🔴 Apa Jenis Kelamin Blog Anda: Blog Maskulin atau Blog Feminin?

Jenis Kelamin

Berawal dari membaca “The Last Man On Planet Earth” di blog Mas Khery Sudeska, saya terinspirasi membuat posting ini.

Posting ini seperti yang juga dikatakan Mas Khery Sudeska bukan soal sentimen gender. Bukan soal siapa lebih baik. Namun perempuan dan laki-laki itu memang beda. Berpijak pada perbedaan antara laki-laki dan perempuan, jenis kelamin blog ini dibuat.

Blog maskulin atau blog feminin tidak berdasar pada pemilik blog, melainkan pada ciri-ciri yang melekat dalam blog. Sedikit analisis ini, selain dari pengamatan pribadi, juga didasarkan pada riset seperti yang dilakukan di sini.

Berikut ini ciri blog maskulin dan blog feminin.

Ciri blog maskulin

  • Nuansa maskulinnya terlihat jelas. Seperti dalam penggunaan warna-warna yang berkesan tegas dan cenderung gelap, seperti hitam.
  • Banyak menggunakan element bergaris lurus yang tegas. Contoh seperti pada blog Peluang Bisnis Mas Ricky yang kalau kita lihat dalam elemen-elemen blognya terdiri dari kotak-kotak yang tegas (tanpa lengkungan).
  • Bahasa yang digunakan cenderung formal.

Ciri blog feminin

  • Aura feminin terpancar dari penggunaan warna-warna feminine antara lain seperti pink dan  ungu. Bisa juga menggunakan warna-warna yang soft dan cerah.
  • Penggunaan element dengan garis yang tidak tegas (terdapat lengkungan).
  • Penggunaan bahasa yang cenderung informal dan sering menggunakan singkatan.
  • Suka menggunakan warna background dan warna font yang semarak.

Di luar soal blog maskulin-blog feminin, apapun jenis kelamin blog anda, yang jelas ada dua hal yang selalu menjadi perhatian utama pengunjung blog. Pertama soal konten dan kedua adalah desain.

Konten meliputi kejelasan isi blog, serta manfaat konten. Soal desain, yang diinginkan pengunjung adalah navigasi blog yang mudah dan nyaman, warna yang menarik dan menunjang untuk mempermudah membaca, dan iklan yang tidak terlampau banyak.

Apa ada pengaruhnya blog jenis maskulin atau blog feminine pada penjualan? Saya belum tahu. Mungkin ada rekan-rekan yang berminat menelitinya. 🙂

Terakhir, saran saya sederhana. Jika memang target utama pembaca blog anda adalah wanita, buat blog yang feminin. Begitu pun sebaliknya.

Silakan lihat blog anda dan sampaikan dalam komentar apakah termasuk blog maskulin atau blog feminin? Tambahkan juga pendapat anda tentang blog maskulin dan blog feminin.

Salam ACTION!

418 Comments. Leave new

[…] yang kita buat. Kalau melirik saja mereka tak mau, bagaimana bisa mereka meninggalkan komentar di blog […]

antara maskulin dan feminin

kayaknya semua bisa pak joko he. salam sukses selalu saja

ow begtu pak joko,
blog aku bergender feminim atau pria.. yang jelas …? 🙂

punya saya malah gak jelas jenis kelaminnya hehehe

macho aliyas maskulin

sepertinya jenis blog feminim nie soalnya banyak juga feature yang menambah semarak di dalam blog saya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

.g-pagination { font-size:18px; !important}
Like kami dan dapatkan artikel bermutu lainnya.
Saya sudah like.
Jika artikel ini bermanfaat, bisa bantu share? Thanks.
Bagikan via Facebook
Tidak, terima kasih.