<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing &#124; JokoSusilo.com &#187; pemasaran produk</title>
	<atom:link href="http://www.jokosusilo.com/tag/pemasaran-produk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jokosusilo.com</link>
	<description>Saatnya tekuni bisnis online lebih serius...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<image>
<link>http://www.jokosusilo.com</link>
<url>http://www.jokosusilo.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-41.ico</url>
<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing | JokoSusilo.com</title>
</image>
		<item>
		<title>Penawaran adalah Inti Bisnis Internet Anda</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/04/27/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/04/27/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 16:32:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing and Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran produk]]></category>
		<category><![CDATA[penawaran bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[promosi online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=1093</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Siapa menanam, dia menuai,” demikian kata sebuah pepatah. Pepatah ini mungkin sudah sering kita dengar dan sampai saat ini tetap kita akui kebenarannya. Hukum menanam dan menuai adalah hukum alamiah. Seorang petani tak bisa langsung panen kalau belum pernah menanam. Begitupun anda sebagai internet marketer, anda akan sulit mendapatkan pembeli bila tak pernah melakukan penawaran. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1099" title="penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/04/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda.jpg" alt="" width="135" height="117" />&#8220;Siapa menanam, dia menuai,” demikian kata sebuah pepatah. Pepatah ini mungkin sudah sering kita dengar dan sampai saat ini tetap kita akui kebenarannya.</p>
<p>Hukum menanam dan menuai adalah hukum alamiah. Seorang petani tak bisa langsung panen kalau belum pernah menanam. Begitupun anda sebagai <a title="4 Sikap yang Wajib Anda Miliki untuk Menjadi Internet Marketer yang Sukses" href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/04/4-sikap-yang-wajib-anda-miliki-untuk-menjadi-internet-marketer-yang-sukses/" target="_blank">internet marketer</a>, anda akan sulit mendapatkan pembeli bila tak pernah melakukan penawaran.</p>
<p><span id="more-1093"></span><strong>Ciri marketer sukses</strong> adalah rajin membuat penawaran. Ia rajin membuat rencana marketing dan meng-ACTION-kannya untuk mendapat pelanggan baru.</p>
<p>Memang marketer profesi yang memerlukan konsep. Anda tak bisa bekerja sembarangan, tapi harus dengan rencana yang jelas. Dan berbagai perencanaan marketing itu pada akhirnya berujung pada penawaran. Penawaran harus masuk dalam segenap aktivitas anda karena ini menyangkut denyut nadi bisnis internet anda.</p>
<p>Banyak orang menganggap remeh aktivitas menawarkan. Padahal penawaran adalah inti bisnis apapun. Tanpa ada penawaran, permintaan sulit untuk datang. Tanpa penawaran, konsumen tak akan pernah tahu apa yang anda pasarkan.</p>
<p>Tidak sedikit juga yang malu untuk menawarkan sesuatu. Padahal sama sekali tak ada yang memalukan dengan aktivitas tersebut. Kegiatan tersebut sangat biasa. Tak ubahnya saat anda masih kecil dan merengek-rengek pada orangtua untuk membelikan balon atau mengajak berlibur ke suatu tempat. Seperti juga saat orangtua mengiming-imingi membawakan oleh-oleh untuk anak yang akan ditinggalnya keluar rumah.</p>
<p>Oh ya bicara soal anak, mari kita ikut mengucap syukur atas kelahiran putra kedua Mas <a title="blog rekan bisnis Dadang Firdaos" href="http://rekbisnis.blogspot.com/" target="_blank" rel="nofollow">Dadang Firdaos</a> pada tanggal 24 April lalu . Semoga menjadi putra yang soleh dan berbakti pada orangtua. Selamat Mas Dadang! <img src='http://www.jokosusilo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kembali ke penawaran, bagaimana cara menawarkan?</p>
<p>Ada beberapa kegiatan yang bisa anda tempuh untuk melakukan penawaran. Yang paling lazim di bisnis internet adalah dengan <a title="Buat Landing Page yang Memukau" href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/18/buat-landing-page-yang-memukau/" target="_blank">membuat landing page</a>, mengirim <a title="4 Rahasia Email Marketing yang Teruji Membuat Produk Anda Laris" href="http://www.jokosusilo.com/2008/11/10/4-rahasia-email-marketing-yang-teruji-membuat-produk-anda-laris/" target="_blank">email marketing</a>, lewat review blog seperti dilakukan <a title="Review Formula Bisnis DjengTaTha" href="http://www.djengtatha.com/review-formula-bisnis.html" target="_blank" rel="nofollow">DjengTaTha</a>, dan beriklan. Di luar itu, <a title="Inilah 10 Aktivitas dan Promosi Offline Efektif untuk Mendorong Kesuksesan Bisnis Internet Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/12/27/inilah-10-aktivitas-dan-promosi-offline-efektif-untuk-mendorong-kesuksesan-bisnis-internet-anda/" target="_blank">promosi offline</a> patut pula dicoba.</p>
<p>Menawarkan produk adalah kegiatan yang harus diprioritaskan oleh setiap marketer. Mereka boleh sibuk melakukan berbagai kegiatan, tapi membuat penawaran tidak boleh ditinggalkan.</p>
<p>Kalau bisa setiap aktivitas yang dijalankan, disisipi pesan penawaran. Misalkan saja saat sedang mengirim email dengan teman, tak ada salahnya menyisipkan produk-produk yang anda promosikan. Atau bisa juga saat SMS-an, mencantumkan alamat blog atau situs web anda. Bisa pula saat ngobrol bersama teman, anda ceritakan bisnis yang anda jalankan. Sederhana kan?</p>
<p>Prioritaskan aktivitas marketing. Sekalipun rasanya kegiatan itu bentuknya sepele seperti di atas, namun saya yakin hasilnya mendatangkan <a title="Langkah-Langkah Kecil yang Menghasilkan Keuntungan Luar Biasa (Bagian 3)" href="http://www.jokosusilo.com/2008/04/10/langkah-langkah-kecil-yang-menghasilkan-keuntungan-luar-biasa-bagian-3/" target="_blank">keuntungan luar biasa</a>.</p>
<p>Anda tak perlu khawatir kegiatan anda akan sia-sia. Seorang petani tak pernah khawatir tanamannya mati jika merawatnya dengan baik. Anda juga harus yakin penawaran anda akan berhasil. Asal anda melakukannya dengan baik, penawaran anda pasti berhasil. Ada ribuan calon pelanggan menunggu penawaran anda. Buatlah penawaran terbaik dan yakinlah mereka segera menjadi pelanggan setia anda.</p>
<p>Salam ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/04/27/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>282</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tipe Marketer Seperti Apa Anda?</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/04/02/tipe-marketer-seperti-apa-anda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tipe-marketer-seperti-apa-anda</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/04/02/tipe-marketer-seperti-apa-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 13:15:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing and Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[jenis penjual]]></category>
		<category><![CDATA[jenis-jenis pemasar]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran produk]]></category>
		<category><![CDATA[tipe marketer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=1013</guid>
