🔴 Bagaimana Cara Membaca Pikiran Pembeli

Cara Membaca Pikiran

Cara membaca pikiran ini sama sekali ini bukan tentang cara menghipnotis orang. Sebab saya tak cukup paham mengenai hal tersebut. Kalau soal hipnotis mungkin Mas Ricky yang lebih paham. 🙂

Dalam posting ini, yang akan saya bahas adalah mengetahui pikiran konsumen setelah mereka menerima penawaran anda. Baik setelah mereka membaca sales copy anda maupun membaca email follow up anda. Apakah mereka berada dalam kondisi siap membeli, ragu-ragu, sedikit tertarik, atau sama sekali tidak berminat.

Anda tertarik tahu?

Dalam dunia nyata, cara membaca pikiran biasa dilakukan lewat komunikasi langsung dengan memperhatikan dua hal.

Yaitu bahasa yang diucapkan dan lewat gerak-gerik tubuh (bahasa tubuh). Persoalannya, dalam dunia maya, kita seringnya berkomunikasi secara tak langsung. Atau dengan kata lain kita cuma bisa memperhatikan sisi bahasanya saja.

Lalu bagaimana?

Tenang… yang pertama perlu anda pahami adalah mengenali dan memahami tingkah laku manusia secara umum. Perlu anda tahu kalau:

  • Kebanyakan orang tak puas dengan kondisinya saat ini. Selalu melihat rumput tetangga lebih “hijau”.
  • Tidak sedikit orang yang kurang memiliki kepercayaan diri.
  • Banyak orang takut menyatakan penolakan.
  • Mayoritas orang menghindari ketidaknyamanan atau kesakitan. Ketika kondisi itu hinggap, orang itu sesegera mungkin berusaha menghilangkannya.
  • Ketika seseorang ingin sesuatu, mereka menginginkan secepatnya. Bukan tahun depan, tapi sekarang!
  • Orang akan mengambil keputusan yang sudah berhasil pada orang lain. Atau singkatnya sudah terbukti!

Kedua, pastikan unsur-unsur itu secara langsung maupun tidak, sudah anda masukkan dalam segenap media promosi anda. Sales copy, banner, email marketing, dan lainnya sudah anda susupi pesan-pesan tersebut.

Contoh mungkin anda sudah biasa melihat banner bertuliskan “Joko Susilo menghasilkan profit Rp 70 juta/bulan dari bisnis sederhana di internet….” Kalau belum lihat, coba tengok misal di blog Bu Titik dan Mas Muklis. Silakan tebak unsur mana yang masuk dalam banner tersebut.

Ketiga, untuk mengetahui apa yang ada dalam pikiran (calon) pembeli, anda bisa bersikap pasif atau aktif. Pasif artinya anda tinggal menunggu respon dari mereka. Menunggu mereka menghubungi anda, baru anda balik menghubungi. Aktif artinya anda yang mengemail mereka. Anda lakukan follow up. Anda dekati mereka.

Nah, pada saat anda berkomunikasi dengan mereka itu, anda gali apa kebutuhan, keinginan, dan hasrat spesifik konsumen tersebut. Dari sana anda bisa mulai membaca apa yang ada di benak pikiran mereka. Selanjutnya siapkan pesan yang tepat yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan, dan hasrat mereka.

Saat mengirimkan pesan balasan, bayangkan anda pada posisi mereka. Rasakan–bila perlu–anda alami apa yang mereka rasakan. Agar anda bisa lebih menangkap feel-nya.

Dengan mengetahui yang ada di pikiran pembeli, anda akan lebih mudah untuk mengclosing penjualan. Bila saja seseorang sama sekali tak berminat dengan produk anda, anda bisa belajar untuk meningkatkan lagi kemampuan follow up anda. Atau mungkin membuat sales copy khusus untuk orang-orang tipe tersebut.

Nah, sudah tahu bagaimana cara membaca pikiran pembeli?

316 Comments. Leave new

setuju pak joko. terima kasih infonya

Setelah baca postingan ini saya jadi berandai2 bila saya bisa baca pikiran secara langsung pasti akan sangat membantu juga ya..
btw terima kasih ulasannya, sangat bermanfaat

thank you for the information but do you have an explanation in english?

Tetap optimis dan mengerti kemauan customer.

Heran deh sama Pak Joko, Selalu saja ada Inovasi terbaru yang di Share ma teman teman netter…Termimakasih banget pak joko…Sukses buat anda selalu…Buat teman teman, jangan lupa comment di blog saya juga yah…gbu

Info Tips Making Online Money at Home :Online Money Maker

pembeli biasanya ingin tahu manfaat apa yang diperolehnya setelah membeli produknya itu.

jiwa ini wajib kita miliki yah?

membaca pikiran pembeli itu agak sulit karena mereka beda-beda karakternya sehingga sulit sekali melakukan pendekatan terhadap pembeli.Namun kalau kita terus mau berusaha saya rasa pasti akan mudah memahami pikiran pembeli.

wah makasih pak djoko dengan tipsnya. mantep deh pokoknya 🙂

Benar kuncinya dalah membaca pikiran , gather, n action

Kuncinya adalah memimpin cara berpikir mereka..Mantap kali Pak, artikelnya. Terima Kasih Pak Joko.

Pak sungguh menarik artikel anda membuat saya ingin berbisnis online seperti anda.

I like this page very much

saudara joko seperti apa sih untuk bisa mendapatkan kunci pembeli.

terima kasih
ayub

Memang tidak mudah membaca pikiran pembeli, setidaknya membutuhkan waktu.
saya salut dengan Pak Joko Susilo, begitu banyak artikel tips yang telah beliau bagikan
terima kasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

.g-pagination { font-size:18px; !important}
Like kami dan dapatkan artikel bermutu lainnya.
Saya sudah like.
Jika artikel ini bermanfaat, bisa bantu share? Thanks.
Bagikan via Facebook
Tidak, terima kasih.