah hidup menuju ke arah yang lebih baik. Dan penduduk wajib mendukung mereka agar petani dapat menikmati hidup dengan baik.
    Pemerintah perlu mensejahterakan mereka lewat penghargaan akan gabah hasil panen mereka karena hasil pertanian sangat dibutuhkan di Indonesia baik tanaman padi maupun plawija.
    Pemerintah perlu mengantisipasi peredaran pupuk palsu, bahkan akhir-akhir ini pupuk kandangpun telah dipalsukan, dan harga pupuk dikontrol karena banyak spekulasi yang menimbun pupuk, maka kebeadaan pupuk di pasaran langka yang berakibat harga sangat mahal tak terjangkau para petani. dan para petani perlu dibekali untuk menggunakan hak dalam mengutarakan pendapat, agar mereka dapat dihargai.

  31. Robert Panggabean on 30.09.2009 at 15:05 (Reply)

    petani utk zaman sekarang ini haruslah mempergunakan internet sbg salah satu media promisi hasil pertaniannya….maka indonesia akan makmur

  32. angga on 30.09.2009 at 15:05 (Reply)

    setuju banget 1000000000 x mas joko saya masih ingat awal kuliah ketika internet baru muncul…
    ada petani malaysia yang mampu mengirim hasil pertaniannya ke luar negeri export buah durian tepatnya, ybs hanya poenya 2000m2 lahan coba bandingkan dengan warso farm di sukabumi yg mencapai +/- 7 ha ( 70000 m2 ) beda jauh bukan itu bukan hanya kendala teknologi semata tetapi ada tidak kemauan mereka, gampang saja kan mereka poenya KUD / kelompok tani itu bisa diberdayakan secara optimal khan gak moengkin minta para petani punya blackbery, buat makan ama nyekolahin anak aja susah…, + adanya pelatihan proses pengepakan yang baik dari deptan barang kali, ingat lho itu dikirim keluar negeri, atau tempat yang long distance. Juga pelatihan dari Deperindag yang kasih pelatihan mekanisme export… kpd mereka ntu.

  33. agus on 30.09.2009 at 15:06 (Reply)

    petani kita wajib didukung oleh sumber daya manusianya. Walaupun petani kita pendidikannya hanya SD mungkin 10% yang berpendidikan SMP ke atas, untuk membeli mesin bajak saja harus ngutang, apalagi buat beli komputer dan perangkat internetnya. Memang itu adalah sebuah pemikiran yang baik untuk ke depan, dengan niat semangat dan doa semoga itu bisa terjadi untuk petani kita.

  34. harto on 30.09.2009 at 15:08 (Reply)

    Mungkin ke depannya / jangka panjangnya petani, nelayan ga mau ketinggalan ikut berbisnis online. kalo sekarang yang ikut bisnis online mungkin dari kalangan petani intelek aja. Harus banyak2 berpromosi nih ke petani2 n nelayan2. Biar jadi ramai.

  35. eno on 30.09.2009 at 15:10 (Reply)

    petani adalah kaum yang tertindah oleh masyarakat….petani harus bangkit….dan yang membangkitkan adalah petani itu sendiri,namun harus dibantu oleh kita semua yang peduli……go petani….makmurkanlah indonesia

  36. Rama on 30.09.2009 at 15:11 (Reply)

    Nice post Pak Joko…
    memang kesejahteraan petani harus kita pantau juga

    http://yukkitangeblogging.blogspot.com

  37. Achris46 on 30.09.2009 at 15:13 (Reply)

    saya dukung terus setiap ada ide yang selalu mengajak kita terus berkarya, bukan untuk diri sendiri tapi buat orang lain disekitar kita.

  38. bambang on 30.09.2009 at 15:15 (Reply)

    bagus juga kalau petani itu mengerti internet dan ini harapan masa depan, namun harus di ingat bahwa petani kita masih petani yang tradisional, belum modern dan yang sudah mengerti internet baru sedikit, itu aja bukan petani yang berkecimpung langsung di bidang pertanian.

  39. Ketut Teguh on 30.09.2009 at 15:15 (Reply)

    kakak saya petani di sulawesi tenggara
    dia ikut transmigrasi tahun 1983, sekarang sudah ada listrik dan telkom. yang pertama mereka butuhkan dengan hadirnya listrik dan telkom adalah hiburan.
    kakak saya itu gaptek, pasti lebih kenal jenis2 cangkul dari pada sebuah komputer. dengerin internet aja rasanya belum pernah tapi beliau orang yang ulet dan rajin bekerja.

    nanti kalau saya main kesana saya akan perkenalkan internet dan informasi apa saja yang dia butuhkan untuk memajukan hasil pertaniannya.
    ya ini saya mulai dengan orang terdekat dulu yaitu keluarga …hmm…syukur2 bisa nular ke yang lain dan akhirnya nyebar ke seluruh petani di indonesia.

    akan saya perkenalkan juga pak joko ke kakak saya ini. siapa tahu dia jadi punya penghasilan berlipat-lipat-lipat dan jadi petani sukses dan bila perlu terkaya. salam sukses untuk semua.

  40. Yandi C S on 30.09.2009 at 15:16 (Reply)

    Pola pikir sangat berpengaruh terhadap kemajuan seseorang! begitu juga bagi para petani kita di bumi indonesia ini, pola pikir tradisional tidak ada salahnya, tp alangkah tepat jika pola pikir tradisional ini dibarengi dengan hal2 positif yang kita dapat dari luaran! contoh: sekarang ini para petani kita banyak yang mempertahankan penggunaan pupuk kimia yang berlebihan, sebenarnya dengan sedikit merubah pola pikir kita, petani dapat membuat teknologi sederhana berbasis organik yang telah banyak dikembangkan! jd hanya tinggal meniru! inilah wajah petani indonesia sekarang ini, meniru sj sudah enggan, apalagi menciptakan! begitu juga di dunia maya, dengan sedikit meniru dari yg berpengalaman, para petani kita sebenarnya dapat membuat sebuah toko pertanian online, dan tentunya akan mendapatkan hasil yang lebih besar.
    terima kasih & salam kenal.

  41. albudijaya on 30.09.2009 at 15:16 (Reply)

    inspiratif sekali idenya :)
    namun ada 2 hal yg jadi pertanyaan
    1. sejauh mana ide bagus ini efektif di akses oleh para petani?
    2. siapa yg berminat mengsosialisaksikannya?
    3. apakah para provider punya hati untuk memberikan akses lebih mudah dan murah untuk para petani Indonesia?

    wallahualam

  42. adryan on 30.09.2009 at 15:20 (Reply)

    Wah…ini seh saya pikir ide menarik pak Joko..kalo soal pengurangan subsidi pupuk seh sebenarnya sudah biasa. Artinya, jangankan pupuk, kesehatan dan pendidikan pun sudah tidak ada subsidi lagi, dan masih banyak lagi pelayanan publik yg tidak disubsidi pemerintah. Kalau saya pribadi, PETANI goes to Internet, ini sebuah KEHARUSAN!

    Oke pak..kita tunggu saja action para petani untuk goes to internet…tapi mari kita bantu juga pak!

  43. Santo on 30.09.2009 at 15:20 (Reply)

    Setuju dengan ide dari Mas Joko, sudah saatnya Petani kita memanfaatkan teknologi dalam mencari Informasi tentang produk,perawatan,dan juga Informasi lainnya.

    Bahkan mungkin mengupdate Informasi hasil bumi / panen dan lainnya, saya percaya dengan media yang sangat banyak di Internet saat ini, akan sangat membantu perkembangan petani Indonesia.

    Maju terus Petani Indonesia

    Santo

  44. sigit on 30.09.2009 at 15:23 (Reply)

    sebetulnya semua bisa tergantung kitanya menghadapi petani dan mensosialisasikannya

  45. Cara Cepat Belajar SEO on 30.09.2009 at 15:24 (Reply)

    Klo sy setuju aja am ide pak joko, apalagi sampai di ACTION oleh para petani kita.
    Dan apabila terwujud serta byak yg sukses dari bisnis online ini, sy merasa bangga dan terpicu, petani aja bisa sukses….
    Hanya waktu yang menjawab.

    Salam Sukses,
    Deni Permana

  46. Muhammad Thohir on 30.09.2009 at 15:24 (Reply)

    Petani adalah simbol penyabar dan motivasi meraih sukses. Jika selama ini mereka banyak gagal dan dirugikan tidak lain adalah karena kebijakan pemerintah kurang berpihak kepada mereka. “Dinding” ketidak berpihakan tersebut hanya dapat kita bobol dengan menembus dunia maya, INTERNET. Yah, bertani di internet tidak berarti meninggalkan sawah, kebun dan ladang. Tetapi internet justru berpeluang menjadi ladang baru mereka. Kesabaran bercocok tanam, menyirami, dan mnunggui dari serangan hama,memanen sampai memasarkan hasil panen adalah proses panjang yang menjadi modal pelajaran berharga bagi mereka untuk bercocoktanam di sawah internet. Benih-benihny, tanya saja sama mas Joka. Semoga suskes!

  47. Muhammad Thohir on 30.09.2009 at 15:25 (Reply)

    Petani adalah simbol penyabar dan motivasi meraih sukses. Jika selama ini mereka banyak gagal dan dirugikan tidak lain adalah karena kebijakan pemerintah kurang berpihak kepada mereka. “Dinding” ketidak berpihakan tersebut hanya dapat kita bobol dengan menembus dunia maya, INTERNET. Yah, bertani di internet tidak berarti meninggalkan sawah, kebun dan ladang. Tetapi internet justru berpeluang menjadi ladang baru mereka. Kesabaran bercocok tanam, menyirami, dan mnunggui dari serangan hama,memanen sampai memasarkan hasil panen adalah proses panjang yang menjadi modal pelajaran berharga bagi mereka untuk bercocoktanam di sawah internet. Benih-benihnya, tanya saja sama mas Joko. Semoga suskes!

  48. Cara Membuat BLOG on 30.09.2009 at 15:27 (Reply)

    Mantap artikelnya, update terus bos!!!

  49. tyo on 30.09.2009 at 15:28 (Reply)

    Apa pun yg kita pikirkan bisa terjadi pasti bisa termasuk petani bisa melakukan bisnis ini,perlu wkt dan pembelajaran bagi mereka para petani, Go…Jaya Indonesia

  50. Pencipta Lagu on 30.09.2009 at 15:29 (Reply)

    Saya setuju petani sudah mulai merambah bisnis internet. Melalui internet, petani bisa mendapatkan akses pasar yang lebih besar termasuk dapat memotong rantai distribusi hasil pertaniannya. Apalagi jika produk pertanian bisa ditingkatkan dari komoditi menjadi produk pertanian dengan nilai tambah

  51. wiratsongko on 30.09.2009 at 15:29 (Reply)

    mas Joko, kalau anda punya idea para petani di Indonesia berinternet itu idea yg bagus, tapi harus anda barengi juga dengan memfasilitasi perangkatnya dan network-nya,dan juga trainingnya kalau tidak dibarengi dengan itu semua yang akan bisa melakukan apa yg anda inginkan paling-paling hanya segelintir orang saja, dan yg akan mendapatkan keuntungan besar dari idea anda tsb juga hanya segelintir, artinya yg dapat untung besar itu,bukan petani tetapi petani yg berkedok mereka sebenarnya adalah pe-business.coba nama-nama anda sebut tadi disuruh mencangkul saya ragu apakah mereka bisa atau enggak, kalau sekedar nyangkul 1, 2 cangkulan ya pasti bisa, tapi mencangkul yg sebenarnya saya masih tanda tanya.
    the right man on the right place, kata orang jawa mas, orang punya keahlian dan bidangnya masing-masing.idea mas Khery itu cukup membantu, apalagi dibarengi dengan sosialisasi pembuatanya.
    Idea untuk menciptakan lahan baru saya pikir itu lebih bagus karena sekarang ini menteri-nya ada tapi kelihatanya TRANSMIGRASI anyep,malahan sekarang ini lahan seluas ratusan juta hektar hanya dimiliki beberapa orang saja untuk perkebunan, sementara lahan petani yg sudah makin sempit di tambah digerogoti para pengembang, saya pikir itu yg lebih mendesak mas.

  52. indra on 30.09.2009 at 15:30 (Reply)

    mantap tuh, biar para petani gak hanya nyangkul disawah atau pun kebun, tapi juga bisa nyangkul informasi dan bisnis di internet…

  53. irsas on 30.09.2009 at 15:31 (Reply)

    Saya mendukung bila di sepulang bekerja dari sawah di Balai Desa di buka Web Site dg operator yg handal untuk petani membuka internet layar lebar diselingi kaset gending2 jawa serta suguhan teh manis dan singkong , pasti makyus masuk dalam pikiran para petani informasi terkini pupuk , cara mengolah tanah yang baik , pengairan dan memanen sampai dengan mendistribusikan asal dilaku kan dengan cara tidak memerintah tapi bertahap karena daya serap kan masing2 berbeda salam

  54. zubedy on 30.09.2009 at 15:33 (Reply)

    Harusnya pemerintah memfasilitasi penempatan/ pemilikan komputer kepada tiap kelompok tani ditingkat desa/kelurahan, atau paling tidak ditingkat kecamatan dimana mereka bisa akses info tentang seluk beluk tanaman, harga jual dan beli, ketersediaan pupuk, pasar dan transportasi untuk transaksi jula beli. Sebaiknya pemerintah kab/kota menjadi moderator untuk mem-posting semua request dari tingkat petani keluar daerah, maupun sebaiknya, kepada petani kembali.
    Kalo saja ada yang bantu membuat berbagai website yang bisa dipakai sebagai wahana dan terminal untuk melontarkan info dari dan untuk petani, akan sangat membantu sekali. Kalo saya jadi menteri pertanian, ide ini akan merubah pola pikir dan aksi petani untuk kemakmuran mereka, tidak hanya medioker dan pengusaha besar yang selalu mendapat untung selama ini.
    Salam,

  55. sudadi on 30.09.2009 at 15:34 (Reply)

    Tidak mudah , yang jelas harus diberi pengertian dan petunjuk yang dasar untuk mengenal komputer, baru setelah mengenal dan ada rasa ingin tahu, seberapa canggih komputer itu, dengan semangat yang besar, pasti ada kemauan untuk lebih jauh. Dengan sedikit bekal bagaiman konek ke internet dan bagimana cara mengoperasikan. pasti Petani indonesia bisa mengenal ilmu pertanian lewat internet.

  56. Rojali Abdullah on 30.09.2009 at 15:34 (Reply)

    saya sangat setuju pak joko, untuk membina petani kita agar lebih maju dan lebih berkembang lagi, untuk itu harus dibina pengetahuan teknologinya agar tidak kalah dengan para tengkulak-tengkulak hasil produksinya, caranya perlu kita rekrut untuk diberikan pelatihan sebagai sarana transfer ilmu internet produk dan tata cara produksi serta pemasaran hasil produksi pertanian, ini usul saja

  57. Jajang Suryana on 30.09.2009 at 15:35 (Reply)

    Mungkin yang bisa dilakukan sebagai langkah terdekat adalah membuka blog petani. Dalam blog itu bisa dibahas aneka persoalan petani oleh para pemerhati pertanian. Ya ada forum, ada temu darat lah. Hasil-hasil temuan praktis bisa ditebar secara online untuk didownload secara gratis. Barangkali, kalau informasi tentang temuan-temuan praktis telah sampai dari mulut ke telinga, ya bisa berlanjut ke teling-teling lainnya. Jadilah para petani pun suka internetan untuk mencari solusi permasalahan mereka. Asal jangan bertani diinternet saja, hasilnya buah maya, umbi maya, padi maya, dan maya-maya lainnya.

    Pokoknya ACTION-lah dari yang kecil dulu!

  58. noer syamsi on 30.09.2009 at 15:38 (Reply)

    tidak semudah itu pak joko, yang perlu kita tekankan perlunya dibuat kelompok tani, hal ini untuk menjadi wadah bagi para petani untuk mendapatkan suatu sistem informasi yang berkaitan dengan produk dan pemasaran, sehingga jika suatu informasi banyak di komersialkan, mana mau maju para petani indonesia. Disini perlunya pemerintah untuk membeli hak cipta, seperti buku atau penemuan lain, untuk dibagikan kepada kelompok tani tersebut, dan diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup mereka dengan suatu informasi. Jangan salahkan pemerintah terus menerus, yang harus dilakukan adalah bagaimana suatu lahan bisa mendapatkan keutungan hasil panen melebihi dari biasanya, sehingga ketergantungan dari pemerintah dapat di minimalisir. dan kelompok tani akan memikirkan kesejahteraan dalam lingkup yang semakin kecil, sehingga permasalahan dapat diatasi segera.

  59. deden on 30.09.2009 at 15:38 (Reply)

    saya dukung para petani indonesia, kebetulan saya banyak program untuk saudara2ku para petani

  60. Priono on 30.09.2009 at 15:40 (Reply)

    Setuju mas Joko. Itu adalah sebuah terobosan dan ide kreatif dalam mem budayakan internet knolegde untuk petani. Namun pendekatannya menurut saya mungkin tidak pyur disodorkan sebuah perangkat, tapi sebuah info pendahuluan lewat tulisan dan presentasi ke para petani khuhusnya lewat ketua kelompok petaninya. Gabungan petani Indonesia masih diketuai Pak Prabowo?! Dari pak Prabowolah mulai pendekatannya. Itu menurut saya. Pasti bisa dan goooo mas Joko!!

  61. Hasbie on 30.09.2009 at 15:40 (Reply)

    Boleh juga. Tapi yg sediakan pangan siapa?

  62. Arfan fadillah on 30.09.2009 at 15:40 (Reply)

    Hidup para petani Indonesia , semoga apa yang bapak / ibu kerjakan sangat bermanfaat bagi Nusa dan Bangsa Amin 3x Ya Robal Alamin…..

  63. Hasbie on 30.09.2009 at 15:42 (Reply)

    Mending petaninya ikutan DBS. agar bisa Go Freedom.

  64. siti mujayanah on 30.09.2009 at 15:42 (Reply)

    saya sangat setuju apa yang dibicarakan emang perlu untuk para petani diajarkan untuk berbisnis internet supaya maju tidak ketinggalan berita sekarang ini dan walaupun penyuluh lapangan masih saja kurang informasi itu bisa didapat lewat putra putri mereka via internet. salam action

  65. sultan jaya(randy) on 30.09.2009 at 15:51 (Reply)

    kalau petani kita dukung enak di kamu karna uang pendaftaran masuk ke kamu dan kita hanya dapat NOL besar…joko..joko…kamu pikir kita bodok kali…sy sdh 7 bln mendaftar tapi gak ada penghasilan sama sekali..rugi uang pendaftran saja

    1. SMUO PLUS on 30.09.2009 at 16:56 (Reply)

      wah kayanya comment ini masih ada nih, ikut jawab ah.. :)

      Sekali lagi artikel diatas bukan para petani yang harus beralih profesi menjadi pebisnis internet dengan bidang diluar pertanian.

      tapi cara pengembangan para petani untuk lebih maju dengan memanfaatkan media internet.

    2. Irwan M Santika on 30.09.2009 at 17:05 (Reply)

      Tanggapan saya pada komentar2 seperti ini, tetap, kenapa ada yang berhasil dan blm berhasil, yang membedakan apa ya ?

      sedangkan saya sendiri sudah balik modal berlipat-lipat.

      Sekali lagi, apa sih yang membedakan orang yang sdh berhasil dan belum berhasil, semua awalnya sama, tdk tahu akan bisnis internet.

      tidak mungkin seorang bayi ketika lahir ada yang langsung sdh mengerti bisnis internet dan ada bayi yang tdk mengerti bisnis internet.

      ** Kemana kita akan membawa arah pemikiran kita.

    3. Khery Sudeska on 01.10.2009 at 10:09 (Reply)

      Terpulang bagaimana cara kita menerjemahkan dan menerapkan ilmu SMUO yang diberikan Bang Joko. Menurut saya, ilmu itu tidak sebanding dengan harganya. Harganya terlalu rendah malahan dibanding modal bisnis manapun. Now, mau nggak kita segera menerapkannya, dan kalau bisa mengembangkannya. Mas Irwan, misalnya, malahan bisa menerjemahkan, menerapkan, bahkan mengembangkan ilmu SMUO dengan cara sebaliknya. Dasar ilmu SMUO yang online, diterapkan Mas Irwan ke bisnis offline. Dasar dan caranya sudah ditunjukkan dengan jelas dan gamblang oleh Bang Joko. Tinggal kita mau atau tidak dengan segera menerjemahkan dan menerapkannya. Inilah maksud yang sering dikampanyekan oleh Bang Joko sebagai “ACTION”… :)

      1. Khery Sudeska on 01.10.2009 at 10:25 (Reply)

        Dan, petani kita, sebagaimana ide dasar artikel (opini) ini, bisa saja memanfaatkan ilmu dasar FormulaBisnis bagi pengembangan bisnis petani kita. Tujuan akhirnya, tentu, peningkatan pertumbuhan ekonomi (kesejahteraan) petani kita. Walau tak mudah, tapi ini langkah baru dan patut dicoba. Tugas kitalah (yang sudah kenal internet ini) memperkenalkannya kepada petani kita. Tak ada yang tak mungkin. Be positive…

  66. A. Khadafi on 30.09.2009 at 15:52 (Reply)

    Ayo para petani jangan ragu2 untuk mengikuti bisnis ini, bisnis ini bermanfaat bagi Anda semua, Salam Action

  67. iklan joss on 30.09.2009 at 15:54 (Reply)

    yup.. mari kita dukung petani indonesia untuk menerapkan teknoligi IT

  68. Saiful on 30.09.2009 at 15:54 (Reply)

    Betul p’joko, petani harus kita bantu supaya petani kita lebih maju dan lebih menigkatkan penghasilan, selama ini kita hanya menikmati hasilnya saja tidak mengetahui betapa susahnya mereka menghidupi keluarganya. SUKSES BUAT PETANI
    makasih.

  69. Widodo Rpw on 30.09.2009 at 15:58 (Reply)

    Dear p’joko,
    Setelah sy membaca uraian ide bpk..terus terang sy sangat kagum..pernah terlintas dipikiran sy hal yg serupa dngn anda,mengenai kemajuan para petani diindonesia yg semakin hari semakin mengalami kesulitan..
    Semoga semua ini bisa terealisasikan.salam sukses

  70. tavip pamungkas on 30.09.2009 at 16:00 (Reply)

    Itu suatu gebrakan baru yang perlu di dukung dari semua sisi. Mulai dari pengetahuan agar mereka melek dulu, kemudian perangkatnya. agar petani bisa operasi internet supaya bukan berada dalam mimpinya petani melainkan actionnya petani didunia maya ini. bravo formula bisnis

  71. Ozzy on 30.09.2009 at 16:02 (Reply)

    bravo buat ide briliant bapak…mudah-mudahan segera terwujud..dan mudahan semua petani di Negeri kita ini dapat meningkatkan kinerja dan potensinya…

  72. Ozzy on 30.09.2009 at 16:04 (Reply)

    salam sukses buat semua petani….

  73. Bambang on 30.09.2009 at 16:06 (Reply)

    Saya kira sudah waktunya petani Indonesia memanfaatkan internet. Agar komunikasi dengan petani negara lain dapat terjalin, agar dapat mengakses ilmu-ilmu pertanian/peternakan dari negara lain.

    1. Khery Sudeska on 01.10.2009 at 10:35 (Reply)

      Ya…, petani2 di Amerika dan Jepang sudah lama memanfaatkan internet. Kita, Indonesia, memang belum tergolong negara maju. Tapi, kapan lagi mau memulai kalau tidak sekarang…

  74. bambang on 30.09.2009 at 16:07 (Reply)

    Bagus gagasanya sich futuristic, berpandangan jauh kedepan tapi yang terpenting bagaimana meningkatkan produktifitas yang tinggi dan dengan serta merta menjadika para petani sejahtera,…mungkin saya pikir penjualan pupuk online dari pemerintah harus ada dan digalakan karena yang untung tetep saja para tengkulak karena selain melek uang dia juga melek tehnologi, kalo sudah begitu cilaka para petani ,..siapkan dulu perangkat sdm para petani itu sendiri,…

    1. Khery Sudeska on 01.10.2009 at 10:41 (Reply)

      Ide yang bagus, Mas Bambang. Saya setuju. Dan, saya kira, kitalah yang harus mulai bekerja memberikan pemahaman teknologi (internet) kepada petani kita. Tujuannya, tentu, peningkatan SDM tadi. SDM tidak mesti harus ditingkatkan melalui pendidikan formal saja kan? Sip…

  75. willys2727 on 30.09.2009 at 16:09 (Reply)

    Benar,petani di indonesia membutuhkan bisnis internet untuk informasi seputar pertanian ataupun memberi informasi kepada para pebisnis lewat internet,ini demi kemajuannya. jika sudah tercapai maka tersukses.

  76. tomu siahaan on 30.09.2009 at 16:14 (Reply)

    Saya sangat setuju kita harus bisa mangangkat harkat dan martabat petani Indonesia, karena merekalah yang banyak memberikan sumbangsihnya terhadap bangsa Indonesia berupa hasil tanaman yang menjadi bagian kebutuhan pokok kite-kite.
    selamat kepada mas Joko yang memproklamirkan ide ini Bravo……….

  77. Hasan on 30.09.2009 at 16:18 (Reply)

    Terima kasih atas suport yg telah diberikan, tidak ada salah apabila untuk menjadi yang lebih baik, demikian jg para petani……lanjutkan.

  78. Erwin Hamdani on 30.09.2009 at 16:19 (Reply)

    Menurut saya, langkah pertama kita harus memfasilitasi merek dalam hal pengetahuan internet marjetingnya. Selanjutnya, perlahan-lahan kita perkenalkan mereka ke dalam bisnis via internetnya hingaa mereka mandiri…

  79. dwi on 30.09.2009 at 16:20 (Reply)

    bagus…., itung utk mensukseskan program pemerintah ttg peningkatan kesejhteraan petani dan jembatan komunikasi antar petani se Indonesia

  80. vance on 30.09.2009 at 16:21 (Reply)

    sungguh satu ide yang sangat bagus untuk dikembangkan….apalagi berbicara soal masa depan dan nasib bangsa ini…
    Saya sangat setuju dengan uraian bung Joko ; memang Sudah saatnya para petani mengetahui dunia internet yang tentunya akan menambah wawasan dan cara berpikir para petani.., untuk mengelola hasil pertanian dan menerima informasi terkait harga gabah mereka..
    Namun yg harus dipikirkan bahwa ide yang sehebat ini harus pula didukung oleh ifrasruktur yang rasanya , sampai saat ini banyak daerah yang tidak memiliki listrik …. juga , hal – hal yang perlu dipikirkan adalah : bagaimana cara memberi bantuan listrik kepada para petani yang kebanyakan serba kekurangan… hal ini juga sebagai masukan kepada legislator kita yang duduk di bangku DPR – RI….

    salam dan sukses selalu….

    1. Joko Susilo on 30.09.2009 at 16:45 (Reply)

      Benar. infrastruktur mutlak ada. Semoga infrastruktur di berbagai daerah akan cepat membaik

    2. Khery Sudeska on 01.10.2009 at 10:15 (Reply)

      Dan subsidi tersebut dapat saja (dan mungkin akan lebih baik) dialihkan kepada pembangunan dan pengembangan infrastruktur pertanian yang menunjang bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi petani kita. Asal tepat sasarannya…

  81. abiyanto on 30.09.2009 at 16:25 (Reply)

    Saya setuju banget pak, apalagi nanti kedepannya petani Indonesia bisa masarin hasil panennya lewat internet. Saya juga setuju pak ide itu, soalnya orang tua saya juga petani, kalau kita bisa sosialisasikan ide itu ke para petani, petani Indonesia bukan petani biasa tapi petani yang luaaaaaaaaaaaarrr biasaaaaaaaaaaa……..

  82. Henry rinaldy on 30.09.2009 at 16:29 (Reply)

    Saya tidak bisa berkomentar seputaran petani di karnakan petani kita pada dibudohi oleh pemerintah guna menanam tanaman yang memiliki nilai jual rendah dan pemerintah hanya mengajarkan seputaran tehnologi yang paling sederhana sekali padahal kalau mereka dikenalkan dengan tehnologi modereren dan sistem informasi internet guna mencari info harga, sistem penanaman dan pemasaran dari internet mungkin negara kita akan lebih maju

  83. mislam on 30.09.2009 at 16:30 (Reply)

    ide bagus bung! biar tdk lebih sejahtera dan mengerti dunia luar….n bisa membedakan mana yg benar adn yg salah

  84. Ideblog on 30.09.2009 at 16:43 (Reply)

    Peternak juga perlu didukung lho…sy pnya ternak ayam arab di kediri. Prospek bgus, tp hrg sering gak stabil. Pengen bikin blog ttg beternak ayam arab ni pak joko,coz d google msh dikit referensinya. Maen k blog sy ya

    1. Khery Sudeska on 01.10.2009 at 10:45 (Reply)

      Ideblog, perternakan itu merupakan sub bidang dari pertanian :)

      1. Khery Sudeska on 01.10.2009 at 10:48 (Reply)

        Sebagaimana halnya juga Perikanan, Perkebunan, dan Tanaman Pangan; merupakan sub bidang dari pertanian… :)

  85. angga on 30.09.2009 at 16:44 (Reply)

    Mari para petani Indonesia jangan mau ketinggalan untuk maju. Maka dengan adanya teknologi ini Kalin bisa tau informasi lebih maju dan semangat harus diciptakan karena itu semua untuk kemajuan Kalian semua para Petani Indonesia.
    Jangan malu dan jangan ragu2 untuk selalu mencari informasi dari internet.
    Karena say yakin bahwa Para Petani dari Indonesia juga bisa menjadi nomor satu dan yang terbaik ……….
    salam Dari Saya…

  86. uripah on 30.09.2009 at 16:51 (Reply)

    Ide briliant mas, petani harus bisa maju jangan kalah ma pebisnis seperti yg di kota2.. Zaman sekarang kalo tidak menggunakan internet bisa ketinggalan jauh.. baik dari omset maupun informasi.
    Sukses selalu untuk para petani. Ayo kita gunakan internet untuk memasarkan produk kita, untuk mendapatkan income yg lebih…

  87. adnan on 30.09.2009 at 16:57 (Reply)

    akan lebih baik kalau petani dibimbing pemasarannya. Tentu pemasaran yang mereka sudah memiliki product knowledge. Sehingga mereka tidak merasa tambah sulit berusaha. Tetapi justru semakin enak berbisnis.
    Maju terus petaniku
    jangan mudah putus asa
    aku selalu berada di belakangmu

    1. Khery Sudeska on 01.10.2009 at 10:54 (Reply)

      Adnan, itu yang memang menjadi tujuan kita. Petani tidak berkutat pada kegiatan Agronomi saja, tapi juga merambah Agribisnis-nya. Salah satunya, melalui media internet, tentu…

  88. Yuyun on 30.09.2009 at 16:57 (Reply)

    Bagus sekali mas ide nya yang mana dengan ada nya ide tersebut dapat menembah pengetahuan dan kemampuan para petani khususnya di Indonesia sehingga para petani selain bertani juga dapat mengmembangkan bisnisnya di internet dan dengan adanya ide atau informasi mengenai bisnis di internet para petani tidak ketinggalan pengetahuan dan teknologi…..sukses selalu buat petani khsusnya dan buat kita semua, amin

  89. Imam santoso on 30.09.2009 at 17:02 (Reply)

    Ini yang bisa kita katakan kepada para petani Indonesia. “STOP DREAMING, START ACTION” Sehingga kalau subsidi pupuk dihapus, ya mesti berjuang / Action supaya bisa membuat pupuk sendiri. Setuju?

    1. Khery Sudeska on 01.10.2009 at 11:12 (Reply)

      Menarik nih… :D

  90. Imam santoso on 30.09.2009 at 17:10 (Reply)

    Bung Joko,
    Kalau artikel ini saya share ke teman Facebook saya, apakah ini sudah terkoneksi dengan program reseller
    http://www.formulabisnis.com/?id=imamsantoso
    Kalau ya, mungkin ini juga merupakan cara mudah bagi para reseller untuk mengembalikan modal.. he..he..
    Tapi kalau belum, bagaimana kalau comment saya ini bisa ditindaklanjuti. Win-win solution kan?

  91. ibenkx on 30.09.2009 at 17:11 (Reply)

    betul mas,karena saya seorang petani ikan jaring apung

  92. laminah on 30.09.2009 at 17:17 (Reply)

    betul sekali pak joko…petani indonesia harus melangkah selangkah demi selangkah untuk mandiri bagi diri sendiri dan berguna bagi masyarakat lain..dengan cara awal promosi hasil pertanian lewat internet..belajar bikin blog untuk promosi..ya kayak milik aq..www.lungkomas.blogspot.com

    promosi untuk kemajuan sendiri..

  93. Internet marketing | Bisnis Oline on 30.09.2009 at 17:27 (Reply)

    Ide yang cemerlang pak!! tapi bapak juga harus menuntun mereka, jangan sampai mereka salah persepsi, ya salah persepsi bahwa bisnis internet itu gampang.
    bapak harus jelaskan bisnis internet itu susah, tapi bisa di lakukan!!!

  94. Wawan on 30.09.2009 at 17:27 (Reply)

    aku dukung meskipun hanya doa…..
    karena tanpa petani kita bisa kelaparan.
    Maju terus Mas Joko bersama petani

  95. kandex on 30.09.2009 at 17:27 (Reply)

    nah ini dia..
    peluang baru untuk tambahan penghasilan petani kita..

    moga sukses

  96. Sukamto Nuri on 30.09.2009 at 17:27 (Reply)

    Memang itu ide yang bagus mas Joko, tapi masih memerlukan sosialisasi yang gencar, sebab saya lihat petani dilingkungan saya masih menganggap internet itu kegiatan orang yang nggak punya kerjaan tapi orang yang berduit. Tapi suatu saat nanti petani akan mengerti dengan sendirinya dan akan nimbrung ikut internet-internetan.

  97. Poside on 30.09.2009 at 17:32 (Reply)

    Hmm,.. andai pak tani tahu.., sayangnya petani jarang baca blog.

  98. hill on 30.09.2009 at 17:33 (Reply)

    pemerintah sudh mulai tidak berpihak trhdp petani, maka peluang yg ditawarkan pak joko merupakan angin segar, yg jadi masalah adalah bagaimana meningkatkan akses internet yg bagus ke pelosok pedesaan di tanah air ini? sedangkan akses internet yg baik hanya bisa dinikmati di daerah perkotaan saja, ayoo sumbang saran bagi pihak yg berkompeten di bidang peningkatan akses internet :)

    salam
    hill

  99. Abdi on 30.09.2009 at 17:38 (Reply)

    Sangat setuju Pak Joko, selain memberdayakan mereka dan meningkatkan income, juga akan sangat meningkatkan kwalitas keturunan para petani kita guna peningkatan kwalitas pendidikan masyarakat indonesia, selamat bergabung dan mencobanya……

  100. komisiprofit on 30.09.2009 at 17:40 (Reply)

    salam mas joko..
    semoga para petani internet indonesia semakin jaya

  101. warih on 30.09.2009 at 17:40 (Reply)

    Agak sulit namun bukannya tidak mungkin
    seiring dengan perkembangan teknologi, petani juga harus maju. tentunya untuk meningkatkan pendapatan
    maju terus petani-petani Indonesia

  102. Dedy on 30.09.2009 at 17:45 (Reply)

    Apalagi sekarang sarana informasi sudah merambah ke pedesaaan menyentuh pertanian, perkebunan, ladang dimana HP menjadi kebeutuhan hidup , sinyal semua operator sudah semakin banyak dinikmati dimana saja berarti internet pun bisa diakses oleh petani.Tinggal kita memikirkan bagaimana mereka mengenal dunia internet dengan baik sehingga Stop dreaming ,Start Action bisa terealisasi… Bertani di dunia nyata jalan terus sembari bertani di dunia maya pun bisa.

  103. Orang baru on 30.09.2009 at 17:49 (Reply)

    Hallo semua,silahkan kunjungi blog saya,saya lagi bingung ni,butuh saran…smoga sahabat blog mau berbagi pengalaman dengan saya,trimakasih

  104. Yusbar on 30.09.2009 at 17:54 (Reply)

    Saya setuju ide pak Joko, jika seluruh aktifitas manusia dituangkan dalam media internet, baik petani, nelayan, buruh, dan para profesional. maka akan bisa dibayangkan banyak sekali peluang yang dapat diciptakan, karena menurut pendapat saya setiap individu telah dibekali kemampuan yang mereka miliki, masing-masing akan mampu menciptakan idenya sendiri sesuai dengan keahliannya. mudah-mudahan ini dapat terwujud dan mudah-mudahan ide ini mendapat dukungan semua pihak, sehingga bagi yang berkepentingan dapat membantu semaksimal mungkin, misalnya dengan memberikan kemudahan-kemudahan bagi pemasangan internet diseluruh pelosok negri ini. Insya Allah…

  105. Mbah Kuncen on 30.09.2009 at 18:04 (Reply)

    Saya berdoa, semoga para petani di seluruh dunia, mendapatkan kesejahteraan yang layak. Karena Jerih Payah mereka sangat besar untuk kita semua…

    Aamiin…

  106. Jevry on 30.09.2009 at 18:07 (Reply)

    ‘Mat malam Ide Mas Joko sangat brilian, tapi petani perlu yang praktis, 75 percent lulusan SD sd. SMP syukur kalo selesai SLTAnya.
    Butuh waktu panjannnnnnnnnnnngggg Mas.

    Ada ide saya, buat komunitas petani lewat blog misalnya Petani Beras kalo harganya turun Beras tidak dijual ke pasaran, mengapa? karena hanya Pedagangnya saja yang nikmatin kenaikan harga sementara Petani kerjanya FULL TIME.

    Gimana Mas?

    1. Khery Sudeska on 01.10.2009 at 12:27 (Reply)

      Pemahaman internet ini, saya kira, tidak memandang tingkat lulusan. Diberi pemahaman pelan2, akhirnya pasti bisa. Kita yang kuliah aja di PT pun gak terlalu banyak diberi pelajaran internet ini. Kita dan kemauan lah yang akhirnya membuat kita bisa. Saya kira petani pun bisa begitu. Dulu mereka malah gak bisa “ngoret-ngoret” HandPhone, karna gak tahu fitur dan fungsinya. Tapi, lama2, HandPhone petani kita sekarang malah keren2. :)

      But, idenya Ok punya tuh. Saya dukung, segera ACTION-kan…

  107. Obat Stress on 30.09.2009 at 18:07 (Reply)

    Agar para petani ataupun para blogger tidak stress, baik karena pupuk naik atau belum ada order bisnis online nya… Mending baca-baca cerita lucu di sini….

    Semoga terhibur…

    http://adaadaaza.blogspot.com

  108. choesny on 30.09.2009 at 18:07 (Reply)

    Saya setuju dengan beberapa posting artikel diatas. Hanya perlu diperhatikan bahwa tidak semua petani melek teknologi Informasi. Jadi emreka butuh penyuluhan dan bimbingan.

    Kedua mari kita carikan para petani Teknologi Informasi yang akrab dimata mereka dan mudah cara menggunakannya.

    Merubah budaya hidup, pandangan dan sikap para petani tidaklah mudah. Namun bukan juga tidak mungkin. Mereka terbiasa dengan pola hidup menanam, merawat,menunggu dan memetik hasilnya. Dan itu adalah pasti dimata mereka…bila kita menanam benih jagung maka akan tumbuh jagung.
    Pola hidup dan sikap ini sudah lama mereka miliki.

    Jadi perlu sosialisasi dan bukti kongkret.
    Demikian.Mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan.Maklum, saya baru belajar dan menapakkan langkah.

    Terimakasih.

    Choesny

  109. maria on 30.09.2009 at 18:15 (Reply)

    mas joko cepat tanggap.
    yang saya alami , petani berat untuk melepas
    uang untuk beli semua perangkat ,misalnya lap top
    plus webcam ,untuk sementara ini kita menggunakan
    hp. untuk mendengar perkembangan bibit sampai
    menjelang panen padi, atau ternak bagaimana setelah diberi formula (rahasia), atau pengolahan
    tambak serta ,sayur , cabe dll. pokoknya makmur.
    apalagi kalau foto2 sdh kita uploads mereka kepengin sekali punya ,supaya bisa pakai internet.

  110. blog jual koi on 30.09.2009 at 18:18 (Reply)

    betul pak ,saya juga petani koi di blitar sekarang saya juga merasakan manfaatnya menjual ikan lewat internet,sampai2 sekarang kekurangan stok dan harus keliling nyari ke para petani koi lainnya…sukses ini mungkin akan saya teruskan dengan menjual produk pertanian lainnya.di tempat kami ada buah blimbing dan klengkeng organik cuma stoknya masih terbatas …takut klo kebanyakan order malah bingung sendiri..sukses selalu p joko klo mampir ke blog saya jangan luma ngisi komentar…ya …thank

  111. ardiawan on 30.09.2009 at 18:18 (Reply)

    kalau banyak petani beralih profesi menjadi pebisnis online, siapa yg menanam beras?
    Hayo Jawab!

  112. wirya on 30.09.2009 at 18:19 (Reply)

    waduh hebat banget nih ide-idenya pak joko. Kebetulan saya juga seorang yang bergerak di bidang agrobisnis yang sangat gemar sekali di bidang perkebunan, namun di lain sisi saya juga sangat gemar sekali seluk beluk dunia internet. Indonesia kita ini sangat kaya raya potensi pertaniannya apalagi kalau petani pada sukses dan mahir internet wah..wah…bisa dengan mudah mereka beli produk resseler. Dari pertanian uangnya masuk, dari internet dapat juga. wah hebat…hebat..
    maju terus petani indonesia!

  113. Obat Stress on 30.09.2009 at 18:20 (Reply)

    Semoga para petani tidak stress karena naiknya pupuk. Tolong para pejabat, jangan hanya memperkaya sendiri, ingat nasib wong cilik…

    Bagi yang sedang seterezzz, semoga terobati di sini…

  114. Ilmu Bisnis Online on 30.09.2009 at 18:28 (Reply)

    Good Idea! Tapi untuk saat ini memang kayaknya masih sulit untuk menerapkannya. Mungkin cara terbaik adalah kita selaku pebisnis internet yang memulainya, yakni dengan mengajak petani yang kita kenal dan mengenal kita. Kan bisa diajak kerja sama. Kita yang menangani urusan online-nya, dia yang mengerjakan keahliannya.

  115. haryadi on 30.09.2009 at 18:32 (Reply)

    Oke banget…

  116. Roos Lee on 30.09.2009 at 18:44 (Reply)

    Tingkatkan SDM para petani pasti sukses

  117. Hendri Kriswanto on 30.09.2009 at 18:46 (Reply)

    Saya sih oke-oke aja,dan saya sangat setuju dengan program seperti itu,maaf di Gereja-Gereja sekarang lagi di galakkan pemberdayaan pangan untuk mengatasi krisis ekonomi pangan tahun-tahun mendatang,sebab sayapun berkecimpung di dalamnya,meski tak masuk secara langsung tapi lewat dukungan Doa umat.itu sudah sangat membantu sekali sebab menanam saja tanpa BerDoa mustahil akan tumbuh dengan baik.sebab masih ada di jaman sekarang orang bermain curang lewat jampi-jampi dan tahu-tahu Tikus,Ular dan Yuyu gaib bermunculan menggerogoti tanaman teman,saudara atau orang lain agar tidak panen.dan hanya dia sendiri yang panen.apa itu bukan curang?,tapi kalau di sertai Doa,jenis penyakit,hama,maupun gaib-gaib seperti itu dapat di singkirkan dengan mudah dan bahkan jampi-jampi itu kembali mengenai orang yang berbuat curang kepada tanaman kita.ibarat” Senjata Makan Tuan”.sayapun mendukung sekali.sebab kelak Tahun 2012 krisis akan berkepanjangan seluruh manusia kelaparan dan pangan akan naik hingga 200% itu tak mustahil.bukan saya percaya soal ramalan tapi itu akan terjadi sungguh-sungguh.sebagai bahan pertanyaan,bagaimana caranya kita mengajak para Petani untuk bekerja sama dengan kita?,dan melalui apa kira-kira?.sekian saja atas pendapat dan pertanyaan saya buat Mas Joko Susilonya.semoga program ini mendapatkan perhatian yang penuh dan dapat menolong orang yang kesusahan kelak dan menjadi bekal kita saat Tuhan memanggil kita (Mati).sekian dan terima kasih.

  118. Ali Hasyim on 30.09.2009 at 18:48 (Reply)

    harusnya seperti itu agar para petani kita dapat berhubungan dengan petani yang ada di luar negeri. Tapi tidak lupa juga pemerintah harus memberi pendidikan yang baik kpd para petani agar para petani dapat mencari informasi yang dibutuhkan

  119. Tips Bisnis Internet on 30.09.2009 at 18:55 (Reply)

    Saya Rasa Petani perLu tau tentang Internet, karena mereka bisa mencari informasi tentang bagaimana cara bertanam yang baik ataupun mengetahui teknologi terbaru untuk meningkatkan hasil panen mereka, Tp KLu sampai mereka ikutan bisnis internet ntr kita mkn apa? masa kita negara yg subur ini maknnya hrus import semua…… hehehe…

    Salam Sukses
    Denny

  120. Bisnis, Mudah on 30.09.2009 at 18:55 (Reply)

    Kalau saya sih pak joko, terkadang prihatin dengan apa yang terjadi di negeri ini, karena terkadang keputusan yang di ambil pemerintah menykitkan buat rakyat indonesia, tapi mau di bilang apa? kenyataanya kita sendiri yang harus merubah takdir, hidup petani indonesia

  121. niken on 30.09.2009 at 18:55 (Reply)

    Wah pak Joko semoga sukses ,karena sekarang internet sudah masuk desa. Kalau mereka tahu bisnis internet tentu tak takut lagi gagal panen karena bencana banjir,kekeringan atau kena hama. Selamat ya pak!

  122. rangga on 30.09.2009 at 18:56 (Reply)

    apakah, fasilitas yang menyangkut hal ini sudah ada??
    secara realitasnya, pendidikan terhadap ilmu komputer, ataupun internet merupakan hal yang sulit diterima bagi para petani di pelosok daerah

    sekalian saja kita menjadi lembaga masyarakat, yang memberikan pendidikan terhadap para petani tentang bisnis di internet tanpa melupakan pekerjaan awalnya yaitu bertani

    kasarnya, percuma saja kita mendukung tanpa ada ACTION

  123. Iwan R on 30.09.2009 at 19:01 (Reply)

    Salam dasyat

    Luar biasa memang pemikiran mas Joko ini, selalu selangkah di depan. Oleh karena itu tidak heran apabila bisa maju. Menurut pendapat saya, hal ini sangat memungkinkan untuk dikembangkan, tinggal memikirkan bagaimana caranya para petani melek internet. Jadi diperlukan effort dari orang2 seperti kita untuk memberikan pengarahan kepada para petani.

    Saya sangat mendukung untuk program tersebut.

    Salam dasyat

    Iwan R

  124. Dede Mulyana on 30.09.2009 at 19:14 (Reply)

    kalau petani bisnis internet, berarti seorang petani yang sudah sukses, kalau mereka sukses maka Indonesia akan lebih maju……Setuju???

  125. Fitri Goodwin on 30.09.2009 at 19:17 (Reply)

    Program ini sangat bagus asal fasilitas yg memadai serta dengan pantauan yg bersifat mendidik sambil menghasilkan uang sehingga petani tidak merasa terbebani, karena petani kita kan banyak yg awam dengan computer, maka dari itu butuh bimbingan dari orang2 seperti Mas Joko. Saya percaya jika petani maju tentunya Negara akan makmur dan membantu negara lewat Agro Business, Moantep tenan!!!!!!!
    Ini ide yg cemerlang dan mudah2 bukan hanya teori.
    Lanjutkan Mas Joko, saya percaya jasa anda akan selalu diingat oleh seluruh Bangsa Indonesia.

  126. endi on 30.09.2009 at 19:19 (Reply)

    setuju

  127. Andri Muhammad Sidik on 30.09.2009 at 19:19 (Reply)

    Ide Mas Joko ini memang bagus sekali, spt teman2 sebelumnya yang telah memberikan komentar, tapi ini hanya berlaku kepada Petani tertentu gak ya Mas….????
    Mungkin tidak untuk petani penanam padi, untuk mengenal Internetnya sih siapa aj boleh tul gak ?

    Nanti kalau petani sudah keasyikan berinternetan bisa-bisa kita impor beras terus dong…

    he..he..he..hee..

    Salam Action !!

  128. PUTRI CHAIRANY on 30.09.2009 at 19:20 (Reply)

    Keyakinan bahwa akan adanya keberhasilan itu sangat penting.
    ingat!!!
    sesungguhya apa yang terjadi adalah sesuatu yang telah anda fikirkan. hanya anda tidak menyadari itu!!
    saya pernah baca kata-kata itu!!
    & teknologi yang canggih telah tersedia!!
    ini,lah kesempatan yang bagus!!
    karena anda para petani tidak perlu repot membuat brosur cetak/teriak2,kan tentang itu semua!!
    gunakan kesempatan ini.
    mnurut buku “HOW TO MAKE A HABIT OF SUCCEEDING”
    “orang yang setengah-setengah akan berjalan bolak-balik ke depan & kebelakang, & tdk akan pernah melaju di jalan yang halus sekali,pun; tetapi orang yang bersungguh-sungguh & kuat tekadnya akan terus maju meskipun diatas jalan yang paling kasar, & akan mencapai cita2nya, bila ada nilai sekecil apapun di sana. seseorang tanpa cita2 ibarat kapal tanpa baling baling-hampa,tersesat & tdk berarti”
    itu!!
    salam action..!!

  129. PUTRI CHAIRANY on 30.09.2009 at 19:23 (Reply)

    jika anda takut gagal, lebih baik jangn!!!!
    bangun,lah kesuksessan&kebahagiaan lewat fikiran anda!!!
    thx.

  130. Asep ZA on 30.09.2009 at 19:35 (Reply)

    Betul sekali bahwa para petani di indonesia pada umumnya memiliki tingkat pendidikan yg sangat minim,jangankan mengenal internet,komputer aja buat mereka adakah merupakan barang aneh..saya rasa program pa joko ini harus terus dipublikasikan tdk hanya melalui internet agar cepat sampe ke para petani ya harus melalui jalur tepat guna yaitu wadahnya para petani itu sendiri,departemen pertanian yg harus dibuat mengerti

  131. DIAN on 30.09.2009 at 19:37 (Reply)

    INDONESIA SEBENARNYA BISA DIBILANG YANG TERKAYA DALAM KEKEYAAN ALAM KHSUSNYA DALAM BIDANG PERTANIAAN SOALNYA KITA MEMILIKI SEMUA YANG DIBUTUHKAN DIDUNIA CUMA 1 YANG MEMBUAT KITA MISKIN….. KITA TIDAK BERSATU UNTUK MENGOLAHNYA……….. CUMA MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI……….
    UNTUK MEMPEROLEH HASIL PERTANIAAN YANG BAGUS KITA HARUS SERENTAK DALAM BERTANI……….. MISALKAN
    BULAN INI BERTANAM PADI………. JD SEMUA HARUS NANAM PADI DAN 4 /5 BULAN KEMUDIAN BERTANAM JAGUNG……..OK!
    KITA HARUS SEREMPAK GAK BOLEH 1 TANAM PADI 1 LG NANAM JAGUNG YA JIKA SEPERTI ITU TANAMAN AKAN HANCUR….. TIKUS SUKA2 MAKAN APA AJA N BURUNG2 DI UDARA…. TETAPI JIKA SEREMPAK……MEREKA PASTI TIDAK SANGGUP MEMAKANNYA SAMPAI RATUSAN HEKTAR…..AKU YAKIN 100% SEMUA AKAN MENDAPAT HASIL YG MEMUASKAN BILA SEREMPAK.
    1 LG DALAM BUDI DAYA ALAM INDONESIA KURANG MEMILIKI ALAT UNTUK MENGOLOH BAHAN2 BUDIDAYA INDONESIA…. MIS. MINYAK……. PUNYA KITA BANYAK BAHKAN LEBIH SEBENARNYA…… JIKA TIDAK ADA KKN…
    ALAT PENGOLAHAN KURANG……..ITU YG HARUS DIPIKIRKAN PEMERINTAH KENAPA INDONESIA MEMILIKI BANYAK MINYAK SEMENTARA KITA MENGALAMI KRISIS DALAM OIL….. ITU YG HARUS DIPIKIRKAN…..GBU….MAAF JIKA ADA KATA2 YG TIDAK BERKENAN SEBELUM DAN SESUDAHNYA….GOOD LUCK IMDONESIA ( MY COUNTRY )

  132. Pasar Induk Kramat Jati on 30.09.2009 at 19:37 (Reply)

    Saya tertarik upaya penigkatan petani, pertama harus peningkatan infrastruktur permodalan buat petani, baru peningkatan bisnis internet dengan biaya akses murah baru indonesia jaya karena sy mantan http://www.pasarinduk-kramatjati.blogspot.com

    INDOENSIA JAYA SLALU

  133. angga prastiyo on 30.09.2009 at 19:38 (Reply)

    petani berbisnis intrnet??wah tu salah satu kemajuan pesat negara indonesia tapi bagaimana caranya biar para petani bisa berbisnis internet??kalu aku sndri setuju krna biar bangsa indonesia da perubahan baik dri ekonomi&wawasan.saya mendukung banget proyek pak joko!!!

  134. Yth Pak Joko on 30.09.2009 at 19:39 (Reply)

    Saya setuju banget, apapun syariat yang bisa on dengan peningkatan kebaikan untuk petani, yang jadi masalah adalah stakeholdernya.
    Petani … mindset … kapabilitas…> harus ada yang suport secara kongkrit… mulai dari tetangga dekat atau saudara yang jadi petani..
    Para ahli internet marketing, ahli internet bidang proses bertani yang unggul..sebar info yang terkait untuk peningkatan kehidupan petani.
    Pemerintah punya niat yang baik, kebijakan2 yang terkait dengan petani di keluarkan dan disosialisasikan.. jangan seperti masa lampau sampai sekarang, dimana kehidupan petani selalu diposisi yang loss, dibandingkan dengan profesi lainnya, akibatnya generasi muda tidak tertarik menggeluti profesi sbg petani. Hasil pertanian dari luar negri pada masuk super market, bagus2 murah2. sebentar lagi petani indonesia gigit jari
    Aaach liiiiieu………….rrrr
    gitu lah Pak Joko. wassalam

  135. rahasia affiliate on 30.09.2009 at 19:43 (Reply)

    kenapa tidak? selama ada kemauan untuk itu,pasti bisa. saya dukung.

  136. darley on 30.09.2009 at 19:45 (Reply)

    lajutkan..berikan penawaran ya baik..,buat mereka.

  137. i nyoman kumara on 30.09.2009 at 19:46 (Reply)

    Ass…hehe terima kasih saya bisa tetap berada dicomunitas ini. saya setuju atas posting diatas. namun saya rasa petani kita belum begitu mengenal internet maklum belum membudaya dikalangan mereka. memang untuk memasarkan hasil atau memakai pupuk organik agar terjangkau luas,cepatdan mudah haruslah petani menggunakan jasa lewat internet. untuk itu mari kita ajak petani kita menggunakan jasa internet untuk mendapatkan bibit2 unggul, pupuk yang baik (organik dll), cara mengolah pertanian dan memasarnkan hasil produksi. sehingga petani kita menjadi petani moderen. Amiiinn

  138. julian_atma on 30.09.2009 at 19:52 (Reply)

    di zaman sekarang para petani kita sudah pada maju cara berfikirnya,kenapa tidak,para petani kita,kita ajak untuk berbisnis internet.sambil memasarkan hasil produksinya.siapa tahu hasil produksinya merupakan komoditi untuk di export.mari kita ajak,bimbing dan arahkan para petani kita untuk berbisnis lewat internet.

  139. Gratis-USD1 on 30.09.2009 at 19:57 (Reply)

    sukses buat semua petani…salam action..!!

  140. kontani on 30.09.2009 at 20:01 (Reply)

    Saya petani, punya kios pertanian kontani dan sedang membangun kios online

    1. acha410 on 30.09.2009 at 20:07 (Reply)

      Wah Mantap Tuh Pak! Lanjutkan ACTION Nya
      Semoga sukses!

  141. aryanto on 30.09.2009 at 20:08 (Reply)

    Setuju 1000%… sekarang era informasi dan reformasi (kata orang Kota), makanya orang deso pun termasuk bapak-bapak Petani yg tinggal nun jauh di kota tapi hasilnya sangat dibutuhkan orang kota, dan kata iklan juga Internet sekarang sudah masuk Desa… Mari Petani Indonesia.. cari informasi dan bisnis tambahan melalui Internet.. dan Pemerintah Daerah dukung fasilitasnya.. Maju terus Petani Indonesia…

  142. ownbig.ru on 30.09.2009 at 20:08 (Reply)

    What about the money illegals make while here?

  143. Ryant on 30.09.2009 at 20:12 (Reply)

    Memang Para Petaani Indonesia sudah saatnya mengenal internet….. sayang di sayangkan hanya petani kota lah yang hanya bisa menggunakan internet
    soalnya bagaimana mau internetan,jaringan telkom belum merata,alias belum ada di kamppung itu……
    cuma segelincir orang para petani saja yang memaksakan untuk berineran,karna internet yang menggunakan modeminternal mahal,,…. tidak seperti internet speedy dari telkom yang murah meriah….

    thnxz….

  144. Nugraha on 30.09.2009 at 20:12 (Reply)

    alhamdulillah, hari ini saya mendapatkan sales pertama affiliate dari formula bisnis. terima kasih pak joko. saya jadi tambah semangat nih menjalankan IM

  145. wasis on 30.09.2009 at 20:13 (Reply)

    Bagus sekali ide/saran dari pak Joko. Semoga bisa cepat dijalankan. Panggilan mereka bertambah menjadi PETANI INFORMASI ya pak? Sukses…

  146. Muhardisel Apris on 30.09.2009 at 20:13 (Reply)

    Petani indonesia Online di Internet? mengapa tidak.oke banget tu. Cuma ya petani kita sebelumnya pelajari juga dulu ilmu pengepakan/pengemasan pruduk pertaniannya dan pengiriman barang supaya cepat sampai ketempat tujuan si pemesan. kalau tidak pasti produk pertanaian yang dilirim kepembeli busuk dulu baru nyampai. Kalau cuma menyebarkan informasi produksi pertanian aja di internet yang untung cuma pedagang pengumpul atau tengkulak.

  147. gustomi on 30.09.2009 at 20:17 (Reply)

    ide yang bagus, namun tak semudah untuk merealisasikannya karena internet memerlukan pengetahuan dan ketrampilan khusus, sehingga orang yang berkecimpung di internet merupakan orang-orang yang profesional.
    Saya kira untuk memulainya Bapak bentuk saja Tim, lalu datang ke Kampus IPB, survey dahulu apa yang telah dilakukan petani dalam memanfaatkan internet, untuk meningkatkan kesejahteraannya.
    yah saran- namanya juga saran, bolehkan ?
    (kuta-bumi.blogspot.com)

  148. Hariyanto on 30.09.2009 at 20:29 (Reply)

    Idenya Bagus. Tetapi saat ini belum ada fasilitas internet yang murah; sementara yang dihadapi petani saat ini pupuk dan obat-obatan yang mahal. Plus harga hasil produknya yang kadang tidak seimbang.
    Mungkin tunggu program pemerintah internet masuk desa/kampung dulu; baru yang ke petani jalan; itupun harus ada pendamping dan itikad baik untuk memajukan mereka. Bravo petani Indonesia; Bgmn deptan dan para Ir.pertanian kita ?

  149. susilo on 30.09.2009 at 20:31 (Reply)

    saatnya kita mengangkat harkat teman-teman petani mungkin melalui klompen capir (itu dulu) suatu saat profesi petani akan diisi oleh anak-anak muda yg mulai mengecap pendidikan dengan memanfaatkan teknologi misalnya traktor bukan dengan mencangkul, kan sekarang sudah banyak HP dengan fitur yg bisa akses ke internet maka para petani tanpa komputerpun bisa akses ke facebook, bravo ide yang perlu dicari jalan keluarnya, tanggung jawab kita bersama untuk memajukan bangsa ini, salam hangat untuk para netter

  150. khori abd rahman on 30.09.2009 at 20:31 (Reply)

    Saya tidak pandai dan tidak pandai melakukan promosi di internet , saya mahukan bimbimgan dari pak joko yang telah lama berpengalaman dalam perniagaan mengunakan internet , saya berharap pak joko sudi tunjuk ajar pada saya supaya , saya tidak terjadi ketinggal zaman dalam dunia internet termasuk mendapatkan wang dari internet di samping menbantu pendapatan kewangan saya yang sedang jatuh menjunang masa ini . saya tiada pengalaman dalam urusan menbuat iklan untuk promosi ; sekarang ini saya berkerja dari pagi sampai malam hanya dapat pendapatan terlalu sedikit sampaikan perbelanjaan saya menjadi terhalang;

    Dalam masa yang masih baru bagi saya ini untuk memahami hal-hal internet dan mengenali tanda-tanda data menjadi satu kesulitan besar bagi saya , atas sesab tiada orang yang menunjuk ajar pada saya dan saya pun tidak mendapat didikan asas komputer , jadi banyak perkara saya tidak tahu

    Sekain lah ulasan saya untuk pak joko fahami

    Sekian

  151. sujudi on 30.09.2009 at 20:36 (Reply)

    setuju 100%, namun bgmn mensosialisasikannya kpd petani ?

  152. pama on 30.09.2009 at 20:38 (Reply)

    Saya sih setuju aja. Dengan internet petani bisa meningkatkan penjualanya, kan bisa dibaca diseluruh dunia produk yang dihasilkan petani di negara kita. Tapi supaya petani kita bisa internet gimana caranya pak Joko. Apa mesti kursus lagi seperti saya supaya bisa internettan. Lhawong saya aja masih gaptek soal internet dan saat ini sedang belajar terus.

  153. Setuju banget Mas Joko, memang sudah saatnya petani indonesia memanfaatkan teknologi, biar selangkah lebih maju.dan hasil yang didapatkan melimpah. http://www.suhedi.com

    salam untuk smua

  154. imam masrur on 30.09.2009 at 20:46 (Reply)

    Saya setuju!!! sudah saatnya petani bangkit. Kekurangan mereka, salah satunya adalah jaringan dan komunikasi. Sangat banyak produk hebat karya petani, juga banyak petaniyang sukses. Sayangnya, mereka tidak terpromomasikan secara proporsional dan profesional, sehingga tak segera bisa ditiru oleh petani lainnya, atau tak segera mengembang…

    1. ERWIN JOHANA on 28.10.2009 at 13:16 (Reply)

      Sebenarnya saya juga kepingin ikut berbisnis internet,hanya saya tidak tau caranya (buat blog nya atau langkah2nya….sekarang aja hanya bisa buka,baca dan balas surat/mail saja di tambah lagi di kampung saya gak aja jaringan. jadi apa ada solusi untuk saya…..!
      mohon bimbingan dari kawan2 yang peduli dengan petani kebetulan saya juga seorang petani. makasih.

  155. Ansorie on 30.09.2009 at 20:47 (Reply)

    Tawaran pak Joko bagus juga, tapi agak ekstrem kiranya kalo semua petani diajak bisnis internet. kalo konsentrasi mereka akan produksi pertanian menurun, sy takut malah produktifitas mereka menurun. Tentu kita tidak menghendaki hal ini.
    Menurut saya, sebaiknya petani yang diajak memanfaatkan dunia internet. Ada banyak ilmu dan fasilitas yang bisa digunakan untuk meningkatkan produksi atau memasarkan hasil produksi di internet. So, ini yang harus mulai kita propagandakan. Biar petani kita lebih “gaul” gitu loh, sehingga kedepan siapa pun ndak malu jadi petani. Masalah dikurangi subsidi pupuk, jangan takut pak Tani. Ayo, kembali ke pupuk organik. Biar anak cucu kita juga kebagian kondisi tanah yang subur, tahu kan, kalo pupuk sintetis justeru merusak tanah kita? saatnya kembali ke alam..! hidup petani Indonesia!

  156. agus on 30.09.2009 at 20:49 (Reply)

    petani dan internet?
    klo diluar negri mkn dah jalan tp disini??
    jd inget lagunya slank aja.
    tapi ide yg kontruktif ko dan bukan suatu hal yg mustahil. klo ga salah pemerintah dah ada buat program cuma baru sebatas tuk cek harga2. ini jg mengisyaratkan perlunya anak muda jd petani heheh. y ga?

  157. bayuhendrawan on 30.09.2009 at 20:49 (Reply)

    bagus juga idenya Pak Joko…sesekali tak mampir ke kantor pak Joko ya…untuk ngambil benih padinya…hehehe
    di kantor pak joko jualan benih padi gasih…
    tapi jangan benih padi e-rice lhoh…
    pak Joko…itu web yg di kasih pak Joko yg katanya sbg webqu kog gak isa di buka ya…jadi tengsinneh udah woro2 ke temen2 suruh buka web anyarqu itu…let’s 2 action…

  158. omthan on 30.09.2009 at 21:01 (Reply)

    terima kasih atas gagasannya pak…
    kebetulan saya dan temen2 saya dikampung lagi merintis perkebunan, tapi dalam tahap percobaan/praktek rencananyasih klu udah berhasil kami akan membuat komunitas bloger pertanian gitu…
    kebetulan ditempat kami di kaltim wilayah utara cukup berpotensi untuk dikembangkan pertanian mengingat lahan kosong yang masih luas. sekalian saya menawarkan barang kali ada rekan2 diluar kalimantan yang berminat dibidang pertanian silakan hijrah/transmigrasi ke kaltim… kami tunggu!
    salam action dan semoga sukses selalu

  159. omthan on 30.09.2009 at 21:03 (Reply)

    terima kasih atas gagasannya pak… saya setuju!
    kebetulan saya dan temen2 saya dikampung lagi merintis perkebunan, tapi dalam tahap percobaan/praktek rencananyasih klu udah berhasil kami akan membuat komunitas bloger pertanian gitu…
    kebetulan ditempat kami di kaltim wilayah utara cukup berpotensi untuk dikembangkan pertanian mengingat lahan kosong yang masih luas. sekalian saya menawarkan barang kali ada rekan2 diluar kalimantan yang berminat dibidang pertanian silakan hijrah/transmigrasi ke kaltim… kami tunggu!
    salam action dan semoga sukses selalu

  160. daut on 30.09.2009 at 21:05 (Reply)

    betul pak joko,petani skrg dah gk jaman lg pegang cangkul biar tau perkembangan teknologi pertanian.bukan hanya turun temurun dari nenek moyang.

  161. putu on 30.09.2009 at 21:16 (Reply)

    Bagus juga pak idenya. Saya sangat mendukung sekali. Saya juga berharap dalam 5 tahun kedepan desa-desa di penjuru tanah air kita sudah dapat akses internet biar penduduk Indonesia lebih banyak yang bisa mengakses internet plus peluang bisnis online semakin besar. Ha .. ha …

    Putu

  162. iphin cow on 30.09.2009 at 21:21 (Reply)

    setuju mister jack……..
    :)

  163. Ubaidillah on 30.09.2009 at 21:23 (Reply)

    Cocok aja usulannya. Tapi harus diajak dulu ketua kelompok taninya. Mungkin lebih effektive.

  164. Petani Pepaya on 30.09.2009 at 21:24 (Reply)

    Seneng juga ada yang mau memperhatikan nasib saya sebagai petani pepaya, tapi saya mengharapkan jangan berupa tulisan-tulisan tanpa action atau actionnya seperti apa, saya minta bukti bukan janji. Tapi sukurlah ada juga yang mau menyuarakan nasib saya sebagai petani.
    Salam sukses
    Amir Hamzah
    Petani Pepaya

  165. forbiscb on 30.09.2009 at 21:25 (Reply)

    wah ide bagus… bagaimana prosesnya bisa dipelajari bersama.

    Ayo Take Action PETANI INDONESIA…

  166. Raden Aji on 30.09.2009 at 21:29 (Reply)

    Saya sangat setuju, Jika para petani sudah bisa berbisnis meaniyanjual hasil tlalui internet itu pertanda kemajuan luar biasa, karena antara petani bisa menjual hasil taninya secara on line, serta bisa membuat pertanian
    di Indonesia Maju, semoga saja bisa terwujud

  167. martinus on 30.09.2009 at 21:36 (Reply)

    saya sanat setuju dengan apa yang dikemukan oleh pak joko,andai saja seluruh petani kita dapat menjalankan bisnis pertanian melalui internet. Lagi pula tidak hanya bisnis tetapi sharing tentang pertanian kepada para petani lain di Indonesia. semoga terwujud dan akan memperoleh manfaatnya.terima kasih.

  168. evan on 30.09.2009 at 21:58 (Reply)

    wah.ini ide yang sangat jenius tapi yang sangat perlu di ingat bahwa para petani di indonesia kurang memahami teknologi internet sehingga mungkin kurang efisien,mungkit malah kebinggungan.menurut saya yang harus di kedepankan adalah pengenbangan teknologi pertanian nya sehingga kualitas pertanian semakin baik. MAJU TERUS PETANI!!!

  169. Samiono on 30.09.2009 at 22:04 (Reply)

    Saya mendukung idea itu. Apalagi kalau diterjunkan para mentor-mentor pembisnis atau informasi online, sehingga mereka tidak perlu membaca terlalu banyak buku untuk memahaminya.

  170. A.Abu on 30.09.2009 at 22:05 (Reply)

    Siplah kalau.bisa internetan ,saya pikir jika petani kita bisa internetan ,kan bisa tambah ilmu tentang bertani dari berbagai penjuru dunia ,siapa tau bisa diterapakan di Indonesia , Sukses Petani Indonesia……….

  171. Danu on 30.09.2009 at 22:09 (Reply)

    Satu ide yang menarik Pak Joko, tapi mengejutkan. Karena saya sendiri belum terpikir kesitu. Saya kira perlu edukasi yang cukup panjang. Kalau pelaku agrobisnis, saya rasa siap. Tapi kalau petani? Mungkin untuk petani yang sarjana untuk tahap awal dimungkinkan. Ya, ini sekedar apa yang ada di benak saya. Tapi kira-kira diawali dari mana ya?

    1. Efendi Pangondo on 30.09.2009 at 22:42 (Reply)

      Dukung………
      Petani hanya menjadi objek retorika ekonomi, tanpa solusi konkrit yang dilaksanakan secara cepat untuk menaikan taraf hidup mereka…
      Semoga ide ini dapat menjadi salah satu solusi tepat dan dapat dilaksanakan oleh pemimpin kita……..

  172. syamsurizal on 30.09.2009 at 22:19 (Reply)

    okey…..mas joko saya akan coba mengajak petani-petani moderen…..

  173. lehmann on 30.09.2009 at 22:25 (Reply)

    Idenya bagus sekali. Pertama-tama petaninya sendiri harus mengenal internet kalau tidak, para TENGKULAK yang akan memanfaatkan para petani … dan … para petani tetap “penggarap”. atau sebagai bapak angkat seperti teman saya yang berusaha dalam bidang pertanian dengan cara mengasuh dan menjualkan produknya melalui internet. Saat ini dia siap menjual beras organik ber-ton2 silahkan hubungi kennyprimaputra@gmail.com

  174. yants on 30.09.2009 at 22:27 (Reply)

    di eera sekarang ni klo kita tak pernh menggnkn fslts teknolgi akn klh cpt,dr mrka2 yng mmnfaatknny.sy mendkung skli apbla pr petani bs mmnfaatkn fslts internt sbg media promosi. Krn kt sdh thu bgmn kondsi pr petani di indonsia yg blm makmur.tp kndalny byk dr mrk yng msh gaptek dn bhkn buta sm skli.ni bs mnjdi catatn bg kita.

  175. Efendi Pangondo on 30.09.2009 at 22:34 (Reply)

    Salah satu penyebab petani Indonesia yang mengakibatkan mereka terpuruk dalam ekonomi karena mereka kurang malah tidak mengetahui jaringan pemasaran. Pemerintah dalam hal ini masih belum melihat sebagai suatu akar penyebab utama. Beberapa pakar ekonomi malah berbicara hanya di awang-awang retorika ekonomi.
    Kalau saya boleh membuat analogi begini….
    Sebuah pertanyaan boleh dimunculkan….
    ‘Kira-kira apa yang menjadi penyebab petani Indonesia umumnya tidak berpenghidupan yang layak?
    ‘Si A berteori begini…begitu…..’
    ‘Si B berteori begini…begitu…..’
    ‘Si C berteori begini…begitu…..’
    ‘DLL berteori begini…begitu…..’
    Shingga permasalahan tidak pernah terselesaikan dengan solusi konkrit. Sampai pada tahapan petani itu menjadi semakin miskin, menderita…..dll mereka hanya bisa menghabiskan waktu dengan retorika atau berdebat.

    Padahal mereka sebenarnya bisa menyederhanakan jawaban melalui penyederhanaan analisa…. sehingga mendapatkan jawaban solusi misalnya salah satu penyebab adalah jaringan pemasaran tidak bagus…..bagaimana caranya? adalah dengan mengenalkan petani pada cara pemasaran on-line….selanjutnya…..adalah membangun sarananya….selanjutnya….melatih mereka…..selanjutnya……dst…..
    Dukung………….

  176. Peluang Bisnis | Ricky on 30.09.2009 at 22:35 (Reply)

    Saya rasa sudah saatnya campur tangan pemerintah berperan disini pak. Karena untuk memberikan sosialisasi semacam ini tidaklah mudah, butuh waktu dan kerjakeras…Namanya petani terkadang punya pola pikir yang masih tradisional.
    Nice post pak,

  177. kiki hermawan on 30.09.2009 at 22:38 (Reply)

    apabila petani kaya, negara kuat petani kuat negara pasti jaya….

  178. lehmann on 30.09.2009 at 22:43 (Reply)

    Ide yang bagus, tapi barangkali masih perlu waktu untuk “mengenalkan” komputer dulu. Untuk sementara, bisa kita bantu dengan “produk informasi” tentang beberapa hal a.l.: Manajemen & Pemasaran untuk kemudian meningkat pada “pengenalan” komputer dan manfaatnya bagi petani.

  179. tata on 30.09.2009 at 22:45 (Reply)

    solusi yang anda tawarkan LUAR BIASA!!!!!!!!
    PETANI adalah akar rumput bangsa ini tanpa mereka mungkin saya ga bisa makan nasi dlsb
    bravo untuk anda P’Susilo…

  180. ijay sampit on 30.09.2009 at 22:57 (Reply)

    moga saja petani indonesia lebih produktif lagi jangan merosot..amin,,,

  181. Farra GP on 30.09.2009 at 23:03 (Reply)

    Petani Indonesia harus modern dong, jangan kalah sama petani luar negeri yang sudah lebih dulu maju

  182. Heru on 30.09.2009 at 23:32 (Reply)

    Wah, oke sekali ide bapak. Sehingga membuat saya dapat berpikir dan melihat “bak selebar hamparan sawah dan kebun Indonesia tercinta ini” Mudah-mudahan ide bapak ini dapat terlaksana untuk saya lakukan. Potensi sekali jika para petani sudah mulai berpikir untuk maju melalui teknologi internet. Tentunya hasil dari usaha pertanian merekapun tidak akan sia-sia. Kasihan sekali kalau hasil mereka hanya jatuh ke tangan tengkulak-tengkulak yang hanya mementingkan perut mereka sendiri.

    Oke pak, saya dukung dan saya akan coba memajukan pendapatan para petani Indonesia.

    Salam sukses-heru

  183. ALHIJR ADWITIYA on 30.09.2009 at 23:36 (Reply)

    INTERNET FARMER ..IBARAT LADANG MESTI DIJAGA BENER2 BIBITNYA, HABIS ITU DISIRAMIN DENGAN AIR & PUPUK MOTIVASI..SALAH SATUNYA DENGAN PPAK JOKO INI, KEMUDIAN DI PANEN DEH DAN TAK LUPA TUK BERBAGI DENGAN SESAMA…..

    SALAM SUKSES

  184. m. prijatna on 30.09.2009 at 23:50 (Reply)

    bagus itu mas….
    tapi kadang2 pra petani menghadapi pasca tanam dan
    pasca panen aja udah harus memeras otak dan keringat
    yaknu bagaimana mendapatkan pupuk dengan harga
    normal,jaminan stok ada.Belum lagi maslah yang
    timbul akibat venomena alam diluar dugaan manusia.
    Sangat bagus untuk merka para petani bisa terjun
    atau ikut bergabung mengikuti perkembangan teknologi mengenai pertanian.
    Di internet mereka bisa tahu cara2 bertani,jenis
    tanmn apa yg produktip,cara bertanam,merawat serta
    mengembang biakan. Begitupula meningkatkan pro
    duksinya dan berkwalits untuk dipasarkan.
    tentunya yg dimaksud petani disini termasuk para
    nelyan juga ya mas….
    Semoga mereka tetap semangat menjalai provesinya
    ini untuk mencukupi pangan dinegeri sendiri.
    Amin…………….

  185. aden on 30.09.2009 at 23:51 (Reply)

    waah, bgus jg tuh pak idenya. jaman kan udah modern neh, petani jg hrd tau internet biar gaul dunk, hehe…

  186. Luckman A Setiawan on 30.09.2009 at 23:58 (Reply)

    Para petani yang tergabung dalam IKAMAJA Ikatan Alumni Magang Jepang dan P4S Pusat PElatihan Pertanian Pedesaan Swadaya dan sebagian besar Kontak Tani, sudah memanfaatkan internet untuk mencari informasi pertanian, malah kadang2 para penyuluh pertanian yang keteteran, karena kalah informasi dengan para petaninya

  187. farid on 30.09.2009 at 23:58 (Reply)

    pak joko saya sudah ikut program ini pada bulan juni, tapi sampai saat dan detik ini, masih tidak tau apa yang harus saya lakukan,, untuk kelanjutan saya ikut program pak joko ini. karena memang saya masih terlalu awam, masalah internet marketing.
    bagaimana kalau suatu saat nanti saya main ke banyu manik minta waktu untuk sekedar dipelajari secara khusus. 1 atau 2 jam. masalah yang mempelajari siapa saja tidak masalah, untuk selanjutnya saya yakin pasti bisa. teman saya banyak yang mau ikut. tapi saya tidak bisa omong banyak pada mereka, karena saya sendiri belum bisa mendapatkan manfaat dari bisnis ini sampai detik ini.
    MOHON DI JAWAB. TERIMA KASIH

  188. Taufik on 01.10.2009 at 00:24 (Reply)

    Salut buat mas Joko, ide yang brilliant, saya mendukung ide tersebut, agar para petani pun menjadi petani modern yang melek dengan dunia informasi tanpa batas, sehingga para petani dan nelayan (gituu mas joko ?) bisa lebih maju dan berjaya dengan ilmu-ilmu yang di dapat dari internet. Sekali lagi…salut…salut…salut..buat ide dan pemikiran brilliant mas joko.

  189. manchy on 01.10.2009 at 00:49 (Reply)

    woooow..pembahasan yang amat menarik dan saya rasa suatu terobosan yang sangat-sangat luar biasa sekaligus perkembangan teknologi secara merata yang nantinya tidak hanya orang kantoran saja yang mampu menikmati mudahnya layanan internet secara online melainkan para petanipun mampu bersaing di bidang hal tersebut… saya sangat setuju atas tema ini. mengingat keluarga saya hidup dari hasil pertanian keluarga. karena memang saya terlahir dari keluarga petani, pengalaman yang saya pernah alami semasa almarhum ayah saya masih hidup adalah ketika mencoba menanam kakao sering terjadi kegagalan… pdhal langkah2 yang di ambil pada saat memproses penanaman kakao yang di kembangkan oleh para petani di desa kami sudah sesuai secara prosedur, tapi anehnya masih saja terjadi hambatan gagal masa pertumbuhan ketika kakao tersebut berumur sebulan lebih dari pemindahan bibit ke lahan sebenarnya…, dan masih banyak lagi baik itu dari segi peternakan, wlaupun ada sebagian berhasil akan tetapi saya rasa keberhasilan itupun hanya bebrapa persen jika di bandingkan dengan hasil perkebunan yang normal…, nah masalahnya ada dimn..?? apakah harus bolak-balik kekota atau bertanya ke desa sebelah dan ada jg pernah sy dengar sampai menyeberang pulau untuk mncari cara berkebun dengan baik.., nah mgkin saat ini yang sangat di perlukan oleh para petani adalah peranan dari program ini, wooow bayangkan jika para petani mampu memnafaatkan program ini, mgkin ga perlu lagi mmbuang ongkos kesana kemari untuk mencari referensi buat perkebunannya…

    saya sebagai anak petani mewakili dari para petani desa saya… walaupun sebenarnya hanya sebgaian kecil yang mampu mengoperasikan komputer
    mengucapkn sangat2 berterimakasih atas ide cemerlang ini…

    semoga sukses

  190. Demzky on 01.10.2009 at 01:16 (Reply)

    Sebenarnya kalau saya pikir2x kalau mau mendukung petani berbisnis internet sangatlah mudah, akan tetapi apakah anda sadar bahwa pola pikir manusia Indonesia itu tidak konsisten? Apalagi manusia yang merasa terdesak dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sangat sensitif perasaannya dan ketika dia dihadapi dengan sesuatu yang baru seperti bisnis internet maka dia sudah berpikir dahulu bahwa ongkos internet juga tidak murah, mau ke warnet pengeluaran lagi, ketika dia mau berinternet maka dia harus belajar lagi dasar-dasar berkomputer dahulu sedangkan untuk belajar komputer tidak bisa otodidak paling tidak harus ada tentornya..Kadang-kadang tentor pun minta bayaran, uang lagi-uang lagi… mungkin kalau dia berhasil berbisnis internet pasti bisa membantu bisnis pertaniannya, akan tetapi pola pikir itu sangatlah susah untuk diubah karena kondisi negara kita saja sudah susah…Akan tetapi bila kondisi perekonomian negara sudah baik, mungkin untuk mengajak mereka sangatlah mudah dan mereka pasti mau untuk belajar berbisnis internet. Jujur saja mungkin teman-teman semua mendukung tetapi menurut saya pribadi semua tergantung kondisi negara kita. Kalau kondisinya buruk lha buat beli komputer gimana? internet? semuanya mahal dan anda harus mengakui bahwa biaya akses internet di indonesia itu termasuk mahal dibanding negara lain….jadi dukung dulu negara dengan bisnis kita, baru ketika kita sudah siap baru kita dukung segala aspek….ok thanks

  191. andi attas abdullah on 01.10.2009 at 01:18 (Reply)

    petani indonesia memang perlu diajak berbisnis di internet, sehingga memudahkan mengetahui informasi tentang pertanian. apalagi petani di Indonesia sering dibodohi oleh para tengkulak. makanya mereka sulit berkembang, oleh sebab itu dengan Joko Susilo bersama petani berbisnis di internet

  192. Muklis on 01.10.2009 at 01:30 (Reply)

    He…he…Deadline yang mematikan Pak, saya juga sempat kaget dengan judulnya, eh lha kok mantap, tanpa petani mungkin kita ga akan bisa online seperti saat ini, ya tho jadi mari dukung action Pak JS ini, salam sukses untuk rekan rekan semua

  193. nanggik on 01.10.2009 at 02:19 (Reply)

    Petani kita sungguh luar biasa…, sdh skian puluh thn hidup makmur, murahn sandang pangan dg bertani. Namun alangkah lebih hebatnya jika penghasilin/produk peretaniannya bisa dijual langsung oleh petani sendiri tanpa melalui perantara. apalagi pasar sangat luas sekali karena di seluruh dunia. Hal itu hanya bisa dijalankan jika memasarkannya melalui internet, Untuk itu, ayo … parta petana Indonesia manfaatkan sarana pemasaran melalui internet ini, skarang kan sdh era teknologi informasi. Gampang kok…, internet sdh bisa didapat dg mudah. Ayo di Coba….!

  194. adhe on 01.10.2009 at 03:02 (Reply)

    yeeesss apa sii yang ga bisa di dunia,,, Semua pasti bisa coz, Semua manusia didunia ini sama.. kecuali di hadapan Allah Ta’ala. Ayooooo indonesia Maju mebangun tanah air kite… Hidup Indonesia….

    1. acha410 on 01.10.2009 at 07:54 (Reply)

      Setuju! Moga2 aja bisa.

  195. aldo on 01.10.2009 at 03:55 (Reply)

    Ide bagus, tapi melihat kondisi masyarakat petani kita saat ini, harus ada kerja sama antara pihak-pihak terkait untuk mewujudkannya termasuk pemerintah untuk meningkatkan prasarana dan infrastruktur di pedesaan, pendidikan juga kebijakan informasi dan teknologi sampai ke undang-undang pertanian. Buat masyarakat terdidik juga harus lebih peduli dengan pendidikan kaum petani dengan berperan aktif untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petani terhadap teknologi. mengoptimalkan kembali fungsi-fungsi sosial di pedesaan, mulai dari keluarga, aparat desa, kepala desa dan seterusnya..hmm sepertinya kerja besar…tapi sekali lagi yang penting action!

  196. Bisnis Cerah Masa Depan on 01.10.2009 at 04:54 (Reply)

    Internet memang makhluk ajaib, asalnya cuma sebatas piranti lunak , namun berbagai ide cemerlang dan pengembangan konsep selalu bermunculan dibalik kelebihannya. Tentu termasuk urusan manusia mencari rejeki.

    Bisnis via internet idealnya dapat memberikan harapan kehidupan di masa depan yang lebih cerah.

  197. topeng cinta on 01.10.2009 at 05:17 (Reply)

    saya sangat setuju dengan usulnya

    namun saya sangat senang jika ada yang mau membantu agar petani tu mau mengerti dulu tentang komputer, lho boro-boro tau internet, mau megang komputer jga dah bagus
    maaf nih soalnya, kebayakan petani didesaku hidupnya cuma pas-pasan

    tapi ide ini bagus banget, sepertinya perlu penyuluhan kedesaku dulu

    apakah da yang mau?

  198. cerita jaman dulu on 01.10.2009 at 05:32 (Reply)

    wah. . . .
    makasih banyak atas idenya pak
    jujur saya sangat mendukung ide ini

    tapi jangan cuma angan-angan aja Y, soalnya rata-rata petani Indonesia masih serba kekurangan, agar Indonesia tidak kehilangan nama sebagai, negara agraris

    HIDUP PETANI INDONESIA

  199. asta suhara on 01.10.2009 at 05:55 (Reply)

    petani berinternetan……………….
    bisa ya bisa tidak, tetapi kalau kita renungkan, sejak negeri ini merdeka ribuan sarjana pertanian dan sebagainya sudah dijebolkan dari perti. hanya saja sangat disayangkan karena para sarjana tersebut lebih banyak mencari pekerjaan di pemerintahan. pengabdian masyarakat yang merupakan bagian dari tridharma perti, hilang begitu selesai wisuda. andai saja orang-orang pintar di negeri ini mau mencurahkan ke-ilmuannya untuk kemajuan rakyat, andai saja para sarjana-sarjana mau bersatu untuk membela rakyat, niscaya kemiskinan di negeri kita ini bisa ditekan. hanya saja…….hanya saja sedikit dari para sarja di negeri kita ini mau berkorban untuk rakyat. kelompok-kelompok tani di negeri ini bertebaran di mana-mana. para petani sebenarnya tinggal dibina, diarahkan oleh mereka-meraka yang mengaku ahli di bidang pertanian. ayo siapa mau berkorban untuk rakyat? atau ilmu yang dimiliki mau dibawa mati?

  200. arman on 01.10.2009 at 05:58 (Reply)

    bagus juga idenya,tapi gimana caranya ya para petani menjadi sahabat sejati internet..??? kalo dipikir-pikir masyarakat petani kita kebanyakan dari pendidikan yang masih rendah,gemar membaca aja sudah sangat beruntung apalagi gemar internet sudah barang tentu pertanian indonesia akan mampu bersaing….

  201. MOCH.FARIZA A.A on 01.10.2009 at 06:05 (Reply)

    TERUS TERANG!SAYA BELUM TAHU,APA NANTI BERGUNA BAGI
    PETANI,KAN TANAH DI INDONESIA PALING SUBUR DI DUNIA?TERGANTUNG PEMERINTAH SETEMPAT!JIKA BERSYUKUR AKAN TAMBAH MAKMUR INSYA ALLOH!!!

    1. MOCH.FARIZA A.A on 01.10.2009 at 06:14 (Reply)

      SAYA MASIH JADUL TENTANG BISNIS INTERNET.YANG SAYA TAHU TANAH DI INDONESIA PALING SUBUR DI DUNIA.INTERNETKAN DUNIA MAYA SEDANG PARA PETANI PERLU PRAKTEK LANGSUNG!MOHON MAAF ATAS TULISAN SAYA!

      1. Buya Yahya on 01.10.2009 at 19:17 (Reply)

        Saya mendukung kalau petani Indonesia harus menggunakan teknologi informasi. Salah satu medianya ,ya komputer.Kalau yang tue-tue udah gak mampu/gaptek,ya yang muda-muda harus kreatif .Ini untuk anda dan bangsa(saya).

  202. sh.santoso on 01.10.2009 at 06:11 (Reply)

    pak Joko,ide anda HARUSNYA BISA DIWUJUDKAN karna kini kita SUDAH berada diabad informasi,tapi FAKTA-
    nya segelintir aja petani the-haves yg menikmati abad ini SEBAGIAN BESAR YG LAIN..masih hidup di zaman”tempo-doeloe”–mbok yooo,sing wis sugih2,do
    sukarela nyisihke gawe lembaga peduli petani tradisional untuk bisa kejar “waktu yg keteter”-dgn ke-ichklasan,dgn cinta-kasih,eling wong DOELOE nya kita2 ini dari moyang petani juga..
    Na,brangkali kalo ini ada, pelan tapi pasti “wong tani ndeso” bisa naik grade ke ide bpk…gitu..ngkalee…ya pak..!

  203. dwihartono on 01.10.2009 at 06:39 (Reply)

    setuju banget pak joko..!. bukan hanya petani saja, nelayan juga perlu, bahkan kalo bisa para pedagang yang sering kena gusur juga perlu berbisnis lewat internet. supaya mereka tak perlu kena gusur lagi…

  204. syahera7 on 01.10.2009 at 06:51 (Reply)

    panjang amat mau beri komentar.
    tapi gak apa.
    saya dukung petani untuk lebih mengenal internet.
    dan memanfaatkan internet untuk bisnis.
    jangan mau kalah dengan orang orang di kota.
    siapa tahu akan tercipta perkumpulan petani internet.
    yang membagi ilmunya, bagaimana cara untuk beratani yang baik dan benar secara mandiri dan swadaya. tapi tetap bekerjasama.
    mungkin melalui internet. ilmu yang dibagi bukan hanya untuk kelompok petani saja. tai untuk seluruh rakyat indonesia

  205. Jaka Prasetya on 01.10.2009 at 06:58 (Reply)

    Kalau gak salah skrg sudah ada program internet masuk desa saya rasa nanti akan sampai juga, yang penting tetep perlu ada sosialisasi. Ngomong-ngomong adik saya juga di kampung yang setiap hari berkumpul dgn petani juga tiap hari browsing kog. Hanya itu para petani yang tdk pernah sekolah sampai sma pasti males untuk tahu apa itu internet.

  206. roesmintono on 01.10.2009 at 07:01 (Reply)

    GENERASI MUDA. Sasaran paling tepat untuk “internetisasi” adalah generasi muda. Kalau ada satu dua dari sekian juta petani yang telah menggunakan internet, itu suatu perkecualian.
    Usul. Mungkin bisa dirintis kursus komputer yang bermaterikan bisnis internet. Instrukturnya direkrut dari mereka yang telah sukses menjalankan bisnis internet.

  207. Palgunadi on 01.10.2009 at 07:04 (Reply)

    Salam Super..

    Ini terobosan yang baik kalau petani sudah bisa mengakses internet apalagi bisnis internet, karena manfaatnya bukan saja untuk para petani lain namun ilmunya dapat bermanfaat pada semua orang yang mau belajar dari petani yang berbisnis internet.
    Semoga bukan hanya petani yang memanfaatkan peluang ini, juga Nelayan dan semua potensi bisa berbisnis internet.
    Semoga Pak Joko bisa menjadi inspirasi untuk semua kalangan dan tetap sukses.
    Salam sukses dan Super

  208. burhanudin on 01.10.2009 at 07:04 (Reply)

    Petani melek internet kenapa tidak, yang penting mau belajar, kalau belum-belum udah pesimis mikirin biaya,seberapa mahal biaya internet,engga punya komputer banyak warnet,belum bisa menggunakan komputer belajar, anak sd saja sudah diajarkan komputer sekarang.Menurut saya segala sesuatu jalani aja dulu biar nanti kita akan tahu hasilnya.Saya pribadi tetap dukung komitmen pak joko dalam hal “Petani Indonesia berbisnis internet, kenapa tidak,sukses pak Joko.

  209. ecerdas on 01.10.2009 at 07:22 (Reply)

    kalo semua petani menjadi pebisnis, siapa yang akan menggarap sawah..??
    tapi infonya sangat menarik dan bermanfaat.
    terima kasih mas Joko

    1. acha410 on 01.10.2009 at 07:49 (Reply)

      Tetap mereka yang menggarap sawahnya Mas, cuman mungkin mereka menggunakan internet sebagai informasi dan pemasaran hasil pertanian mereka!

  210. yusep on 01.10.2009 at 07:29 (Reply)

    Aku sangat mendukung gagasan itu / this good idea

    hanya yang harus kita pikirkan adalah bagaimana meningkatkan SDM nya para petani yang jauh dari kota, saya yakin kalau Pertanian didukung dengan itu kita akan menjadi negara yang berswasembada hasil Bumi. tidak mengandalkan negara orang lagi

    salam dan sukses selalu

  211. abdullah on 01.10.2009 at 07:37 (Reply)

    setuju saja, wong sekarangpun banyak petani kita yang sudah memanfaatkan internet meski tidak 100%, la mau ga kenal internet nanti malah ketinggalan info, yang menjadi masalah adalah petani yang letak geografisnya susah dijangkau oleh sarana jaringan, lebih baik kita perbaiki dulu sarananya pasti yang lain akan menyusul, hidup Indonesia!!!!!

  212. Joko on 01.10.2009 at 07:48 (Reply)

    Para petani jangan andalkan pupuk subsidi dari pemerintah saja,lebih baik tanam padi organik yang hanya memakai pupuk organik & pembasmi hama dari organik.Harga beras organik pun jelas lebih baik daripada beras biasa & dikonsumsi oleh orang-orang yang selalu menjaga kesehatannya.Petanipun dapat menjual hasil panen organik nya diwebsite.Hidup petani…

  213. akunk on 01.10.2009 at 07:49 (Reply)

    boleh aja petani ber internet,…yang penting jangan mengabaikan tugas dan pekerjaan mereka dalam bertani,,, ambilah semua yang positif di manapun termasuk dalam hal internet… bertambah ilmu dan pengalaman merupakan kekayaan yang tiada tara…

  214. mauludah nurhayati on 01.10.2009 at 07:53 (Reply)

    keinginan dan harapan kadangkala berbanding terbalik dengan kenyataan pak joko. saya sepakat dengan ide ini, tapi bagaimana memulainya? mereka kebanyakan hidup di desa, jangankan teknologi internet, teknologi pertanian saja masih sulit diterima.

  215. Suryono on 01.10.2009 at 07:59 (Reply)

    Petani mengenal internet akan lebih sempurna. segala macam kebutuhan petani dapat diperoleh di internet, mulai dari persiapan lahan, menilihan bibit, pengairan, pemupukan/perawatan, pemanenan, perawatan hasil, pemasaran, dan segala macam permasalahan petani. Dengan demikian petani tidak terus menerus diakali sama tengkulak yang cari keuntungan sak penake udele dhewe. SAYA SETUJU MAS JOKO!!!

  216. bambang on 01.10.2009 at 08:02 (Reply)

    Ide yang bagus Pak Joko, tapi kalau kita melihat sejarahnya seharusnya PETANI itulah yang PALING KAYA di NEGRI INI kenapa ! karena subsidi di kurangai oleh pemerintah ? karena pemerintah belum bisa memberantas tikus-tikus korupotor di negri ini coba kalau korupsi tidak ada pasti PETANI KITA sudah MAKMUR nah ide yang bapak sampaikan itu jangan hanya bantu petani aja tapi pokok utamanya yaitu BRANTAS KORUPSI harus kita dengungkan terus agar petani
    kita bisa MERDEKA
    MERDEKA dari KORUPTOR
    MERDEKA dari IMF
    MERDEKA dari SUBSIDI PUPUK
    MERDEKA dari KEMISKINAN
    dan bangsa ini segera makmur
    AMIN
    terima kasih

  217. tomo on 01.10.2009 at 08:05 (Reply)

    oik setuju mas joko biar petani kita tidak hany amenjadi petani-petani gurem saja. he2

  218. sadono on 01.10.2009 at 08:09 (Reply)

    Berbicara masalah petani, berarti telah membicarakan nasib 80% penduduk Indonesia. Kenapa Indonesia tertinggal dengan bangsa-bangsa lain? karena petani di Indonesia kurang mendapat perhatian dari pemegang pemerintahan. Pada seminar yang diadakan di Gajah Mada beberapa waktu lalu yang dihadiri oleh Kepala Bulog dan Ketua HKTI, saya menyampaikan bahwa: “Kakek saya petani, Bapak saya petani, tapi saya tidak mau jadi petani” bahkan murid-murid disekolah kalau ditanya cita-citanya mau jadi apa? Tak satupun yang menjawab ingin jadi petani! Fenomena ini sesungguhnya bukan salah generasi kita yang tidak mau jadi petani, karena memang label petani di negeri yang gemah ripah loh jinawi ini identik dengan kemiskinan, keterbelakangan, kumuh, dll.Nasib petani kita ibarat “tikus mati dilumbung padi” Yang menjadi masalah bukan petani tidak mau menanam, tetapi penghargaan terhadap produk yang dihasilkan petani kurang mendapat penghargaan.
    Coba kita lihat, ketika musim panen padi maka harga gabah anjlok, ketika musim panen kopi harga kopi anjlok, ketika musim panen lombok harga lombok anjlok dst. ini realita. Barangkali faktor inilah yang membuat generasi kita enggan jadi petani dan pilih merantau kekota walaupun nasib juga tidak menentu.
    Yang lebih memprihatinkan lagi, banyak sarjana pertanian tidak mau jadi petani, tetapi pilih jadi pegawai bank, pedagang, pengusaha, birokrat, politisi, dll. Mari kita saling mengingatkan agar menjadi petani adalah suatu pilihan yang cerdas dengan cara setiap hari kita mengkonsumsi produk hasil petani Indonesia, bukan produk petani manca negara. Kalau kita bisa melakukan itu, saya yakin petani di negeri ini akan makmur dan sejahtera, sehingga bisa berlangganan internet untuk selanjutnya bisa memasarkan produknya lewat internet. okeee

  219. dakhori on 01.10.2009 at 08:17 (Reply)

    dukung petani…yesss

  220. Cari Uang Di Internet on 01.10.2009 at 08:19 (Reply)

    Ini adalah merupakan gagasan yang sangat bagus, biar petani kita lebih cerdas dan sejahtera, juga tak ketinggalan teknologi dan informasi. Kendala pasti ada, tapi jangan jadi halangan untuk berubah dan bergerak maju.

  221. Immaculata on 01.10.2009 at 08:19 (Reply)

    Ide cemerlang mas Joko. Prihatin ya….. katanya Indonesia negara Agraris, tapi banyak petani hidupnya tetap menderita dan dirugikan.
    Sebelumnya perlu ada training untuk aplikasi teknoploginya, untuk terobosan berbisnis bagi para petani yang memiliki ketertarikan, agar mereka jadi entrepreneur di bidang pertanian dan hidup mereka lebih sejahtera, daripada sebelumnya.
    Salam ACTION.

  222. Nazarudin on 01.10.2009 at 08:25 (Reply)

    Ide brilian tuh,..
    tapi masalahnya apa petani kita yang dipedesaan sana,. apalagi yang dipinggir hutan kalimantan sana sana sudah melek teknologi,…
    kalau petani yang dipinggiran jakarta atau dipinggiran ibokota propinsi mungkin tidak kesulitan karena mereka memang dekat dekat dengan perkembangan teknologi atau paling tidak ada anaknya yang biasa ngenet di warnet2 terdekat,…
    tapi kalau petani kita yang biasa berpindah-pindah tiap masa tanam bagaimana,…???????
    tapi idenya bagus,… semoga para petani kita cepat tergugah,…

  223. Ndari on 01.10.2009 at 08:26 (Reply)

    Ide ini sangat bagus, memang petani di Indonesia tidak boleh menyerah,dengan adanya petani mengenal internet maka bisa menyemangati para petani Indonesia yang lainnya,dan dengan melalui internet ini bisa membantu informasi para petani lainnya bagaimana cara mendapatkan/membeli pupuk yang baik dan murah, bagaimana cara memasarkan hasil panen petani, bagaimana cara pengolahan lahan/sawah yang baik sehingga dpt menghasilkan buah yang bagus,dan masih banyak lagi untuk membantu petani walaupun saya sendiri belum pernah menjadi seorang petani atau terjun ke dunia petani atau masuk kedalam sawah.

  224. aji on 01.10.2009 at 08:29 (Reply)

    mantabh…..mari kita dukung….

  225. karsono on 01.10.2009 at 08:30 (Reply)

    Memang Mas Joko, seharusnya dibuatkan wadahdan organisasi yg orang2 nya memang betul2 ikhlas tdk mencari keuntungan, bagi petani untuk diberikan cara2 berbisnis dan praktek langsung di internet,kita kan banyak orang 2 yg ahli & mengerti ilmunya, ya kalau hanya saran & teori bagaimanapun sampai kapanpun tidak akan mengerti, ya mungkin hanya 0,000…? sekian persen demikian Mas Joko bila perlu Mas Joko menjadi Pelopornya saya kira dpt terwujud & berhasil, terimakasih, Amin

  226. Sukoco on 01.10.2009 at 08:31 (Reply)

    Selama ini petani selalu jadi objec, pedagang selalu jadi subjec dan tak jarang/tak pernah rugi.
    Media internet yang tanpa batas mungkin menjadi solusi agar petani langsung berinteraksi dengan konsumen, tidak lagi menjadi objek para pedagang/tengkulak.

  227. Agung Prasetyo, SE on 01.10.2009 at 08:36 (Reply)

    Petani Indonesia Berbisnis Internet ???
    Why Not..???
    Ide sudah ada, langkah selanjutnya adalah Action.
    Yang harus diperhatikan, Kondisi yang ada sekarang ini adalah dunia pertanian sudah memasyarakat bahkan sudah mulai banyak info dunia pertanian didapat dari internet , namun dunia internet belum memasyarat ke dunia pertanian, khususnya ke para petaninya.
    Langkah Pertama adalah, harus ada fasilisator/mediator yang dapat memasyarakatkan dunia internet kepada para petani, bisa berupa badan usaha, individu atau pemerintah.
    Langkah Kedua, memberikan fasilitas yang menunjang kegiatan tersebut, seperti tempat untuk menyediakan peralatan (media internet) yg dapat menggunakan balai desa.
    Ketiga, sharing dari para petani agar seluruh info pertanian bisa diupload di internet.
    Keempat, promosi dunia pertanian lewat internet.
    Kelima, pendidikan khusus kepada para petani yg ingin berkecimpung di dunia internet.
    Mungkin hanya itu komentar, saran dari saya.
    Terima kasih.

  228. RM Guadi on 01.10.2009 at 08:37 (Reply)

    Ide Cemerlang Pak Joko,… saya adalah orang jawa tengah dan kerja di Kalimantan (Kerjanya disektor Perkebunan Kelapa Sawit)…. yg kebanyakan dimiliki orang2 kaya… dan orang LN (terutama malaysia)…. mereka sudah berpikir jauh ke depan Bahwa tanah kita luas bisa ditanami apapun dan tumbuh.. biar itu di Lahan Gambut sekalian pohon sawit tumbuh subur, dan Sayangnya Pupuknya masih import dari Malay…. adakah Insinyur Pertanian yang bisa bikin pupuk…. dan dipasarkan lewat internet seperti negara tetangga ……

  229. mang on 01.10.2009 at 08:42 (Reply)

    kalau saya setuju setuju aja bergelut di dunia maya bagi para petani tapi jangan lupakan juga di dunia nyata nya juga,khususnya bagi para petani yang sehari harinya menggarap secara langsung,namun buat pengetahuan dan kemampuan yang lebih bisa sambil ngenet,terutama sharing antar sesama,…thx maju terus petani indonesia

    1. Peluang Bisnis | Ricky on 01.10.2009 at 11:36 (Reply)

      para petani nyangkul disawahnya, para marketer nyangkul diinternet. Gimana ya jadinya kalo petani nyangkul diinternet ?

  230. Kang Marjan on 01.10.2009 at 08:43 (Reply)

    Intinya adalah AZAS MANFAAT, makapun penghasilan meningkat TAJAM. contoh saat ini Dollar saya meningkat.

  231. aditya on 01.10.2009 at 08:45 (Reply)

    pak,saya lagi buat web baru tentang matematika…untuk mengembangkannya saya ingin sekali bertukar link dengan website bapak ini,,n tolong kritik dan sarannya ya pak buat website saya ini…

    1. Peluang Bisnis | Ricky on 01.10.2009 at 11:35 (Reply)

      salam kenal mas aditya, langsung ke TKP dulu ahh.. :)

  232. hanafi on 01.10.2009 at 08:58 (Reply)

    Saya salut dengan pemikiran Pak Joko atau idenya itu, memang pebisnis sejati harus bisa masuk kesegala hal untuk menjadikan bahan pemikiran yang akhirnya menjadikan kesejahteran bagi umum. Saya mendukung sekali, dan untuk para petani bisa membentuk kelompok/wadah karena tidak semua petani bisa dan paham internet.

  233. Yudi Pranoto on 01.10.2009 at 08:59 (Reply)

    Untuk Petani memang diperlukan mengenal Internet agar petani tidak ketinggalan dengan zaman dan tidak selalu terbelakang dengan informasi-informasi yang ada di internet, agar petani dapat membuat hasil pertaniannya lebih baik lagi di banding dengan sebelumnya dan juga agar petani dapat mengetahui harga jual di pasaran untuk menghindari harga penjualan yang tidak sesuai dengan harga pasar.

    Wasalam,
    Yudi Pranoto

  234. zulkifli on 01.10.2009 at 09:08 (Reply)

    assalamualaikum saudara semua.
    nama saya zulkifli,saya member baru diformula bisnisnya mas joko.saya mengimbau dan mengajak serta ingin memberi saran mas joko dan saudara semua.
    berhubung dengan adanya musibah di ranah minang,dengan ini saya mengajak saudara semua untuk bisa menyisihkan sedikit rejekinya untuk di sumbangkan.saya adalah salah satu korban,walaupun sekarang posisi saya berada di cilacap.tapi saya mendapat laporan dari adik saya di pariaman,bahwa sebagian besar rumah runtuh rata dengan tanah termasuk rumah saya.bagi saudara sekalian yang ingin memberikan bantuan langsung bisa menghubungi saya di 081316965497.atau bisa juga langsung kirimkan sumbangan saudara ke:
    BCA KCU SUKABUMI A/N ZULKIFLI
    REK.0384167591

    saya akan mendatangi langsung tempat musibah yaitu di
    DESA SIKABU
    KECAMATAN ULAKAN TAPAKIS
    KABUPATEN PARIAMAN
    SUMATRA BARAT

    saya akan berangkat pada tanggal 04 oktober.
    saran saya buat mas joko agar bisa juga menggalang dana dengan tema “formula bisnis untuk minang kabau”.bagi yang ingin memberikan sumbangan langsung lewat saya,harap konfirmasi via sms ke no hp saya di atas.dan laporannya akan saya berikan setelah saya kembali dari tempat musibah.

    terima kasih untuk smua.

    Go Action

    zulkifli

    http://www.formulabisnis.com/?id=msultan

  235. doni on 01.10.2009 at 09:08 (Reply)

    EVERYONE ABLE TO BECOME INTERNET MARKETER

    SALAM

    CAFEHP.COM

    1. Gunawan on 02.10.2009 at 02:19 (Reply)

      Hebat dan salut, komentarnya panjang-panjang buanget jadi males macanya.

      Aku reply di komentar terpendek aja deh

      salam

  236. rias on 01.10.2009 at 09:09 (Reply)

    tidak hanya petani pak joko, industri kecil juga harus dibantu memanfaatkan internet, karena masih banyak yang buta dengan pemasaran model online, karena banyak faktor yaitu jaringan dan pengetahuan.

  237. erik on 01.10.2009 at 09:11 (Reply)

    mungkin aja dilakukan….namun menurut hemat saya hal ini memiliki banyak kekurangan
    1. petani membutuhkan pelajaran ekstra keras…karena umur yang rata2 mulai lanjut,memiliki kecenderungan malas belajar teknologi,dan lain2
    2. jika hal ini di terapkan di pedesaan, terutama di sumatera di tempat saya…hampir mustahil hal ini dilakukan mengingat masyarakat sumatera rata2 ga mau ambil pusing dengan hal2 yang mereka anggap bukanlah bidang mereka…karena sekitar 60-98% diantara mereka berpendidikan dibawah SMU sehingga sangat berat rasanya untuk mampu memanage marketing online dan buying Online.. proritas mereka adah menjual kepada pasar atau individu..bukan meng”create” pasar
    hal2 tersebut diatas adalah alasan utama say amengatakan bahwa mereka susah untuk berbisnis via internet
    namun hal ini apabila memiliki sistem yang baik…saya pribadi merasa optimis dapat dilakukan

    saran saya
    dalam mengadakan bisnis online kepada petani :
    1. janganlah di serahkan kepada mereka secara langsung..melainkan membentuk suatu kelompok tani pada daerah dimana mereka berada..kemudian memberikan kepercayaan kepada orang yang memiliki kapasitas dan kredibiitas yang baik dalam bidang bisnis online ini
    2. buatlah program2 yang berbasis kepada apa yang mereka ketahui dan ingin mereka ketahui dengan bahasa yang merakyat dan mudah mereka serap dan mereka cerna..bukankah belajar suatu fungsi matematika terlebih dahulu haru belajar tentang pemahaman angka dan fungsi sederhana terlebih dahulu? :)
    mungkin itu aja dulu gambaran tentang petani di mata saya…wassalamualaikum :)

  238. kustiyawati on 01.10.2009 at 09:21 (Reply)

    WAH,SY SALUT DENGAN PAK JOKO.SAMPAI MEMIKIRKAN MASALH PETANI KITA SUPAYA MAJU.MUDAH2AN PETANI KITA TAMBAH MAJU DENGAN ADANYA PERKEMBANGAN TEHNOLOGI CANGGIH.
    BRAVO ATAS IDE2NYA……..

    1. rahasia di dalam berkomputer on 01.10.2009 at 09:38 (Reply)

      ya ialah kan indonesia negara argaris gitu,….. dan banyak petani kita di tipu oleh ….. orang yang tidak bertanggung jawab jd om joko susilo kasihan kpd pra petani gitu…….

  239. Bram on 01.10.2009 at 09:21 (Reply)

    Mungkin yang darnet atau sadar internet adalah anaknya pak tani bukan pak taninya . Tapi permsalahannya anaknya pak tani sepertinya banyak yang ogah jadi petani. Untuk mengenal tehnologi internet pada dunia pertanian pasti bisa yang penting dikampanyekan terus yang sukses juga banyak .. Ini tantangan ,usaha apa sih didunia ini yang tidak ada tantanganya ? pasti ada tapi ternyata ada juga yang sukses . Buktinya sekarang saja pak tani sudah bisa pakai HP,bukankah ini bukti petani juga doyan tehnologi komunikasi dulu juga mereka membayangkan HP sebagai sesuatu yang tidak akan di jamah..mungkin karena kepepet jadi mau menerima dan belajar …Jadi mungkin perlu diajari falsafah kepepet itu he he

  240. machdar on 01.10.2009 at 09:23 (Reply)

    SAYA SETUJU SEKALI MAS JOKO, CUMA YANG NAMANYA PETANI YA MASIH MINIM INFORMASI IT, INTERNET, DSB DAN MUNGKIN JUGA PETANI MASIH JAUH DARI DUNIA ELEKTRONIK, SEHINGGA PERLU PEMBELAJARAN/PELATIHAN DULU…
    TRIMS

    1. Sarbijono on 01.10.2009 at 10:13 (Reply)

      Pak Susilo, ide yang cemerlang!
      Saya sudah baca komentar dan saran temans.
      Tapi yg menjadi masalah adalah bagaimana merealisasikan ide tsb.
      Menurut saya paling tidak ada 3 hal yang mutlak diperlukan:
      1.Bagaimana para petani bisa memiliki aset berupa laptop supaya mampu akses ke internet secara mandiri atau berkelompok,dan dananya dari mana? Karena mereka pada umumnya hidup pas-pasan.
      2.Perlu manjemen yang baik secara lingkup nasional karena petani hidup diderah terpencil dan populasinya tersebar luas diseluh nusantara ini.
      3.Perlu adanya tekad/niat yang besar untuk kita semua

      Berkaitan dengan itu saya telah sampaikan tulisan Bapak Joko kepada Bapak Prabowo via website megapro.
      Hal ini dengan pertimbangan bahwa Bpk Prabowo mempunyai 3 kriterian yang saya sebutkan di atas.
      Mudah-mudahan hal ini dapat membantu ide tsb dapat direalisasikan.

      Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H.
      Maaf segala kesalahan saya bagi mem temen semuanyau

  241. Jagoan SEO on 01.10.2009 at 09:33 (Reply)

    salam action
    hidup PETANI Internet :)

  242. rahasia di dalam berkomputer on 01.10.2009 at 09:34 (Reply)

    ehmmm……. menarik banget ne……
    ikutan doank

  243. Mixon S on 01.10.2009 at 09:38 (Reply)

    Ide untuk mengajak petani berbisnis internet sudah bagus.Hanya diperlukan keseriusan petani untuk membuat ebook dan pemerintah menyediakan infrastruktur yg memadai seperti komputer plus koneksi internetnya di tiap desa.Selain itu juga diperlukan SDM yg memadai untuk mengajarkan petani membuat ebook :-) hehehe.Dan tak kalah pentingnya SDM yg kompeten di bidang pertanian untuk mendukung para petani cara meningkatkan hasil pertanian yang semakin manstap,hehehe.Siapakah SDM-SDM itu ?

  244. Mertiy on 01.10.2009 at 09:45 (Reply)

    Salam wat P’ Joko…..

    Ada baiknya juga kalao petani qt berawal dengan mengenal dunia internet lebih dulu…. Agar pengetahuan mereka lebih luas tentang pertanian dan lebih bagus lagi jika mereka menjadikan internet sebagai buku berjalan selain pengalaman otodidaknya mereka mengenai bertani…… Saya juga setuju dengan adanya side business untuk para petani qt pada khususnya di forum ini dan pada umumnya utk profesial lainnya….. Karena mereka selain bs memiliki banyak teman juga bisa menambah penghasilan…. Tidak hanya mengandalkan hasil dari bertani saja….. Tp yang penting pek utama bertani tetap harus dijalankan dengan baik agar hasilnya baik dan bisa dijual baik dan dikonsumsi masyarakat dengan baik pula……
    Sama halnya dengan yang lain, contohnya saya bekerja dikantor tp tetap berusaha menambah penghasilan dibidang yg lainnya…… Jadi profesi petani juga ga beda dengan qt yg dikota kerja kantoran or guru or DR or profesianal lainnya……. Jadi ga ada salahnya…. Yang penting bisa membawa kebaikan dan rezeki utk para petani…… Petani juga harus maju loch……
    Hidup Petani Indonesia……

  245. didi suryadi on 01.10.2009 at 09:52 (Reply)

    Secara khusus saya sangat sependapat dengan anda. Saat inipun saya sedang mendisain pelatihan internet yang applikatif untuk petani Pekebun di Kota Banjarbaru Kalsel, tentang bagaimana mencari, memperluas pangsa pasar. InsyaAllah akan segera dilaksanakan.Secara umum motto bahwa siapa yang memiliki dan menguasai informasi, akan memenangkan persaingan dunia Agribisnis, masih dapat dipertahankan. Saya salut ide anda sudah menjamah Petani kita, golongan yang selama ini hanya menjadi buah bibir tapi tetap erpinggirkan. Salam Hormat saya untuk anda, Salam sukses.

  246. dian kesuma on 01.10.2009 at 09:52 (Reply)

    Memang sudah saatnya para petani Indonesia ini melek internet, tp tidak berarti bahwa jika sudah melek internet pekerjaan utama sebagai petani malah ditinggalkan demi keuntungan yg lbh besar, lha kalau semua petani beralih menjadi pebisnis diinternet siapa yg akan menanam padi lg?. Tapi kalau untuk mencari informasi mengenai cara2 mendapatkan hasil panen yg bagus itu bisa mereka dikenalkan untuk mencari informasi diinternet. Mgkn dari pemda setempat bisa membuat program pengenalan internet kepada kelompok2 petani dalam acara2 penyuluhan misalnya dan menyediakan sarana an prasana yang memudahkan untuk hal tersebut.
    BRAVO Petani Indonesia maju terus ….

