<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing &#124; JokoSusilo.com &#187; Interactive</title>
	<atom:link href="http://www.jokosusilo.com/interactive/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jokosusilo.com</link>
	<description>Saatnya tekuni bisnis online lebih serius...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<image>
<link>http://www.jokosusilo.com</link>
<url>http://www.jokosusilo.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-41.ico</url>
<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing | JokoSusilo.com</title>
</image>
		<item>
		<title>7 Hal yang Perlu Anda Ketahui dari Konsumen Anda</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/11/23/7-hal-yang-perlu-anda-ketahui-dari-konsumen-anda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=7-hal-yang-perlu-anda-ketahui-dari-konsumen-anda</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/11/23/7-hal-yang-perlu-anda-ketahui-dari-konsumen-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 17:47:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interactive]]></category>
		<category><![CDATA[analisa perilaku konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[artikel konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=1899</guid>
		<description><![CDATA[Informasi yang akan saya sampaikan sesaat lagi merupakan informasi yang sangat penting bagi anda. Utamanya bagi anda yang bersungguh-sungguh menekuni bisnis internet. Informasi ini tentang konsumen. Konsumen adalah darah bisnis internet anda. Tanpa konsumen, keberadaan anda sama sekali tidak ada artinya. Bisnis anda bisa KO. Untuk itulah anda perlu mengetahui konsumen anda baik-baik. Apa saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-1900" title="7 Hal yang Perlu Anda Ketahui dari Konsumen Anda" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/11/7-Hal-yang-Perlu-Anda-Ketahui-dari-Konsumen-Anda.jpg" alt="7 Hal yang Perlu Anda Ketahui dari Konsumen Anda" width="122" height="122" />Informasi yang akan saya sampaikan sesaat lagi merupakan informasi yang sangat penting bagi anda. Utamanya bagi anda yang bersungguh-sungguh menekuni <em><strong><a title="Blog Bisnis Internet Joko Susilo" href="http://www.jokosusilo.com" target="_blank">bisnis internet</a></strong></em>.</p>
<p>Informasi ini <a title="Kenali dan Pahami Siapa Konsumen Anda!" href="http://www.jokosusilo.com/2009/10/12/kenali-dan-pahami-siapa-konsumen-anda/" target="_blank">tentang konsumen</a>. Konsumen adalah darah bisnis internet anda. Tanpa konsumen, keberadaan anda sama sekali tidak ada artinya. Bisnis anda bisa KO. Untuk itulah anda perlu mengetahui konsumen anda baik-baik.</p>
<p>Apa saja yang perlu anda tahu dari konsumen kaitannya dengan bisnis internet yang sedang anda bangun?<span id="more-1899"></span></p>
<ol>
<li><strong>Nama.</strong> Ingat baik-baik siapa nama mereka. Siapa nama panggilannya. Rumahnya mana. Gunakan informasi awal itu untuk membangun <a title="Membangun Hubungan Baik: Investasi yang Tak Ternilai untuk Bisnis Internet anda " href="http://www.jokosusilo.com/2008/08/03/membangun-hubungan-baik-investasi-yang-tak-ternilai-untuk-bisnis-internet-anda/" target="_blank">hubungan yang lebih dalam</a> dengan konsumen anda.<br />
Kalau konsumennya baru satu-dua tentu masih mudah mengingatnya, namun kalau jumlahnya sudah puluhan atau ratusan ribu pasti akan terasa sulit. Lalu bagaimana?<br />
Solusinya anda wajib menjaga keakuratan database pelanggan anda. Sehingga ketika ada informasi yang anda butuhkan, anda bisa mendapatkannya secara cepat. Sering-sering juga sapa para konsumen anda.</li>
<li><strong>Apa yang telah mereka beli.</strong> Jika anda tahu apa saja yang sudah konsumenanda beli sebelumnya, anda akan mudah mengira apa yang cocok untuk ditawarkan kemudian. Sebab anda minimal sudah tahu apa minat mereka. Perilaku konsumen ini biasanya dipelajari dalam <a title=" Feb Pemasaran Berdasarkan Perilaku Konsumen" href="http://rudyirwansyah.com/pemasaran-berdasarkan-perilaku-konsumen.htm" target="_blank" rel="nofollow">behavorial marketing</a>.</li>