		<description><![CDATA[Marketer adalah ujung tombak sebuah bisnis. Tanpa adanya marketer yang handal, sebaik apapun produknya, bisa jadi tak laris diserap pasar. Karena itu para marketer termasuk yang paling sering mendapat perhatian dalam sebuah bisnis. Sebab kelangsungan sebuah bisnis bergantung pada para marketer. Nah, marketer sendiri banyak macamnya. Mereka memiliki sifat dan karakteristiknya masing-masing. Di sini dikategorikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/04/tipe-marketer-seperti-apa-anda.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1017" title="tipe-marketer-seperti-apa-anda" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/04/tipe-marketer-seperti-apa-anda.jpg" alt="" width="147" height="147" /></a>Marketer adalah ujung tombak sebuah bisnis. Tanpa adanya <a title="Bagaimana Menjadi Affiliate Marketer yang Andal" href="http://www.jokosusilo.com/2008/06/19/bagaimana-menjadi-affiliate-marketer-yang-andal/" target="_blank">marketer yang handal</a>, sebaik apapun produknya, bisa jadi tak laris diserap pasar. Karena itu para marketer termasuk yang paling sering mendapat perhatian dalam sebuah bisnis. Sebab kelangsungan sebuah bisnis bergantung pada para marketer.</p>
<p>Nah, marketer sendiri banyak macamnya. Mereka memiliki sifat dan karakteristiknya masing-masing. Di sini dikategorikan ke dalam enam tipe marketer. Mau tahu apa saja?</p>
<p><span id="more-1013"></span>Berikut enam jenis marketer tersebut:</p>
<ol>
<li><strong>Tipe pedagang keliling.</strong> Ini merupakan jenis marketer yang hanya membawakan produknya kepada konsumen, tanpa peduli apa yang mereka butuhkan atau inginkan. Biasanya, marketer jenis ini lebih banyak bicara sendiri tanpa memperhatikan kebutuhan atau keinginan prospek.</li>
<li><strong>Tipe perengek.</strong> Tipe marketer seperti ini biasanya lebih menonjolkan dirinya daripada produknya. Mereka akan merayu habis-habisan bahkan terkadang berlebihan, seperti misalnya sampai merengek-rengek.</li>
<li><strong>Tipe pasif.</strong> Marketer tipe ini biasanya sangat pasif dan cenderung tertutup. Jarang melakukan pendekatan kepada prospek. Dalam pikirannya, kalau prospek butuh pastinya akan membeli sendiri, tanpa perlu ditawari. Karena jarang melakukan pendekatan, maka hubungan yang dibangun kurang interaktif. Tipe marketer ini sebenarnya ingin melakukan pendekatan. Cuma kadang terhalang karena kurang percaya diri. Sehingga merasa malu jika menawarkan produknya.</li>
<li><strong>Tipe penyerang lawan.</strong> Biasanya marketer jenis ini suka melakukan tindakan tak terpuji. Seperti menjelek-jelekkan produk kompetitor. Cara yang dilakukan mulai dari yang paling halus sampai yang paling jahat. Contoh mengembuskan isu tak sedap. Harapannya, ketika saingan telah habis, maka produknya yang akan menggantikan.</li>
<li><strong>Tipe rata-rata.</strong> Tipe marketer ini mungkin yang paling banyak. Yakni marketer yang mengkombinasikan antara menjual produk dengan menjual dirinya. Sayangnya, teknik penawarannya terlalu standar atau kurang inovatif.</li>
<li><strong>Tipe professional.</strong> Tipe marketer ini memperluas pandangan si prospek. Marketer menunjukkan kepada prospek bahwa dia menjual solusi untuk mengatasi sebuah masalah. Marketer tipe ini biasanya mendekati prospek dengan cara menggali kebutuhan atau keinginan propek. Baru ketika problem spesifik si prospek ditemukan, ditawarkan <a title="Bisnis Internet: Solusi Sederhana untuk Kebebasan Finansial Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/09/bisnis-internet-solusi-sederhana-untuk-kebebasan-finansial-anda/" target="_blank">solusinya</a>.  Setelah penjualan terjadi pun, marketer profesional, akan terus menjaga hubungan baik dengan customernya.Kelebihannya lagi, marketer professional biasanya memiliki <strong><a title="Memompa Kemajuan Bisnis Internet dengan Kreativitas Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/18/memompa-kemajuan-bisnis-internet-dengan-kreativitas-anda/" target="_blank">kreativitas tinggi</a></strong>. Sehingga sekalipun cara yang dilakukan sudah umum dilakukan banyak marketer, namun berkat kreativitasnya, mampu membuat cara yang biasa tersebut menjadi tak biasa.Contoh, umpamanya cara lazim promosi produk adalah dengan beriklan atau promosi baik di koran atau televisi. Tung Desem Waringin mempromosikan bukunya dengan menyebarkan uang dari udara.<br />
Marketer professional sadar bahwa jika mereka mampu melakukan hal-hal yang mungkin sudah biasa namun dengan cara yang tak biasa, maka dia akan menarik perhatian banyak orang.</li>
</ol>
<p>Bagaimana pendapat anda? Kalau menurut anda tipe marketer apa yang terbaik?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/04/02/tipe-marketer-seperti-apa-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>562</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Langkah Sederhana Membuat Penjualan Produk (atau Layanan) Anda Laris Manis</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/12/04/3-langkah-sederhana-membuat-penjualan-produk-atau-layanan-anda-laris-manis/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=3-langkah-sederhana-membuat-penjualan-produk-atau-layanan-anda-laris-manis</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/12/04/3-langkah-sederhana-membuat-penjualan-produk-atau-layanan-anda-laris-manis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 04:42:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing and Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[calon konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu marketing]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[marketer]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran produk]]></category>
		<category><![CDATA[penawaran produk]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan produk]]></category>
		<category><![CDATA[sales]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=537</guid>
		<description><![CDATA[Anda punya produk, tapi sulit untuk menjualnya. Betul begitu? Tenang. Terimalah terlebih dulu kenyataan ini. Yang penting anda tidak sampai berputus asa dan selalu ACTION untuk mengatasinya. Yakinlah selalu ada jalan keluar untuk setiap persoalan anda. Menjual di zaman sekarang lebih rumit. Karena boleh dikata setiap orang sebenarnya telah menjelma menjadi marketer. Sehingga persaingan begitu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-539" title="3-langkah-sederhana-membuat-penjualan-produk-atau-layanan-anda-laris-manis" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/12/3-langkah-sederhana-membuat-penjualan-produk-atau-layanan-anda-laris-manis.jpg" alt="" width="174" height="196" />Anda punya <a title="4 Panduan Mudah Membuat Produk Informasi untuk Newbie" href="http://www.jokosusilo.com/2008/11/17/4-panduan-mudah-membuat-produk-informasi-untuk-newbie/" target="_blank">produk</a>, tapi sulit untuk menjualnya. Betul begitu? Tenang. Terimalah terlebih dulu kenyataan ini. Yang penting anda tidak sampai berputus asa dan selalu ACTION untuk mengatasinya. Yakinlah selalu ada jalan keluar untuk setiap persoalan anda.</p>
<p>Menjual di zaman sekarang lebih rumit. Karena boleh dikata setiap orang sebenarnya telah menjelma menjadi marketer. Sehingga persaingan begitu sengit dengan limpahan produk yang tak terkendali. Tapi tak perlu khawatir. Kali ini saya ungkap langkah-langkah mudah dan teruji membuat penjualan produk anda laris manis. Apa sajakah itu? Mari kita simak bersama&#8230; <span id="more-537"></span></p>
<p>Tadi saya katakan kalau setiap orang sebenarnya telah menjelma menjadi marketer. Ya, memang betul begitu! Bukan cuma sales yang biasa datang dari rumah ke rumah, yang disebut marketer. Tapi apapun yang anda geluti sekarang, pada hakikatnya anda adalah marketer.</p>
<p>Kalau anda ahli komputer, maka anda me-marketing-kan keahlian komputer anda agar mendapatkan konsumen. Jika anda karyawan bagian teknik yang sama sekali tak ada kaitannya dengan bagian marketing sekalipun, anda sebetulnya tetap mengemban fungsi marketing dalam tugas anda. Misal ambil contoh pekerjaan anda tak beres dan membuat klien perusahaan anda tak puas. Apa akibatnya?</p>
