<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing &#124; JokoSusilo.com &#187; follow up</title>
	<atom:link href="http://www.jokosusilo.com/tag/follow-up/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jokosusilo.com</link>
	<description>Saatnya tekuni bisnis online lebih serius...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<image>
<link>http://www.jokosusilo.com</link>
<url>http://www.jokosusilo.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-41.ico</url>
<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing | JokoSusilo.com</title>
</image>
		<item>
		<title>3 Kesalahan Newbie di Masa Awal Berbisnis Internet</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/05/12/3-kesalahan-newbie-di-masa-awal-berbisnis-internet/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=3-kesalahan-newbie-di-masa-awal-berbisnis-internet</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/05/12/3-kesalahan-newbie-di-masa-awal-berbisnis-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 May 2009 11:39:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Newbie Start here]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[dengan internet]]></category>
		<category><![CDATA[follow up]]></category>
		<category><![CDATA[kesalahan pemula]]></category>
		<category><![CDATA[newbie online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=1151</guid>
		<description><![CDATA[Anda pastinya sudah baca 14 kesalahan fatal bisnis internet. Namun kesalahan-kesalahan tersebut umumnya terjadi ketika anda belum mulai menjalankan bisnis internet. Sementara, ada sejumlah kesalahan lain yang potensial anda lakukan saat bisnis internet anda baru mulai. Di proses awal tersebut, kesalahan-kesalahan berikut ini bisa membuat langkah bisnis online anda sedikit tersendat. Apa sajakah itu? Simak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-1153" title="3-kesalahan-newbie-di-masa-awal-berbisnis-internet" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/05/3-kesalahan-newbie-di-masa-awal-berbisnis-internet.jpg" alt="3-kesalahan-newbie-di-masa-awal-berbisnis-internet" width="115" height="114" />Anda pastinya sudah baca <a title="Diskusi Soal 14 Kesalahan Fatal Bisnis Internet" href="http://www.jokosusilo.com/2008/03/26/diskusi-soal-14-kesalahan-fatal-bisnis-internet/" target="_blank">14 kesalahan fatal bisnis internet</a>. Namun kesalahan-kesalahan tersebut umumnya terjadi ketika anda belum mulai menjalankan bisnis internet. Sementara, ada sejumlah kesalahan lain yang potensial anda lakukan saat bisnis internet anda baru mulai. Di proses awal tersebut, kesalahan-kesalahan berikut ini bisa membuat langkah <a title="Bagaimana Agar Sukses Berbisnis Online (Bagian 1)" href="http://www.jokosusilo.com/2008/05/04/bagaimana-agar-sukses-berbisnis-online-bagian-1/" target="_blank">bisnis online</a> anda sedikit tersendat.</p>
<p>Apa sajakah itu? Simak tiga kesalahan newbie saat mulai bisnis internet.</p>
<p><strong></strong><span id="more-1151"></span><strong>Kesalahan pertama:</strong> <strong>menghabiskan seluruh dana iklan di satu tempat</strong><br />
Betul. Ini bisa terjadi pada para newbie. Mungkin karena terlampau bersemangat memulai bisnis internet, lalu seluruh dana iklan yang disiapkan hanya dihabiskan untuk beriklan di satu tempat. Harapannya dengan memasang iklan dengan ukuran besar misalnya, iklan itu bisa langsung <a title="Bagaimana Meraup Untung Besar dari Blog yang Sederhana (Bagian 2)" href="http://www.jokosusilo.com/2008/08/22/bagaimana-meraup-untung-besar-dari-blog-yang-sederhana-bagian-2/" target="_blank">meraup sukses besar</a>. Syukur kalau iya. Namun kalau tidak, dana iklan anda langsung ludes.</p>
<p><strong>Solusi:</strong> pecah dana iklan anda menjadi beberapa bagian. Tes dan ukur hasilnya. Bila berhasil, terus coba tingkatkan besar iklan. Namun bila belum, anda bisa coba pindah ke penyedia iklan lain. Dengan demikian anda bisa ukur dan membandingkan tingkat efektivitas antar penyedia layanan iklan. Bila ada layanan iklan baru, jangan segan mencobanya. Contoh seperti yang ditawarkan <a title="Iklan Mr-Mung" rel="nofollow" href="http://i.mr-mung.com/" target="_blank">mr-mung</a>.</p>
<p><strong>Kesalahan kedua: Menyerah setelah mencoba hanya sekali</strong><br />
Banyak orang yang cepat menyerah hanya karena hasilnya belum kelihatan. Misalkan baru memposting artikel satu kali, lantas menginginkan blognya langsung menghasilkan uang. Atau baru mem-follow up sekali, lantas tak pernah melakukannya lagi. Semoga ini tak terjadi pada anda.</p>
<p><strong>Solusi:</strong> coba lagi, lagi, lagi dan lagi. Jangan pernah menyerah! Soal memposting rutin misalnya, anda bisa belajar dari <a title="Blog Mas Fadly" rel="nofollow" href="http://www.fadlymuin.com/" target="_blank">Mas Fadly</a> dan <a title="Blog mas Andy Elegance" rel="nofollow" href="http://andinaelegance.blogspot.com/" target="_blank">Mas Andy</a> yang terus konsisten memposting.</p>
<p><strong>Kesalahan ketiga: tidak mem-follow up prospek</strong><br />
Prospek adalah calon pengguna produk atau layanan anda. Tak memfollow up atau <a title="Penawaran adalah Inti Bisnis Internet Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2009/04/27/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda/" target="_blank">melakukan penawaran</a> seperti halnya dengan melakukan sesuatu tapi setengah jalan. Mungkin saja mereka lupa atau sedang sibuk, sehingga anda perlu mengingatkan dengan follow up.</p>
<p><strong>Solusi:</strong> lakukan follow up. Dan tak cuma sekali. Bila perlu sampai 10 kali. Bila belum berhasil, berikan penawaran produk atau jasa lain yang kira-kira dibutuhkan oleh si prospek. Karena itu memiliki beberapa produk seperti <a title="Blog Irwan M Santika" rel="nofollow" href="http://msantika.com/" target="_blank">Mas Irwan</a> dan <a title="Blog Mas Dafid" rel="nofollow" href="http://www.dafidriau.com/" target="_blank">Mas Dafid</a>, menjadi keuntungan sendiri. Bila prospek belum berjodoh dengan satu produk, mungkin berjodoh dengan produk lainnya.</p>
<p>Bagaimana menurut anda? Anda punya daftar kesalahan lain yang biasa dilakukan pemula di masa awal <a title="4 Kiat Agar Lebih Sukses Berbisnis Internet" href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/21/4-kiat-agar-lebih-sukses-berbisnis-internet/" target="_blank">berbisnis internet</a>?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/05/12/3-kesalahan-newbie-di-masa-awal-berbisnis-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>334</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapan Konsumen Memutuskan Membeli Produk Anda?</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/01/28/kapan-konsumen-memutuskan-membeli-produk-anda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kapan-konsumen-memutuskan-membeli-produk-anda</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/01/28/kapan-konsumen-memutuskan-membeli-produk-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 20:25:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Productivity]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[cara menjual]]></category>
		<category><![CDATA[cicilan kredit]]></category>
		<category><![CDATA[follow up]]></category>
		<category><![CDATA[joko susilo]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kesulitan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[membeli produk]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[perilaku konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[prospek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=726</guid>
		<description><![CDATA[Apakah anda tahu kapan konsumen memutuskan membeli produk anda? Saya sendiri tidak. Yang saya bisa cuma memperkirakan saja. Bisa jadi yang saya duga membeli, ternyata tidak. Sebaliknya, yang tidak ternyata membeli. Yang bisa saya upayakan hanya berusaha memberi pelayanan terbaik, menjaga hubungan dengan mereka, dan mengupayakan segala faktor yang mendukung terjadinya penjualan berjalan lancar. Selebihnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-728" title="kapan-konsumen-memutuskan-membeli-produk-anda" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/01/kapan-konsumen-memutuskan-membeli-produk-anda.jpg" alt="membeli produk" width="146" height="103" />Apakah anda tahu kapan konsumen memutuskan membeli produk anda? Saya sendiri tidak. Yang saya bisa cuma memperkirakan saja. Bisa jadi yang saya duga membeli, ternyata tidak. Sebaliknya, yang tidak ternyata membeli.</p>
<p>Yang bisa saya upayakan hanya berusaha memberi pelayanan terbaik, menjaga hubungan dengan mereka, dan mengupayakan segala faktor yang mendukung terjadinya <a title="3 Langkah Sederhana Membuat Penjualan Produk (atau Layanan) Anda Laris Manis" href="http://www.jokosusilo.com/2008/12/04/3-langkah-sederhana-membuat-penjualan-produk-atau-layanan-anda-laris-manis/" target="_blank">penjualan berjalan lancar</a>. Selebihnya keputusan final tetap ada di tangan konsumen.</p>
<h2><strong>Konsumen membeli produk saat mereka siap membeli dan bukan ketika anda siap menjual</strong></h2>
<p>Nah, soal perilaku konsumen ini, para pakar marketing sering berkata begini: <strong>konsumen membeli produk saat mereka siap membeli dan bukan ketika anda siap menjual</strong>. Apa maksudnya? <span id="more-726"></span></p>
<p>Maksudnya, tak peduli seberapa baik <a title="Cara Menemukan Produk yang Layak Anda Promosikan untuk Mendapatkan Keuntungan Berlimpah Ruah" href="http://www.jokosusilo.com/2008/11/24/cara-menemukan-produk-yang-layak-anda-promosikan-untuk-mendapatkan-keuntungan-berlimpah-ruah/" target="_blank">produk atau layanan</a> anda, calon konsumen tetap tak akan membeli selama mereka belum siap membeli. Sekalipun mungkin mereka selama ini telah menjadi konsumen anda, kalau mereka belum siap membeli lagi, penjualan tak akan terjadi.</p>
<p>Penyebab ketidaksiapannya bisa bermacam-macam. Mungkin mereka sedang kesulitan keuangan. Atau bisa saja harus memprioritaskan membeli susu buat anak mereka dan membayar uang sekolah. Barangkali juga cicilan kredit sedang jatuh tempo, dan <a title="Inilah 10 Alasan Kenapa Pengunjung Enggan Membeli Produk Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/11/19/inilah-10-alasan-kenapa-pengunjung-enggan-membeli-produk-anda/" target="_blank">banyak lagi penyebab</a> yang menurut mereka penting dan perlu didahulukan.</p>
<p>Dalam kondisi semacam ini, sebaik apapun produk anda, menjadi kurang berarti. Karena tak didukung kemampuan daya beli konsumen. Tapi <strong>bukan berarti mereka tak jadi membeli</strong>. <strong>Mereka hanya menunda </strong>saja karena ada kebutuhan lain yang menurutnya lebih mendesak. Tugas kita sebagai pebisnis internet adalah menjaga hubungan sampai masa penundaaan itu berakhir. Sampai ketika mereka mengatakan “Ya saya siap membeli produk anda”, anda selalu siap menyambutnya dengan tangan terbuka.</p>
<p>Contohnya, seperti yang terjadi dengan Mr Mung yang tak langsung bergabung dengan FormulaBisnis. Tapi butuh sekian waktu sampai sampai akhirnya Mr Mung take action. Kisahnya bisa dibaca langsung <a title="FORMULABISNIS: STOP DREAMING START ACTION!" rel="nofollow" href="http://www.mr-mung.com/2008/12/formulabisnis-stop-dreaming-start.html" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p>Memang perilaku konsumen kadang sulit ditebak. Bisa saja mereka langsung membeli produk anda pada detik ini juga. Tapi bisa juga tidak. Jika mereka siap, baru mereka membeli. Artinya kita tak tahu kapan konsumen memutuskan membeli. Bisa saja yang kita kira akan membeli, ternyata mendadak ada kondisi darurat yang membuatnya menunda membeli.</p>
<p>Kalau itu yang terjadi, bukan lalu kita meninggalkannya. Tapi sebaliknya kita harus tetap jaga hubungan dengannya.</p>
<p>Maka penting untuk selalu mem-follow up para prospek dan menjaga hubungan dengan para konsumen anda secara rutin. Ya, menjaga hubungan secara kontinu adalah tantangan sekaligus kunci sukses bisnis anda.</p>
<p>Maka, meski FormulaBisnis dihujani ribuan email tiap harinya, belum termasuk SMS dan telepon, kami tetap berusaha melayaninya sebaik mungkin. Menjaga kontak dengan mereka dan menjaga mereka agar tetap dekat dengan kita. Termasuk rutin mengirim artikel terbaru lewat email. Berkunjung ke blog anda dan memberikan dukungan.</p>
<p>Karena kita tak pernah tahu kapan calon konsumen mengatakan “ya saya gabung dengan anda” dan anda harus selalu siap saat waktu itu tiba, maka anda harus selalu ada di “samping” mereka.</p>
<p>Tentu, selain bertanggung-jawab <a title="Membangun Hubungan Baik: Investasi yang Tak Ternilai untuk Bisnis Internet anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/08/03/membangun-hubungan-baik-investasi-yang-tak-ternilai-untuk-bisnis-internet-anda/" target="_blank">memelihara hubungan baik</a>, kita pun harus belajar mengoptimalkan cara kita berhubungan dengan mereka. Supaya penjualan lebih cepat terjadi, konsumen yang bergabung lebih banyak, dan bisnis internet anda meningkat pesat.</p>
<p>Ayo, songsong orang yang siap membeli produk anda, Salam ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/01/28/kapan-konsumen-memutuskan-membeli-produk-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>259</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>4 Rahasia Email Marketing yang Teruji Membuat Produk Anda Laris</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/11/10/4-rahasia-email-marketing-yang-teruji-membuat-produk-anda-laris/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=4-rahasia-email-marketing-yang-teruji-membuat-produk-anda-laris</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/11/10/4-rahasia-email-marketing-yang-teruji-membuat-produk-anda-laris/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 06:37:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing and Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[diskon]]></category>
		<category><![CDATA[email marketing]]></category>
		<category><![CDATA[follow up]]></category>
		<category><![CDATA[memakai email]]></category>
		<category><![CDATA[menggunakan email]]></category>
		<category><![CDATA[meningkatkan penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelian]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan email marketing]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[promo produk]]></category>
		<category><![CDATA[promosi di internet]]></category>
		<category><![CDATA[uji produk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=468</guid>
		<description><![CDATA[Email marketing? Yap, ini merupakan salah satu teknik promosi di dunia internet. Yakni dengan mengirimkan email yang berisi promosi produk atau layanan anda. Meski sudah tergolong “kuno”, namun sampai sekarang cara ini masih tergolong yang paling sukses menghasilkan penjualan. Banyak pebisnis internet yang telah mempraktekkan email marketing. Namun hasil yang mereka dapat berbeda-beda. Ada yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-470" title="4-rahasia-email-marketing-yang-teruji-membuat-produk-anda-laris" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/11/4-rahasia-email-marketing-yang-teruji-membuat-produk-anda-laris.jpg" alt="" width="133" height="145" />Email marketing? Yap, ini merupakan salah satu teknik promosi di dunia internet. Yakni dengan mengirimkan email yang berisi promosi produk atau layanan anda. Meski sudah tergolong “kuno”, namun sampai sekarang cara ini masih tergolong yang paling sukses <a title="Inilah 10 Rahasia Menjual Produk Lebih Cepat " href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/15/inilah-10-rahasia-menjual-produk-lebih-cepat/" target="_blank">menghasilkan penjualan</a>.</p>
<p>Banyak <a title="3 Langkah Mudah Menjadi Pebisnis Internet Profesional " href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/19/3-langkah-mudah-menjadi-pebisnis-internet-profesional/" target="_blank">pebisnis internet</a> yang telah mempraktekkan email marketing. Namun hasil yang mereka dapat berbeda-beda. Ada yang penjualannya langsung meningkat, tapi ada juga yang masih biasa saja. Kenapa bisa begitu ya? Jawabannya, ada pada perbedaaan “sentuhan” penggunaan email marketing. Ada perbedaaan besar antara email marketing yang sukses dan yang tidak. Anda mau tahu?</p>
<p><span id="more-468"></span></p>
<p>Email marketing yang sukses bertumpu pada empat prinsip dasar:</p>
<ol>
<li><strong>Membuat judul yang menggoda.</strong> Pada subject line email, tuliskan judul yang bisa membuat penerimanya tergerak untuk membuka email anda. Setiap harinya pemilik email mungkin tidak hanya menerima email dari anda saja. Tapi bisa ada puluhan email. Bila anda gagal membuat judul email yang menarik, mungkin email yang anda kirimkan tidak akan pernah terbaca. So, cari judul email yang memikat, yang membuat penerimanya tergerak untuk membuka email anda.</li>
<li><strong>Berikan sapaan hangat.</strong> Mulailah dengan menyapa mereka dengan hangat. Misal ucapkan salam pembuka pada mereka atau bisa juga anda tanyakan bagaimana kabar mereka hari ini. Sebisa mungkin sapa penerima email anda secara personal. Misal, dengan menggunakan nama mereka. Ini penting untuk membuat kesan personal pada email yang anda kirimkan.</li>
<li><strong>Mulai dari yang paling penting.</strong> Apa <a title="Kunci Promosi Sukses: Fokuskan Pesan Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/06/26/kunci-promosi-sukses-fokuskan-pesan-anda/" target="_blank">pesan terpenting</a> yang ingin anda sampaikan? Tuliskan hal itu di bagian paling atas dari isi email anda. Baru disusul oleh bagian yang kurang penting. Misalkan anda baru saja me-launching produk baru, katakan hal itu di bagian awal isi email anda. Dengan meletakkannnya di bagian atas, penerima email akan mudah untuk menangkap pesan anda. Risiko tidak terbacanya isi email anda juga lebih kecil.</li>
<li><strong>Mintalah untuk ACTION!</strong> Di bagian akhir email anda, jangan lupa untuk meminta penerima email untuk melakukan apa yang anda harapkan. Misal untuk meng-klik link anda. Dan ingat, sangat baik jika permintaan melakukan ACTION itu disampaikan secara spesifik. Contohnya, dari pada hanya menuliskan “Klik Di Sini” lebih baik jika menuliskan “Dapatkan SMUO sekarang!” atau “Diskon 50 % untuk Pembelian Hari Ini”. Coba tes berbagai permintaan ACTION spesifik anda untuk mengetahui yang paling efektif di-klik penerima email.</li>
</ol>
<p>Selain permintaan ACTION yang perlu dites, anda juga perlu mengetes keseluruhan isi email yang anda kirim. Caranya dengan membuat beberapa variasi email. Dengan mengujicoba mengirimkan beberapa email, anda bisa mendapatkan email yang paling cocok untuk konsumen produk anda.</p>
<p>Melakukan email marketing juga sangat baik dilakukan <a title="Bagaimana Menjadi Affiliate Marketer yang Andal " href="http://www.jokosusilo.com/2008/06/19/bagaimana-menjadi-affiliate-marketer-yang-andal/" target="_blank">reseller</a> untuk mem-follow up para prospek. Dengan menerapkan langkah di atas dijamin <a title="Mengapa Pengunjung Meng-klik &quot;Link&quot; Anda? " href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/23/mengapa-pengunjung-meng-“klik”-link-anda/" target="_blank">pembeli dari link anda bakal meningkat</a>.</p>
<p>Salam ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/11/10/4-rahasia-email-marketing-yang-teruji-membuat-produk-anda-laris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>187</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

