🔴 Bagaimana Mengatasi Penolakan Konsumen?

Mengatasi Penolakan Konsumen

Kalau anda seorang marketer, sudah pasti anda pernah mengalami penolakan dari konsumen. Penawaran yang sudah anda lakukan tidak bersambut dengan baik.

Ya, ini ada kaitannya dengan kesiapan konsumen membeli. Kalau mereka belum siap, sebaik apapun penawaran anda, sebaik apapun produk anda, akan kandas karena konsumen belum siap membeli. Sebaliknya, tanpa di-follow up pun kalau sudah siap membeli mereka pasti akan langsung membeli.

Nah, berhubungan dengan tema kali ini tentang penolakan konsumen, kalau penawaran yang sudah anda berikan tidak mendapat respon positif, apa yang bisa anda lakukan?

Ada beberapa tips marketing yang bisa anda gunakan jika sedang dalam kondisi seperti ini.

  1. Tanyakan kenapa. Tidak perlu ragu, tanyakan kenapa pada konsumen. Mengapa mereka belum memutuskan membeli produk anda. Dengarkan dengan respek alasan mereka. Sangat baik jika sambil ditulis. Dan jangan lupa ucapkan terimakasih. Katakan juga bahwa anda tidak akan “mengganggu” mereka lagi sampai memiliki sesuatu yang lebih baik untuk ditawarkan.
  2. Coba berkaca. Bandingkan penawaran anda dengan produk kompetitor. Bandingkan manfaat, fitur-fitur, dan harga. Apakah penawaran anda lebih baik?
  3. Latih Teknik Marketing. Asah kemampuan menawarkan anda. Tawarkan manfaat terbesar yang akan didapatkan konsumen dari produk anda. Sesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Gunakan pendekatan emosional dalam penawaran yang anda lakukan. Sampaikan juga testimoni orang yang sudah pernah merasakan manfaatnya.
  4. Hubungi lagi. Setelah anda dengarkan apa penjelasan penolakan konsumen, dan sekarang anda memiliki penawaran yang lebih baik, jangan ragu segera hubungi mereka lagi. Mereka akan mendengarkan penawaran terbaru anda dan biasanya tidak akan menolak lagi.
  5. Percaya Diri. Meski dihujani berbagai penolakan, tetaplah miliki keyakinan bahwa produk anda yang terbaik. Anda harus meyakini itu sepenuhnya. Sebab kalau anda sendiri tidak yakin, bagaimana anda mau meyakinkan orang lain? 🙂

Lima tips marketing ini bisa coba anda praktekkan dalam pemasaran online yang anda lakukan. Yang penting diingat:

Penolakan dari konsumen merupakan hal biasa. Sebab konon rata-rata orang melakukan penolakan lima kali sebelum membeli. Penolakan menandakan kalau konsumen memerlukan tambahan informasi tentang produk anda. Dan  tugas andalah untuk menjelaskannya.

Salam ACTION!

319 Comments. Leave new

intinya pantanga menyerah yang bang….hidup memang harus seperti itu

Pak Joko, apa yang harus saya lakukan untuk mengubah calon pelanggan jadi membeli produk saya? Hal yang sering saya alami adalah ketika saya dan calon pelanggan sudah deal harga, kemudian meminta nomro rekening, mereka biasanya bilang “besok saya transfer ya…” tapi besoknya saya tunggu belum ada transfer masuk.
Mohon saran bagaimana mengatasi hal tersebut, apakah perlu saya ingatkan kembali calon pelanggan kapan mereka akan transfer.
Terima kasih pak……..

ilmu ini hari bertambah berkat mas joko!!terima kasih mas!!!

keren postingannya,sangat bermanfaat!!

[…] Bagaimana Mengatasi Penolakan Konsumen? […]

ternyata kita tidak boleh menyerah begitu saja jika penawaran yg pertama ditolak oleh salah satu calon konsumen kita.Jd jgn takut untuk mengeluarkan jurus jurus ampuh selanjutnya sampai calon pembeli benar2 mau membeli dr kita.. MASIH ADAJALAN MENUJU ROMA KAWAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

.g-pagination { font-size:18px; !important}
Like kami dan dapatkan artikel bermutu lainnya.
Saya sudah like.
Jika artikel ini bermanfaat, bisa bantu share? Thanks.
Bagikan via Facebook
Tidak, terima kasih.