🔴 5 Tipe Headline untuk Sales Letter anda

Headline untuk Sales Letter

Anda pernah membaca koran, yang biasanya memiliki headline menarik ? Pasti pernah. Siapa sih zaman sekarang yang tidak pernah baca koran? Walau tidak setiap hari, tapi kita pasti pernah membacanya.

Saat anda membaca koran halaman mana yang anda baca lebih dulu? Depan? Belakang? Atau halaman tengah?

Kebanyakan orang membaca pasti dari depan ya? Karena kita biasanya mencari tahu headline lebih dulu. Di dalam headline inilah letak informasi yang terpenting hari itu. Ya… setidaknya dengan membaca judul headline kita tahu apa yang sedang “hot” hari ini.

Nah, sekarang kita akan bicarakan headline. Bukan headline koran, tapi headline sales letter untuk situs web affiliate. Kita sebut saja headline ini kepala tulisan. Sebenarnya bukan cuma sales letter yang perlu headline. Di setiap halaman web kita juga perlu kepala tulisan untuk mengawali seluruh isi halaman.

Sama seperti headline dalam surat kabar, headline di sini juga berisi informasi terpenting dalam sales letter atau halaman web anda. Dan letaknya juga di atas (namanya saja head (kepala)). 🙂 Headline inilah yang berfungsi menarik perhatian pengunjung pertama kali.

Headline ini harus menarik! Supaya pengunjung jatuh cinta dengan sales letter kita sejak pandangan pertama. Apalagi anda sedang memasarkan produk. Dengan sales letter yang menarik, pengunjung akan berminat membeli.

Beberapa tipe headline sales letter

Sebagai affiliate marketing, anda harus jeli memilih headline yang paling tepat. Ok…di bawah ini tipe headline yang bisa anda gunakan untuk sales letter.

1. News Headline
Headline semacam ini berisi informasi yang belum pernah pengunjung ketahui. Biasanya headline jenis ini digunakan untuk mengenalkan produk terbaru yang belum pernah ada. Atau setidaknya belum diketahui orang banyak. Misal, sales letter untuk produk mesin fotocopy warna.

2. Promise Headline
Headline jenis ini menjanjikan sesuatu pada pengunjung jika mereka mengikuti anjuran yang anda berikan. Misal seperti kalimat, “Segera gabung dan klik join now. Anda akan dapat ebook gratis.!”

3. Selective Headline
Anda bingung apa maksudnya selective headline? Ya, selective headline berarti memilih pengunjung. Headline ini langsung mengarah pada kelompok pengunjung tertentu. Tidak berlaku untuk semua pengunjung. So, dengan kata lain, headline ini khusus untuk sales letter yang produknya memiliki pangsa pasar tertentu.

Misal, “perawatan istimewa bagi anda yang mempunyai masalah dengan kesuburan rambut indah anda.”

Kekurangan sales letter ini tidak menjaring semua pengunjung. Jadi bagi mereka yang tidak punya masalah dengan kesuburan rambut tidak akan membaca sales letter anda lebih lanjut.

4. Curiosity Headline
Tujuan headline ini sebagai pemancing minat pengunjung agar tertarik membaca sales letter anda lebih lanjut. Atau dengan kata lain headline jenis ini mampu membuat pengunjung penasaran.

Contoh, “cara aman mengatasi insomnia.” Meski tidak semua orang mengalami insomnia, tapi banyak yang ingin tahu bagaimana cara mengatasi kesulitan tidur. Karena, sesekali dalam hidup seseorang pasti pernah mengalami kesulitan tidur. Apalagi bagi mereka yang hidup penuh dengan tekanan pekerjaan atau sering mengalami stress.

Nah, apa anda sering stress? Semoga tidak ya. 🙂

5. Demand Headline
Biasanya produk dari headline jenis ini bisa menarik semua pengunjung. Ya, pangsa pasarnya lebih luas. Seperti apa?

