🔴 Memadukan Teknik Marketing Soft Selling dan Hard Selling di Bisnis Online Anda

Soft Selling dan Hard Selling

Beberapa waktu lalu, dalam posting 3 Tips Sukses Berjualan (Apapun) lewat Blog sempat saya singgung mengenai teknik marketing soft selling di blog. Saya agak terlupa karena sebelumnya belum pernah membahas ini. Karena itu pada posting ini saya coba bahas mengenai hard selling dan soft selling di bisnis online.

Mari kita mulai…

Teknik Marketing Soft Selling dan Hard Selling

Hard sell dan soft sell merupakan istilah dunia marketing dan periklanan. Hard sell merujuk pada cara berpromosi yang menyampaikan pesan marketing secara langsung. Contohnya adalah iklan, baik di koran, majalah, televisi, internet, atau papan reklame yang ada di pinggir-pinggir jalan. Khusus di bisnis online yang menawarkan produk informasi, hard sell biasa dilakukan lewat sales letter.

Kebalikannya, soft sell berarti cara promosi yang dilakukan secara halus atau tak menyampaikan promosi secara langsung. Tujuan soft selling, meminjam perkataan Mas Irwan, lebih menekankan tumbuhnya kepercayaan dan terjalinnya hubungan yang nyaman dengan konsumen. Syukur-syukur jika kemudian bisa dialirkan menjadi sebuah penjualan.

Dalam dunia nyata, penerapan soft selling bisa diamati misalnya dalam acara Kick Andy. Di sana, setiap akhir acara dibagikan buku kepada para penonton. Tanpa harus mengajak langsung agar membeli buku tersebut, penonton sangat mungkin tergerak ingin tahu apa isi buku tersebut. Kalau di internet, soft selling sangat tepat diterapkan di blog.

Ada yang mengatakan kalau saat ini teknik soft selling lebih ampuh dibanding hard selling. Alasannya karena soft selling lebih bersifat persuasif sehingga lebih mudah untuk menyentuh hati konsumen. Kalau menurut saya, keduanya efektif memerankan perannya masing-masing.

Bisa dibayangkan kan kalau tak ada iklan yang berisi pesan yang jelas. Target market bisa kebingungan menangkap apa maksud promosinya. Sebaliknya kalau melulu menggunakan hard selling, bisa jadi target market langsung kabur.

Kalau diamati hard selling dan soft selling juga berbeda efeknya. Kalau hard sell, efeknya lebih bersifat cepat atau secara vulgar istilahnya “take it or leave it!” Sedangkan soft selling biasanya berlangsung lebih lama dan harus dijalankan secara terus menerus. Begitu konsumen memiliki hubungan erat dengan anda, maka dia akan menjadi konsumen potensial anda.

Karena itu, menurut saya yang terbaik adalah mengkombinasikan teknik hard sell dan soft sell. Sebab, dilihat dari sisi konsumen pun, sebagian konsumen lebih tertarik dengan pendekatan soft selling. Sebagian lagi lewat hard selling. Atau bisa karena kedua pendekatan ini. Contohnya, ini terjadi pada Pak Soelaiman Wiria-Atmadja yang saya haturkan rasa hormat mendalam karena semangat belajarnya yang luar biasa. (Kutipan kalimat di blog beliau “Never Too Late to Get Yourself Improved!” mengajak kita untuk selalu ACTION.)

Jadi, memadukan teknik marketing hard sell dan soft sell menurut saya adalah yang terbaik. Hard sell di sales letter, dan soft sell di blog. Dari kedua teknik marketing ini, kuncinya lagi adalah kenali target market anda dan ketahui jalur komunikasi apa yang paling tepat untuk setiap konsumen.

Mengenai teknik marketing ini, bagaimana menurut anda?

398 Comments. Leave new

wah… harus segera dipraktekan kayanya..
Terima Kasih untuk artikel yang bermanfaat ini

iya pak joko, dipakai semua saja, tidak perlu memilih2, hard dan soft selling, maka penjualan kita akan mantab…

Benar sekali uraian pak Joko ini.. yg perlu dipikirkan untuk menerapkan soft selling ini kita mesti kreatif ya.. harus dengan perasaan apakah ini sesuai dengan keinginan pembaca atau pengunjung web kita. Selalu mempunyai pola pikir bahwa kita harus bikin artikle tiap hari.. ini mungkin caranyanya.. kira2 untuk bisnis parfum, apa? ada saran dari rekan2? mohon petunjuk terima kasih – salam kenal

Mngkin bapak bisa menggunakan soft selling melalui blog seperti mengirim artikel tntang sejarah parfum , fungsi parfum dll, sekian dari saya.

Katanya sih memang lebih ampuh soft selling. Saya mau belajar ituh

sangat bermanfaat sekali, terima kasih ilmunya pak joko

benar-benar ulasan yg komplet tentang soft selling vs hard selling. Berarti yg bagus yg tengah2 ya Pak? Medium selling

[…] Teknik Marketing. Asah kemampuan menawarkan anda. Tawarkan manfaat terbesar yang akan didapatkan konsumen dari […]

[…] Memadukan Teknik Marketing Soft Selling dan Hard Selling di Bisnis Internet Anda […]

Wah soft selling berarti harus mempunyai kemampuan komunikasi yang bagus ya..bangaimana dengan orang yg kemampuan komunikasinya kurang baik?

Benar pak.. saya setuju.. soft & hard selling, kombinasi yang sangat baik

peluang usaha dengan potensi penghasilan 90rb-10jt/hari.Dengan marketing yang mendukung
siapppp jadi orang sukses???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *