<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing &#124; JokoSusilo.com &#187; landing page</title>
	<atom:link href="http://www.jokosusilo.com/tag/landing-page/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jokosusilo.com</link>
	<description>Saatnya tekuni bisnis online lebih serius...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<image>
<link>http://www.jokosusilo.com</link>
<url>http://www.jokosusilo.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-41.ico</url>
<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing | JokoSusilo.com</title>
</image>
		<item>
		<title>Memeriksa Kembali Proses Penjualan Bisnis Internet Anda, Adakah yang Perlu Diperbaiki?</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2011/01/12/memeriksa-kembali-proses-penjualan-bisnis-internet-ada-yang-perlu-diperbaiki/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=memeriksa-kembali-proses-penjualan-bisnis-internet-ada-yang-perlu-diperbaiki</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2011/01/12/memeriksa-kembali-proses-penjualan-bisnis-internet-ada-yang-perlu-diperbaiki/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2011 14:36:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Monetization Strategies]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis dari rumah]]></category>
		<category><![CDATA[joko susilo]]></category>
		<category><![CDATA[landing page]]></category>
		<category><![CDATA[proses penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[proses penjualan bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=3249</guid>
		<description><![CDATA[Landing page adalah salah satu pintu uang situs web atau blog anda. Dengan memiliki halaman pendaratan yang efektif, pundi-pundi uang anda akan bertambah. Sebaliknya, landing page yang buruk berpotensi menghilangkan penjualan. Padahal anda sudah susah payah mendatangkan traffik, baik lewat iklan di internet, SEO, atau cara-cara lainnya. Karena itu, anda perlu memeriksa kembali landing page [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Menjadikan Blog sebagai Landing Page" href="http://www.jokosusilo.com/2009/05/07/menjadikan-blog-sebagai-landing-page/" target="_blank"><img class="alignleft size-full wp-image-3250" title="bisnis di rumah" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2011/01/bisnis-di-rumah.jpg" alt="bisnis di rumah" width="140" height="154" />Landing page</a> adalah salah satu pintu uang situs web atau blog anda. Dengan memiliki halaman pendaratan yang efektif, pundi-pundi uang anda akan bertambah. Sebaliknya, landing page yang buruk berpotensi menghilangkan penjualan. Padahal anda sudah susah payah mendatangkan traffik, baik lewat iklan di internet, <a title="link building and seo" href="http://www.jokosusilo.com/category/link-building-and-seo/" target="_blank">SEO</a>, atau cara-cara lainnya.</p>
<p>Karena itu, anda perlu memeriksa kembali landing page anda serta keseluruhan elemen yang menyertainya. Agar lebih jelas, mari kita lihat terlebih dahulu bagaimana konversi penjualan itu terjadi.<span id="more-3249"></span></p>
<p><strong>Pertama, dari mana calon pengunjung datang. </strong>Pengunjung datang ke landing page anda mungkin setelah melihat iklan yang anda pasang. Atau mungkin juga dari hasil pencarian di search engine yang menampilkan landing page anda.</p>
<p>Coba lihat kembali iklan yang anda pasang atau hasil tampilan landing page di search engine. Apakah iklan banner atau iklan teks yang anda pasang cukup menarik untuk diklik? Atau cukup memikatkah hasil search engine tentang landing page anda?</p>
<p>Anda bisa ukur dari hasil klik yang anda terima tersebut. Sejauh mana perbandingan antara iklan yang anda pasang dengan klik yang anda terima. Bila jumlah kliknya terhitung kecil, berarti anda perlu perbaiki kembali iklannya. Hal serupa perlu anda lakukan jika klik dari search engine tidak memuaskan.</p>