<p>Jelas dengan mudah klien itu memvonis kalau perusahaan tempat anda bekerja tak bagus, dan klien itu mungkin hengkang ke perusahaan lainnya. Masih untung kalau klien tersebut tutup mulut. Tapi kalau klien itu koar-koar kepada perusahaan lainnya, maka alamat buruk bagi masa depan perusahaan anda. So?</p>
<p>Yah, maka memiliki kemampuan marketing amat penting bagi siapapun. Apalagi bagi anda yang berkecimpung di <a title="Bisnis Internet: Solusi Sederhana untuk Kebebasan Finansial Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/09/bisnis-internet-solusi-sederhana-untuk-kebebasan-finansial-anda/" target="_blank">bisnis internet</a>. Mutlak hal ini harus dimiliki. Nah, kini saya sampaikan langkah-langkah pendekatan menjual produk (atau layanan) anda agar laris manis.</p>
<p><strong>1. Komunikasi pertama kali menjadi kunci.<br />
</strong>Saat berhubungan pertama kali dengan calon konsumen anda, biasanya anda langsung mencoba menawarkan produk anda. Bahkan dengan cara yang menggebu-gebu. Ini keliru! Yang pertama anda lakukan harusnya membuat mereka merasa nyaman terlebih dulu dengan kehadiran anda. Calon konsumen biasanya langsung memasang “tameng” begitu tahu anda mencoba menawarkan sesuatu. Bagaimana mereka mau membeli, kalau kehadiran anda saja membuat mereka tak nyaman?</p>
<p>Kuncinya jalin hubungan dengan mereka dulu. Sering kirim email, kontak lewat YM, atau SMS bisa memperkuat hubungan anda.</p>
<p><strong>2. Cari apa yang membuat mereka tertarik.<br />
</strong>Cobalah mengidentifikasikan diri anda dengan mereka. Cari kesamaan antara anda dan calon konsumen anda. Apa yang paling membuat mereka berminat? Gunakan minat mereka itu sebagai jalur pendekatan hubungan personal dan marketing anda.</p>
<p><strong>3. Tawarkan<br />
</strong>Akhirnya, tawarkan produk atau layanan anda. Tak perlu takut ditolak. Penolakan itu hal yang wajar. Dan kemungkinan yang anda terima dari penawaran memang hanya dua, kalau tidak ditolak, berarti ya di terima. Penawaran anda pun tak harus menggebu-gebu seperti penjual obat di pasar. <a title="Berjualan secara Diam-Diam: Teknik Baru untuk Mendongkrak Hasil Bisnis Internet Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/10/04/berjualan-secara-diam-diam-teknik-baru-untuk-mendongkrak-hasil-bisnis-internet-anda/" target="_blank">Tapi bisa sangat halus.</a> Misalnya, anda cukup bercerita kalau memakai produk tersebut dan merasakan manfaatnya. Mudah kan?</p>
<p>Oh iya, yang penting lagi jangan pernah bosan melakukan penawaran. Karena biasanya jarang penjualan yang langsung berhasil pada penawaran pertama. Bahkan ada yang baru pada penawaran keempat atau kelima bisa berhasil.</p>
<p>Tiga langkah di atas merupakan dasar marketing. Praktekkanlah agar anda bisa segera mencicipi hasilnya. Baca juga <a title="Inilah 10 Rahasia Menjual Produk Lebih Cepat" href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/15/inilah-10-rahasia-menjual-produk-lebih-cepat/" target="_blank">10 cara menjual produk lebih cepat!</a></p>
<p>Salam ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/12/04/3-langkah-sederhana-membuat-penjualan-produk-atau-layanan-anda-laris-manis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>157</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>4 Panduan Mudah Membuat Produk Informasi untuk Newbie</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/11/17/4-panduan-mudah-membuat-produk-informasi-untuk-newbie/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=4-panduan-mudah-membuat-produk-informasi-untuk-newbie</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/11/17/4-panduan-mudah-membuat-produk-informasi-untuk-newbie/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 17:39:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Newbie Start here]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate program]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[buat produk]]></category>
		<category><![CDATA[cari produk]]></category>
		<category><![CDATA[ebook gratis]]></category>
		<category><![CDATA[internet business]]></category>
		<category><![CDATA[newbie]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran produk]]></category>
		<category><![CDATA[pembuatan produk]]></category>
		<category><![CDATA[produk informasi]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[strategi marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[Tanyakan pada semua pengguna internet, “apa yang anda cari saat berselancar di internet?” saya yakin 100% pasti mereka mencari informasi. Internet ibarat gudang data yang menyimpan apapun yang diinginkan orang. Apapun yang ingin anda ketahui pasti ada di sini. Maka, tak heran kalau bisnis internet yang ramai dan selamanya ramai ya bisnis produk informasi. Kalau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-488" title="4-panduan-mudah-membuat-produk-informasi-untuk-newbie" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/11/4-panduan-mudah-membuat-produk-informasi-untuk-newbie.jpg" alt="" width="156" height="155" />Tanyakan pada semua pengguna internet, “apa yang anda cari saat berselancar di internet?” saya yakin 100% pasti mereka mencari informasi. Internet ibarat gudang data yang menyimpan apapun yang diinginkan orang. Apapun yang ingin anda ketahui pasti ada di sini.</p>
<p>Maka, tak heran kalau bisnis internet yang ramai dan selamanya ramai ya bisnis produk informasi. Kalau anda ingin jadi <a title="3 Langkah Mudah Menjadi Pebisnis Internet Profesional " href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/19/3-langkah-mudah-menjadi-pebisnis-internet-profesional/" target="_blank">pebisnis internet</a>, pertama kali cobalah memasarkan produk informasi. Karena pangsa pasarnya sudah jelas. Ya, semua orang yang mengunjungi anda bisa jadi calon pelanggan anda.</p>
<p>Tapi, bagaimana caranya? Mudahkah membuat produk informasi?<span id="more-487"></span></p>
<p>Jelas mudah! Produk informasi bisa berbentuk ebook, software, audio video, dan produk digital lainnya yang bisa dijual dan dikirim melalui Internet. Anda cuma perlu tahu bagaimana cara membuatnya. Dan, ada beberapa tahapan yang perlu anda lakukan sebelum membuat produk informasi. Ini dia jawabannya…</p>
<ol>
<li><strong>Lakukan riset.</strong> <a title="3 Langkah Taktis Lakukan Riset Pasar" href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/31/3-langkah-taktis-lakukan-riset-pasar/" target="_blank">Riset</a> ini berkaitan dengan riset <a title="Kata Kunci: Penentu Kesuksesan Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/01/kata-kunci-penentu-kesuksesan-anda/" target="_blank">keyword</a>, forum, blog, iklan dan semua masalah yang anda hadapi. Jika anda ingin membuat ebook. Tentu anda ingin mencari tema ebook apa yang paling dicari di internet. Riset keyword bisa menjawab kesulitan anda tentang tema ebook anda. Anda juga harus cari tahu isu-isu di sekitar produk yang ingin anda buat. Siapa saja pesaing anda dan apa saja yang sering dipermasalahkan pembeli atas produk sejenis produk anda. Dan, jangan lupa untuk membeli produk pesaing anda. Dari sana anda bisa lihat kelebihan dan kekurangan mereka. Setelah anda lakukan survei, cek ulang semua hasil survei. Dan, tanyakan kembali apakah anda benar-benar bisa fokus di produk ini? Pastikan tujuan apa yang ingin anda capai dengan produk ini. Apakah anda ingin membantu para peminat bisnis internet, anda hanya ingin nama anda diakui sebagai pebisnis internet, anda hanya ingin membangun traffic, atau anda hanya ingin meraih direct dan indirect profit? Juga, pelajari baik-baik apakah anda yakin anda bisa meraih niche (ceruk) tersendiri? Jika jawabnya iya, silakan anda memulai membuat produk.</li>
<li><strong>Menulis ebook.</strong> Menulis ebook tidaklah sesulit yang anda bayangkan. Luangkan waktu beberapa hari untuk memfokuskan pikiran anda. Buat outline apa saja yang ingin anda curahkan dalam ebook anda. Selama bahan yang anda kumpulkan sudah komplet, anda tidak akan kesulitan menulis. Kalau anda merasa kurang bisa menulis, silakan baca dulu buku pedoman menulis. Silakan cari ciri khas tulisan yang akan anda pasang di book anda. Setiap penulis memiliki gaya masing-masing. Nah, anda juga perlu punya gaya. Tapi, jangan lantas berhenti pada satu gaya dan format. Anda bisa mencari format yang paling baik untuk ebook dan diri anda.</li>
<li><strong>Membuat hak cipta digital, sistem pembayaran, dan model bisnis anda.</strong> Pastikan orang-orang tidak bisa bebas mengkopi produk anda. Hanya mereka yang beli saja yang bisa menggunakan produk anda. Untuk sistem pembayaran, silakan pilih yang paling pas untuk anda. Pastikan semua orang mudah membeli produk anda. Dan, untuk model bisnis, anda bisa memilih mana yang paling anda sukai. Apakah <a title="Affiliate Program: Kunci Sukses Bisnis Internet" href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/25/affiliate-program-kunci-sukses-bisnis-internet/" target="_blank">affiliate program</a> atau membership? Tapi, kebanyakan produk informasi dijual dengan <a title="9 Langkah Memilih Affiliate Program yang Tepat" href="http://www.jokosusilo.com/2008/03/09/9-langkah-memilih-affiliate-program-yang-tepat/" target="_blank">program affiliate</a>.</li>
<li><strong>Strategi marketing.</strong> Untuk strategi marketing saya sudah sering sekali membahasnya dalam blog. Tentu anda harus membuat blog agar anda bisa mempublikasikan produk anda sendiri. Aktif di forum dan membahas topik-topik yang berkaitan dengan produk anda. Jangan lupa sering-sering menulis artikel, terutama sebelum produk anda launching. Menangkan kepercayaan pengunjung anda. Dan, sebarkan iklan. Ciptakan brand anda sendiri. Bila perlu, lakukan <a title="Joint Venture: Cara Sukses Melipatgandakan Hasil Bisnis Internet" href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/02/joint-venture-cara-sukses-melipatgandakan-hasil-bisnis-internet/" target="_blank">joint venture</a> dengan pebisnis lain. Selama anda mendapat keuntungan dari joint venture ini, kenapa tidak ada lakukan? Tulislah sales copy terbaik, bujuk semua orang agar mau membeli produk anda. Dan satu hal yang tidak boleh anda remehkan. Ini tentang pemberian nama produk. Banyak yang kesulitan memberi nama untuk produk mereka. Kadang, ebook sudah jadi, nama belum ada.</li>
</ol>
<p>Nah, untuk mengatasi kesulitan ini, saya punya beberapa tips. Ini dia…</p>
<ul>
<li>Riset dulu nama-nama produk pesaing anda yang berada di posisi top rank.</li>
<li>Cari nama yang belum pernah ada di page rank manapun. Bahkan, jangan gunakan nama yang mirip dengan yang sudah ada. Agar, produk anda tidak dikaitkan dengan produk tersebut.</li>
<li>Buatlah nama yang pendek.</li>
<li>Nama produk anda harus mudah diingat dan mudah diucapkan.</li>
<li>Gunakan domain “.com.” Sebab nama domain “.com” lebih mudah diingat semua orang.</li>
<li>Buatlah nama produk yang sekaligus bisa dijadikan keyword. Jika produk anda adalah keyword yang paling banyak digunakan, otomatis anda mudah melakukan SEO (search engine optimization).</li>
</ul>
<p>Sekarang apalagi kesulitan anda? Segera buat produk dan <a title="Pasarkan Produk yang Anda Suka" href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/28/pasarkan-produk-yang-anda-suka/" target="_blank">pasarkan</a>! Tak ada kesulitan selama ada kemauan. Yang penting, ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/11/17/4-panduan-mudah-membuat-produk-informasi-untuk-newbie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>247</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