  247. abghan on 01.10.2009 at 09:57 (Reply)

    Saya sangat ter tarik dengan usulan Bapak, Saya sebenarnya masih anak sekolah SMK tapi saya adalah anak dari seorang petani dan saya ingin memajukan orang tua saya karna kami hanya hanya menjual hasil tani dengan harga yang murah, dan kadang hasil dari tani tak menentu, kadang bagus bahkan kadang sangat jelek saya meminta pendapat bapak supaya saya bisa memajukan hasil tani dan menjualnya dengan harga yang tinggi

  248. bambang prawoto on 01.10.2009 at 10:01 (Reply)

    Petani ber internet. Rasanya masih janggal jika dilihat dari kehidupan di desanya. Namun, tidak demikian jika petani memiliki Koperasi tani, sebab para petani bisa ber internet ria di kantor koperasinya sendiri. Persoalannya, petani memiliki keengganan berkoperasi, pemerintahpun demikian pula. Bahkan bangsa kitapun demikian pula. sangat skeptif mendengar nama Koperasi. Seakan tidak peduli bahwa sikap demikian sangat kotra produktif dengan UUD’45, dengan cita2 para pemimpin pendahulu kita dulu. Selama para petani belum mau ber Koperasi maka kegiatan di internet akan terasa amat jauh dari jangkaun.Mar berinternet ria di Koperasi Petani, wahai Petani bangsaku!!!

  249. zulkifli on 01.10.2009 at 10:05 (Reply)

    assalamualaikum all,met pagi jelang siang.
    saya zulkifli ingin mengajak saudara semua untuk bisa menyisihkan rejekinya untuk membantu korban gempa bumi di pariaman.bantuan langsung bisa di salurkan melalui saya sendiri.pada tanggal 04 oktober saya akan berangkat menuju daerah gempa,tepatnya
    DS.SIKABU ULAKAN
    KEC.ULAKAN TAPAKIS
    KAB.PADANG PARIAMAN

    sumbangan bisa di salurkan melalui
    BCA KCU SUKABUMI A/N ZULKIFLI
    REK.0384167591

    bagi anda yang memberikan sumbangan harap konfirmasi via sms ke no 081316965497
    dengan mencantumkan nama dan jumlah sumbangan.laporannya akan saya berikan setelah kembalinya saya dari padang pariaman.dan saya minta ijin ama masa joko untuk numpang di sini untuk menuliskan laporan para penyumbang.dan juga mengusulkan formula bisnis juga dapat menggalang dana dari para member apalagi sudah banyak yang berhasil lewat formula bisnis,saya jagu member formula bisnis yang baru bergabung.
    besar kecilnya sumbangan anda tentu akan sangat berarti.

    salam action

    zulkifli

  250. victor salainti on 01.10.2009 at 10:14 (Reply)

    semakin maju teknologie informasi yang memberikan segala informasi dunia, petani memang sebaiknya menggeluti internet karena melalui internet kita tidak perlu study banding lintas provinsi atau study banding lintas negaram petani cukup mengaktivkan internet dan segala hal yang diperlukan seperti kebutuhan jenis pukuk harganya dan teknologi pertanian ada di sana.

  251. bambang sulistyo on 01.10.2009 at 10:21 (Reply)

    Ide yang baik tentunya kan harus kita dukung,salut buat mas Joko.Sebagai tambahan pada komunitas tanaman hias contohnya seperti aglomania,adeniumania,anthuriumania dll sudah menjual hasil pertaniannya melalui internet.

    Bahkan hasil pertanian tersebut sudah dilelang
    didunia maya secara on line berdasarkan waktu setempat(wib,witeng,wit),bisa dilihat di bursakembang.com
    Salam Action

  252. suwondo on 01.10.2009 at 10:22 (Reply)

    Sangat setuju, emang aku dari el. petani….cocok untk peningkatan pendapatan.. salam sction terus

  253. Teenager Talks on 01.10.2009 at 10:23 (Reply)

    Hidup petani Indonesia

  254. dadi-websitepemula on 01.10.2009 at 10:24 (Reply)

    Assalamu’alaikum
    Mas Joko
    Saya setuju dengan idenya menjual ebook tentang pertanian.. Mantap !
    Ttg Petani internetan.. memang butuh bimbingan yang memadai.. Karena mereka kebanyakan GAPTEK.
    Mudah2an wacana ini bisa berkelanjutan..
    Mudah2an ada ACTION, sehingga para petani kita TIDAK GAPTEK lagi
    Wassalam.

  255. slamet heru s on 01.10.2009 at 10:44 (Reply)

    tapi yang paling pertama dipencet tombol yg mana dulu pk. joko? ,ending kalo ada tulisan press any key to continue……… otomatis puyeng

  256. fendie.as on 01.10.2009 at 10:48 (Reply)

    Kalo smua bangsa indonesia melek internet termasuk petani, alangkah cepat majunya. Internet tdk hars untuk bisnis online, internet bisa untuk offline, mencari informasi dll. Bagaimana dg pemerintah, hotspotfree aja masih jarang, terkadang bayar pula. Piye jal ? pemerintah (menteri, dirjen, irjen, gubernur dll) sibuk ngurusi diri & kekuasaan. Kapan bener2 ngurusi rakyat, yang sebagian besarnya petani ?

  257. slamet heru s on 01.10.2009 at 10:49 (Reply)

    tapi yang paling pertama dipencet tombol yg mana dulu pk. joko? ,mending kalo ada tulisan press any key to continue……… otomatis puyeng

  258. Masadhiguna on 01.10.2009 at 10:51 (Reply)

    Dari comments diatas, banyak yang masih meragukan pengetahuan rata-rata petani kita tentang penting dan kegunaan/kemampuan-nya internet. Dalam hal ini saya hanya mengusulkan agar pemerintah sebagai regulator dapat “mengatur” agar biaya telepon dan internet semua provider ditekan semurah mungkin, karena sarana ini menjadi salah satu kendala, katakanlah untuk petani masih merupakan barang mahal.
    BTW, saya dukung ide mas Joko.
    salam.

  259. bayu on 01.10.2009 at 10:53 (Reply)

    petani juga bisa maju kok….

    sebagaiu usaha sampingan internet adalah lahan sangat bagus untuk menghaislkan uang,namun jika para petani sibuk mengerjakan internet,bagaimana sawah mereka dan kita mau makan apa donk???

  260. Masadhiguna on 01.10.2009 at 10:58 (Reply)

    pemerintah harus dukung, biaya internet dan telepon harus dimurahkan, kalau perlu digratiskan…

    1. Peluang Bisnis | Ricky on 01.10.2009 at 11:33 (Reply)

      Saya setujunya kalo digratiskan sekalian..wkwkwk..

      salam kenal,

  261. dede on 01.10.2009 at 11:01 (Reply)

    Ide yang cemerlang agar meningkatkan pendapatan petani, namun yang perlu dipikirkan kemampuan petani kita dalam hal teknologi informasi, saya hidup didesa ponorogo yang secara empiris kebanyakan petani yang sangat awam, menurut saya yang lebih utama adalah memasyarakatkan internet terlebih dahulu. Karena hanya petani khusus saja yang bisa bisnis on-line dan saya rasa masih terbatas, mari kita masyarakatkan internet di pedesaan, sehingga mengubah paradikma tradisional menuju internasional

  262. Tri Kusmiyati on 01.10.2009 at 11:03 (Reply)

    Petani dan internet memang dua bidang yg saling mendukung;;;seperti yg ditunjukkan oleh beberapa website yg emnjual hasil pertanian;;;kira sudah tak asing lagi;;;namun untuk penyebaran merata agar setiap petani punya bisnis di internet itu yg jadi masalah sekaligus opportunity yang bagus buat marketer internet;;;;;

    1. Peluang Bisnis | Ricky on 01.10.2009 at 11:30 (Reply)

      Sepakat dengan mba tri, saat ini bisnis internet memang sudah harusnya lebih di sosialisasikan..

      salam kenal :)

  263. Masadhiguna on 01.10.2009 at 11:09 (Reply)

    dua kali komen saya ga muncul? ada apa yah???

    1. Joko Susilo on 01.10.2009 at 16:21 (Reply)

      Tadi ditahan Akismet Mas. Tapi yang penting sudah tampil sekarang.

  264. agus on 01.10.2009 at 11:11 (Reply)

    assalamu’alaikum
    pak joko saya sangat mendukung sekali gagasan bapak ini memang sampeyan ini ngak ada matinya buat orang tambah pinter idenya slalu ada buat orang yg mau berfikir,tapi pak rata2 kultur masyarakat kita kan lambat kalo merespon hal yg tidak nyata sebagai contoh terkadang warnet ada disamping rumah kita tapi masuk atau sekedar mencoba atau mencari informasi saja kita ngak pernah lakukan yg kita tahu..o.itu warnet..,tapi ngak ngerti buat apa,mungkin kalo kita bisa membuat petani2 kita penasaran dan mengerti kegunaan internet itu banyak mereka yg tertarik dan akan mencobanya,seperti halnya SMS di hand phone itu bisa mengantikan telegran pada jaman dulu.

  265. T Yusuf Ali on 01.10.2009 at 11:11 (Reply)

    Bos, yang Pak joko kemukakan bukanlah hal baru soalnya sekarang sekarang ini sudah banyak petani yang memasarkan producknya lewat internet contoh buah stobery, kentang dll apalagi petani yang ada kerja sama dengan kemchik serta petani yang kerjasama dengan pasar sualayan jadi bukan hal baru buat petani.sekarang inikan Internet bisa pakai HP, dimana ada signal pasti bisa Internet walaupun dipuncak gununug . oke

  266. dede on 01.10.2009 at 11:17 (Reply)

    Sebenarnya sudah ada rencana untuk membantu petani,tapi masih Usaha Jasa Perbaikan mobil, pikiran klau ada modal sedikit akan saya bantu,tahun kemarin sudah dicoba pupuk yang saya berikan, menurut petani jeruk hasil bgus mudah-mudah dari sini saya bisa beljar bertani,masalah pemasaran atau cara perkumpulan petani mungkin akan saya kasih tahu kepada Anak petani tsb,Karena anaknya masih tahap belajar Komputer, Masih Banyak lagi bukan saja bertani tapi berternak Domba, Justru saya kaget melihat ko masih ada membicarakan petani, memang Bob Sadino Orang Yang sukses dalam Pertanian, Salam Action..

  267. Aa on 01.10.2009 at 11:20 (Reply)

    Mas Joko, Saya pikir untuk mengajak petani berbisnis di internet bukan hal yang mudah, justru saya mengusulkan bagaimana petani kita bisa sukses dalam bidangnya dengan bantuan internet, misalkan kita bentuk suatu komunitas yang membantu para petani menyalurkan hasil pertaniannya dan mencari kemungkinan produk pertanian apa yang dibutuhkan oleh pasar sehingga komunitas ini dapat menyarankan ke petani untuk bercocok tanam komoditas yang di butuhkan oleh pasar, dengan adanya lalulintas komoditas tersebut komunitas yang kita bentuk ini dapat mengambil keuntungan, jadi tidak mengalihkan para petani untuk berbisnis on line he he he

    1. Joko Susilo on 01.10.2009 at 16:20 (Reply)

      Pemikiran yang bagus juga Pak Aa. Terimakasih atas sumbang sarannya.

  268. Sabar Sedjati on 01.10.2009 at 11:43 (Reply)

    Harus dimulai dan diawali dengan Pe ( Petani ) Link ( lingk ) Do ( Indonesia…….. Pelinkdo bisa dibentuk dengan kelompok 2 tani yang sudah ada….

    Subdisi berkurang….. sharing net datang…..

    Jangan menyerah mas,pak De, Simbah dan lain lain sukses…………

  269. didi on 01.10.2009 at 11:49 (Reply)

    saya setuju dengan pendapat pak Joko karena saya sendiri latar belakang dari anak petani.namun untuk mensosialisasikan internet kepada masyarakat petani kayaknya tidak mudah pak, apalagi di pedesaan yang notabenenya jauh dari informasi masalah internet.tapi saya yakin suatu saat pasti bisa terwujud, semoga Allah selalu meridhoi niat baik kita pak Joko Amien………..!!!!!

  270. Sulistyo on 01.10.2009 at 12:29 (Reply)

    Saya 1000% mendukung, terus caranya? apa cukup surfing gini aja, atau harus bagaimana. Bentuk dukungan apa yang diminta? apa kita harus datang ke petani dan mengajari ber-internet? Sementara kami sibuk dengan kepentingan hidup kami di kota? Aaah kurang jelas dan terarah.

  271. Rumi on 01.10.2009 at 12:36 (Reply)

    Saya setuju dengan pendapat Pak Joko. hanya saja kendalanya bagi petani terutama yang didesa-desa agak pedalaman gitu akan sangat sulit, jangankan internet untuk bisa baca tulis aja mereka masih susah

  272. Erwin Triana on 01.10.2009 at 12:45 (Reply)

    Great Idea ….
    So sekarang tinggal gimana dan darimana kita bisa memulainya … karena kalau nggak ada action ya sama saja ….

  273. deskydecky on 01.10.2009 at 12:47 (Reply)

    saya rasa udah perlu kita memerhatikan petani untuk lebih maju, karena kita bergerak dalam bidang internet mungkin ada baik kita mencoba mengembangkan untuk petani untuk lebih paham berinternet , seperti dikorea petaninya sudah menggunakan internet dr mulai ilmu pertaniannya, sampai ke penjualan hasil budidayanya, saya dukung dech mas joko untuk memberikan masyarakat petani kita selankah lebih maju.

  274. okeiamfine on 01.10.2009 at 12:54 (Reply)

    trims infonya, saya dukung petani Indonesia. bertani sambil internetan kan bisa…

    1. Khery Sudeska on 01.10.2009 at 13:13 (Reply)

      Bisa :D

  275. Misra on 01.10.2009 at 13:09 (Reply)

    Senangnya jika petani juga bisa berbisnis internet, kan ntar bisa menutupi kebutuhan mereka dari segi permodalan pertanian.

    1. formulabisnis2121 on 01.10.2009 at 13:32 (Reply)

      ya btl mas Misra. ikut senang..

  276. dodi on 01.10.2009 at 13:38 (Reply)

    wah klo petani berinternet seru juga dong,bisa meningkatkan penghasilan mereka dan menambah pengetahuan,tapi apa ada yang mau ngajarin mereka?

  277. suparnyo on 01.10.2009 at 13:57 (Reply)

    Saya dibesarkan di keluarga petani, sehingga saya sangat setuju agar para petani dapat meningkat kesejahteraannya. Namun, untuk mewujudkan niat baik dari bapak perlu bimbngan yang intensif

  278. samuel david on 01.10.2009 at 13:59 (Reply)

    Petani Indonesia menurut saya sangat perlu mengenal teknologi canggih saat ini yang disebut Internet, karna, kalau selama ini petani kita hanya mengerti soal sawah, bibit tanaman yang terbatas begitu juga pupuk yang digunakan hanyalah pupuk yang sudah disediakan pemerintah saja serta kerbau untuk membajak sawah atau yang lebih moderen, Traktor pembajak sawah, mungkin cuma itu saja, tapi bila petani kita mengerti dan dapat menggunakan perangkat komputer bahkan sekarang sudah bisa menggunakan HP untuk berpetualang dalam dunia maya (Internet) saya yakin Petani Indonesia bisa dicelikkan pikirannya untuk lebih mengerti lagi seluk beluk pertanian dari sejak pembibitan, pemupukan, pemeliharaan bahkan sampai ke pemasarannya, karna dunia serta pengetahuannya sudah dijangkau. Masalahnya sekarang, bagaimana memasyarakatkan internet ke petani dan mengajarkan petani untuk berinternet. Khusus para bloger yang terbeban membangun petani mungkin sebaiknya kita membentuk satu komunitas didarat untuk kemudian kita bisa meberikan penyuluhan kepada petani kita. Bukankah hidup ini nyata, jadi tidak selamanya kita hanya berkecimpung di dunia maya saja. Kita perlu bersosialisasi dengan sesama dan bersama sama membina petani kita. Petani kita pandai dan sejahtera, sudah pasti Bangsa kita akan menjadi bangsa yang kuat. Hidup petani Indonesia.

  279. jws on 01.10.2009 at 14:00 (Reply)

    bisnis kita membantu petani, setuju ngak

  280. bagus on 01.10.2009 at 14:00 (Reply)

    Wah kebetulan, saya menjual pupuk organik cair pak

  281. ophiq on 01.10.2009 at 14:17 (Reply)

    Terima kasih mas Joko, tapi kenyataannya bangsa Indonesia hanya sedikit yg seperti mas Joko, umumnya mereka menganggap ilmu pertanian itu mudah, murah dan gratiiis, tidak seperti bidang TI dan bioteknologi…semoga ini awal yg baik dan harus optimis

    1. Joko Susilo on 01.10.2009 at 16:09 (Reply)

      Untuk itu kita perlu ikut membantu para petani indonesia. saatnya hasil pertanian kita dihargai dengan harga yang lebih baik lagi. saatnya bagi para petani untuk mengecap kehidupan yang lebih baik dengan bisnis internet.

  282. yoko on 01.10.2009 at 14:24 (Reply)

    tetap optimis dan selalu bekerja.cobaan yang diberi kan pasti ada jalan.amin

  283. john on 01.10.2009 at 14:54 (Reply)

    bener, ayo sama sama pasarkan produk tani, coba yang belum dilirik yuk!!!

  284. abdul sukri on 01.10.2009 at 14:56 (Reply)

    perlu di adakan seminar untuk para petani tentang pentingnya pengetahuan tentang internet,karena dengan pemberian penyuluhan sedikit demi sedikit mereka akan paham manfaat serta kegunaan internet.
    tapi kita perlu kesabaran dal;am pemberian penyuluhan sebab mereka belum terbiasa.

  285. bidan desa on 01.10.2009 at 15:07 (Reply)

    HIDUP PETANI ….

    1. acha410 on 01.10.2009 at 21:10 (Reply)

      Hidup!!!!!

  286. lica on 01.10.2009 at 15:22 (Reply)

    bagus dong klo seandainya petani bs ikutan berbisnis lwt internet jdikan bs lebih besar pendapatanya, kenapa gak? n berarti bgs ind udah maju, para petani bekerja bukan disawah aja yg bisa panas-2an akan tpi petani jg bs bisnis lwt internet n tpi jgn lupa?! pak joko juga ikutan ya masarin hasil pertaniannya para petani-2 itu, jadi kita bisa bekerja sama dong he..he..he.. salam action aja dari gue ok?

  287. Hermansyah on 01.10.2009 at 15:23 (Reply)

    saya kira TI bisa dimanfaatkan di bidang apa saja termasuk di bidang pertanian, kegiatannya berupa penjualan produk pertanian atau e-book pertanian yang di jual secara on line jadi ada keuntungan ganda

    wasalam

    1. acha410 on 01.10.2009 at 21:09 (Reply)

      ada nga yang punya ide untuk ngebuat ebook pertanian! Pasti Laku tuh.

  288. naryo on 01.10.2009 at 15:45 (Reply)

    untuk petani Indonesia ada beberapa gagasan yang berhubungan dengan Internet.
    1. Petani Indonesia bisa, memasarkan produknya secara online, jadi tahu benar ini Klo produk asli petani Indonesiabiar tdk diklem negara tetangga ha…ha..
    2. Petani Indonesia bertukar, teknologi budidaya, pengolahan Internet.
    3. Petani Indonesia bisa komunikasi interaksi dengan pakar-pakar, produksen2 baik obat-obatan, pupuk ( terutama untuk aplikasinya dilapangan)
    dengan tehnologi internet.
    oke,…
    saya kira masih banyak sekali tehnologi2 yang pertanian yang bisa dan dapat dipelajari lewat internet , baik dari dalam negeri atau dari luar negeri.

    Thanks

    1. Joko Susilo on 01.10.2009 at 16:06 (Reply)

      Terimakasih atas sumbangan gagasannya Mas Naryo

  289. santos on 01.10.2009 at 15:53 (Reply)

    petani memang perlu itu.

  290. Ahmad Sanusi on 01.10.2009 at 16:09 (Reply)

    Jangan mau kalah sama petani negara tetangga, petani kita juga harus maju jangan hanya bisa mencangkul, bertanam dan panen tapi harus bisa juga bertani melalui internet

    salam super

    1. acha410 on 01.10.2009 at 21:07 (Reply)

      Kita harus menguti jejak negara2 tetangga yang sukses! kita pun pasti bisa seperti mereka…

  291. ansyari on 01.10.2009 at 16:25 (Reply)

    petani berinternet ????? siapa takut !!!! Ayo, pak dan bu Tani jangan mau ketinggalan dari rekan-rekan profesi lain, dengan berinternet pengetahuan kita tentang bercocok tanam dapat lebih meningkat sehingga hasil panen lebih banyak. kalau kita belum faham cara berinternet, dapat bertanya atau belajar dari orang yang telah mengerti. Oke !!!

  292. Dhani on 01.10.2009 at 16:40 (Reply)

    Ide pak Joko itu memang sangat membantu para petani. Kemudian saya juga baca komentar bapak-bapak yang lain. Para petani kita memang rata-rata berpendidikan rendah tapi mungkin tidak bodoh. Nah…mereka pasti bisa cepat belajar Internet. Jadi menurut saya para petani (yang mampu) bisa belajar dari anak-anak mereka, anak sekolah sekarang kan di ajarkan TIKOM di sekolah. Nah…mudah-mudahan ide saya ini bisa membantu para petani Indonesia dalam hal memajukan pertanian Indonesia.

    1. acha410 on 01.10.2009 at 21:05 (Reply)

      Masukan yang menarik tuh Mas!

  293. yuni on 01.10.2009 at 16:50 (Reply)

    bagaimana dengan para petani yang belum mengenal teknologi internet ya? bahkan kalo komputerpun juga belum kenal. adakah celah bagi mereka untuk bisa mengenal bahkan dapat mengalihkan mereka lahan di internet ya?
    alangkah indahnya kalo bisa, mereka tidak perlu berlelah2 menggarap lahan mereka menantang panas dan hujan

    1. acha410 on 01.10.2009 at 21:04 (Reply)

      Mereka harus diberi pelajaran khusus agar mereka bisa!

  294. efina jingga on 01.10.2009 at 17:02 (Reply)

    Salut untuk pak Joko yg punya Atensi positif ga cuma di lingkup Bisnis semata tapi Sosial jg,beberapa komen n saran yg jg cukup Boming plus membuat saya pribadi sangat merasa BANGGA akan kepedulian Rekan2..sdh saatnya kita memang hrs bisa memanfaatkan peluang sebagai pelaku bisnis, apa lagi dengan Berbisnis sambil membantu kaum lemah para PETANI sang PAHLAWAN sumber daya pangan.Berkurangnya Subsidi Pemerintah pada APBN 2010 tidak berarti menjadi awan hitam untuk para saudara kita Petani..Sistem Pertanian TUMPANG SARI yg di gandengkan dengan PETERNAKAN mungkin bisa menjadi opsi pilihan akan ketersediaan pupuk tambahan yg sangat membantu.Tentunya semua itu tidak lepas dari dukungan dana sebagai modal kerja para Petani untuk memulai ACTIONNYA..pendirian KOPERASI2 perkelompok oleh Pak Joko n saya sebagai FUNDER positif dengan konsep sukses bersama Petani yg sehat dan menjanjikan di luar Pemerintah menjadi opsi tambahan dengan fasilitas INTERNET perkelompok menjadi opsi berikutnya untuk ga sampai para Petani kita jadi lebih doyan pegang gadget daripada cangkul..he he he untuk yg terakhir sekalian ne kita bisa belajar berorasi untuk suara Petani jg berorganisasi lewat Forum anyar DUKUNG PETANI INDONESIA..!!!salam kenal,Terimakasih untuk Pak Joko akan beberapa informasi yang sdh masuk ke alamat email saya, MEMAFKAN (MUNGKIN) TIDAK BISA MEMPERBAIKI MASA LALU, TAPI SUDAH PASTI MEMPERINDAH MASA DEPAN,Minal Aidin Walfaizin,Selamat Idul Fitri 1430H.

  295. tumija.harja on 01.10.2009 at 17:41 (Reply)

    Buat Pak Joko Yth,
    Saya cukup berbahagia
    Ternyata Pak Joko sekarang sudah semakin mulia
    hatinya.Itu semua saya yakin berkat tulisan
    para pemerhati dan komunitas Joko Susilo.
    Secara pribadi saya belum ber-action bisnis
    di internet ini,selain masih gaptek tetapi saya
    cukup bahagia,bisa berbagi dengan MR Joko Susilo
    dan seluruh komunitasnya.
    Soal Rizki saya yakin Alloh akan melimpahkan
    kepada keluarga saya.
    Karena memang saya sudah ikhtiar dengan bekerja
    keras dan berdoa.Memang belum bekerja keras
    via internet.
    Semoga Alloh membukakan pintu rizki dari langit dan bumi kepada siapapun yang berusaha,dengan
    jalan masing masing,tentu dengan jalan yang benar.
    Amiiiin.

  296. iwan on 01.10.2009 at 17:47 (Reply)

    Mas joko…..saya ni saran agar petani indonesia ikut juga terjun ke internet bantu dong mereka buatkan lahan di internet khusus petani…yakin rame deh…gimana mas??????

    1. acha410 on 01.10.2009 at 21:03 (Reply)

      iya betul Pak Joko khan selalu punya ide2 kreatif,,,

  297. ferdinand on 01.10.2009 at 17:52 (Reply)

    kalau emang sudah saatnya petani melek akan teknologi..kita dukung 100% petani harus mengerti internet…dan kalau bisa hasil budidaya yang ditanam bisa kita promosikan via internet..blog saya siap menampung promosi tersebut…
    Jayalah petani Indonesia

  298. tumija.harja on 01.10.2009 at 18:00 (Reply)

    Yth Pak Joko
    saya usul :
    Buat opini ke penguasa agar membuat iklan
    besar besaran di seluruh stasiun TV,untuk
    membantu para petani membeli pupuk,
    seperti membuat iklan bencana alam.
    Cantumkan nomor rekening pemerintah yang mudah di
    ingat oleh masyarakat,contoh : 3000 4000 5000
    penggunaan sumbangan harus transparan,kalau perlu,
    di supervisi orang orang pesantren,biarawati,biksu
    dll,agar masyarakat percaya dan mau menyumbang.

    Khusus untuk Pak Joko
    bisa memfasilitasi para petani untuk membantu
    memasarkan produk serta informasi apapun lewat
    internet.
    Saya yakin komunitas Joko Susilo yang pada pinter
    pinter ini ada yang orang tua atau kakeknya petani
    sehingga bisa tersentuh hati untuk membantu atau
    menghubungkan dengan Pak Joko

    Terima kasih semuanya.

    1. Pajianto on 11.10.2009 at 19:24 (Reply)

      Pak Joko menurut saya (kebetulan saya anak petani)petani Indonesia sangat dimanja oleh alam dan sistem yang salah. Mengapa? Ilustrasinya sebagai berikut :
      Alam kita memiliki tanah yang subur, hanya dengan ditanam saja bisa menghasilkan panen yang melimpah (maaf cerita nenek moyang yang belum mengenal pupuk kimia)sehingga petani belum pernah tertantang oleh keadaan kritis/sulit.Sedang kebijakan pemerintah orde baru untuk berswasembada pangan justru lebih memanjakan petani.Pemerintah mengeluarkan berbagai jenis bibil unggul dan pupuk kimia bersubsidi dan kita ketahui bersama diawal tahun 80 an Pemerintah Indonesia berhasil mewujudkan impian yaitu berswasembada pangan dan dikaui oleh FAO.
      kebijakan Pemerintahpun lambat laun mengalami regulasi dan terbukti sekarang ada kebijakan pengurangan penggunaan pupuk kimia dan pengurangan subsidi dengan tujuan agar struktur tanah dan ketergantungan pupuk kimia tidak semakin meningkat. Pengurangan subsidi pemerintah itupun menurut saya tidak salah, karena pemerintah juga berkeinginan untuk mengatur dan menempatkan APBN sesuai dengan amanat perundangan dan senantiasa dapat meminimalisir kerusakan alam sebagai akibat zat kimia.
      Sedangkan kebijakan sekarang/regulasi sekarang tetang pengurangan subsidi pupuk sangat mengganggu produktifitas petani. sulusi untuk beralih ke pupuk organik pun kurang bisa diterima mengingat yang semula praktis dan reaksi ke tanaman cepat, sekarang tidak. Nah melalui artikel ini kami secara pribadi berharap kepada seluruh petani agar ikut berfikir tentang keselamatan alam.trims

  299. Aswin PS on 01.10.2009 at 19:19 (Reply)

    Setuju dengan pendapat Pa Joko, perlu memasarkan hasil pertanian lewat internet. Sedikit saran – bagi petani yang masih “gaptek”, diupayakan bisa dibentuk kelompok-kelompok dengan mengangkat seorang pimpinan kelompok yang cukup mengerti seluk-beluk internet dan pemasaran. Kalau belum ada yang menguasai…bisa belajar dari Pa Joko yang saya yakin mau jadi pengajar sukarela demi kemajuan para petani kita. Betulkan Pa Joko ?

    Wasalam

  300. Ahmad Islam on 01.10.2009 at 19:32 (Reply)

    Saya setuju sekali, walau di pun petani kebanyakan tinggal didesa tidak menutup kemungkinan mereka bisa iktutan berbisnis lewat internet apa lagi sekarang pemerintah sudah bekerja sama dengan telkom untuk program pemasangan internet di desa, dan lebih mudah lagi mereka bisa mengakses internet lewat Hp mereka sendiri, jagan salah sekarang para petani juga sudah banyak yang bisa mengikuti perkembagan zaman, contoh tempat saya di kalimantan para petani sawit kehidupannya banyak yang lebih mapan dari pada orang yang tinggal di kota,

    1. acha410 on 01.10.2009 at 21:01 (Reply)

      Untuk Mewujudkan Ini memang diperlukan keterlibatan beberapa pihak agar semuanya berjalan lancar!

  301. rusiana on 01.10.2009 at 19:53 (Reply)

    harus ada koordinator per pok tani, krn tidak semua petani sekolah mas.

    1. acha410 on 01.10.2009 at 20:58 (Reply)

      Sepertinya Harus Dilakukan Kursus Spesial Buat Mereka Deh!

  302. warwanahmad on 01.10.2009 at 20:14 (Reply)

    memang idenya bagus banget agar para petani cepat pintar dalam iptek pertanian dan marketing produknyah, hanya masalahnya fasilitas internet hanya ada di kota tidak ada di pedesaan yang justru jadi basisnya. Tapi mengapa tidak ? solusi pasti ada

  303. cepy on 01.10.2009 at 20:24 (Reply)

    trus siapa yang nanam padi????

    1. acha410 on 01.10.2009 at 20:56 (Reply)

      Tetap Bapak Taninya Dong Mas!

  304. Prasetya on 01.10.2009 at 20:26 (Reply)

    Yth. P’ Joko

    Sebuah ide yang mencerahkan, akan tetapi menurut pendapat kami, akan lebih tepat kalo gabungan kelompok tani (gapoktan) yang ber-internet ria. karena para petani bisa menjual hasil panennya melalui gapoktan, dengan demikian kontuitas bisa terjaga n kesejahteraan bisa dirasakan bersama.

    makasih

    1. acha410 on 01.10.2009 at 20:55 (Reply)

      Idenya Mas Prasetya Boleh Juga Tuh! Soal gapoktan

  305. humaid on 01.10.2009 at 20:54 (Reply)

    hidup para Petani, yang telah membantu kita mengolah lahan pertanian Indonesia..makasih artikelnya p.Joko..inspirasi tak kenal kering untuk kemajuan internet Indonesia..

  306. arif on 01.10.2009 at 21:04 (Reply)

    saran dari saya :
    1. kita harus membekali ilmunya dulu. seperti anda membekali ilmu anda tentang blogger.
    2. berilah ilmu yang langsung bisa di mengerti dan langsung bisa di terpkan
    3. untuk penjualan pupuk atau bahan organik melalui pasar online itu tidak efektif karena waktunya.
    4. kalau bisa anda turun langsung ke lapangan.

    mungkin itu saja . mohon maaf bila banyak kurangnya.
    saya siap membantu.

    salam action!

  307. rio on 01.10.2009 at 21:24 (Reply)

    apa mungkin itu mas?…

  308. Nazaruddin Margolang, S.IP.,M.Si on 01.10.2009 at 21:40 (Reply)

    Mudah-mudahan dengan memanfaatkan kedua peluang tersebut di internet, para petani kita dapat menjadi tuan rumah dinegaranya sendiri… bukannya menjadi tamu. Saat ini banyak kita melihat produk2 pertanian import mendapat tempat yang lebih layak di pasar-pasar, di Super market dll, dibanding produk petani kita.

  309. Edy on 01.10.2009 at 21:43 (Reply)

    Mungkin yang sampean maksud petani berdasi, kalo petani sesungguhnya boro2 kenal internet, listrik aja mungkin belum ada. Tetapi kalo yang alumni Fak Pertanian mau bertani, gagasan mas Joko itu pas dan bisa terlaksana. Malah saiki alumni pertanian itu banyak yang jadi bankir, wartawan, politisi, pedagang dll, gimana pertanian kita mau maju. Dulu Thaialand belajar dari kita tentang pertanian, begitu juga Malasia belajar perkebunan dari kita, malah sekarang menentukan harga CPO dan Karet dunia, opo ra isen kita iki

  310. Alwi on 01.10.2009 at 22:19 (Reply)

    Gagasan yang sangat bagus, tapi tentunya kualitas hasil produksi juga harus lebih ditingkatkan supaya lebih punya daya saing di pasaran

  311. Adi on 01.10.2009 at 23:36 (Reply)

    Terimakasih atas ajakannya Pak Joko

    Memang sudah saatnya petani indonesia untuk menggunakan dan memanfaatkan internet. tentunya tidak hanya untuk berbisnis, tapi lebih dari itu. mereka bisa memanfaatkan internet untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian mereka. serta mungkin meningkatkan nilai lebih dari produk mereka.

  312. bagas on 01.10.2009 at 23:42 (Reply)

    semoga petani d indonesia ini menjadi petani yg sukses berkat kemajuan teknologi…..
    dan mengerti barang yg asli dan palsu…..

  313. jono on 01.10.2009 at 23:47 (Reply)

    ide yang smart, guna memberikan kemajuan bagi petani itu standart yang semestinya di wujudkan.
    Sebagai bukti kita cinta pertanian yang lebih canggih biatr seperti jepang

  314. TITIK on 01.10.2009 at 23:51 (Reply)

    Assalmualaikum Pak Joko
    Sugeng ndalu… wah lama ga bersua ni pak,Meskipun telat saya mengucapkan MINAL AIDIN WAL FAIDIN. MOHON MAAF LAHIR BATHIN. Pak Joko setelah liat judul artikel ini saya cukup tanda tanya, apa benar Petani dapat berbisnis Internet, karena kebetulan banyak saudara, kerabat dari desa, kayaknya kemungkinan itu sangat kecil, tapi sungguh luar bisa bila demikian dapat menjadi kenyataan, yang jelas para Petani kini nasibnya terombang – ambing oleh kebijakan pemerintah, saya ucapkan terimakasih pak karena Topik ini jadi para pencinta BLOG dapat sharing tentang nasib para petani disana, ternyata banyak juga yang tau … tapi menurut pendapat saya, ada baiknya hal ini di laksanakan, agar Petani dapat juga menyumbangkan saran dan Ilmu pada kita semua… dan mungkin Pemerintah dapat membaca denganjelas UNEG2 para Petani,

  315. dex joels on 01.10.2009 at 23:51 (Reply)

    saya setuju aja jika petani indonesia mengenal dan menjalani bisnis dunia internet..
    hanya saja jika kita berfikir lebih jauh lagi,jika semua petani sukses dalam berbisnis internet,dan menjadi kaya lewat bisnis2 internet,apakah para petani masih mau membajak sawahnya..??

  316. supri on 01.10.2009 at 23:51 (Reply)

    ” Wah saya sangat setuju dg ide pak joko dg mengenalkan para petani kita dg bisnis on line lewat internet,krn klw kita melihat skrg nasib mereka sanat memperhatinkan,apalagi harga pupuk yg mahal n banyak dari mereka yg terjebak dg rayuan manis tengkulak n akhirnya mereka sendiri yg menderita klrn terlilit hutang. Semoga petani kita bisa makmur dg adanya bisnis lewat internet. Sukses buat pak joko…”

  317. TITIK on 01.10.2009 at 23:53 (Reply)

    Oya pak .. Mohon ijin dulu bila berkenan Saya dan Mr Mung. ingin Sowan dan berkunjung ke kantor bp yang baru , bila bapak berkenan dan ada waktu,.. sebelumnya kami ucapkan Trimakasih.

    1. Joko Susilo on 02.10.2009 at 10:07 (Reply)

      Silakan bu Titik, senang akhirnya bisa ketemua ibu dan mr mung. Hari ini juga bisa. Silakan atur jamnya saja.

  318. junet on 02.10.2009 at 00:02 (Reply)

    Sejak mulai gabung sampean… sudah terpikirkan je mas…. semoga cepat kelar dan bisa lounching….matur nuwun

  319. cahya on 02.10.2009 at 00:08 (Reply)

    Artikel yg sgt bagus, makasih.

  320. mahaadit on 02.10.2009 at 01:27 (Reply)

    Setuju!! petani indonesia harus bangkit dan manfaatkan bisnis di internet…maka kalo pas caranya, bisa potong ongkos komunikasi, dan promosi lewat internet…

    sebahagian dari kita emang blum punya ide untuk bisnis di internet, apa lagi pengennya yang butuh biaya sedikit, kalo bs gratis!

    tadi saya baru liat posting di kaskus.com, ternyata ada ebook gratis tentang metode berbisnis affiliate dengan memanfaatkan youtube. dia bilng, potensi penghasilan minimal $30 per hari.
    coba aja ke threadnya di seperti alamat website di atas (bukan iklan, sekedar sharing info)

    moga-moga bermanfaat.

  321. Gunawan on 02.10.2009 at 02:16 (Reply)

    Ini dia nih yang canggih petani internet. Keren keren bos. Nice artikel

  322. f.uf.u on 02.10.2009 at 06:10 (Reply)


    meskipun seorang petani, tetapi tetep semangat..

  323. Gangsar Widodo on 02.10.2009 at 06:51 (Reply)

    Bung Joko, sy mulai tergerak tuk memberdayakan petani. di Jbr, petani mash sangat tertinggal, walau sdh mulai ada yg menggunakan internet( diawali oleh KTNA) tp mash bnyk yg blm berdaya. Mngkn dlm wkt dkt sy akan mulai membentk klmpk kcl dg melbtkan pmd dan karang taruna, kita ajak mrk peduli terrhadap nasib petani Jmbr. Mhn pengarahan Bung

  324. isdaryono sunardiyo on 02.10.2009 at 07:22 (Reply)

    Kalau di Thailand, sebelum petani mereka itu pedagang, dengan demikian mereka tahu teknik dan strategi pemasaran, sehingga tidak hanya tahu memproduk tapi juga tahu pasarnya. Kalau di Indonesia karena tidak tahu pasar dan strategi pemasaran, jatuhlah ke tengkulak. Jadi sebelum berinternet ria, belajar dulu tentang marketing, bukan sekedar selling. Tks. ide bagus pak Joko.

  325. sutrisno hadi on 02.10.2009 at 07:41 (Reply)

    Percepatan pembangunan pertanian Indonesia dengan teknologi informasi

    Oleh : Sutrisno Hadi Purnomo

    Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pemanfaatan TIK seharusnya bisa membantu percepatan pembangunan sektor pertanian. Pada era globalisasi, pemanfaatan teknologi ini terutama penggunaan internet adalah suatu hal yang tidak bisa dihindari. Hal ini seiring pula dengan program pemerintah yang melalui Menkominfo Muhammad Nuh yang mentargetkan awal 2010 internet akan masuk seluruh desa sejumlah 71 ribu desa di Indonesia (Detiknews, 12 April 2009). Disamping itu departemen pertanian pun mempunyai program penerapan TIK melalui proyek yang disebut FEATI (Farmer Empowerment through Agricultural Technology and Information Project) yang didukung oleh IBRD (International Bank for Reconstruction and Development). Hal ini merupakan suatu sinergi yang harus segera ditangkap oleh stakeholder komunitas pertanian di negara kita baik oleh pemerintah, swasta maupun lembaga lain yang berkaitan.

    Teknologi informasi dan komunikasi adalah relevan untuk beberapa strategi bagi pembangunan pertanian dan pedesaan, termasuk memperbesar akuntabilitas publik dan desentralisasi pelayanan yang bisa merespon kebutuhan orang-orang dikawasan pedesaan (Hafkin and Odame, 2002). Lebih lanjut Alex et.al. (2002) menambahkan bahwa revolusi teknologi informasi dan komunikasi saat ini memperluas media pengiriman informasi ke petani baik secara langsung maupun tidak langsung melalui para penyuluh teknis baik dari pemerintah maupun perusahaan agribisnis swasta.

    Saat ini sektor pertanian sedang berubah menjadi lebih kompetitif. Dalam situsi ekonomi global, pertanian di negara Asian termasuk Indonesia berkompetisi dengan pertanian dari segala penjuru dunia untuk memperebutkan pasar. Pasar menjadi semakin kompleks dan menjadikan negara-negara berkembang sulit bersaing dengan negara maju. Sebagian besar negara berkembang hanya mengandalkan keunggulan komparatif sumber daya alamnya, padahal negara maju sudah menggunakan keunggulan kompetitifnya. Salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk berkompetisi di persaingan global adalah penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Penerapan TIK dalam pertanian yang paling mendasar adalah teknis budidaya, proses pengolahan dan pemasaran.

    Penerapan TIK dalam transfer ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini dikemas dalam metode e-learning. Di negara kita, e-learning sudah mulai banyak digunakan terutama di dunia pendidikan terutama di perguruan tinggi. Di dunia bisnis, beberapa perusahaan publik dan swasta sudah menggunakannya bahkan pemerintah setiap tahun menyelenggarakan pemberian “The best award” bagi perusahaan yang sudah menggunakannya. Tercatat perusahaan besar seperti BNI, Bank Mandiri, BII, Indosat, Telkom, Garuda Indonesia dan beberapa perusahaan lainnya sudah menggunakan teknologi ini dalam training karyawannya (e-training). Salah satu faktor mengapa perusahaan-perusahaan ini menggunakan e-learning adalah diperolehnya banyak keuntungan sistem ini seperti efektifitas waktu dan biaya training.

    Di negara Asia seperti Jepang, Korea Selatan dan Taiwan petani sudah menggunakan e-learning untuk menerima transfer teknologi dan informasi dari pemerintah maupun dari perusahaan swasta penyedia sarana produksi pertanian. Sedangkan di kawasan negara Asian seperti Malaysia, Thailand, Philipina sudah mulai mengadopsi sistem ini meskipun masih dalam tahap awal. Metode e-learning bisa dilakukan secara synchronous (langsung) dengan menggunakan chating, video conference streaming maupun kombinasi keduanya. Bisa juga dilakukan dengan ansynchronous (tidak langsung) seperti email, penyediaan materi yang bisa di download di website provider e-learning. Di Jepang, Korea dan Taiwan e-learning ini dilakukan dengan kelompok-kelompok tani bisa berupa materi manajemen praktis, paket budidaya komoditas tertentu misalnya paket budidaya melon, budidaya ayam petelur, proses pengolahan papaya dan lain-lain. Sedangkan informasi dan ramalan pasar selalu di update tiap hari di website provider e-learning, sehingga petani bisa mengatur masa panen dan tanamnya pada saat yang tepat.

    Yang menjadi permasalahan adalah sudah siapkah petani kita menggunakan e-learning yang berbasis internet (e-petani). Mengingat mereka sebagian besar berada di pedesaan dan berpendidikan rendah. Hal ini sebenarnya juga merupakan stereotype negara-negara Asia yang maju, sebagian besar petani mereka juga berada di pedesaan dan relatif lebih rendah pendidikan dibanding masyarakat kota. Namun mengapa mereka bisa mengatasinya ?. Hal ini disebabkan penggunaan internet ini hanyalah merupakan ketrampilan yang tidak sulit untuk dipelajari, seperti handphone yang saat ini digunakan hampir seluruh masyarakat kota maupun desa dengan berbagai strata pendidikan. Oleh karena itu tidak mengherankan kalau Microsoft dalam uji cobanya di CTC (Community Technology & Learning Center) di Desa Pasir Waru, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Propinsi Banten cukup diminati masyarakat disana. CTC Mancak memberikan pelatihan keterampilan berkomputer pada petani di Desa Pasir Waru dan sekitarnya. Yang akhirnya menunjukkan secara langsung ilmu yang bisa didapatkan melalui computer atau lebih tepatnya ilmu yang bisa didapatkan dari internet. Informasi dari Detikinet.com (6 Juni 2008) memberikan beberapa ilustrasi dari para petani yang menggunakan internet. Pendi, seorang petani kelapa di Pasir Waru, mengaku menjalankan usaha pembuatan minyak kelapa dengan fermentasi basah setelah mempelajarinya di internet. Pak Entus, petani ini meminta anaknya untuk belajar ke CTC dan mencari cara-cara beternak ikan lele. Dia bilang, “awalnya saya nggak langsung percaya. Saya lakukan studi banding ke wilayah lain yang telah sukses (mengembangkan ikan lele dumbo-red). Ternyata sama caranya dengan yang di internet” papar Pak Entus. Satu lagi, peternak kambing bernama Santari justru berani belajar komputer meskipun usianya sudah terbilang cukup tua. Lewat akses internet di CTC, Santari mengaku bisa mengetahui cara-cara menangani ternaknya yang bermasalah, misalnya terkena penyakit tertentu. Meski sudah bisa memanfaatkan komputer, Santari mengaku masih belum terbiasa. “Kalau saya sih (latihan komputer-red) paling satu bulan lah. Bahkan saya kalau pegang itu mouse-nya juga bergetar-getar, ” papar Santari.
    Ilustrasi diatas menggambarkan bahwa adopsi TIK ke petani bukanlah hal yang tidak mungkin untuk dilaksanakan saat ini. Hal ini menuntut keseriusan dan kerja keras stakeholder komunitas pertanian secara utuh. Oleh karena itu sepatutnyalah kita dukung bersama Menkominfo yang mencanangkan internet masuk desa awal 2010 dan Departemen Pertanian yang melaksanakan program FEATI untuk implementasi TIK bagi para petani (e-petani). Majulah petani Indonesia.

  326. Warseno RM on 02.10.2009 at 07:47 (Reply)

    Bisnis Online via internet adalah sebuah peluang bagi seseorang untuk memperoleh pendapatan tambahan diluar sumber pendapatan pokok yang biasa diperolehnya. Peluang ini terbuka untuk siapa saja, dan hebatnya dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas pokok.Terbukanya peluang ini, tak terkecuali bagi para petani, atau buruh tani di kampung-kampung. Maka, untuk para petani atau para buruh tani, seyogyanya bisa menangkap peluang bisnis internet sebagai lahan (media) baru berbisnis.Coba saja,………… Terima kasih.

  327. murtadho on 02.10.2009 at 08:04 (Reply)

    saya senang sekali ada yang mau mengangkat tema mengenai nasip petani demi kemajuan petani indonesia
    Hidup petani Indonesia
    kita bisa makan dari hasil para petani bayangkan kalo gak ada petani, gak ada yang menanam padi apa kita bisa makan,tapi kenapaya petani kok kurang dihargai di mata masyarakat.

  328. Neneng on 02.10.2009 at 08:13 (Reply)

    Mudah-mudahan petani Indonesia semakin maju. Tidak hanya dipusingkan dengan berbagai harga lain yang semakin naik, termasuk pupuk-nya.

    Kapan Petani Indonesia bisa menentukan harga hasil taninya sendiri ?? Sehingga bisa memperoleh keuntungan yang lebih menjanjikan.

    Hidup Petani Indonesia.

  329. tarmin on 02.10.2009 at 08:13 (Reply)

    petani indonesia sekarang bukan seperti petani di bawah tahun 90-an, kalau petani sekarang diatas 90-an sudah lebih hebat, mereka banyak yang pendidikannya s1 bahkan s3 menjadi petani tidak masalah berbisnis internet ga susah kok, yang penting pak Joko mau meng-edukasi para petani yang mau berbisnis di bidang ini…

  330. arief aryanto on 02.10.2009 at 08:36 (Reply)

    Untuk para petani Indonesia, Mari kita maju bersama jangan kalah kita dengan petani luar negeri yang sdh bisa bisa menjual hasil pangan di dunia maya…kalo para petami kesulitan untuk internet kami bantu untuk bisa internet..jaman sudah berubah teknologi kita manfaatkan untuk kemajuan kita…ayo maju…ayo maju..ayo maju..maju

  331. nurilq on 02.10.2009 at 08:38 (Reply)

    petani dengan internet ? kenapa tidak. bagi petani yang punya ilmu dari PT pastilah tanpa disuruh, tetapi bagi anak petani yang melanjutkan usaha orang tuanya ya harus kursus internet dulu dan punya komputerlah paling tidak,sayangnya anak petani itu lebih puas dapat membeli tanah sawah yang banyak dari pada untuk beli komputer. nah kalau seperti itu tinggal sekarang sosialisasi face to face ke petani-petani muda.

  332. kusyono on 02.10.2009 at 09:06 (Reply)

    ketika berbicara petani ber internet, berbicara pula SDM petani, Penyuluh & Media. seberapa besar petani&penyuluh petani melek terhadap internet. seberapa luas jaringan media internet di wilayah perkampungan yg notabene nya warga petani?? para petani yg sebagian besar SDM nya rendah & para usia manula, mampukah mereka untuk membuka halaman2 website??? yg ada di benak mereka hanya bercocok tanam & menghidupi keluarga. disini peran penyuluh sangat penting, namun tak semuanya wilayah tertentu kebagian para penyuluh tersebut. proses akan petani melek internet butuh waktu yg lama.. pada intinya sebelum petani melek internet, perbaiki dulu SDM penyuluh petani.

  333. tino on 02.10.2009 at 09:16 (Reply)

    sip pakdhe, petani memang perlu dikenalkan cara pemasaran yg baru. agar wawasan lebih terbuka & tidak ditipu tengkulak.

    1. Ya, saya kira, pemasaran agribisnis dengan internet akan mengurangi celah penipuan terhadap petani. Dengan internet, petani akan memegang kontrol sendiri atas usaha2 agribisnisnya…

  334. Annisa Nurul on 02.10.2009 at 09:22 (Reply)

    saya ingin sekali mempelajari bisnis internet,tapi saya kurang paham.saya baru berumur 16 tahun dan saya mau jadi tim marketing yang handal,kebetulan juga saya jurusan marketing. saya juga ingin memajukan bisnis ini.
    ada yang berkenan mengajarkan saya tentang bisnis ini, contact me on facebook,search:
    Annisa N Azizah

    dimohon bantuannya…
    trims :)

  335. Rahmad on 02.10.2009 at 09:28 (Reply)

    Dear Mas Joko,

    Point saya tentang ide Mas Joko berhubungan dengan issue “Dikuranginya subsidi pupuk di APBN 2010” adalah dengan menelaah akar permasalahannya, yaitu semakin tingginya tingginya demand pupuk (kimia = an organik) —terutama di pasar global— yang hal ini terjadi karena beberapa faktor, antara lain :

    1.Aplikasi ; pada kenyataannya pupuk kimia di negara-negara maju tidak lagi digunakan untuk industri pertanian dan perkebunan, melainkan sudah memasuki industri manufacture yang menghasilkan ribuan variasi downstream products, seperti industri plastik dan produk-produk turunannya dengan selling value yang jauh lebih tinggi.

    2.Harga ; Dengan bergesernya fungsi aplikasi, secara otomatis akan terjadi pergeseran harga, yaitu harga standar petani VS harga standar industri, dimana harga standar petani diyakini akan kalah bersaing dengan harga standar industri.

    3.Peran Pemerintah ; Untuk membantu petani, sesuai dengan fungsinya, pemerintah melakukan investasi publik dengan memberikan subsidi dalam pembelian pupuk, namun hal ini —tentu saja— disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara yang semakin sangat… sangat….. terbatas.

    4.Solusinya ; saya sepakat dengan Mas Khery dan rekan-rekan yang lain bahwa pemamfaatan pupuk organik adalah sebagai solusi komprehensif, dengan opsi supply :

    a.Memberikan peluang kepada petani / kelompok tani untuk memproduksi pupuk organik sendiri, dengan konsekwensi akan adanya trial and error, atau
    b.Bekerja sama dengan produser pupuk organik yang memamg sudah eksis dengan quality guarantee-nya.
    Dimana dari kedua opsi dimaksud saya lebih cendrung pada opsi kedua, dengan pertimbangan akan terjaganya mata-rantai spesialisasi, the right men on the right job for the best achievement, dimana :

    1.Produser pupuk organik fokus pada quality dan quantity pupuknya,

    2.Petani fokus pada budidaya tanaman dan mutu hasil panennya, sementara

    3.Kita sebagai internet marketer juga bisa involve dalam siklus ini, bahkan dalam field yang lebih luas, yaitu memasarkan pupuk organik kepada petani —sekaligus mensukseskan program pemerintah untuk GO PERTANIAN ORGANIK— dan (juga) memasarkan hasil panen para petani, baik untuk pasar lokal maupun global.

    Pesan lain dari feedback saya adalah : ……..biarkan mereka sebagai petani untuk tetap sebagai petani, namun pastikan bahwa mereka akan menjadi petani modern yang akan merasakan nikmatnya jadi petani……, seperti juga biarkan kita sebagai internet marketer berada pada posisi ini karena memang disinilah ‘kenikmatan profesi’ itu kita temui………

    Lagi pula, sektor real seperti petani adalah sektor yang sangat mendukung utuhnya mata rantai kehidupan, tanpa mereka kita bukanlah apa-apa, Mas Joko boleh saja confident dengan Formula bisnis dan Rahasia blogging-nya, tapi percayalah Mas, tanpa sektor real program Mas tetap tidak berarti apa-apa, karena memang tidak ada yang bisa ‘dibisniskan’ seperti juga tidak ada yang perlu ‘dirahasiakan’.

    Wassalam,
    RAHMAD ; Banda Aceh ; rxkudri@yahoo.com

    1. acha410 on 02.10.2009 at 10:56 (Reply)

      Wow Komentarnya lengkap Banget Mas!

  336. John Sadewa on 02.10.2009 at 09:34 (Reply)

    Menurut Saya, yg namanya petani Indonesia itu, pasti akan tetap miskin dan ketinggalan karena satu alasan mendasar, yaitu Indonesia sesungguhnya adalah negara Agraris dg potensi hasil alam yg luar biasa banyaknya, akan tetapi pemerintah sebagai stick holder melihat sektor pertanian hanya dg sebelah mata yg menyipit lagi, jadi pertanian indonesia sulit maju, ini satu bukti nyata: Apakah pernah apel lokal harganya lebih mahal dari apel impor?
    semoga bermanfaat.

    1. acha410 on 02.10.2009 at 10:55 (Reply)

      bener juga tuh, untuk merubah kenyataan ini kayanya kita butuh persiapan yang bener2 matang dan tentu saja harus melibatkan beberapa pihak!

  337. Gembong Budi Rahardjo on 02.10.2009 at 10:09 (Reply)

    Melihat kondisi saat ini memang kita perlu pembelajaran bagi para petani di negeri kita tercinta ini, karena kondisi di negara kita yang sebetulnya negara agraris tapi justru sebaliknya malah impor beras dari luar negeri belum lagi aset2 yg lainya yang justru dikuasai oleh orang2 asing. Hal ini menunjukan betapa lemahnya negara kita dalam pengelolaan hasil kekayaan alam untuk meningkatkan nilai jual di negara lain. Sehingga saya setuju kalau petani kita belajar bisnis melalui internet di era informasi ini sehingga menjadi lebih berkembang. Salam sukses..!

  338. raisha on 02.10.2009 at 10:39 (Reply)

    ide bgs pak,, tp klo para petani pada internetan,trs yg nyangkul sawah siapa?
    sedangkan mahasiswa saja bs lupa diri kalo udh internetan… hehehe..

  339. Saiful on 02.10.2009 at 10:43 (Reply)

    petani dan internet, internet dan petani….sippp.

  340. acha410 on 02.10.2009 at 10:52 (Reply)

    Tetap Bapak taninya yang nyangkul! urusan lupa diri aku rasa tergantung individunya.

  341. ari navyantin on 02.10.2009 at 11:46 (Reply)

    Kalau urusan yang nyangkul sawah ya bapak tani,
    tapi gak ada salahnya donk mereka sekarang ini mengerti dengan bisnis internet….supaya mereka tidak mudah dibodohi oleh pengusaha-2 gede kayak dulu….

    1. acha410 on 02.10.2009 at 11:57 (Reply)

      bener! selain bisa nyangkul, harus bisa Internet juga supaya wawasan semakin luas!

  342. sugeng eddy waluyo on 02.10.2009 at 11:55 (Reply)

    Bisa aja, mas joko memunculkan ide ini.
    saya sih setuju dengan ini namun perlu diketahui dan didalami lebih dulu budayabangsa kita ini.gmn ayo.
    Ayam mati dilumbung padi, seperti kita ini tanah luas yg nguasai bukan bangsa sendiri/petani mala orang lain umumnya malays wah capek deh, la wong teroris aja diopeni oleh orang sana bisa2negara kita juga akan dikuasai terbuktikan?kapan negara ini bisa maju?kalau setiap saat diganggu.
    Buat petani bersatulah agar tidak menjadi bula2an penjajah ekonomi mosok semua harus impor yg sebenarnya disini tersedia. hayo sapa yg salah dimana?
    Okelah internet/komputer untuk petani secara bertahap perlu dikenalkan, kita mbil positifnya aja: dari sini bisa mencari sumber informasi yg mendukung pertanian, agar produksi meningkat, mungkin perlu pemupukan, tentunya tepat dosis, tepat waktu dan tepat aplikasinya/carane.
    Masalahnya sekarang petani kebingungan dg dicabutnya subsidi pupuk, karena tidak siap, sebab selama ini yg petani lakukan hanya berdasar informasi dari PPL dan getok tular, bagi yg sudah berhasil itu dulu pakai pupuk apa tho?.Namun lupa bahwa menggunakan pupuk kimia dalam jangka panjang bisa merusak tanah, akibatnya sekarang harus impor beras dll, padahal dulunya export gmn.
    Okelahmas saya setuju internet untuk petani, namun jangan sampai wawasan ini hanya sebatas wacana, dimana2 wacana terus yg nglakukan gak ada makanya marilah kita bersatu untuk membangun negara ini, jangan sampai dikuasai oleh orang2 yg hanya cari enake dewe, begitu kan?
    Tenan mas petani kita harus dimerdekakan tapi siapa yg mau merdekakan? termasuk sayanya belum ada yg bantu, hanya dari FB yg terus menerus bantu motivasi.
    Oleh karena itu aku serahkankepada yang membidangi untuk saling bahu membahu saiyek saeko proyo mbangun projo, mbrantas wong sing dursilo termasuk terorisme, ngormati sak pepodo, nyuwun berkah mring Moho Kuoso, supoyo indonesia makmur, gemah ripah lohjinawi. gitu mas
    Hayo siapa lagi mau, bantu saudara kita yg membutuhkan. makasih salam sukses selalu semoga Tuhan memberkati.amin

  343. nia on 02.10.2009 at 11:59 (Reply)

    setujuuuu pak…tapi gimana para petani berkecimpung di internet…masalahnya petani2 di desa saya ni terutama pada orng tua dulu…alias petani nya personnya blm ada yang muda2 yang kenal internet..hehehee….apa para petani mau bergantung ma orang lain terus untuk minta tolong ngurus ini itu internet nya…
    singkatnya gimana kash tw ke mereka tentang dunia per- internet – an

  344. watiek on 02.10.2009 at 13:14 (Reply)

    Pak Joko,
    Gimana petani mau gunakan internet ? Wong untuk makan aja susah, yang bisa kan yang sudah punya tanah minimal 2 ha, dan dekat dengan pusat informasi. Aku setuju idenya, karena memang sudah ada beberapa petani yang gunakan internet untuk bisnis usahanya. Bagaimana untukmereka yang sampai sekarangpun listrik belum masuk ke desanya? Dan ke kota harus berjalan kaki sekian kilometer lagi… Tak tahulah aku Pak,.,.. tapi memang informasi ini sudah kami sebarkan kog…

  345. imam r on 02.10.2009 at 13:21 (Reply)

    Oke,saya sangat setuju dan sependapat dengan Pak Joko jika petani mulai sekarang harus dapat dengan mudah untuk pelatihan pengguna’an internet memang seharusnya begitu.Jika ingin maju dan sama dengan petani di Amerika maupun Eroupa yang semuanya ada yang mengajari menggunakan Internet.Sehingga dengan mudah saling tukar pengalaman dengan petani lainnya dan juga mudah mendapatkan masukan tentang banyak hal yang ada hubungannya dengan system pertanian di tanah air.Disamping tidak menjadikan bulan-bulanan para tengkulak disekitar mereka,sehingga adanya nilai tambah bagi petani..siapa yang memulai rencana ini. Semoga..

  346. imam r on 02.10.2009 at 14:40 (Reply)

    Oke,saya sangat setuju dan sependapat dengan Pak Joko jika petani mulai sekarang harus dapat dengan mudah untuk pelatihan pengguna’an internet memang seharusnya begitu.Jika ingin maju dan sama dengan petani di Amerika maupun Eroupa yang semuanya ada yang memelopri menggunakan jaringan Internet.Sehingga dengan mudah saling tukar pengalaman dengan petani lainnya dan juga mudah mendapatkan masukan tentang banyak hal yang ada hubungannya dengan system pertanian di tanah air.Disamping tidak menjadikan bulan-bulanan para tengkulak disekitar mereka,dengan demikianakan adanya nilai tambah bagi petani itu sendiri,siapa yang akan memulai rencana ini dipastikan saja atau diatur perkelompok tani. Semoga..ada Action.

  347. agil on 02.10.2009 at 14:47 (Reply)

    bagus boss, tapi perlu kerja keras dan publikasi yang sangat2 gencar, mungkin awal2, harus ada yg buka warnet sampai pelosok2,tul ga… ya itu sih cuma ide aja boss..

  348. pur on 02.10.2009 at 15:04 (Reply)

    petani itu harus bisa bisnis internet, karena akan menambah wawasan intelektual yang tinggi sehingga memajukan ekonomi petani itu sendiri

  349. samosirGPH on 02.10.2009 at 15:39 (Reply)

    penting banget petani harus tau internet, apalagi akses internet mulai murah 50 ribu sebulan , pa joko rintis dong bikin group forum petani agar sukses slalu

  350. Lestari on 02.10.2009 at 15:48 (Reply)

    Rencana ini harus didukung secara optimal dan realistis. Dimulai dari lingk yang terkecil yaitu dg memberikan 1 set komptr lengkap kpd setiap RT di desa,jadi petani2 bisa dilatih per grup/RT. Pelatihan ini hrs efisien & intensif prognya. Kalau sdh lancar & mahir petani bs diberi bantuan fasilitas kredit cicilan komptr sehingga bisa aktif sendiri/grup. Prog ini perlu koord & kerjasama yg benar2 solid antar departemen, LSM dan Pemda setempat.

  351. SUBHAN on 02.10.2009 at 15:48 (Reply)

    Saya setuju dengan Mas Joko…saya kira sekarang eranya IM. Sayang, saya merasa terkendala dengan peralatan dan ilmu. Btw, please comment balik di
    http://marketasuransi.wordpress.com/

  352. widowati on 02.10.2009 at 15:55 (Reply)

    Setuju !!!!!!!!

    Maju terus petani Indonesia!

  353. erry on 02.10.2009 at 16:14 (Reply)

    saya tetap mendukung.. .PARA PETANI KARNA PETANI JG LAH kita bisa makan nasi HIDUP PETANI. . .

  354. saisa on 02.10.2009 at 16:20 (Reply)

    Bagus tuh. Program Petani melek i-net.
    Tahun berapa ya??? kira-kira gitu ???
    Wong saya juga orang kampung.
    Boro-boro komputer, HP saja saya gak ngerti,
    Itu sih kata yang gak ngerti …
    Sukses ya semuanya … Amin

  355. ira on 02.10.2009 at 16:37 (Reply)

    ide yg bgus bagi para petani jg bisa ikt berbisnis dalam dunia internet gk meski org2 yg berpendidikan juga hehe…

    para petani gk bleh nyerah gtu ja dengan hasil panen yang didapat, petani juga dapat memasarkan hasil panennya lewat dunia internet supaya dikenal byak orang…

    jdi bgi petani jgn pesimis dengan usaha.. hrus tetap semangat ya..^_^

  356. pur on 02.10.2009 at 17:34 (Reply)

    kiranya memang demikianlah hal yang seharusnya dilakukan oleh petani Indonesia, jika tidak ingin selamanya terpuruk dalam lubang kemiskinan

  357. David Sriyanto on 02.10.2009 at 17:55 (Reply)

    Saya sangat mendukung ie yg baik ini. Betapa baiknya kalau komentator email ini dikumpulkan lalu bicara bersama . Langkah2 apa saja yg dpt kita lakukan baik sendiri maupun bersama

    1. Khery Sudeska on 03.10.2009 at 20:22 (Reply)

      Saya juga terpikir begitu, Mas David. Mungkin langkah yang kita lakukan lebih baik dan bijak daripada pemerintah. Hehehe…. :D

  358. KEBUN EMAS on 02.10.2009 at 18:03 (Reply)

    Betul sekali pak Joko, sudah saatnya kita mengangkat harkat dan martabat par apetani Indonesia di dunia internasional melalui internet, jadi petani memang berat, tapi selalu ada jalan, untuk menjadi petani yang memiliki lahan dan kebun emas sehingga menghasilkan sesuatu yang berkualitas. Jurus Cerdas Berkebun EMAS, strategi berinvestasi EMAS dengan cara yang tidak pernah Anda Fikirkan,
    MARI KITA BANGKITKAN KEBUN-KEBUN EMAS PARA PETANI INDONESIA

  359. pongky on 02.10.2009 at 20:49 (Reply)

    setuju pak joko

    Dukung terus Petani Indonesia

    BLoG-GUE

  360. Betsy on 02.10.2009 at 21:18 (Reply)

    bETUL MAS JOKO SEMUA IDE SANGAT BAGUS TAPI YANG PENTING REALISASINYA MUNGKIN YANG MUDA2 BISA TAPI MAYORITAS PETANI2 KITA KAN SUDAH BERUMURJADI PERLU PENYULUHAN DAN DIBENTUK KETUA2 KELOMPOK LAGIAN YANG PENTING ADA JARINGAN INTERNET DI DESA2 ITU YANG HARUS DIPIKIRKAN BERSAMA OK

  361. rusdi on 02.10.2009 at 21:23 (Reply)

    good Idea mas Joko ,tapi kayaknya saran buat petani kelas menengah keatas.Bagi petani kls bawah bingung mereka belum mindid dgn IT (computer- Internet)..namanya juga petani yg hidup didesso..mungkin kitanya bisa sebagai motivator memajukan petani desa agar mereka ngerti dan mau action! atau kita bisa kerjasama dengan seorang Tenaga penyuluh petani lapangan dari Instansi Pertanian dan perkebunan.

  362. F Tony on 02.10.2009 at 21:23 (Reply)

    Menurut saya itu memang mgkn sj trjadi, dan dengan di dukung pesatnya perkembangan dunia internet di masa seperti skrg ini.

    Sebenarnya saya jg bercita-cita seperti itu, sy akan ajarkan gmn berbisnis di internet yg hasilnya bs melebihi bisnis konfensional, namun jika sy sdh bnr2 berhasil dan dapat memberikan bukti yg kongrit dan nyata.

    Tp untuk sy pribadi, sekarang msh perlu bnyk belajar dan belajar.. Krn jujur sj sy smpe skrg blm dptkan profit se-sen pun dr internet, berhubung terbatasnya wkt yg sy miliki untk bljr bisnis internet dan fasilitasnya pun msh terbatas pula..

    Yg penting sy punya keyakinan, suatu saat sy bs seperti Pak Joko..

    Slm action buat sobat2 pebisnis semuanya..

  363. F Tony on 02.10.2009 at 21:36 (Reply)

    Ada lagi knapa petani bs maju dengan di dukung oleh internet..?
    Mgkn ada yang berfikir, kendalanya soal jaringan internet?

    Klo soal itu sy rasa skrg sdh tdk jd persoalan, krn apa?
    Karena skrg sdh banyak alternatif untuk bs terkoneksi dengan internet. Bnyk produk modem dengan berbagai mcm model dan tipe.
    Sy ambil contoh di antaranya dngn bermunculannya HP yg sekarang sdh bs di jadikan modem.

    Nah, tentunya soal jaringan sdh tdk jd masalah bukan??

    Yg penting di mana Qta tinggal bs terjangkau jaringan Cellular yg di dukung jaringan GPRS atau 3G. Ini sdh cukup buat koneksi ke jaringan internet.

    Itu sj info dan ide yg dpt sy sumbangkan, semoga ada manfaatnya buat sobat semua..

    Trimakasih!!

    1. Khery Sudeska on 03.10.2009 at 20:18 (Reply)

      Sumbang saran dengan perpaduan pengetahuan teknologi dan pedesaan seperti Mas F Toni ini akan sangat menunjang ide ini. Saya salut, Mas…

  364. sigit on 02.10.2009 at 21:47 (Reply)

    saya setuju petani menggunakan internet kebetulan saya seorang sarjana pertanian yang kesehariannya denagn petani. saya melihat petani emang harus sudah melakukan perubahan tapi nek mau mengubah petani di desa rubah dulu petani besar petani kecil pasti akan mengikuti..

    1. Khery Sudeska on 03.10.2009 at 20:14 (Reply)

      Mas Sigit harus mulai meng-kampayekannya :D

  365. arys on 02.10.2009 at 22:39 (Reply)

    Sebenarnya tidak ada salahnya para petani diberikan pengetahuan tentang internet tapi harus disadari bahwa banyak dan banyak lagi para petani kita yang melek huruf, jangankan untuk berinternet untuk baca tulis saja mereka masih banyak yang merasa kesulitan dan itu adalah REALITA yang ada di bumi Indonesia …. tapi bagus juga idenya untuk mengajak para petani untuk berinternet terutama yang udah melek huruf supaya tidak seperti katak dibawah tempurung buat para petani kita …. sukses selalu untuk neter dan petani Indonesia ….

  366. syamsul arifin on 02.10.2009 at 22:43 (Reply)

    sya setuju dengan pendapat pak jo
    semangat…………..

  367. Rakhmad Sujono,SH on 03.10.2009 at 01:53 (Reply)

    Petani sudah waktunya untuk mengenal dunia Internet sebab banyak hak yang mereka dapatkan termasuk penghasilan tambahan baik incame maupun pengetahuan lainnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan petani agar mereka tidak tergantung lagi dengan para rentenir yang sangat menyusahkan mereka. Hampir seluruh nusantara ini para petani dihadapkan pada “Modal” yang datangnya dari para tengkulan dan rentenir. Oleh karena itu sudah saatnya para petani bergelut di dunia internet, dengan bisnis internet sehingga lagir sosok petani berdasi.

    1. Khery Sudeska on 03.10.2009 at 20:10 (Reply)

      Jalan yang kelihatan mustahil inilah yang sedang kita coba untuk terobos, Pak Rakhmad. Saya setuju dengan anda…

  368. Dasep Rohimat on 03.10.2009 at 08:08 (Reply)

    Petani Oline ??? Petani yang gaul ….

    1. Khery Sudeska on 03.10.2009 at 15:43 (Reply)

      Wah, ini menarik. Pasti akan lebih menaikkan gengsi para petani :D

  369. Kris Wahyudi on 03.10.2009 at 08:46 (Reply)

    jujur saja saya belum bisa mendukung petani Indonesia untuk berbisnis online! karena:
    1. yang mereka tanam itu padi dan palawija atau tanaman produksi lainnya, bukan mikrochip ataupun SEO.
    2. yang perlu di dukung adalah justru subsidi penuh bagi petani dan peternak Bukan dukungan berbisnis online yang mungkin saat sekarang belum waktunya.
    3. Industrialisasi sektor pertanian di Indonesia memang perlu tetapi bisnis online hanya sebagian dari DISTRIBUSI bukan produksi. dinegara yang sudah lebih dahulu mengerjakan bisnis online pun, petani tidak disarankan untuk itu tetapi kalau komunikasi lewat internet justru sudah lama dilakukan [seperti kelompencapir dulu].
    4. tanpa mengecil-artikan semangat ini, lebih baik dukung bukan “petani berbisnis online” tetapi dukung “petani menerima subsidi”.
    5.sekian

    1. Khery Sudeska on 03.10.2009 at 20:06 (Reply)

      Kita, sebenarnya, bahkan mendukung petani kita mendapatkan subsidi tersebut, Mas Kris. Cuma, persoalannya sekarang, subsidi pupuk tersebut banyak diselewengkan pendistribusiannya oleh orang2 yang tak bertanggung jawab. Pemerintah pun sepertinya sudah kehilangan cara untuk mengatasi ini. Tambah lagi, kebutuhan akan pembangunan infrastruktur pertanian lainnya juga semakin mendesak. Diantara jepitan pilihan inilah pemerintah akhirnya melakukan pengurangan subsidi pupuk, dan mengalihkannya ke pembangunan infrastruktur pertanian. Pilihan yang berat memang…

      Nah, yang kita tawarkan disini justru ide. Ide untuk mencari celah meningkatkan kesejahteraan petani dalam kenyataan pengurangan subsidi tersebut. Walau kelihatan mustahil, tapi harus mulai dikampanyekan sejak kini. Inilah mungkin maksud Bang Joko…

  370. moch nurhadi,ST on 03.10.2009 at 08:48 (Reply)

    sebetulnya saya sangat setuju karena internet adalah jendela dunia,biar mereka bisa belajar dan mengetahui semua informasi yang di butuhkan.Dan memang, kalau bisa menghasilkan pendapatan buat mereka supaya PETANI atau RAKYAT di indonesia hidupnya makmur dan tercukupi.Tapi coba pikir, jika semua berjalan pada jalur INDUSTRI dan INTERNET.siapakah yang akan menanam padi dan sayur mayur dan tanaman pangan lainnya.sebetulnya adalah
    BAGAIMANA PEMERINTAH KITA “MEMBUAT PATOKAN HARGA HASIL DARIPADA PETANI.BAIK ITU SAAT PANEN RAYA ATAU MUSIM TANAM ADALAH SAMA.DAN PEMERINTAH YANG MEMBELI SEMUA HASIL PETANI DAN DI TAMPUNG PADA BADAN BULOG. JADI ISTILAHNYA PEMERINTAH MELINDUNGI
    PETANI ATAU RAKYAT BIAR MEREKA TIDAK DI BODOHI OLEH PARA PENG IJON.( COBA INGAT SEJARAH DARIPADA NABI YUSUP SAAT KEJADIAN PACEKLIK )”.Jika petani terus di bodohi dan andai mereka malas untuk menanam padi dan tanaman pangan lainnya….apa yang terjadi??????apa kita harus IMPORT?????apa cukup DEVISA negara untuk beli kebutuhan pangan seluruh rakyat indonesia????????
    INILAH yang harus kita pikirkan Pak Joko.
    sebab saya sendiri adalah cucu petani.

    1. Khery Sudeska on 03.10.2009 at 12:46 (Reply)

      Saya kira, ide dasarnya, bukan bermaksud mengalihkan petani pada bisnis internet murni, Pak Moch Nurhadi. Petani kita tetap bertani, mereka tetap melakukan kegiatan Agronomi (berproduksi) seperti biasa. Cuma alat pemasaran (kegiatan Agribisnis) mereka sudah harus mulai memanfaatkan internet. Tujuannya, ya untuk menghindari penipuan petani kita oleh para tengkulak itu. Kalo petani kita mengusai informasi dan teknologi ini, tentu akan sulit bagi para tengkulak tersebut mencari celah memperbudak petani kita. Bagaimana menurut Bapak kira2?

  371. eka rusmanta on 03.10.2009 at 09:55 (Reply)

    menurut saya, untuk petani melakukan expansi di bidang internet masih membutuhkan waktu terutama untuk pelatihan karena prosentasi petani yang sudah mengenal internet mungkin sangat kecil, tapi memang tidak ada salahnya untuk memcobanya, saya sangat appraciate sekali ide dari Mas Joko ini, semoga kedepan para Petani bisa mencapai seperi yang diusulkan Mas Joko, salam action

  372. gemilang bisnis on 03.10.2009 at 10:30 (Reply)

    pak joko sepertinya agak susah karena pada umumnya para petani indonesia rata-rata tidak mengenal internet, ditambah pikiran mereka hanya tahu dengan yang kerja lalu makan itu aja……..

    1. Khery Sudeska on 03.10.2009 at 12:33 (Reply)

      Memang susah. Tapi, harus dimulai sejak sekarang secara pelan2. Kalo sarananya sudah tersedia, lama2 juga petani kita akan akrab dengan internet. Ya toh?

  373. arzay on 03.10.2009 at 10:41 (Reply)

    Top banget idenya mas
    memang internet adalah sawah,ladang dan kebun kita di masa akan datang jadi kita harus siap dari sekarang,siapkan alat-alatnya segera mari mencangkul di internet
    Sukses selalu Mas Joko

  374. burham suciyanto on 03.10.2009 at 11:07 (Reply)

    saya ikut mendukung, tapi bagaimana agar semuanya itu lebih bisa mengena ya…?

    1. Khery Sudeska on 03.10.2009 at 12:27 (Reply)

      Tentu harus dimulai secara perlahan. Sebelumnya, penyediaan sarana internet di pedesaan oleh pemerintah juga harus digesa. Sepertinya, ini tugas kita para Blogger Indonesia untuk mengkampayekannya…

  375. T. Sutje on 03.10.2009 at 13:52 (Reply)

    Boleh saja mas tp jangan sampai kebablasan pd FB dan Tweeter an nanti shg sawah pade kering deh :)

    1. Khery Sudeska on 03.10.2009 at 19:50 (Reply)

      Untuk melakukan terobosan dan perubahan, tentu saja ada resiko :D

  376. T. Sutje on 03.10.2009 at 13:56 (Reply)

    Menurut saya sich tak perlu semunya pada berkatifitas via internet tp cukup ketua kelompok taninya saja dan harus didampingi Mentor Dunia maya yg handal (biar cepat) kalo meraba-raba (seperti saya) malah jadi kacau! Akhirnya pada browsing gak keruan, mas make it come thru!

  377. Didi on 03.10.2009 at 14:42 (Reply)

    asyik kalo jadi petani bisa ngenet, gue juga ada cita-cita jadi petani yang sukses. Hidup petani!!!!

    1. Khery Sudeska on 03.10.2009 at 19:47 (Reply)

      Tentu saja tidak ada salahnya. Petani itu kan pekerjaan yang mulia :)

  378. soebronto on 03.10.2009 at 17:04 (Reply)

    Tdak bisa memberi komentar, karena saya tidak mengetahui knowledgenya. Profesi saya Electro. Terima kasih info-2 dari mas Joko akan saya pelajari dan akan saya coba, kalau ada kesempatan.

  379. Mashuri Akhmad on 03.10.2009 at 22:12 (Reply)

    WHY NOT
    SING PENTING KALO JUAL PRODUCT NYA NTAR LEWAT INTERNET DAN MEMILIKI BLOG SENDIRI

  380. alley on 04.10.2009 at 02:23 (Reply)

    Salam Action!
    Terima kasih kepada Bpk.Joko Susilo karena berkat bapak akan banyak orang-orang yang tergerak menekuni bisnis internet, khususnya para petani yang akan mendapatkan inspirasi dan pengetahuan dari artikel-artikel bapak.

  381. BudiSampurno on 04.10.2009 at 03:05 (Reply)

    Gagasan Mas Joko Okelah, tetapi petani tetap menggarap sawah ato ladang seperti yang dikomentari oleh SMUO Plus. Sekarang yang perlu dibuat adalah system bagaimana agar petani tidak buta IT, kolo jadul(jaman dulu) buta aksara, Jaman Sekarang ITlah. Buat Kelompok-kelompok tani dan yang mendpatkan pelatihan adalah ketua kelompok. Biasanya masyarakat desa klo lepas kerja seharian mereka ngobrol-ngobrol la ditengah obrolan itulah dibuat obrolan positip. Dan yang berikutnya stabilkan harga pupuk, benih, dst. yang sifatnya akan memberikan kesejahteraan petani, agar semangat utk produksi tinggi. Waaah saya macam dah tau aja. sekian dulu ya, maaf beribu maaf klo kurang berkenan.

  382. fariz on 04.10.2009 at 05:40 (Reply)

    setuju mas cuma,bisakah gk ya pak petani bisnis online……

  383. manto on 04.10.2009 at 10:14 (Reply)

    Kami bisa memberikan pelatihan internet kepada petani yg dimaksud pak Joko – dengan waktu dan tempat yg disepakati

  384. Tier on 04.10.2009 at 11:23 (Reply)

    memang butuh waktu dan pemahaman yang mendalam, karena biasanya masyarakat kita lebih senang sesuatu yang instan,,, tak terkecuali sebagian petani kita yang pengetahuannya masih minim.

  385. leo on 04.10.2009 at 11:52 (Reply)

    oke…aja tetapi apa iya semua petani melek komputer…kalo memang ada ketulusan hati…mendirikan pemancaran radio khusus tentang pertanian yang dipancarkan ke seluruh pelosok tanah air,yang pasti gratis…di sana kita kumpulkan para petani bagaimana cara menanam sampai pemasarannyadan undang para petani yang sukses agar semua yang mengalami kegagalan termotivasi apa lagi sekarang anak2 muda sudah enggan menyentuh bidang tersebut,itu kalo pak susilo dengan tulus pasti pertanian akan maju…pangan akan murah negeri tidak inpor beras lagi…kita akan jauh dari kelaparan…

  386. ageng on 04.10.2009 at 15:40 (Reply)

    petani emang bagus klau di kenalkan sama internet tapi lebih bagus lagi di setiap kelurahan/kepala desa petani dikasih subsidi yang tepat sasaran.

  387. S.A.Dwi Hartanto on 04.10.2009 at 15:51 (Reply)

    Jika yg dimaksud mas Joko memasarkan produk hasil pertanian, menurut hemat saya perlu dicarikan solusinya masalah klasik yg dihadapi para petani pedesaan; dng memanfaatkan media internet :
    1. Petani Pedesaan sebagian besar masih buta IT
    2. Lahan pertanian yg dimiliki umumnya kecil/sempit, perlu dipikirkan jika ada permintaan dng kuota besar
    3. Minimnya sarana IT di pedesaan
    4. Pada umumnya petani pedesaan selama ini menjual hasil pertanian masih dlm bentuk bahan mentah, sehingga nilai tambahnya rendah.
    5. Minimnya income per capita petani pedesaan, menyebabkan urusan perut menjadi prioritas utama dari pada urusan sarana/prasarana IT.

    Namun bukan berarti para petani kita tidak bisa diajak berbisnis hasil pertanian via internet, saya yakin mereka tentu akan menyambut dng antusias jika 5 butir diatas bisa diatasi.

  388. windra on 04.10.2009 at 19:09 (Reply)

    saya sangat setuju sekali jika petani indonesia berbisnis internet,jadi petani indonesia bisa memberikan informasi dan juga bisa mendapatkan informasi tentang seputar pertanian.

  389. eko on 04.10.2009 at 21:19 (Reply)

    Yah… itulah dia pak, seorang petani sekarang bukan hanya pegang cangkul, menyeka keringat ketika peluh mengucur…
    Dan hanya mengurut dada ketika musim panen menjadi puso.
    Ajarilah kami kaum petani,yang bagian bangsa ini. Mengerti teknologi, link bermanfaat. Tepat guna, hanya dengan membaca…rumusan seperti pandangan bapak….pada kami…

  390. jokoblitar on 04.10.2009 at 22:17 (Reply)

    Setuju sih setuju, Internet adalah sumber Ilmu dan dunia bisnis.

    Tetapi harus di pikir prasana, ilmu, dan waktu dari para petani. Dan biaya,….. ? Kalau pas kampanye semua ke petani, tapi kalau dah nangkring ….. lupa deh.

    Mungkin sebelum ke petaninya ,,, ke para PPL Penyuluh pertaniannya dulu…..

    Atau untuk Kelompok tani …..

    Atau ada Internet gratis di Kantor Desa yang bisa di gunakan bersama …

  391. HARY on 05.10.2009 at 03:58 (Reply)

    Untuk mewujudkan semua itu, para pebisnis online harus proaktif memfasiitasi segala sesuatunya dengan tindakan nyata dengan langsung turun ke lapangan. Maklum para petani mempunyai banyak keterbatasan, apalagi dalam bidang internet.Langkah awal adalah menyediakan jaringan internet berikut PC/laptop yang dapat diakses dengan mudah dan murah oleh para petani dengan bekerjasama dengan pakar/praktisi teknologi informatika. Karena mereka pasti mempunyai teknologi tepat guna dan terjangkau biayanya bagi petani atau paling tidak kelompok petani. Mudah2an blog/forum ini dapat menjelma menjadi lokomotif dan katalisator perwujudan paradigma baru petani Indonesia. Sukses petani Indonesia.

  392. Fauzi rizal on 05.10.2009 at 06:46 (Reply)

    memang petani indonesia butuh media pemsaran yang lebih baik lagi.

  393. rifky on 05.10.2009 at 08:00 (Reply)

    mari kembangkan usaha petani melalui internet, untuk lebih mengenal dan lebih mendalami dunia wirausaha yang juga dapat diketahui melalui internet

  394. Bambang HS on 05.10.2009 at 12:11 (Reply)

    Ide yang bagus Pak Joko,
    Saya kira kita semua mendukung, karena kita ini negara agraris tapi petani kecilnya masih terpuruk dengan membanjirnya produk impor (kedele, jagung, gandum, buah-buahan, dll.) Petani kecil yang bergerak di sektor riel ini masih kurang mendapat dukungan pihak terkait untuk bisa maju seperti di negeri jiran. Skala pertanian kita umumnya masih terbatas, sehingga produk yang dihasilkan sering tak mampu melayani kosumen secara kontinyu. Kalau mau ditawarkan lewat internet mungkin masih repot.
    Diperlukan bimbingan para penyuluh pertanian dan iklim usaha yang kondusif serta kemudahan sarana lainnya termasuk bantuan tenaga muda yang melek internet.

  395. Azir on 05.10.2009 at 13:10 (Reply)

    saya sangat tertarik sekali dengan gagasan tsb, cuman saat ini keberdayaan masyarakat masih lemah perlu dukungan dari berbagai pihak….dan saya raya berbisnis di internet tidak terbatas petani tapi juga harus merangkul para buruh, nelayan dll

  396. Mohamad Shofyan on 05.10.2009 at 13:39 (Reply)

    Semua kalangan bisa berbisnis online. Dari pelajar, Dosen, hingga pegawai sekalipun. Termasuk petani,,

  397. Asep Ginanjar on 05.10.2009 at 13:41 (Reply)

    Bila yg diharapkan jangka pendek seluruh pelaku (petani) tentunya sulit diwujudkan karena keterbatasan PENDIDIKAN (yg terlanjur TER-KEBIRI sejak masa penjajahan s/d sekarang)…mungkin utk mempercepat proses… adalah turunnya para AHLI PERTANIAN (SARJANA PERTANIAN & PETERNAKAN) secara riil ke lapangan (bukan malah kerja di Bank/instansi lain… yg tidak nyambung dg ilmunya… dg alasan KEPEPET butuh DUIT. Meraka aplikasikan ILMUnya yg pernah didapat di bangku sekolah/kuliah dan MAU MEMBANTU MENSEJAHTERAKAN KAUM TANI… sedangkan INTERNET adalah salah satu media utk mempercepat & mempertinggi jumlah OMZET PERTANIAN

  398. Mohamad Shofyan on 05.10.2009 at 13:47 (Reply)

    Bisnis onlin sudah merambah semua kalangan, dari yang memang serius menggelutinya hingga yang sekedar iseng. Tapi saya harap, semua yang ada disini, serius untuk menggelutinya.. salam ACTION

  399. DANIEL on 05.10.2009 at 15:43 (Reply)

    salam mas joko susilo sy br bergabung, sedikit-sedikit sy mempelajari tentang apa sebenarnya bisnis itu.

  400. Ario on 05.10.2009 at 16:22 (Reply)

    Orang yang mengerti internet terjun langsung mengajak petani. kalau hanya omong-omong saja diantara bukan petani akan percuma karena tujuannya kan supaya petani mau memanfaatkan internet khan?

    Sekarang siapa diantara pembaca blog ini adalah petani?? atau siapa diantara pembaca blog ini yang mau menjadi petani??

  401. sri wahyudati on 05.10.2009 at 16:51 (Reply)

    OK , kebetulan nih aku punya relasi para petani ,,, tapi masalahnya mereka kan masih buta teknologi gimana tuh mas joko !

  402. djumarno on 05.10.2009 at 20:29 (Reply)

    yach….memang bener sekali dengan internet ini dunia semangkin sempit, apalagi bidang pertanian dimana informasi bidang ini sangat diperlukan baik oleh para petani ataupun konsumennya, namun sayang kembali lagi apakah para petani sdh siap dengan internet ini ???? setuju pendapat tmen-temen kayaknya kudu dipikirkan dulu kearah ini.

  403. dadan on 06.10.2009 at 01:44 (Reply)

    saya sangat setuju usulan pak joko,,saya sedang menata blog saya yg isi nya tentang pertanian..tolong ya pa ksh masukn pdblog saya.
    thx…

  404. CT on 06.10.2009 at 04:03 (Reply)

    Semua kalangan bisa berbisnis online. Dari pelajar, Dosen, hingga pegawai sekalipun. Termasuk petani,,

  405. mastermadu on 06.10.2009 at 05:28 (Reply)

    Bapak2, mas2, adik2 para petani indonesia janganlah Anda ketinggalan informasi super manfaat di dunia internet hanya jika anda tidak tidak ingin memberi tauladan dan pengetahuan bagi banyak orang maka sempatkanlah belajar, berjuang, berkarya nyata didunia yang kadang tidak nyata hhh salam action dulurdulur,

  406. tris on 06.10.2009 at 09:04 (Reply)

    salam petani indonesia,
    suadah saatnya petani indonesia memanfaatkan media internet sebagai “market place”,namun demikian krn berbabagai keterbatasan saya menganjurkan kepada para “petani” yang memiliki akses dan infrastruktur terhadap jaringan internet mau dan punya kemauan untuk dapat berbagi,sehingga seluruh petani indonesia dapat memasarkan produknya secara langsung ke konsumen tanpa harus dijembatani oleh tengkulak/pengepul yg sringkali membeli produk petani dengan harga sangat murah.

  407. wasim sutarsim on 06.10.2009 at 09:17 (Reply)

    saya setuju petani Indonesia harus 100 langkah lebih maju dari kondisi petani sekarang. Lets GO AWAY with COMPUTER Sukses dengan INTERNET. SONGSONG DAN JAJAGI pasas bebas dengan kemampuan tenologi yang kompeten. Come on MR. FARMER !!!!!

  408. Kristoforus on 06.10.2009 at 10:20 (Reply)

    Ide boleh juga. Kalau petani HARUS memanfaatkan Internet, wah …. Petani yang mana ? brapa besar biaya yg keluar utk internet ? Bagaimana kalau kita bantu dalam penyaluran hasil panen mereka keluar negeri atau dlm negeri secara rutin shg pendapatan mereka lebih besar dan kemakmuran petani.Kita yg mengiklankan, promosikan hasil panen petani secara gratis.

  409. lina afrida on 06.10.2009 at 11:50 (Reply)

    keren tapi para petani ada yang baca gakk

    1. mutadik on 06.10.2009 at 14:37 (Reply)

      Yah, kalo menurut saya sih peluang besar buat petani kita asalkan nanti jangan kelupaan tetep nggarap sawahnya, kan kalo kita sudah menjadi lumbung pangan dunia petani kita bisa mengakses langsung ke calon rekanan eksportir untuk kirim panennya. Ya jadi lebih menjanjikan asalkan bisa computer kali yah atau mungkin kita kasih kursus dulu, he, he

  410. sri hadi utami on 06.10.2009 at 15:46 (Reply)

    pak joko memang semua bisa berbisnis internet, tapi kalau meninggalkan pekerjaan yang baku misal petani, bisa-bisa indonesia impor beras total. yah sebaiknya pekerjaan petani tetap dan keperluan bertani dapat diperoleh dari internet agar diperoleh produksi yg optimal,.

  411. fahrul on 06.10.2009 at 15:57 (Reply)

    dengan adanya pak juko saya bisa mandiri. .
    dengan bisa nya saya hidup mandiri, kemungkinan besar para petani bisa mengikuti bisnis ini

  412. yati on 06.10.2009 at 16:15 (Reply)

    saya minta maaf sebelumnya kerena sdh hampir 1 bulan komp saya eror jadi baru sekarang bisa gabung.
    Saya sangat setuju dengan pendapat pak Joko bahwa sekarang saatnya kita bergerak untuk menjadi petani yg lebih pintar tdk di bohongi melulu dengan para tengkulak.sebenarnya bukan hanya melalui pupuk saja untuk berbisnis di internet. hasil panenpun juga bisa itu malah lebih menambah lahan kita. karena dengan hasil panen para petani yg di tawarkan lewat internet akan lebih banyak diketahui oleh khalayak ramai yg jadi mempermudah penjualan hasil panen.

  413. frian on 06.10.2009 at 17:39 (Reply)

    Salam sukses dan keberhasilan…
    menangapi petani indonesia dengan internet,saya pribadi sangat setuju bila para petani indonesia bisa lebih mengenal IPTEK dan kemajuan dunia karena untuk era globalisasi dengan semua hal yang mudah tinggal klik aja.. dalam hal ini semuanya kembali pada masalah yang fundamental yaitu sosio kultural karena mereka masih awam dengan semua hal itu! padahal bila ditilik dari segi manfaat seperti yang dibberkan rekan2 sekalian begitu banyak manfaatnya internet! Nah itulah tugas kita sekarang untuk membenahi semua itu dan membawa kemajuan bagi masyarakt secara umum dan para petani sehingga bisa meningkatkan income serta kesejahteraan! START ACTION…

  414. khairdin on 06.10.2009 at 22:12 (Reply)

    iyah… siapapun yang pengin bantu aku !!! gabung aja ke group menggunakan pupuk organik di FB….

  415. daokt on 06.10.2009 at 22:28 (Reply)

    siap selalu mendukung apa aja demi kemajuan…khususnya rakyat kecil….terimakasih…

  416. widodo on 07.10.2009 at 09:32 (Reply)

    ciptakan petani maju yang tidak gaptek… saatnya petani kita lebih maju dari kondisi sekarang… kemajuan tersebut dapat didukung dengan pemanfaatan iptek khususnya internet yang dapat diakses setiap saat tanpa mengenal batas waktu dan ruang.. saatnya petani kita mengenal dan menggunakan internet untuk mengembangkan dan meningkatkan penghasilan demi pemenuhan kebutuhan, kesejahteraan..

  417. afrizal suki on 07.10.2009 at 11:25 (Reply)

    saya sangat setuju mas joko, karena bagaimanapun prospek bisinis pertanian kedepan tidak akan berkurang malah semakin baik, hnaya saja saya butuh kerja sama yang menjanjikan juga bisnis dibidang pertanian ini sehubungan dengan internet. kalau sudah ada,ajak dong kita bergabung mas joko !

  418. agus on 07.10.2009 at 12:08 (Reply)

    Petani Indonesia sudah saatnya untuk terjun ke dunia Internet dan memanfaatkannya sebagai sarana untuk mendapatkan informasi.

  419. iwan on 07.10.2009 at 12:28 (Reply)

    saya dukung sepenuhnya…………
    bravo……………

  420. suwito on 07.10.2009 at 12:47 (Reply)

    Sya setuju ini diwujudkan.Karena saya mengalami sendiri ditempat orangtua saya di daerah jepara jawatengah yang masih kental kehidupan pertanianya tapi agak ke arah kota sekitar 2 Km dari desa tersebut telah di buka warnet yang dikelola oleh PT Telkom. Kalau siang sudah ramai diserbu oleh anak SMP & SMA dari sekitarnya.yang juga orang tuanya Petani.Kalau kita arahkan mereka untuk memgembangkan pertanian dari Internet suatu hal yang mungkin Saja. Tinggal kita yang sudah berpengalaman ini menurunkan ilmunya kepada anak bangsa yang bersedia membangun desanya.( Kalau Orangtuanya diajarin Internet nggak mungkin lah…)

  421. Rustama Efendi on 07.10.2009 at 13:58 (Reply)

    Bukan hal yang tak mungkin, misalnya dibantu anak2nya di warnet. Bisa sebagai sumber untuk cari data pemasaran produknya, maupun sumber mencari data dimana mereka dapat membeli sarana produksinya.

  422. LILIK PRAYUNGAN PAJU on 07.10.2009 at 14:29 (Reply)

    Waoowww…. siip banget..
    ke sawah bawa laptop dan istirahat di dangau sambil cari cari apa yang kita mau via internet…
    untuk yang muda dampingin donk bapak kesawah dengan jgn lupa cangking laptop. key…???

  423. ami on 07.10.2009 at 16:14 (Reply)

    idenya bagus. tapi pelaksanaannya mungkin tidak semudah itu. paling tidak untuk waktu sekarang ini. kenapa? karena kalau kita perhatikan saat ini, kebanyakan petani tuh adalah orang-orang tua yang masih jauh dari teknologi, termasuk teknologi infrmasi. maaf, bukan meremehkan. tapi itulah kenyataan di banyak tempat. orang-orang muda mulai enggan jadi petani. yah, wajar, karena jadi petani memang sulit mengubah hidup. kecuali petani besar tentunya. selain itu, untuk berbisnis di internet berarti perlu pengeluaran lagi. sewa internet, beli domain, atau bahkan beli komputer/laptop biar bisa buka internet di rumah. maukah mereka keluar uang untuk semua ini?
    tapi ide itu memang bagus dan patut dipertimbangkan. paling tidak bagi petani yang akan datang, yang lebih muda-muda, yang sudah lebih mengenal teknologi informasi,mulailah berpikir ke sana. atau anak-anak petani, yang sudah lebih mengenal internet, anda bisa membantu atau bekerjasama dengan orangtua anda. orangtua anda punya ilmu dan pengalaman bertaninya, anda punya ilmu untuk mensharingkan ilmu tsb lwt internet atau menjualkan produknya lewat internet.

    makasih idenya, pak joko. aku juga anak petani. dan prihatin dengan nasib petani.

  424. paulus on 07.10.2009 at 19:30 (Reply)

    indonesia harusnya memang serius memperhatikan para petani, tdk bisa diingkari bahwa indonesia adalah negara agraris tentunya dengan masuk pada era teknologi maka internet adlh suatu media yang paling bisa diandalkan untuk para petani karena dunia maya sudah bukan merupakan barang yang langkah dengan internet pengetahuan petani dan peternak bisa lebih ditingkatkan , bisa dibentuk kelompok-kelompok untuk sharing atau untuk mencari , menemukan, mengerjakan suatu bentuk pekerjaan bertani yang baik, bagus baik untuk kehidupan keluarga, negara, dan lingkungan.
    negara harus mendukung untuk pengetahuan bertani . dari petani kembali ke petani

  425. fadly on 08.10.2009 at 12:33 (Reply)

    ini ide yang bagus…..bgt
    salah satu tuk peningkatan ekonomi kerakyatan berbasis IT

  426. pasten hard on 08.10.2009 at 16:24 (Reply)

    Petani adalah salah satu sumber aset bagi kita, tanpa petani kita tidak bisa makan dan merasakan sayur-sayuran segar. petani adalah unsur penting dalam keidupan masyarakat, namun petani juga akan lebih baik dan bisa lebih maju jika melakukan bisnis pertaniannya melalui internet, sehingga bisa menambahkan penghasilan disamping bisnis pertanian atau bertani, saya yakin jika itu dicoba Petani akan lebih sukses… selamat mencoba !!!

  427. heston on 08.10.2009 at 23:38 (Reply)

    Jelas perlu dong petani indonesia bangkit. Saya yang kerja di amerika aja juga jalanin bisnis online seperti sebagian besar warga sini.
    Petani harus kuat. Kita bisa contoh warga amerika yang begitu vocal memperjuangkan kelompoknya. Didukung organisasi kuat, sponsor besar (terutama pengusaha2 bibit, pupuk, peralatan pertanian) dan lawyer2 yang siap membantu hak – hak mereka agar penghidupan mereka tidak dipermainkan oleh berbagai bisnis terutama yang bersifat monopoli. Seperti monopoli pupuk, bibit, pestisida.
    Yang paling utama adalah menjalin kekerabatan berdasar kerjasama berdasar persamaan visi antara petani, pengusaha produk dan peralatan pertanian, pengusaha pupuk baik tingkat pedagang maupun produsen, media massa seperti majalah pertanian, juga lawyer2 yang ga mata duitan, dan dibukanya pintu birokrasi ekspor produk pertanian.
    Dijamin petani Indonesia bakal kaya raya seperti para petani di Texas atau negara2 lain seperti tetangga Thailand.
    Beras di Amerika sendiri kualitasnya jauh sama Indonesia.. sayangnya kita ga bisa produksi besar2an karena kurangnya jembatan ilmu pertanian dan tehnis lapangan dan kurangnya dukungan pemerintah.. Jadi hasilnya mentok..

    1. Peluang Usaha Matrix on 09.10.2009 at 00:20 (Reply)

      Kalo negara2 laen bisa maju, kenapa Indonesia gak bisa…
      Berjuang terus Indonesiaku menuju kehidupan yang lebih baik!
      Keep ACTION…

  428. Ahmad on 09.10.2009 at 11:24 (Reply)

    mohon maaf lahir dan batin

  429. Saya langsung bertani di internet tanpa bertani terlebih dulu di sawah nih…

    1. Joko Susilo on 09.10.2009 at 14:19 (Reply)

      Dan langsung memetik hasilnya kan Mas?

  430. Muhammad Ridwan on 09.10.2009 at 17:34 (Reply)

    Bagus banget…Saya mendukung sekali
    Maju terus petani Indonesia…jangan pernah menyerah…

  431. indri on 10.10.2009 at 16:40 (Reply)

    Ide brilian tuh mas.

  432. Hanggoro on 10.10.2009 at 21:41 (Reply)

    Komentar :

    Sebenarnya bukan tujuan yg sesungguhnya bila petani berinternet tapi justru internet itu yg dipakai sbg media dalam setiap transaksi bisnis, hal ini di negara maju sudah lama dipakai, hanya di Indonesia saja yg masih kurang digalakkan…guna mendukung pertumbuhan ekonomi kita.

  433. Sketsa Bisnis on 11.10.2009 at 13:40 (Reply)

    Nyindir ya mas??? Saya dulu juga seorang petani. He… He… He…

  434. upi on 11.10.2009 at 18:55 (Reply)

    jadi begini pak,,,saya setuju dngn cara seprti itu,,mari kita ajak para petani untuk berbisnis internet dngn catatan kalau bisa,,,,kita tau sendiri orang indonesia seperti apa kan,,,penyakitnya cuman satu saja,,yaitumales pak.apalagi kalau pulang dari sawah.mungkin agak susah,,,jadi bagaimana caranya supaya semuanya bersemangat gitu lho…mksh.

  435. upi on 11.10.2009 at 19:06 (Reply)

    ass,pak jujur saya masih belum mengerti tentang internet lebih dalam lagi,,,gmn caranya ya pak,,tolong minta di bantu ya pak,,,mksh.

  436. Octo on 12.10.2009 at 17:23 (Reply)

    hmmmmm………ide brilian juga tuch mas untuk mencerdaskan para petani indonesia memahami seluk beluk internet. Sayangnya….sebagian besar petani kita khan masih banyak yang tidak paham bahan mengerti apa itu inernet alias gaptek tuch. Menurut hemat saya, lebih baikkita memberika informasi bagaimana bercocok tanam yang baik dan membuat pupuk organik yang dapat mendukung dan meningkatan produksi tanaman mereka dengan cara memberikan informasi gratis. Kacian mas petani kita masih banyak yang susah dikarenakan mahalnya harga pupuk. Saya banyak melihat petani indonesia anak-anak mereka paling kuat tamatan SMP. Jadi bukankah tindakan yang mulia jika kita membantu mereka dengan cara memberikan informasi yang gratisan.

  437. Aripin on 12.10.2009 at 23:18 (Reply)

    Gimana caranya apa bisa memberikan jawaban yang maksimal dengan email yang terlalu banyak.

  438. emi ishaq on 13.10.2009 at 15:44 (Reply)

    waduch, saya tersanjung pak Joko, krn harus kasih comment u/ petani.
    ok, saya coba nich, saya dulu juga anak petani he ..e, yg jadi petani yg ngurusnya ya gak.
    begini, petani Indonesia Indonesia memang harus lebih maju pak, jgn ketinggalan, toch pak tani kita kaya2 kok. buka tuch internet, coba dech apa yg bapak lakukan di lahannya, jika itu membawa hasil yg baik ya dijadikan peluanglah untuk ….. bisnis. tp saya ga ngajarin bisnis lho, tanya pak Joko ya gimana caranya. Ok… ACTION terus pak!!!.

  439. arman on 13.10.2009 at 17:50 (Reply)

    Memang petani perlu sekali masuk ke dunia internet, terutama ke online internet marketing ini. Tetapi masalahnya Sumber daya nya masih banyak yang perlu dibenahi, seperti pendidikan nya, fasilitas hardware & software untuk internet tsb, dll. Mungkin dari peserta marketing online yang sudah sukses seperti pak Joko & rekan-rekan yang lain bisa memberikan pendidikan gratis langsung ke lapangan. Kan sudah pada makmur …ya Pak ?

  440. Mizan on 14.10.2009 at 10:24 (Reply)

    Petani kita masih kekurangan bahan maupun benih unggul untuk di tanam. sebaiknya pemerintah mempertimbangkan untuk memberikan anggaran dan sosialisasi bagi para petani kita. (berhubung saya juga anak seorang petani).
    bravo petani indonesia….

  441. deddy on 14.10.2009 at 14:41 (Reply)

    good. kalau dah riil tolong hub sy. saya juga petani tapi ..

  442. tri on 14.10.2009 at 16:30 (Reply)

    mas joko, mantap tu ide mas joko. memang perlu diminta kepada pemerintah untuk mengembangkan jaringan internet sampek kepelosok-pelosok negeri, agar internet bisa dipake ama petani untuk mengembangkan bisnis dan usaha para petani. terutam a negeri kami yang baru tertimpa musibah gempa sangat membutuhkan gebrakan untuk bangkitlah negriku.

  443. Eryadi Zaidun on 15.10.2009 at 12:16 (Reply)

    Setuju !!! banget mas joko. Sebenarnya internet sdh sampai ke pelosok sejalan dengan merajalelanya HP, kan hanya tinggal SIAPA yang mau ngajari petani yang jutaan jumlahnya???. Oleh sebab itu perlu disediakan fasilitas/anggaran untuk pelatihan terlebih dahulu bagi Penyuluh Pertanian di lapangan.

  444. hotman_sps on 15.10.2009 at 15:59 (Reply)

    ini adalah ide bagus,sudah saatnya petani kita maju dengan mengkombinasikan teknologi informasi dengan produk2 pertanian mereka.petani harus tahu harga pertanian yg berkembang maupun pupuknya baik dipasar domestik maupun internasional.

  445. reez on 16.10.2009 at 08:46 (Reply)

    Setuju, petani Indonesia harus lebih kreatif dan inovatif, manfaatkanlah internet, pasti akan smakin sukses dan sukses..

  446. raden on 16.10.2009 at 09:21 (Reply)

    ide yg bagus semua harus melek internet

  447. chairilmuhsin on 19.10.2009 at 08:21 (Reply)

    wao…luar biasa…..ini nih yang kutunggu-tunggu para petani sebaiknya di beri pelatihan internet supaya bisa mengembangkan daya imaji mereka dan mereka pun bisa maju seperti para petani di luar negeri…..salam dan sukses bagi petani Indonesia………ku akan selalu mendukung kalian…….I Love farmers……..

  448. vevenk on 20.10.2009 at 20:03 (Reply)

    semoga para petani mau mengakses informasi mengenai dunia pertanian, sehingga apa yang dilakukan sesuai denagn apa yang diharapkan.trmksh

  449. chumi on 20.10.2009 at 20:10 (Reply)

    petani mana mungkin bisa aksess internet sedangkan mayoritas petani ga pernah sekolah lagi pula jaringan internet mana ada di pelosok2?
    gmana caranya buat ngajak petani berbisnis di internet?

  450. aswar on 20.10.2009 at 20:29 (Reply)

    tidak semua petani itu gabisa internet

  451. sarifuddin on 21.10.2009 at 10:55 (Reply)

    petani didesa sulit untuk berbisnis internet mengingat didaerah pedesaan sangat minim jaringan komunikasi via telepon, kalaupun pakai jaringan Hp biasanya signalnya belum stabil. Untuk menjadikan petani berbisnis internet terlebih dahulu sarananya dipenuhi dulu lalu memperkenalkan dan mengajarkan mengenai jaringan dan manfaat internet kepada petani, maka petani akan banyak yang berbisnis via internet terutama memesarkan produksi pertaniannya.

  452. sarifuddin on 21.10.2009 at 11:08 (Reply)

    ajarkan para petani cara menggunakan internet dan manfaat internet dalam dunia bisnis dan manfaat pada dunia pertanian

  453. japaar daeng sabran on 21.10.2009 at 14:02 (Reply)

    saya agak sulit juga para petani untuk memasarkan dan informasi melalui internet, soalnya di indonesia petani itu kebanyakannya adalah para penggarap yang tingkat pengetahuan di pedesaan masih sangat sulit yang namanya internet, kecuali juragan petani yang punya tanah. sawah yang cukupluas dan pengetahuan lebih baik dari penggarap sawah. memang memerlukan waktu yang panjang untuk bisa petani penggarap masukkedunia internet.

  454. anton on 21.10.2009 at 22:01 (Reply)

    kalau pendapat aku sih simpel aja.tergantung dari niat dan usahannya,,,kalau cara itu di kembangkan pasti akan berhasil….

  455. iwansarlep on 27.10.2009 at 17:57 (Reply)

    Petani berbisnis internet ?
    kenapa nggak,,,,, ???
    Ada kesamaan bisnis internet dengan bertani.bisnis internet,seperti menanam modal, di perluas jaringan dan memanen hasil.Sedangkan bertani juga menanam bibit, memberikan pupuk, juga memanen hasil.
    pada prinsipnya bertani dan bisnis internet melakukan hal yang sama tapi dalam lapangan atau tempat yang berbeda. Cuma ada keterbatasan di pertanian, karena kita nggak akan mungkin mencangkul lahan yang luas apalagi yang bukan tanah milik kita.sedangkan bisnis internet, kita bisa memperluas jaringan sebanyak – banyaknya dan seluas – luasnya.
    Bahkan semakin banyak dan semakin luas jaringan kita,akan memanen hasil yang lebih banyak lagi.

  456. suwito on 29.10.2009 at 00:45 (Reply)

    Salam sejahtera selalu.
    Setiap niat yg positif itu berpahala, termasuk niat untuk turut mencerdaskan bangsa (khususnya para petani). sebenarnya para petani di setiap kecamatan itu ada “kelompok tani”nya, yg dibimbing oleh Petugas Penyuluh Lapangan, hanya fokusnya pada bidang pertanian/perkebunan secara teknis saja. Nah saya rasa untuk memperkenalkan internet kpd petani ya cocoknya lewat kelompok tani tsb…hanya petugas penyuluhnya yg hrs di upgrade kemampuan teknologi internetnya…atau ada petugas lain bidang IT yg menangani hal tersebut….pelaksanaanya saya rasa cukup di balai2 desa setempat secara periodik diadakan seumpama seminggu 2 kali….saya rasa petani juga akan antusias. Programnya harus di siapkan sebaik mungkin…dan yg terpenting adalah…adanya niatan dari semua pihak pelaksananya, dari tingkat RT, RW, Perangkat Desa & Pemda setempat. Thanks ya.

    1. Joko Susilo on 29.10.2009 at 09:20 (Reply)

      Ide yang sangat bagus Pak Suwito. Terimakasih

  457. dwi on 30.10.2009 at 10:58 (Reply)

    bagaimana bagi pemula????
    saya kepingin seperti pak joko…

  458. kusyanto on 30.10.2009 at 22:51 (Reply)

    petani ikutan internet kenapa tidak……

  459. otto on 31.10.2009 at 13:15 (Reply)

    petani Indonesia…internet…sepertinya gagasan yang baik itu mas joko.tapi masih ada gagasan yang lebih baik lagi kan…..?

  460. puji on 31.10.2009 at 17:00 (Reply)

    petani dg internet…. boleh juga tuh tp apa mereka mau n berminat tuh pa?…. mungkin hanya para petani yg berfikiran maju aza kali pa…. mudah2an sih smuanya….. amien.

  461. sutrisno on 02.11.2009 at 00:14 (Reply)

    setuju mas joko, suatu saat nanti penini indonesia ala jepang bakal terwujud yang gaul dengan internet

  462. susi on 07.11.2009 at 08:22 (Reply)

    Saya setuju dengan kemajuan jaman untuk menghadapi era globalisasi saat ini, para petanipun harus online lewat internet….agar lebih ok dan ok

  463. Hanif on 26.11.2009 at 00:00 (Reply)

    Salam sejahtera untuk para Tani Indonesia,agar tetap selalu berusaha menghijaukan negri pertiwi ini,karna mulah kita bisa melihat&merasakan nikmat&kaya nya negri ini.Untuk itu saya mengajak para Usaha tani untuk mengenal internet.karna dengan inilah anda bisa menghasilkan apa yang ingin anda raih selama ini.jual beli,pencarian benih,obat2an&wawaasan ilmukan lebih mudah untuk didapat yang utama penghasilan akan lebih terjamin.belajarlah sebisa&secepat mungkin,karna kunci keberhasilan ada di tangan anda.

  464. rachmat on 27.11.2009 at 02:10 (Reply)

    Semoga Petani petani didesaku Desa Pagar Bulan Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, bisa cepat maju, dari jaman sitinurbaya sampai jaman edan-edanan sekarang ini, tidak ada sedikitpun perhatian dari pemerintah untuk membantu kemajuan para petani-petani kami, ya allah.swt bantulah petani kami

  465. doower on 12.12.2009 at 19:00 (Reply)

    semoga petani kita melek internet, jadi bisa masarin melon keluar negeri

  466. Mugi on 27.12.2009 at 11:20 (Reply)

    sAYA SEPAKAT DENGAN pAK JOKO, dAN ACTION SAYA SEKARANG YANG BERKAITAN DENGAN PERTANIAN ADALAH KETAN HITAM………….SAYA LAGI NYARI KETAN HITAM GRADE A, UNTUK PASOKAN BAHAN BAKU KUE 2 TON PER MINGGU…………SEMOGA DENGAN INI SOLUSI PASAR UNTUK KETAN HITAM TERBUKA DAN PETANI MAKIN BISA BERTAHAN………..

    1. Joko Susilo on 28.12.2009 at 10:25 (Reply)

      Nah, ini ada tawaran dari Pak Mugi. Ayo siapa yang punya ketan hitam grade A bisa tindaklanjuti tawaran Pak Mugi.

  467. m_kani on 31.12.2009 at 09:53 (Reply)

    siapa saja bisa berpeluang mendapatkan apa saja yang diinginkan tanpa terkecuali orang yang malas,, namun seberapa cepat kita bisa mewujutkan apa yang bisa kita impikan bisa terwujud itu bisa tergantung pada niat setiap orang individu,,,disini yang penting ada usaha untuk mempraktekkan apa yang dia peroleh tanpa praktek sungguh mustahil orang bisa berhasil,,, trial and error hal yang biasa saya sendiri udah banyak mengalami itu dalam berbisnis,,, yang penting ada kerja barang 1 jam sampai 5 jam sehari sudah lumayan untuk awal keberhasilan,,, atau yang pengen cepet,,, ANDA AKAN TAHU RAHASIANYA.,,

  468. bahirah on 01.01.2010 at 17:40 (Reply)

    hallo…. sebelumnya selamat tahun baru 2010 semuga PAk Joko sekeluarga diberi kesehatan dan succes

    saya ingin bertanya untuk memulai awal membuat bisnis ini darimana dulu ya… kebetulan saya activity diagrobisnis

    terimakasih sebelumnya

    Salam

    1. Joko Susilo on 02.01.2010 at 11:23 (Reply)

      Cukup ikuti 3 langkah yang diajarkan SMUO. Mulai dari produk. Lanjutkan dengan web, dan terakhir promosi. Cuma itu saja maka pundi-pundi uang akan mengalir. Ini formula bisnis internet yang sederhana tapi ampuh menghasilkan uang melimpah.

  469. tony on 10.01.2010 at 10:16 (Reply)

    Saya senang dunia pertanian dan punya perkebunan
    apa hasil pertaniannya boleh dipasarkan melalui internet ?

  470. cara aplikasi smuo on 13.01.2010 at 21:05 (Reply)

    aku juga usahanya di kios pertanian, mau sharing?

  471. nadian on 15.01.2010 at 08:43 (Reply)

    bagus,kt aj uda lama belum bisa22 dapat uang di internet ko malah petani bisnis iternet, pokoknya mantap dahhhh

  472. nadian on 15.01.2010 at 08:49 (Reply)

    p saya jujur masih bingung apa sih produc yang kita jual di internet sehingga mengasilkan uang,tolong