<p><strong>Kedua, lihat kembali <a title="5 Unsur Penting Sales Letter " href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/27/5-unsur-penting-sales-letter/" target="_blank">sales letter</a> anda.</strong> Pengunjung yang mengklik kemudian akan tiba di landing page anda. Mereka akan menyimak sales letter anda. Mereka akan menilai kesesuaian antara iklan anda dengan halaman penawaran anda.</p>
<p>Pastikan mereka paham apa yang anda tawarkan, apa manfaatnya dan bagaimana cara memilikinya. Pastikan juga surat penawaran anda menarik untuk disimak. Terapkan AIDA+C  di dalamnya. <em>(Bagi anda yang sudah mempelajari <a title="formulabisnis.com" href="http://formulabisnis.com" target="_blank" rel="nofollow">SMUO Formula Bisnis</a> pasti mengerti apa yang saya maksudkan.)</em></p>
<p><strong>Ketiga, jaring prospek.</strong> Tak semua pengunjung yang datang kemudian langsung mengorder. Untuk itu anda perlu menjaring mereka agar tak lepas begitu saja.</p>
<p>Lihat kembali bagaimana cara anda menjaring prospek tersebut, apakah cara yang anda lakukan atau apa yang anda tawarkan cukup menarik?</p>
<p>Coba lihat kembali ketiga tahapan tersebut pada bisnis internet anda. Evaluasi dan coba lakukan perubahan agar mendapatkan konversi penjualan yang lebih baik.</p>
<p>Salam ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2011/01/12/memeriksa-kembali-proses-penjualan-bisnis-internet-ada-yang-perlu-diperbaiki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>243</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>6 Pertanyaan untuk Landing Page anda</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/02/20/6-pertanyaan-untuk-landing-page-anda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=6-pertanyaan-untuk-landing-page-anda</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/02/20/6-pertanyaan-untuk-landing-page-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2008 12:14:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Affiliate Programs]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate program]]></category>
		<category><![CDATA[formulabisnis]]></category>
		<category><![CDATA[landing page]]></category>
		<category><![CDATA[pertanyaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokosusilo.com/2008/02/20/6-pertanyaan-untuk-landing-page-anda/</guid>
		<description><![CDATA[Saat anda mengunjungi satu situs web affiliate, apakah anda bingung halaman situs ini tergolong landing page atau bukan? Ok, kalau anda masih bingung bagaimana bentuk landing page, silakan buka halaman ini, dia digunakan untuk mengarahkan pengunjung ke situs formulabisnis.com. Seperti itulah yang disebut landing page. Apa anda masih bingung? Gampangnya begini. Jika sebuah halaman situs [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/02/question2.gif" alt="6 pertanyaan utk landing page anda" align="left" />Saat anda mengunjungi satu situs web affiliate, apakah anda bingung halaman situs ini tergolong landing page atau bukan?</p>
<p>Ok, kalau anda masih bingung bagaimana bentuk <strong>landing page</strong>, silakan buka <a rel="nofollow" href="http://www.formulabisnis.com/index30jan08.php" target="_blank">halaman ini</a>, dia digunakan untuk mengarahkan pengunjung ke situs <a title="6 pertanyaan utk landing page anda" rel="nofollow" href="http://www.formulabisnis.com/?id=blogjk" target="_blank">formulabisnis.com.</a> Seperti itulah yang disebut landing page.</p>
<p>Apa anda masih bingung? Gampangnya begini. Jika sebuah halaman situs web berisi keterangan singkat atau review mengenai produk atau <a rel="nofollow" href="http://instanx.com">program</a> tertentu, dan mengarahkan pengunjung kepada produk utama, inilah yang disebut landing page.<span id="more-103"></span></p>