Misal, “Bagaimana mendapat uang dengan cara mudah? Di sini jawabannya!” semua orang pasti tertarik dengan sales letter demikian. Siapa yang tidak ingin mudah mendapat uang? Nah, kalau banyak pengunjung yang penasaran dengan cara mendapat uang dengan mudah, berarti sales letter ini berhasil.

Yupp!! Headline ini biasanya menjawab ambisi banyak orang. Tapi, hati-hati dengan pilihan kata yang anda gunakan. Sebaiknya, jangan gunakan kata-kata yang berlebihan. Nanti pengunjung malah lari dari situs web anda. Karena, mereka susah percaya dengan kata-kata yang “selangit”.

Pembagian jenis headline ini tidak bertujuan mengikat kreativitas anda. Anda boleh juga kok menggabungkan jenis-jenis headline ini (headline hybrid). Selama penggunaanya efektif untuk sales letter produk, penggabungan ini sah-sah saja.

Oya, ada satu hal lagi yang perlu anda perhatikan dalam membuat headline. Jangan menulis headline menggunakan huruf besar semua. Karena, penulisan dalam huruf besar bisa mengurangi minat pengunjung dalam membaca sales letter. Anda boleh menggunakan huruf besar untuk kata-kata pilihan dan sifatnya penting.

Hmmm… sekarang anda pilih model headline yang mana?

106 Comments. Leave new

Banyak sekali pak joko, Newbie belum paham…
perlu belajar banyak nih dari website pak joko

Nyimak pak joko , nambah-nambah wawasan
sangat bermanfaat . Terus Update artikel barunya

Kalau saya lebih memilih poin ketiga yaitu Selective Headline. Apalagi jika tujuannya untuk list building, penting sekali mendapatkan lead yang benar-benar tertarget.

tp saya mash krg ngerti headline mn yg cocok dgn blog baru saya sih…mksh mas Joko

Jujur saya salut dengan pa Joko Susilo, ada aja ide nya untuk menulis. saya mengenal nama Joko susilo sejak tahun 2004 atau 2005 kalau ngga salah ya. Kala itu saya tau Nama joko susilo sejak mengeluarkan formulabisnis.com saya sempat beli juga. kemudian seiring berjalannya waktu muncul juga berita anggapan miring dengan Joko Susilo. saya menganggap joko susilo adalah seorang pioneer untuk bisnis online di indonesia karena saya baca ebooknya panjang banget lengkap cuman saya tidak menjalankannya makanya saya ngga cepet kaya. kemudian saya cek hari ini ternyata joko susilo masih ada dan masih berkibar. Tulisan tulisannya semakin bermanfaat dan menyentuh. Saya yakin dia kaya karena terus berbagi ilmunya.

Sukses terus pa Joko Susilo

Benar banget sobat,
bahkan sebelum saya makin menggeluti bisnis online, setelah saya membeli ebook formula bisnis, saya juga datangi langsung kantor forbis di Villa Durian seperti di alamat pada promosi blog. Berbincang-bindang dengan Pak Joko di lantai atas kantornya.
Sekarang sy cek login formulabisnis sepertinya webnya belum aktif lagi, kenapa ya?

Seingat saya, saya jadi tertarik terjun ke bisnis online karena forbisnya mas Joko. 😀

siip betul sekali pak,setelah sekian lama saya mencari panduan yang lengkap,dengan artikel ini saya memiliki banyak hal kesamaaan dengan pengalaman yang sudah saya lakukan pada blog pariwisatasawarna,ada ebook yang lengkap engga ya pak,untuk google adsense dan plugin.terimakasih

Banyak copywriter di Indonesia yang masih bingung dalam membuat headline, salah satu alasannya adalah ketidak pahaman dalam menentukan jenis headline yang seperti apa yang sesuai dengan sales letter yang dibuatnya. Makasih infonya pak, semoga bisa menginspirasi copywriter di Indonesia 🙂

bagus pak joko, kalau bisa keluarin bukunya he

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *