<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing &#124; JokoSusilo.com &#187; headline</title>
	<atom:link href="http://www.jokosusilo.com/tag/headline/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jokosusilo.com</link>
	<description>Saatnya tekuni bisnis online lebih serius...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<image>
<link>http://www.jokosusilo.com</link>
<url>http://www.jokosusilo.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-41.ico</url>
<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing | JokoSusilo.com</title>
</image>
		<item>
		<title>Bagaimana Menarik Pembeli</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/06/21/bagaimana-mengubah-pengunjung-menjadi-pembeli/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bagaimana-mengubah-pengunjung-menjadi-pembeli</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/06/21/bagaimana-mengubah-pengunjung-menjadi-pembeli/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 07:51:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Productivity]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[meningkatkan penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[reseller]]></category>
		<category><![CDATA[traffic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/2008/06/21/bagaimana-mengubah-pengunjung-menjadi-pembeli/</guid>
		<description><![CDATA[Anda masih bingung bagaimana cara menarik pembeli di website anda? Jika website anda memiliki traffic yang lumayan tinggi, tentu akan lebih bagus lagi bila traffic yang tinggi itu juga berdampak pada tingginya angka penjualan anda. Percuma saja bukan kalau traffic tinggi tapi penjualan seret? Mungkin hal seperti ini yang tengah anda alami. Website anda sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/06/bagaimana-mengubah-pengunjung-menjadi-pembeli.jpg" alt="Bagaimana Menarik Pembeli" width="153" height="168" align="right" />Anda masih bingung bagaimana cara <strong>menarik pembeli</strong> di website anda? Jika website anda memiliki traffic yang lumayan tinggi, tentu akan lebih bagus lagi bila traffic yang tinggi itu juga berdampak pada tingginya angka penjualan anda. Percuma saja bukan kalau traffic tinggi tapi penjualan seret?</p>
<p>Mungkin hal seperti ini yang tengah anda alami. <a title="Mau Jadi Raja Situs Web" href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/21/mau-jadi-raja-situs-web/" target="_blank">Website</a> anda sudah tak memiliki masalah soal traffic. Setiap hari sudah banyak pengunjung yang mengakses website anda. Tapi, sayangnya sebagian besar hanya numpang lewat saja.</p>
<p>Begitu pula kalau anda sebagai reseller. Pengunjung yang memakai link anda sudah membludak. Tapi masih sedikit yang melakukan pembelian. Tentu hal ini tidak seperti yang anda harapkan bukan?</p>
<p>Namun, tentu kemudian anda tidak malah frustasi, berdiam diri, dan enggan melanjutkan bisnis internet anda. Tenang saja&#8230; Tak ada persoalan yang tak memiliki jawaban. Simak tips berikut ini. Cara efektif ini bisa dipakai selain oleh merchant, juga oleh reseller.</p>
<p><span id="more-230"></span></p>
<h2>Tips Menarik Pembeli</h2>
<p><strong>1. Buat Headline Memikat </strong><br />
Bagian terpenting dalam halaman web atau <a title="Membius Pengunjung dengan Sales Letter" href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/24/membius-pengunjung-dengan-sales-letter/" target="_blank">sales letter</a> anda adalah headline. Sebab headline atau judul yang pertamakali dilihat oleh pengunjung anda. Dan pengunjung punya waktu tak banyak. Biasanya setelah beberapa detik membaca headline, pengunjung memutuskan membaca isinya atau justru ‘minggat’ dari situs web anda.</p>
<p>Karena itu, headline anda harus memikat. Supaya pengunjung tertarik untuk membaca isinya sehingga kemudian bisa menarik pembeli. Headline yang baik harus bisa memancing keingintahuan pengunjung. Tuliskan hal yang luar biasa (tapi bukan berarti anda mesti berbohong). Pikat pengunjung secepat mungkin. Dan <a title="Berikan Value, Bukan Produk! (Bagian 1)" href="http://www.jokosusilo.com/2008/05/22/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-1/" target="_blank">sampaikan value produk anda</a>. Mengenai headline, ada <a title="5 tipe headline untuk sales letter anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/26/5-tipe-headline-untuk-sales-letter-anda/" target="_blank">beragam tipe headline yang bisa dipakai untuk sales letter anda</a>.</p>
<p>Begitupun kalau anda sebagai reseller. Dalam iklan/promosi yang anda lakukan, pemilihan headline memegang peran penting untuk kesuksesan anda. Yakinkan headline yang anda gunakan cukup menggugah perhatian pengunjung serta mampu menggerakkan mereka bertindak seperti yang anda inginkan.</p>
<p><strong>2. Anda, Anda, dan Anda, Bukan Saya<br />
</strong>Banyak orang yang mungkin tak terlalu peduli seberapa keras dan sulit anda membuat produk atau memulai bisnis online. Yang mereka pedulikan hanya satu: “apa untungnya bagi saya?” Karena itu, sebagai penjual anda harus memahami sifat dasar manusia ini. Selalu tanyakan pada diri anda,”Apa keuntungan bagi konsumen anda?”</p>
<p>Lalu, persering gunakan kata ‘anda’ daripada kata ‘saya’. Serta selalu pahami apa yang pengunjung inginkan. Dan penuhilah. Pasti sales letter anda akan ampuh mendatangkan penjualan.</p>
<p>Tips ini juga pantas digunakan reseller. Perbanyak kata ‘anda’ dalam promosi yang anda lakukan. Ketahui apa yang sebenarnya pengunjung anda butuhkan. Dan jawablah lewat promosi/iklan anda.</p>
<p><strong>3. Memenuhi Keinginan Pengunjung</strong><br />
Untuk meningkatkan traffic, satu hal mendasar yang perlu selalu diingat adalah penuhi keinginan pengunjung. Pahami mengapa mereka datang ke situs web anda. Pastinya, saat mereka membaca sales letter anda, mereka ingin pertanyaan yang memenuhi benak mereka terjawab. Mereka tak mungkin membeli produk yang tak jelas.</p>
<p>Karena itu, sebisa mungkin sales letter anda bisa menjawab keraguan mereka. Tawarkan berbagai keuntungan yang bisa mereka peroleh dengan membeli produk anda.</p>
<p>Coba pula posisikan diri anda pada posisi mereka. Kira-kira apa yang akan membuat anda sendiri keberatan untuk membeli produk yang ditawarkan? Tulis semuanya dan cari jawaban terbaik yang membuat siapapun tak bisa menolak apa yang anda tawarkan.</p>
<p>Dan satu lagi, kalau mereka sudah melakukan hal yang anda harapkan, <a title="Jangan Pernah Kecewakan Pembeli" href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/17/jangan-pernah-kecewakan-pembeli/" target="_blank">jangan pernah kecewakan mereka</a>.  Hal serupa bisa dilakukan reseller. Perhatikan materi promosi yang anda pasang. Apakah sudah menjawab keraguan pembaca iklan?</p>
<p><strong>4. Berikan artikel gratis</strong><br />
Langkah lain meningkatkan traffic adalah dengan menulis artikel yang berkaitan dengan produk anda. Atau bisa pula tentang cara meningkatkan kemampuan para reseller anda.</p>
<p>Berikan informasi yang relevan dan bermanfaat. Tak perlu terlalu panjang. Satu sampai maksimal tiga halaman sudah cukup. Karakteristik tulisan di internet sebaiknya tak terlampau panjang. Sebab, pengakses internet rata-rata malas membaca artikel yang bertele-tele. Mereka ingin tulisan yang singkat dan padat. Selain juga karena membaca di komputer tak senyaman membaca di atas kertas.</p>
<p>Dengan menulis artikel, perlahan juga akan meningkatkan reputasi anda. Sehingga nantinya anda akan dianggap pakar dalam bidang yang anda geluti. Yang penting anda konsisten dengan apa yang anda tulis. Kemudian daftarkan pula artikel anda di direktori. Langkah ini pun akan membantu memperbesar traffic anda.</p>
<p>Kalau bagi reseller bagaimana? Reseller pun bisa melakukannya. Dengan membuat artikel yang berhubungan dengan produk yang dipasarkan. Akan tetapi, memang lebih baik bila reseller paling tidak punya blog.</p>
<p><strong>5. Minta pengunjung beraksi</strong><br />
Kalau anda ingin pengunjung membeli produk anda, sangat baik jika anda pandu mereka untuk melakukannya. Misal, anda bisa tulis kalimat seperti “Klik di sini untuk memesan” atau “Pesan sekarang sebelum kehabisan”. Tak perlu malu-malu. Mintalah secara terus terang.</p>
<p>Begitupun bagi reseller, cantumkan secara terus terang apa yang anda inginkan. Minta pembaca iklan untuk mengklik link anda.</p>
<p>Bila dilakukan secara konsisten, langkah-langkah di atas akan sangat membantu anda untuk bisa merasakan nikmatnya mendapat uang dari internet setiap saat. Gampang kan menarik pembeli?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/06/21/bagaimana-mengubah-pengunjung-menjadi-pembeli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>115</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Unsur Penting Sales Letter</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/02/27/5-unsur-penting-sales-letter/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=5-unsur-penting-sales-letter</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/02/27/5-unsur-penting-sales-letter/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 07:51:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Affiliate Programs]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate program]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[sub-head]]></category>
		<category><![CDATA[subjudul]]></category>
		<category><![CDATA[unsur penting sales letter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokosusilo.com/2008/02/27/5-unsur-penting-sales-letter/</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan obrolan tentang sales letter, kira-kira bagian apa lagi yang perlu anda tahu tentang sales letter? Dalam artikel kemarin kita sudah bicarakan headline. Ya, headline itu boleh dibilang fungsinya sama dengan judul. Kenapa? Pertama, jelas fungsinya sama-sama menarik minat pengunjung. Kedua, ya… karena dalam sales letter kita tidak punya kesempatan untuk membuat kalimat mubazir. Semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/02/5-unsur-penting-sales-letter1.jpg" alt="5 unsur penting sales letter" width="130" height="200" align="right" />Melanjutkan obrolan tentang sales letter, kira-kira bagian apa lagi yang perlu anda tahu tentang <strong>sales letter?</strong></p>
<p>Dalam artikel kemarin kita sudah bicarakan headline. Ya, <a href="http://www.jokosusilo.com/2009/10/05/5-rahasia-ampuh-menulis-headline-sales-letter-yang-belum-pernah-dibocorkan-pada-siapapun/">headline</a> itu boleh dibilang fungsinya sama dengan judul. Kenapa?</p>
<p>Pertama, jelas fungsinya sama-sama menarik minat pengunjung.  Kedua, ya… karena dalam sales letter kita tidak punya kesempatan untuk membuat kalimat mubazir. Semua harus ditujukan untuk penjualan produk.</p>
<p>Ooppss! Saya hampir lupa. Dalam penulisan sales letter, perlu tercakup lima unsur penting. Anda mau tahu?<span id="more-113"></span></p>
<h2>5 Unsur penting penulisan sales letter</h2>
<p><strong>1.    Perhatian<br />
</strong>Unsur ini biasanya berada di judul dan subjudul. Di situlah, peluang awal kita untuk menarik perhatian pengunjung.</p>
<p>Kemarin kita sudah bahas headline habis-habisan, maka sekarang kita cukup bicarakan subjudul (sub-heading) saja. Ada yang berpendapat subjudul ini tidak harus kita tulis dalam sales letter. Karena fungsi subjudul ini mendukung headline (judul).</p>
<p>Subjudul berfungsi memperdalam perhatian pembaca. Tapi, jika headline yang anda buat sudah jadi magnet yang kuat bagi pengunjung, adanya subjudul hukumnya tidak lagi mutlak.</p>
<p><strong>2.    Minat<br />
</strong>Untuk menarik minat pengunjung anda harus buat paragraf pembuka. Paragraf ini isinya bertujuan menyelesaikan masalah pengunjung. Apa maksudnya?</p>
<p>Ini berkaitan dengan produk yang anda jual. Misal anda jual obat sakit kepala. Maka dalam paragraph pembuka harus benar-benar anda jelaskan obat yang anda jual bisa menyelesaikan problem sakit kepala. Anda harus tunjukkan kalau obat anda ini yang paling tepat untuk masalah sakit kepala.</p>
<p><strong>3.    Hasrat<br />
</strong>Selanjutnya anda bisa giring minat pengunjung menjadi niat untuk membeli. Anda bisa buat daftar manfaat atau keunggulan produk anda di bagian ini. Cantumkan manfaat produk yang anda promosikan.</p>
<p><strong>4.    Tindakan<br />
</strong>Saat pengunjung ingin bertindak membeli, anda harus memberi mereka kemudahan. Jangan sampai pengunjung bingung dimana tempat untuk memesan produk anda itu.</p>
<p>Anda harus buat langkah-langkah pemesanan secara jelas dan ringkas. Contohnya dengan membuat link perintah KLIK DI SINI UNTUK MEMESAN. Sayang sekali bukan jika pengunjung sudah berniat membeli tapi mereka malah ngeloyor meninggalkan situs anda hanya karena kesulitan memesannya.</p>
<p><strong>5.    Penutup<br />
</strong>Dalam unsur penutup ini anda bisa memberi iming-iming garansi dan bonus. Karena, dengan adanya garansi dan bonus pengunjung akan semakin yakin membeli produk anda.</p>
<p>Ok… sekarang kira-kira apa kesulitan terbesar anda dalam membuat sales letter? Jangan lupa ya, semua yang anda tulis dalam sales letter anda harus mengandung lima unsur penting di atas. Ya… tujuannya agar penjualan anda meningkat.</p>
<p>Sebagai affiliate marketer anda mesti sanggup merayu pengunjung dengan sales letter. Karena kelangsungan karir affiliate anda ditentukan keberhasilan menjualkan produk. Bukankah begitu?</p>
<p><em>So</em>, jinakkan pengunjung anda dengan sales letter!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/02/27/5-unsur-penting-sales-letter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>81</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Halaman Perayu</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/02/18/membuat-halaman-perayu/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=membuat-halaman-perayu</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/02/18/membuat-halaman-perayu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2008 23:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Affiliate Programs]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate program]]></category>
		<category><![CDATA[halaman perayu]]></category>
		<category><![CDATA[halaman promosi]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[landing page]]></category>
		<category><![CDATA[landing pages]]></category>
		<category><![CDATA[promotion page]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokosusilo.com/2008/02/18/membuat-halaman-perayu/</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Apa itu halaman perayu? Ya, landing pages! Anda merasa asing dengan landing pages? Landing pages atau promotion pages adalah halaman khusus untuk mempromosikan produk yang kita pasarkan. Fungsi halaman ini supaya pengunjung tertarik terhadap produk yang ditawarkan. Lalu melakukan action. Action apa? Ya… jelas tindakan membeli atau memesan produk affiliate yang anda tawarkan dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><img style="width: 139px; height: 140px;" src="http://jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/02/landing-pages2.jpg" alt="halaman perayu" width="150" height="154" align="left" />Apa itu halaman perayu? Ya, <strong>landing pages</strong>!</p>
<p>Anda merasa asing dengan <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/22/11-cara-efektif-mengubah-landing-page/">landing pages</a>?</p>
<p>Landing pages atau promotion pages adalah halaman khusus untuk mempromosikan produk yang kita pasarkan. Fungsi halaman ini supaya pengunjung tertarik terhadap produk yang ditawarkan. Lalu melakukan action.</p>
<p>Action apa?<span id="more-99"></span></p>
<p>Ya… jelas tindakan membeli atau memesan produk affiliate yang anda tawarkan dalam situs web. Atau paling tidak pengunjung meninggalkan emailnya.</p>
<p>Maka, tidak heran banyak yang bilang kalau landing pages itu digunakan untuk promosi yang berbayar. Halaman yang merayu <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/24/membius-pengunjung-dengan-sales-letter/">pengunjung</a> untuk membeli produk anda.</p>
<p>So, anda wajib buat landing pages yang mampu membuat pengunjung penasaran. Agar, pengunjung tidak hanya numpang lewat saja di situs web anda.</p>
<h2>Membuat halaman perayu / landing pages yang menarik</h2>
<p>Banyak hal yang bisa kita letakkan dalam landing pages. Mulai dari informasi mengenai produk tersebut, fitur-fitur dan testimoni pengguna. Soal bentuk, landing pages tidak serumit yang anda bayangkan. Bahkan biasanya hanya berupa navigasi sederhana.</p>
<p>Ok…anda mau tahu bagaimana <strong>halaman perayu /landing pages yang mak nyuss</strong>…?</p>
<p>Yang perlu anda ketahui, dalam landing pages ada empat bagian penting yang tidak boleh dilupakan.</p>
<p><strong>1. Page headline (kepala halaman) dan ringkasan penawaran.<br />
</strong>Page headline dan ringkasan penawaran biasanya dibuat sesuai dengan isi iklan situs web yang pernah dipublikasikan. Dan tentu page headline ini berada di bagian paling atas.</p>
<p>Sedangkan untuk teks penawaran umumnya memiliki ukuran font lebih kecil dari headline. Karena, headline itu sudah memberi penawaran yang cukup jelas. Jadi tidak perlu menonjolkan bagian ringkasan penawaran.</p>
<p><strong>2. Tampilan pendukung<br />
</strong>tampilan pendukung itu bisa berupa gambar dari produk yang ditawarkan situs web anda. Jadi, gambarnya harus menarik! Kalau tidak menarik, mana ada pengunjung yang berminat membeli?</p>
<p>Karena, pembeli itu pasti tidak hanya mementingkan isi produk tapi juga tampilannya. Ya… visual thinking gitu lah. Mata kita kan melihat dari bungkusnya dulu, tidak langsung isinya.</p>
<p>Dan, pastikan saat membuat landing pages ini, anda juga tampilkan link affiliate anda dalam gambar produk.</p>
<p><strong>3. Gambaran tentang keunggulan produk</strong><br />
Sebisa mungkin buat tulisan singkat yang menggambarkan keunggulan produk yang anda pasarkan. Tapi, jangan terlalu panjang. Meski produk anda sangat bagus sekali, sebaiknya jangan berlebihan menyampaikan. Cukup ungkapkan dalam 4-5 baris.</p>
<p>Formatnya bisa anda buat dalam bentuk daftar berurutan. Dan, tebalkan tulisan yang menyatakan keunggulan si produk. Hmmm… dan lagi-lagi jangan lupa untuk menyisipkan link affiliate anda dalam tulisan yang anda buat.</p>
<p><strong>4. Ajakan untuk membeli<br />
</strong>Anda pasti pernah menjumpai tulisan “click here,” “Go,” atau “visit site.” Ya, itu cara yang biasa dipakai dalam situs web untuk mengajak pengunjung melangkah ke bagian situs web yang lain.</p>
<p>Tapi, cara itu kuno, sudah jadul, ketinggalan jaman. Anda bisa membuat kalimat persuasive lain yang lebih “ces pleng” menarik pengunjung. Missal, “download ebook gratis di sini,” atau “ada diskon 50%.”</p>
<p>Nah, sekarang anda siap berkreasi dengan landing pages anda? Jangan terburu-buru. Anda bisa browsing dan melihat-lihat situs web yang memiliki landing pages. Siapa tahu anda dapat inspirasi dari sana. Segera buat halaman perayu  / landing pages web anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/02/18/membuat-halaman-perayu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>147</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