<li><strong>Seberapa sering mereka membeli.</strong> Bagi produk/layanan yang sifatnya bisa beli berulang-ulang, anda perhatikan mana konsumen yang sering membeli dari anda. Bagi yang sering membeli dari anda, berikan layanan maksimal. Bagi yang jarang membeli dari anda, lakukan pendekatan marketing lebih intens. <img src='http://www.jokosusilo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li><strong>Kapan terakhir kali beli.</strong> Dengan mengetahui kapan konsumen terakhir kali beli dari anda, anda tahu mana konsumen yang loyal pada anda dan mana yang &#8220;pergi&#8221; meninggalkan anda. Tugas anda kemudian adalah menjaga baik-baik <a title="Sentuhan Personal: Penting untuk Membuat Konsumen Anda Loyal" href="http://www.jokosusilo.com/2008/12/30/sentuhan-personal-penting-untuk-membuat-konsumen-anda-loyal/" target="_blank">konsumen loyal</a> anda dan berusaha mendatangkan kembali mereka yang pergi.</li>
<li><strong>Berapa banyak yang dibelanjakan.</strong> Besar transaksi perlu juga mendapat perhatian. Semakin besar transaksi yang dilakukan, anda pasti semakin senang kan. <img src='http://www.jokosusilo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li><strong>Ingat interaksi terakhir yang anda lakukan.</strong> Seperti misalnya menyinggung obrolan terakhir kali berkomunikasi. Hal ini akan membuat tersebut merasa penting dan diperhatikan.</li>
<li><strong>Masukan konsumen.</strong> Masukan, kritikan, atau tanggapan dari pelanggan adalah obat mujarab untuk peningkatan bisnis internet anda. Penuhi kebutuhan konsumen anda, pasti bisnis anda akan semakin melejit. <strong>Buktikan!</strong></li>
</ol>
<p>Salam ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/11/23/7-hal-yang-perlu-anda-ketahui-dari-konsumen-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>299</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Satu-Satunya Pembeda Antara Pemenang dan Pecundang</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/03/13/satu-satunya-pembeda-antara-pemenang-dan-pecundang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=satu-satunya-pembeda-antara-pemenang-dan-pecundang</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/03/13/satu-satunya-pembeda-antara-pemenang-dan-pecundang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 16:26:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interactive]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[bertindak]]></category>
		<category><![CDATA[ebook sampah]]></category>
		<category><![CDATA[joko susilo penipu?]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye sukses]]></category>
		<category><![CDATA[pemenang dan pecundang]]></category>
		<category><![CDATA[SMUO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=921</guid>
		<description><![CDATA[Saudara, mungkin tulisan tentang pemenang dan pecundang ini adalah yang paling penting dari semua tulisan yang selama ini telah saya buat. Saya ingin menyampaikan satu gagasan tunggal yang sangat menentukan apakah anda akan sukses sebagai pemenang, atau tetap membeku tidak kemana-mana sebagai (maaf) pecundang. Saya ingin cerita sedikit&#8230; Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan sebuah email [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Bertindak untuk sukses" src="http://www.jokosusilo.com/top/camp150.gif" alt="Satu-Satunya Pembeda Antara Pemenang dan Pecundang" width="150" height="150" />Saudara, mungkin tulisan tentang <strong>pemenang dan pecundang </strong>ini adalah yang paling penting dari semua tulisan yang selama ini telah saya buat. Saya ingin menyampaikan satu gagasan tunggal yang sangat menentukan apakah anda akan sukses sebagai <strong>pemenang</strong>, atau tetap membeku tidak kemana-mana sebagai (maaf) <strong>pecundang</strong>.</p>
<p>Saya ingin cerita sedikit&#8230;</p>
<p><span id="more-921"></span>Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan sebuah email dari salah satu member lama. Isinya, dia menyampaikan rasa terimakasih yang teramat dalam karena berkat ilmu <a rel="nofollow" href="http://www.formulabisnis.com">FormulaBisnis (SMUO)</a>, dia bisa memiliki bisnis sukses luar biasa dengan omset ratusan juta rupiah per bulan. Dia memiliki beberapa karyawan dan mengembangkan usaha online ke bidang-bidang yang lebih luas. Dia menjadi manusia bebas sekarang, dengan limpahan passive income yang semakin lancar mengalir ke kantongnya.</p>