<p>Oya, saya kira tidak perlu menjelaskan bagian-bagian landing page lagi. Tapi tenang…saya masih akan berkutat dengan landing page.</p>
<p>Mengapa? Karena landing page adalah portal pembelian anda. So, ini sangat penting menunjang keberhasilan situs web anda. Landing page yang bagus bisa membujuk hati pengunjung untuk melakukan pembelian.</p>
<p>Yah… sebuah situs web affiliate bisa dikatakan berhasil jika ia mampu menjaring banyak pembeli. Dan… apalagi sih yang perlu anda lakukan dengan landing page situs web affiliate anda agar banyak pembeli?</p>
<p>Pertama, <strong>fokus pada pengunjung!</strong> Anda tidak perlu memikirkan yang macam-macam tentang landing page anda. Fokuskan saja perhatian anda pada pengunjung yang akan datang di situs web anda.</p>
<p>Sama halnya dengan penjualan offline. Kalau ada salesmen yang datang ke rumah, biasanya kita enggan menerima mereka. Meskipun kita tidak harus membeli produk yang mereka tawarkan, kita akan langsung menolak mereka melakukan demo produk.</p>
<p>Kira-kira kenapa ya kita bersikap demikian cuek pada salesmen? Hmmm… mungkin karena kita tidak ingin termakan rayuan mereka dan akhirnya dengan senang hati membeli produk mereka.</p>
<p>Nah, pelajaran yang bisa kita ambil dari kejadian ini? (jadi seperti sekolah ya? J) intinya, orang-orang itu malas kalau mesti membeli (sukanya gratisan! J) Apa lagi kalau membeli barang-barang yang tidak begitu kita butuhkan. Kita biasanya lebih gengsi beli barang di mall daripada dari sales. Anda setuju dengan saya?</p>
<h2>Hal yang musti diperhatikan dalam penyusunan landing page</h2>
<p>Sekarang kita kembali ke pengunjung situs web. Coba kalau kita posisikan diri kita di posisi pengunjung situs kita. Saat kita melihat landing pages, apa yang akan kita lakukan? Mungkin anda akan berpikiran, “ah! Iklan-iklan nggak penting. Aku nggak butuh barang kayak gini kok! Dan, kita akan langsung menutup halaman situs web itu.</p>
<p>Untuk mensiasati hal ini, kita harus membuat landing page yang “mempesona.” Untuk itu kita perlu bertanya pada diri sendiri. Pertanyaan ini tentu untuk mengkritisi landing page yang anda buat.</p>
<ol>
<li>Apa landing page ini sudah cocok seperti ini?</li>
<li>Apa landing page ini sudah seperti yang saya bayangkan sebelumnya?</li>
<li>Kalau saya jadi pengunjung, apa saya akan tertarik dengan produk yang dipromosikan?</li>
<li>Apakah landing page ini sudah terlihat meyakinkan?</li>
<li>Apakah semua keunggulan produk dan testimoni yang saya pasang di situs ini tampak terpercaya?</li>
<li>Kira-kira loading ke halaman ini cepat atau tidak?</li>
</ol>
<p>Ok. Sekarang coba kita lihat landing page kita masing-masing. Dan, ajukan pertanyaan di atas untuk mengkritik diri sendiri.</p>
<p>Hmm.. kira-kira bagaimana jawabannya? Sudahkah anda merasa puas dengan jawaban anda sendiri? Kalau anda bingung bagaimana mengkritik diri sendiri, atau anda tidak puas dengan jawaban sendiri, silakan meminta bantuan orang lain. Anda bisa menginterogasi mereka dengan pertanyaan di atas. Setidaknya, anda bisa mendapat jawaban yang lebih objektif.</p>
<p>So, selamat mengkritik diri sendiri untuk  menghasilkan sebuah landing page yang berkualitas.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/02/20/6-pertanyaan-untuk-landing-page-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>44</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menciptakan landing page yang memukau</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/02/18/buat-landing-page-yang-memukau/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=buat-landing-page-yang-memukau</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/02/18/buat-landing-page-yang-memukau/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 16:26:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Affiliate Programs]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate program]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[landing page]]></category>
		<category><![CDATA[landing pages]]></category>
		<category><![CDATA[loading cepat]]></category>
		<category><![CDATA[testimoni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokosusilo.com/2008/02/18/buat-landing-page-yang-memukau/</guid>
		<description><![CDATA[Apapun yang anda hadapi, jadi affiliate mesti harus terus lanjut dan berjuang untuk menarik mendatangkan banyak traffic dengan menciptakan landing page yang memukau. Anda setuju dengan saya? Kalau iya, anda pasti ingin tahu lebih banyak tentang affiliate program. Benar? Nah, setelah anda mengetahui bagian-bagian dari landing pages, sebaiknya segera cari strategi untuk membuat landing pages [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/02/tips-land-page-copy-1.jpg" alt="Menciptakan landing page yang memukau" width="173" height="164" align="left" /></p>
<p>Apapun yang anda hadapi, jadi<a href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/25/affiliate-program-kunci-sukses-bisnis-internet/"> affiliate</a> mesti harus terus lanjut dan berjuang untuk menarik mendatangkan banyak traffic dengan <strong>menciptakan landing page yang memukau</strong>.</p>
<p>Anda setuju dengan saya? Kalau iya, anda pasti ingin tahu lebih banyak tentang affiliate program. Benar?</p>
<p>Nah, setelah anda mengetahui bagian-bagian dari landing pages, sebaiknya segera cari strategi untuk membuat landing pages yang <em>top markotop</em>.<span id="more-101"></span></p>
<h2>Tips dan trik menciptakan landing page yang memukau</h2>
<p>Membuat landing pages itu ada formulanya. Agar pengunjung mau berlama-lama mampir di situs anda, ada tips dan trik yang harus anda terapkan di landing pages anda.</p>
<p>Ok…saya mau tanya apa anda perlu tips dan trik ini? Kalau jawaban anda iya, anda boleh nyontek tips dan trik itu di bawah ini. Dijamin, landing page anda pasti jadi ciamik! Tentu, kalau anda benar-benar menerapkan semua tips dan trik ini.</p>
<ul>
<li><strong>Buat tampilan yang sederhana<br />
</strong>Meski pengguna internet semakin meningkat dari tahun ke tahun, masih banyak orang yang enggan browsing di internet. Mengapa? Pertama, banyak yang ogah berlama-lama dengan layar monitor. Kedua, berhubungan dengan billing atau tariff internet yang masih mahal.</li>
</ul>
<blockquote><p>Jadi, saat mengakses internet mereka cenderung cepat-cepat dan melihat halaman situs web seperlunya saja. pengunjung tidak akan membuang waktu dan uang hanya untuyk melihat hal yang tidak berguna buat mereka.</p></blockquote>
<blockquote><p>Nah, jika begini bagaimana anda bisa memasarkan produk affiliate anda?</p></blockquote>
<blockquote><p>Inilah perlunya membuat landing pages yang ringan dan sederhana. OK… untuk membuat yang demikian itu mudah. Jangan memasang gambar-gambar yang tidak penting. Ini malah bisa membuat kesan situs web anda terlalu rumit.</p></blockquote>
<blockquote><p>Selain itu, terlalu banyak gambar bisa membuat konsentrasi pengunjung buyar kemana-mana. Jadi, isi halaman ini dengan paragraph pendek yang tulisannya ringan, atau susun produk anda dalam bentuk list (daftar).</p></blockquote>
<blockquote><p>Dengan menampilkan halaman yang sederhana, justru anda bisa memfokuskan mata pengunjung langsung pada produk-produk anda. Selain itu, halaman yang sederhana juga terbukti lebih disukai pengunjung. Mungkin, karena kesannya yang personal.</p></blockquote>
<ul>
<li><strong>Loading yang cepat</strong><br />
Anda mesti ingat, kesempatan anda untuk membetot perhatian pengunjung itu sangat singkat. Jadi, loading halaman ini harus cepat. Kalau loadingnya lama, pengunjung tidak akan toleran. Sebelum halaman anda tampil penuh, mereka sudah undur diri dari situs web anda. “Ah! Males. Loadingnya lama.” Begitu kata pengunjung.</li>
</ul>
<blockquote><p>So, hindari pasang gambar yang tidak penting.</p></blockquote>
<ul>
<li><strong>Sesuaikan headline dan teks penawaran<br />
</strong>Tentunya headline dan teks penawaran harus saling berkaitan dan relevan dengan keyword anda. Dengan cara ini pengunjung tidak akan mudah lupa produk anda.</li>
</ul>
<blockquote><p>Oya, jangan lupa untuk membuat landing page yang berbeda tiap keyword. Meskipun produk yang anda tawarkan dalam setiap landing page itu sama.</p></blockquote>
<blockquote><p>Mengapa anda perlu repot begitu? Karena berdasar pengalaman para top affiliate, cara ini cukup berhasil menaikkan penjualan.</p></blockquote>
<ul>
<li><strong>Tambahkan keterangan gambar (image caption)</strong><br />
Kenapa anda mesti menambahkan keterangan di bawah gambar yang anda pajang? Ternyata, pengunjung itu lebih suka menikmati gambar dari pada tulisan yang panjang. Dan, mereka juga biasanya tertarik pada keterangan gambar (image caption) yang ditampilkan.</li>
</ul>
<blockquote><p>Jadi, agar anda punya lebih banyak waktu bersama pengunjung anda, segera tambahkan caption di gambar yang anda pajang.</p></blockquote>
<ul>
<li><strong>Gunakan testimoni</strong><br />
Anda bisa memajang testimony tentang produk affiliate di situs web anda. Silakan minta ke merchant anda satu yang paling manjur dan asli buatan pembeli produk affiliate anda. Ini bermanfaat untuk membuat pengunjung anda kepincut dan tertarik untuk ikut coba membeli.</li>
<li><strong>Buat variasi landing page</strong><br />
Untuk memperbesar kemungkinan pengunjung membeli produk anda, coba buat variasi landing page. Nah, dari sini anda bisa lihat kira-kira versi landing page mana yang paling banyak menarik pengunjung. So, seterusnya anda bisa pilih versi ini untuk dipajang di situs web anda.</li>
</ul>
<p>Usaha anda membuat landing pages sebaik mungkin pasti tidak akan sia-sia. Karena, landing page yang mampu memukau pengunjung pada akhirnya akan meningkatkan penjualan produk. So, tunggu apa lagi? Segera tunjukkan bagaimana anda dapat menciptakan landing page yang memukau.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/02/18/buat-landing-page-yang-memukau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>60</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Halaman Perayu</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/02/18/membuat-halaman-perayu/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=membuat-halaman-perayu</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/02/18/membuat-halaman-perayu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2008 23:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Affiliate Programs]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate program]]></category>
		<category><![CDATA[halaman perayu]]></category>
		<category><![CDATA[halaman promosi]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[landing page]]></category>
		<category><![CDATA[landing pages]]></category>
		<category><![CDATA[promotion page]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokosusilo.com/2008/02/18/membuat-halaman-perayu/</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Apa itu halaman perayu? Ya, landing pages! Anda merasa asing dengan landing pages? Landing pages atau promotion pages adalah halaman khusus untuk mempromosikan produk yang kita pasarkan. Fungsi halaman ini supaya pengunjung tertarik terhadap produk yang ditawarkan. Lalu melakukan action. Action apa? Ya… jelas tindakan membeli atau memesan produk affiliate yang anda tawarkan dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><img style="width: 139px; height: 140px;" src="http://jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/02/landing-pages2.jpg" alt="halaman perayu" width="150" height="154" align="left" />Apa itu halaman perayu? Ya, <strong>landing pages</strong>!</p>
<p>Anda merasa asing dengan <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/22/11-cara-efektif-mengubah-landing-page/">landing pages</a>?</p>
<p>Landing pages atau promotion pages adalah halaman khusus untuk mempromosikan produk yang kita pasarkan. Fungsi halaman ini supaya pengunjung tertarik terhadap produk yang ditawarkan. Lalu melakukan action.</p>
<p>Action apa?<span id="more-99"></span></p>
<p>Ya… jelas tindakan membeli atau memesan produk affiliate yang anda tawarkan dalam situs web. Atau paling tidak pengunjung meninggalkan emailnya.</p>
<p>Maka, tidak heran banyak yang bilang kalau landing pages itu digunakan untuk promosi yang berbayar. Halaman yang merayu <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/24/membius-pengunjung-dengan-sales-letter/">pengunjung</a> untuk membeli produk anda.</p>
<p>So, anda wajib buat landing pages yang mampu membuat pengunjung penasaran. Agar, pengunjung tidak hanya numpang lewat saja di situs web anda.</p>
<h2>Membuat halaman perayu / landing pages yang menarik</h2>
<p>Banyak hal yang bisa kita letakkan dalam landing pages. Mulai dari informasi mengenai produk tersebut, fitur-fitur dan testimoni pengguna. Soal bentuk, landing pages tidak serumit yang anda bayangkan. Bahkan biasanya hanya berupa navigasi sederhana.</p>
<p>Ok…anda mau tahu bagaimana <strong>halaman perayu /landing pages yang mak nyuss</strong>…?</p>
<p>Yang perlu anda ketahui, dalam landing pages ada empat bagian penting yang tidak boleh dilupakan.</p>
<p><strong>1. Page headline (kepala halaman) dan ringkasan penawaran.<br />
</strong>Page headline dan ringkasan penawaran biasanya dibuat sesuai dengan isi iklan situs web yang pernah dipublikasikan. Dan tentu page headline ini berada di bagian paling atas.</p>
<p>Sedangkan untuk teks penawaran umumnya memiliki ukuran font lebih kecil dari headline. Karena, headline itu sudah memberi penawaran yang cukup jelas. Jadi tidak perlu menonjolkan bagian ringkasan penawaran.</p>
<p><strong>2. Tampilan pendukung<br />
</strong>tampilan pendukung itu bisa berupa gambar dari produk yang ditawarkan situs web anda. Jadi, gambarnya harus menarik! Kalau tidak menarik, mana ada pengunjung yang berminat membeli?</p>
<p>Karena, pembeli itu pasti tidak hanya mementingkan isi produk tapi juga tampilannya. Ya… visual thinking gitu lah. Mata kita kan melihat dari bungkusnya dulu, tidak langsung isinya.</p>
<p>Dan, pastikan saat membuat landing pages ini, anda juga tampilkan link affiliate anda dalam gambar produk.</p>
<p><strong>3. Gambaran tentang keunggulan produk</strong><br />
Sebisa mungkin buat tulisan singkat yang menggambarkan keunggulan produk yang anda pasarkan. Tapi, jangan terlalu panjang. Meski produk anda sangat bagus sekali, sebaiknya jangan berlebihan menyampaikan. Cukup ungkapkan dalam 4-5 baris.</p>
<p>Formatnya bisa anda buat dalam bentuk daftar berurutan. Dan, tebalkan tulisan yang menyatakan keunggulan si produk. Hmmm… dan lagi-lagi jangan lupa untuk menyisipkan link affiliate anda dalam tulisan yang anda buat.</p>
<p><strong>4. Ajakan untuk membeli<br />
</strong>Anda pasti pernah menjumpai tulisan “click here,” “Go,” atau “visit site.” Ya, itu cara yang biasa dipakai dalam situs web untuk mengajak pengunjung melangkah ke bagian situs web yang lain.</p>
<p>Tapi, cara itu kuno, sudah jadul, ketinggalan jaman. Anda bisa membuat kalimat persuasive lain yang lebih “ces pleng” menarik pengunjung. Missal, “download ebook gratis di sini,” atau “ada diskon 50%.”</p>
<p>Nah, sekarang anda siap berkreasi dengan landing pages anda? Jangan terburu-buru. Anda bisa browsing dan melihat-lihat situs web yang memiliki landing pages. Siapa tahu anda dapat inspirasi dari sana. Segera buat halaman perayu  / landing pages web anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/02/18/membuat-halaman-perayu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>147</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