<p>Saya tanya ke dia, apakah ada <strong>‘strategi ajaib’</strong> yang dia lakukan, di luar yang diajarkan SMUO? Dia jawab, tidak ada. Dia hanya <strong>melakukan</strong> apa yang diinstuksikan di dalam SMUO dan <strong>konsisten</strong> menjalankannya.</p>
<p>Saya bangga dengan hasil tersebut. Dada terasa mau meledak, merasa bahagia karena satu lagi rekan saya berhasil menerapkan ilmu SMUO dengan baik. Dari apa yang dia jelaskan, saya tahu cara bisnis dia sama persis dengan yang selama ini saya lakukan. Sama persis.</p>
<p>Tapi belum selesai saya dengan semua rasa itu, sebuah email dari member lainnya tertangkap mata saya. Isinya, dia  mengeluh, mengumpat, dan menyebut saya penipu. Dia bilang, setelah dia membeli SMUO kenapa tidak ada perubahan apapun pada nasibnya?</p>
<p>Saya balik tanya ke dia, <strong>apa saja yang sudah dia lakukan agar berhasil?</strong> Yang mengejutkan, dia bilang begini:</p>
<blockquote><p><strong><em>“Saya memang belum melakukan apa-apa. Karena menurut saya, ilmu anda sudah basi. Saya sudah tahu semua materi yang anda ajarkan. Tidak ada hal baru. Jadi saya pikir, SMUO anda pasti tidak ada gunanya! Jadi kembalikan duit saya!”</em></strong></p></blockquote>
<p>Pikir saya, satu lagi pecundang dilahirkan di muka bumi ini.</p>
<p>Saudara, setelah membaca cerita singkat tadi, tahukah anda mengapa seseorang bisa berhasil dan mengapa yang lainnya tidak? Mengapa seseorang bisa menjadi pemenang, sedangkan yang satunya menjadi pecundang? Padahal, ilmu yang mereka miliki sama, fasilitas yang mereka dapatkan sama, modal mereka pun tidak jauh beda. Intinya mereka memulai start benar-benar dari posisi yang sama.</p>
<p>Jawabannya hanya satu kata&#8230; <strong>ACTION!</strong></p>
<h2>ACTION adalah satu-satunya pembeda, antara pemenang dan pecundang.</h2>
<p>Anda tidak bisa sukses hanya dengan membaca.<br />
Anda tidak bisa sukses hanya dengan belajar.<br />
Anda tidak bisa sukses hanya dengan berdoa.<br />
Tidak dengan bicara, tidak dengan meminta.</p>
<p>Anda hanya bisa sukses jika anda mau bertindak. Melakukan action, sekecil apapun awalnya, yang penting anda konsisten melakukannya. Anda tidak punya pilihan lain.</p>
<p>Anda tidak perlu mencari metode yang sempurna, canggih ataupun kompleks. Cukup jalankan <strong>satu cara sederhana</strong>, dan ulangi terus hingga anda menuai keberhasilan. Sangat banyak kisah sukses bisnis yang dijalankan dengan konsep yang sangat sederhana. Di dunia online maupun offline.</p>
<p>Ilmu apapun yang anda beli, seberapapun mahalnya, seberapapun bagusnya&#8230; dia hanya sampah jika anda tidak melakukan sesuatu terhadapnya. Itulah kenapa akhir-akhir ini banyak sekumpulan pecundang yang menyebut SMUO adalah <strong>ebook sampah</strong>. 100% mereka benar! SMUO menjadi seonggok sampah karena mereka tidak mau memanfaatkan ilmunya.</p>
<blockquote><p>Bukan hanya itu, mereka cenderung ingin menjatuhkan orang lain. Bukannya melakukan sesuatu yang produktif dan berguna bagi bisnisnya, mereka justru melakukan apapun untuk menggalang teman (sesama pecundang) dan menjatuhkan ‘lawan’. Menyedihkan, karena begitu banyak waktu produktif yang telah mereka buang sia-sia.</p></blockquote>
<p>Impian tanpa action hanyalah mimpi! Hanya action yang akan membuat semua impian anda, seliar apapun, menjadi kenyataan. Tidak ada yang terlalu bombastis, tidak ada yang terlalu muluk. Apapun bisa dicapai asal anda percaya. Itulah kenapa kata ACTION menjadi tema utama blog JokoSusilo.com.</p>
<p>Action yang anda lakukan sekarang akan menjadi penentu kesuksesan atau kegagalan anda di masa depan. Mutlak, hukum alam memang seperti itu. Anda tidak punya pilihan lain.</p>
<p><strong>Lalu, bagaimana menumbuhkan semangat action pada diri kita?</strong></p>
<p>Saudara sesama pejuang bisnis, saya sering memikirkan cara apa yang bisa saya lakukan, yang bisa menggerakkan motivasi seseorang untuk melakukan ACTION demi kesuksesan mereka. Dengan pengetahuan yang saya miliki, dengan semua rekan yang saya kasihi, saya berpikir sangat-sangat keras mencari solusinya.</p>
<p>Dan akhirnya saya menemukan jawabannya. Saya merancang sebuah program sederhana yang akan mengingatkan kita akan pentingnya action dalam kehidupan bisnis kita. Untuk itulah, hari ini saya luncurkan sebuah kampanye sukses:</p>
<p><strong><a href="http://www.jokosusilo.com/top/"><img class="alignnone" src="http://www.jokosusilo.com/top/banner.gif" alt="" width="125" height="125" /></a><br />
<a title="bertindak untuk sukses" href="http://www.jokosusilo.com/top/" target="_blank">Mr. ACTION Campaign: Bertindak untuk Sukses!</a></strong></p>
<p>Sebuah kampanye sederhana yang bisa anda ikuti untuk membantu anda tetap termotivasi dan bersemangat saat berjuang menggapai kesuksesan dalam bisnis di internet. Bukan hanya itu, anda juga bisa menularkan semangat itu ke setiap orang yang mengunjungi blog anda.</p>
<p>Yang perlu anda lakukan sederhana. Cukup pasang <strong>banner Mr Action</strong> di blog/website anda. Nah, pada saat anda memasang banner tersebut, ucapkan dalam hati anda:</p>
<blockquote><p><em><strong>“Dengan memasang banner ini, saya mengikrarkan diri menjadi Mr. Action! Saya akan selalu bertindak menuju sukses!”</strong></em></p></blockquote>
<p>Selama banner tersebut terpasang di blog anda, maka anda bertanggung jawab untuk memiliki kebiasaan bertindak. Bahkan lebih dari itu, bertindak secara produktif dan konsisten. Lakukan ini selama 30 hari hingga ACTION menjadi kebiasaan anda! Selanjutnya terserah anda.</p>
<p>Bagaimana, anda sudah siap? <a href="http://www.jokosusilo.com/top/" target="_blank">Silakan bergabung sekarang juga</a>. Jika ada dua pilihan pemenang dan pecundang, pastikan anda menjadi pemenangnya!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/03/13/satu-satunya-pembeda-antara-pemenang-dan-pecundang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>576</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sentuhan Personal: Penting untuk Membuat Konsumen Anda Loyal</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/12/30/sentuhan-personal-penting-untuk-membuat-konsumen-anda-loyal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sentuhan-personal-penting-untuk-membuat-konsumen-anda-loyal</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/12/30/sentuhan-personal-penting-untuk-membuat-konsumen-anda-loyal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 07:17:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interactive]]></category>
		<category><![CDATA[beriklan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[blog terkenal]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[kepuasan pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen loyal]]></category>
		<category><![CDATA[loyalitas konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[sentuhan personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=611</guid>
		<description><![CDATA[Sentuhan personal itu membahagiakan. Suatu saat, anda tengah berdiri di pinggir jalan. Lalu tiba-tiba ada orang yang menyapa anda. Menanyakan kabar anda dan seterusnya. Bagaimana perasaan anda? Wah, pasti anda akan senang. Sambil diam-diam dalam hati merasa jadi orang terkenal. Tapi bukan itu yang penting. Yang penting kemudian anda juga akan memberikan perhatian pada orang yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-612" title="sentuhan-personal-penting-untuk-membuat-konsumen-anda-loyal" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/12/sentuhan-personal-penting-untuk-membuat-konsumen-anda-loyal.jpg" alt="sentuhan personal" width="121" height="121" />Sentuhan personal itu membahagiakan. Suatu saat, anda tengah berdiri di pinggir jalan. Lalu tiba-tiba ada orang yang menyapa anda. Menanyakan kabar anda dan seterusnya. Bagaimana perasaan anda?</p>
<p>Wah, pasti anda akan senang. Sambil diam-diam dalam hati merasa <a title="Inilah 10 Kiat Membuat Blog Anda Jadi Makin Terkenal dan Meraup Sukses Besar" href="http://www.jokosusilo.com/2008/11/28/inilah-10-kiat-membuat-blog-anda-jadi-makin-terkenal-dan-meraup-sukses-besar/" target="_blank">jadi orang terkenal</a>. Tapi bukan itu yang penting. Yang penting kemudian anda juga akan memberikan perhatian pada orang yang menyapa anda itu. Dan bahkan berusaha mengenalnya lebih jauh.<span id="more-611"></span></p>
<p>Contoh lainnya misalnya, suatu ketika anda bertemu dengan teman lama anda. Dan anda langsung bercakap dengan bahasa daerah teman anda itu. Pasti dia akan merasa senang. Walhasil hubungan anda jadi lebih akrab.</p>
<h2>Keajaiban sentuhan personal</h2>
<p>Mereka yang semula sama sekali tak peduli pada anda, bisa langsung berubah 180 derajat. Memberikan perhatian pada anda dan menganggap anda sebagai temannya. Dan ingat, <a title="Teman adalah Aset yang Tak Ternilai" href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/04/teman-adalah-aset-yang-tak-ternilai/" target="_blank">teman adalah aset yang tak ternilai</a>.</p>
<p>Penggunaan sentuhan personal dalam bisnis internet amat penting. Bukan cuma untuk berkomunikasi, tapi lebih dari itu untuk menumbuhkan loyalitas konsumen.</p>
<p>Sentuhan personal juga lebih murah. Tak semahal kalau anda beriklan. Anda cukup mengingat nama mereka, apa hobi mereka, dan memberikan senyuman tulus. Dan saya jamin mereka akan memberikan perhatian yang lebih pada bisnis anda.</p>
<p><strong>Memang menggunakan sentuhan personal hasilnya tak langsung kelihatan.</strong> Karena perlu berhubungan dengan konsumen secara satu per satu. Tapi saya yakin hasilnya akan lebih kekal. Konsumen anda loyal dan akan terus mengingat bisnis anda. Mereka akan menjadi <a title="Menggaet Pelanggan Setia" href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/20/menggaet-pelanggan-setia/" target="_blank">pelanggan setia</a>.</p>
<p>Nah, sekarang bagaimana sentuhan personal semacam ini bisa anda gunakan di bisnis internet?</p>
<p>Prinsipnya sama, hargai klien dengan memberikan pelayanan yang manusiawi. Seperti contoh di atas, sapalah klien anda dengan menyebut namanya saat anda mengirim pesan. Jika hal itu tidak mungkin anda lakukan secara manual, ada mesin autoresponder yang siap membantu.</p>
<p>Cara lainnya, ajaklah klien anda bercanda saat berkomunikasi. Buat mereka merasa nyaman dengan guyonan anda. Ini yang kemarin dilakukan presiden Obama untuk menjaring dukungan. Saat berkampanye di internet Obama tak pernah menganggap dirinya sebagai calon presiden Amerika. Ia memperlakukan teman-temannya di Facebook seperti seorang sahabat. Tidak hanya bicara masalah politik dan pemerintahan, Obama bahkan sering bercerita tentang hal yang lebih intim dengan para pendukungnya. Melalui cara seperti ini Obama bisa menjaga loyalitas pendukungnya hingga ia terpilih.</p>
<p>Bagaimana dengan anda? Apakah anda siap memberi sentuhan personal pada konsumen anda? Bicaralah seperti orang yang sedang duduk bersama di sebuah warung makan kepada mereka.</p>
<p>Yang jelas, anda mesti memperlakukan konsumen anda seperti sahabat. Ya, <strong>jadikan mereka sebagai sahabat anda</strong> dengan memberikan sentuhan personal kepada mereka, Salam ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/12/30/sentuhan-personal-penting-untuk-membuat-konsumen-anda-loyal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>377</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Cara Melakukan Customer Relationship dengan Baik</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/10/25/bagaimana-cara-mendapatkan-umpan-balik-dari-pelanggan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bagaimana-cara-mendapatkan-umpan-balik-dari-pelanggan</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/10/25/bagaimana-cara-mendapatkan-umpan-balik-dari-pelanggan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2008 02:29:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interactive]]></category>
		<category><![CDATA[komplain]]></category>
		<category><![CDATA[memahami pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[memahami pembeli]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan nomor satu]]></category>
		<category><![CDATA[pembeli adalah raja]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran pembeli]]></category>
		<category><![CDATA[respon pelanggan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=425</guid>
		<description><![CDATA[Duduklah di kursi pembeli itulah cara yang terbaik jika anda ingin memahami mereka dan melakukan customer relationship dengan baik.  ingin mendapat umpan balik dari pengunjung, pastikan dulu apakah anda sudah melakukan apa yang mereka mau? Mungkin, pelanggan anda membeli produk anda justru bukan karena produk utama yang anda tawarkan. Tapi, karena produk gratisan yang anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Menggaet Pelanggan Setia" href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/20/menggaet-pelanggan-setia/" target="_blank"><img class="alignleft size-full wp-image-427" title="bagaimana-cara-melakukan-customer-relationship-dengan-baik" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/10/bagaimana-cara-mendapatkan-umpan-balik-dari-pelanggan-ok.gif" alt="customer relationship" width="167" height="112" />Duduklah di kursi pembeli </a>itulah cara yang terbaik jika anda ingin memahami mereka dan melakukan <strong>customer relationship </strong> dengan baik.  ingin mendapat umpan balik dari pengunjung, pastikan dulu apakah anda sudah melakukan apa yang mereka mau?</p>
<p>Mungkin, pelanggan anda membeli produk anda justru bukan karena produk utama yang anda tawarkan. Tapi, karena produk gratisan yang anda beri. Memahami pikiran pelanggan jadi modal penting dalam bisnis anda.<span id="more-425"></span></p>
<p>Bagaimana tidak? Anda bisa memperbaiki customer relationship anda dan memperbarui semua produk anda. Selain itu, anda pun jadi mengerti pemasaran dan iklan apa yang cocok untuk produk anda. Taktik apa saja yang mujarab merayu mereka? Dan, sales copy yang bagaimana yang paling pas?</p>
<h2>Cara-cara melakukan customer relationship</h2>
<p>Melakukan customer relationship sebenarnya tidak sulit. Anda hanya perlu menjalankan teknik-teknik di bawah ini&#8230;</p>
<ul>
<li><strong>Sebar survei dan kuesioner.</strong> Publikasikan materi survei dan kuesioner di situs web, ezine, newsletter, direct mail, atau bahkan di dalam paket produk anda. Untuk membuat mereka mau mengisi kuesioner tersebut, anda bisa memberi iming-iming hadiah atau penawaran layanan tertentu. Lalu anda bisa posting hasil kuesioner tersebut di message boards, milis, ataupun forum diskusi. Dari quesioner tersebut anda bisa mengetahui apa yang mereka inginkan.</li>
<li><strong>Buat komunitas khusus pengguna produk anda.</strong> Tepatnya, buatlah forum untuk para pelanggan anda. Masukkan chatroom, message board dan diskusi email di situs web khusus yang diperuntukkan bagi para pelanggan anda. Atau bisa juga dalam <a title="Sukses membangun Komunitas Fans Blog Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/04/15/sukses-membangun-komunitas-fans-blog-anda/" target="_blank">komunitas fans blog</a> anda. Jangan malas untuk jadi moderator bagi mereka. Tujuannya, anda bisa melihat apa yang pelanggan anda sedang diskusikan tentang perkembangan bisnis anda.</li>
<li><strong>Berikan berbagai produk secara gratis pada beberapa pelanggan.</strong> Selanjutnya, minta mereka untuk menggunakan produk tersebut. Dan, jangan lupa minta mereka untuk mereview juga. Dan, terakhir, berikan formulir evaluasi. Rayu mereka untuk mengisi dan segera mengembalikan formulirnya pada anda. Apa yang mereka tulis di form evaluasi adalah respon balik yang penting untuk kelangsungan bisnis anda ke depan.</li>
<li><strong>Jaga hubungan dengan semua pelanggan anda.</strong> Usahakan anda tetap <a title="Membangun Hubungan Baik: Investasi yang Tak Ternilai untuk Bisnis Internet Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/08/03/membangun-hubungan-baik-investasi-yang-tak-ternilai-untuk-bisnis-internet-anda/" target="_blank">berhubungan dengan mereka secara teratur.</a> Misalnya, dengan menawarkan langganan ezine gratis. Tanyakan apakah mereka mau mengupdate produk mereka setiap kali anda melakukan pengubahan produk? Atau juga saat anda mengubah situs web anda. Setiap anda selesai melakukan transaksi jual beli dengan pelanggan, jangan berhenti di situ saja. Tindak lanjuti semua pelanggan anda untuk mengetahui apakah mereka puas dengan apa yang mereka beli. “Apakah mereka puas dengan produk saya?” segera temukan jawabannya!</li>
<li><strong>Permudah cara pelanggan menghubungi anda.</strong> Jangan sampai pelanggan anda tidak bisa menghubungi anda sama sekali pasca mereka membeli produk anda. Karena ini bisa mempengaruhi kredibilitas anda. Kalau perlu, jangan cuma satu atau dua nomor telepon yang anda berikan. Berikan juga alamat email dan chatting. Untuk alamat email, sebaiknya gunakan hyperlik untuk mempermudah pelanggan anda. Jadi, mereka bisa langsung menghubungi anda dalam sekali klik. Mempermudah orang lain juga akan mempermudah diri anda sendiri. Apalagi mereka adalah pelanggan yang sudah membeli produk anda. Mempermudah kontak itu termasuk servis yang harus anda berikan. Jadi kapanpun mereka membutuhkan anda, anda ada di samping mereka. Kapanpun mereka mau komplain, anda siap mendengarkan.</li>
<li><strong>Hubungi pelanggan saat mereka ulang tahun atau liburan.</strong> Kirimkan bentuk perhatian anda dalam bentuk hadiah. Terutama untuk pelanggan seumur hidup. Atau, kalau mau gampangnya, kirimkanlah email dan sapa mereka dengan kartu ucapan. Saat mereka bahagia, pasti mereka akan merespon perhatian anda secara positif. Jika memungkinkan, sah-sah saja kalau anda undang mereka di acara-acara penting anda. Atau, bisa saja anda berlibur bersama mereka. Ya, piknik bareng sesama pelanggan juga bukan ide buruk. Anda bukan cuma memfollow up hubungan kerja, tapi juga menyenangkan pelanggan. Saya yakin, mereka senang dengan semua yang Anda berikan. So, mereka pasti senang dengan bisnis yang anda jalankan.</li>
</ul>
<p>Nah, anda masih penasaran bagaimana cara melakukan customer relationship yang dapat meningkatkan penjualan anda ? Intinya, jangan cuekin orang lain jika anda tidak ingin dicuekin. So, sapa pelanggan kalau anda mau disapa. Perlakukan mereka dengan baik, maka mereka juga akan berbaik hati pada anda.</p>
<p>Mudah bukan melakukan customer relationship ?</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/10/25/bagaimana-cara-mendapatkan-umpan-balik-dari-pelanggan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>81</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lakukan Filter Social Media untuk Kemajuan Bisnis Internet Anda</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/08/18/lakukan-filter-social-media-untuk-kemajuan-bisnis-internet-anda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lakukan-filter-social-media-untuk-kemajuan-bisnis-internet-anda</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/08/18/lakukan-filter-social-media-untuk-kemajuan-bisnis-internet-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 17:03:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interactive]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/2008/08/18/lakukan-filter-social-media-untuk-kemajuan-bisnis-internet-anda/</guid>
		<description><![CDATA[Anda tahu friendster adalah social media? Pernah bergabung di sana? Kalau iya, saya ingin tanya, “apa manfaat yang anda peroleh dari friendster? Katakanlah anda punya banyak teman, banyak jaringan, dan bisa berbagi cerita di sana. Benar begitu? Eit&#8230; Tapi tunggu sebentar. Anda sudah tahu apa itu social media? Begini, social media adalah sebuah tempat dimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/08/lakukan-filter-social-media-untuk-kemajuan-bisnis-anda.jpg" alt="lakukan filter social media untuk kemajuan bisnis anda" width="122" height="117" align="left" />Anda tahu <a title="Friendster" rel="nofollow" href="http://www.friendster.com/" target="_blank">friendster</a> adalah social media? Pernah bergabung di sana? Kalau iya, saya ingin tanya, “apa manfaat yang anda peroleh dari friendster? Katakanlah anda punya banyak teman, banyak jaringan, dan bisa berbagi cerita di sana. Benar begitu?</p>
<p>Eit&#8230; Tapi tunggu sebentar.<strong> Anda sudah tahu apa itu social media?</strong> Begini, social media adalah sebuah tempat dimana kita bisa mengintegrasikan kecakapan kita dalam teknologi, berinteraksi sesama pengguna internet, menampilkan tulisan, gambar, video, atau bahkan audio. Dalam sebuah social media kita bisa menjalin suatu komunitas dimana orang-orang di dalamnya bisa bebagi cerita dan berbagi pengetahuan. Social media beragam bentuknya. Ada yang berupa forum, blog, vlog, wiki, podcast, dan lainnya.<span id="more-281"></span></p>
<p>Asyik memang. Dan sebagai pebisnis internet kita bisa menjaring banyak teman di sini. Bukankah kita wajib memiliki banyak relasi online? Betul, <a title="Banyak Teman Banyak Rejeki" href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/18/banyak-teman-banyak-rejeki/" target="_blank">banyak teman banyak rejeki</a>. Semakin banyak alamat email anda kumpulkan, semakin lancar bisnis anda.</p>
<p>Tapi, hati-hati. Sebagai pebisnis kita mesti cerdik melangkah. Beberapa layanan social media memiliki data yang tidak valid. Maksud saya, mereka yang berbondong-bondong ikut friendster tidak jarang melakukan manipulasi data. So, mereka mengisi data diri dengan sembarangan.</p>
<p>Lalu bagaimana? Anda perlu melakukan seleksi. Ingat, apapun yang anda lakukan harus bertujuan untuk mengembangkan bisnis anda. Tidak ada lagi tindakan coba-coba atau iseng. Saat bergabung dengan friendster misalnya, baiknya hanya konsentrasi dengan mereka yang anda anggap penting. Orang penting ini bisa jadi mereka yang punya profil paling menarik. Atau, mereka yang memiliki banyak teman dan sesuai dengan target market untuk produk anda.</p>
<h2>Social media untuk berpromosi</h2>
<p>Cara ini juga bisa anda terapkan jika anda bergabung dalam social media bookmark seperti <a title="Delicious" rel="nofollow" href="http://delicious.com/" target="_blank">del.icio.us</a> dan <a title="StumbleUpon" rel="nofollow" href="http://www.stumbleupon.com/" target="_blank">StumbleUpon</a> atau social news sites seperti <a title="Reddit" rel="nofollow" href="http://www.reddit.com/" target="_blank">Reddit</a> dan <a title="Digg" rel="nofollow" href="http://digg.com/" target="_blank">Digg</a>. Hanya ambil data-data penting yang anda butuhkan.</p>
<p>Social media menjadi salah satu pilihan orang untuk menjaring teman. Selain itu, social media juga menjadi salah satu sumber informasi di internet. Maka tak heran jika penggunanya sangat banyak. Dan otomatis, arus informasi di dalamnya sangat ramai dan padat. Jadi, kita mesti punya filter ampuh agar bisa menyaring aliran informasi tersebut. Pastikan anda hanya mendapat informasi yang paling penting dan paling bermanfaat.</p>
<p>Ok&#8230; sekarang anggap saja anda sudah sukses melakukan filter teman dan informasi. Ya, anda sudah punya prioritas apa dan siapa saja yang akan anda lihat setiap hari. Artikel dan blog yang anda baca sudah anda percayai. Lalu, apa lagi yang perlu dilakukan? Perlukah filter lapis kedua?</p>
<p>Ya, meski anda sudah membatasi teman dan membatasi informasi, anda masih perlu membatasi apa yang perlu anda serap dari mereka setiap hari. Jangan buang  waktu dengan memeriksa semuanya satu per satu. Anda perlu sistem dan alat yang bisa memberikan data paling berguna untuk anda. Misal anda bisa manfaatkan fasilitas RSS untuk berlangganan content di blog favorit anda. Anda pun bisa melakukan hal lainnya untuk melakukan segmentasi informasi dan menyaring data kasar.</p>
<p>Ok&#8230; kini saatnya anda beraksi. Jadilah manajer untuk diri anda sendiri. Segala sesuatunya harus anda atur. Bukan cuma jam kerja, content blog, atau situs web saja yang perlu anda atur. Tapi, aliran informasi yang masuk ke kepala anda juga harus anda siasati. Seorang manajer dituntut untuk selalu bertindak efisien dan efektif. Agar waktu anda tidak banyak terbuang untuk hal yang tidak bermanfaat. Maka, sekali lagi, <a title="Lakukan Prioritas dan Belajar secara Cerdas" href="http://www.jokosusilo.com/2008/08/05/lakukan-prioritas-dan-belajar-secara-cerdas/" target="_blank">anda perlu  melakukan prioritas</a>.</p>
<p>Time is not money anymore, but it is more than that. Time is the most expensive thing in this world. Kita bisa dapat uang dengan memanfaatkan waktu kita. Tapi, kita tidak bisa membeli waktu dengan uang kita. Gunakan social media secara cerdik, Anda sepakat?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/08/18/lakukan-filter-social-media-untuk-kemajuan-bisnis-internet-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>86</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

