<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing &#124; JokoSusilo.com &#187; pikiran negatif</title>
	<atom:link href="http://www.jokosusilo.com/tag/pikiran-negatif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jokosusilo.com</link>
	<description>Saatnya tekuni bisnis online lebih serius...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<image>
<link>http://www.jokosusilo.com</link>
<url>http://www.jokosusilo.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-41.ico</url>
<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing | JokoSusilo.com</title>
</image>
		<item>
		<title>Musuh Terbesar dalam Diri Kita</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/04/12/musuh-terbesar-dalam-diri-kita/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=musuh-terbesar-dalam-diri-kita</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/04/12/musuh-terbesar-dalam-diri-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 15:01:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Goal Setting]]></category>
		<category><![CDATA[joko susilo penipu?]]></category>
		<category><![CDATA[mental pebisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran negatif]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran positif]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=1055</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang mungkin menyangka kalau kondisi yang sedang dihadapi sekarang merupakan akibat dari perbuatan orang lain. Misalnya mungkin sampai saat ini hidup pas-pasan akibat kondisi ekonomi orangtua yang dulunya tak mapan. Atau contoh lainnya misalkan hasil ujian sekolah buruk karena kawan tak mau meminjami contekan. Pendeknya kita kerap menyalahkan banyak hal di luar diri kita. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1057" title="musuh-terbesar-dalam-diri-kita" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/04/musuh-terbesar-dalam-diri-kita.jpg" alt="" width="126" height="172" />Banyak orang mungkin menyangka kalau kondisi yang sedang dihadapi sekarang merupakan akibat dari perbuatan orang lain. Misalnya mungkin sampai saat ini hidup pas-pasan akibat kondisi ekonomi orangtua yang dulunya tak mapan. Atau contoh lainnya misalkan hasil ujian sekolah buruk karena kawan tak mau meminjami contekan.</p>
<p>Pendeknya kita kerap menyalahkan banyak hal di luar diri kita. Padahal, persoalan terbesarnya justru terdapat dalam diri kita sendiri. Apakah itu?</p>
<p><span id="more-1055"></span>Musuh terbesar kita sebetulnya adalah <strong><a title="Bagaimana Menghindari Jebakan Pikiran Negatif dan Melampauinya?" href="http://www.jokosusilo.com/2008/11/14/bagaimana-menghindari-jebakan-pikiran-negatif-dan-melampauinya/" target="_blank">pikiran negatif</a></strong> yang bersarang dalam pikiran kita. Saat kesulitan atau hambatan muncul, pikiran negatif itu mulai bekerja menghembuskan pikiran-pikiran buruk, mencari-cari pembenarannya, dan berujung pada sebuah penilaian atau bahkan penghakiman.</p>
<p>Umpamanya:</p>
<ul>
<li>“Oh wajar dia lekas naik pangkat karena dekat dengan si Bos.”</li>
<li>“Oh pantas dia cepat berhasil, karena kata-katanya yang muluk-muluk dan bombastis.”</li>
<li>“Oh lumrah saya tak sukses, orang itu menghalangi kesuksesan saya.”</li>
</ul>
<p>Adakah kalimat yang familiar dengan anda? Semoga tidak&#8230;</p>
<p>Semua penilaian bermula dari pikiran kita. Di setiap kondisi yang tak diharapkan, pikiran negatif tersebut akan memuntahkan kalimat-kalimat pembenaran yang mungkin sementara membuat anda “senang” karena memuaskan ego anda, namun sama sekali tak membantu mengubah hidup anda menjadi lebih baik.</p>
<p>Pikiran itu ibarat sopir yang menyetir dan mengarahkan kemana langkah anda selanjutnya. Andaikan anda mencari sopir, pastinya anda tak akan mencari sopir yang ugal-ugalan dan suka melanggar lalu lintas. Anda pastinya lebih memilih sopir yang patuh peraturan dan bertatakrama dalam berkendara sehingga membuat anda sampai ke tujuan dengan selamat.</p>
<p>Boleh saja anda membantah dan kembali menolak. Tapi sejatinya jika kita ingin mengubah diri kita menjadi lebih baik: <strong>mengapa kita fokus pada hal yang tidak kita inginkan dan bukan pada hal yang kita inginkan?</strong></p>
<p>Jika anda ingin memperbaiki sepeda anda yang rusak, mengapa anda kalang kabut dengan sepeda orang lain yang baik-baik saja. Apakah dengan begitu sepeda anda akan kembali baik dengan sendirinya? Saya jamin tidak!</p>
<p>Itulah pentingnya mentalitas positif. Dari mental positif perubahan dalam hidup kita bermula. Lebih detailnya silakan baca kembali <a title="Bagaimana Keyakinan Membawa Kesuksesan" href="http://ariefmaulana.com/2009/03/bagaimana-keyakinan-membawa-kesuksesan/" target="_blank" rel="nofollow">Bagaimana Keyakinan Membawa Kesuksesan</a> di blog Mas Arief Maulana.</p>
<p>Jika anda memikirkan hal positif dan fokus pada yang anda inginkan, lebih mudah bagi anda mencapainya. Sebaliknya, jika anda fokus pada hal-hal yang tak anda inginkan, bisa jadi hal negatif itu mendekati diri anda. Logikanya sederhana. <strong>Jika anda fokus pada sesuatu yang tak anda inginkan, bisa jadi anda abai terhadap apa yang anda inginkan</strong>.</p>
<p>Mungkin anda bertanya kenapa pikiran negatif berbahaya? Disadari atau tidak, pikiran negatif bisa melemahkan diri anda, menghancurkan kepercayaan diri anda, membuat anda suka menyalahkan diri sendiri dan mungkin orang lain, membuat hidup seolah begitu berat untuk dijalani, serta yang terburuk berdampak membuat anda kehilangan harapan.</p>
<p>Sebaliknya bila anda memenuhi pikiran anda dengan <a title="Pentingnya Mental Positif dalam Bisnis Internet" href="http://www.jokosusilo.com/2009/01/11/pentingnya-mental-positif-dalam-bisnis-internet/" target="_blank">pikiran positif</a>, saya percaya wajah anda akan lebih cerah, anda lebih bersemangat untuk ACTION, anda merasa lebih kuat dan memiliki hidup yang layak diperjuangkan, dan anda masih memiliki harapan bahwa esok atau lusa hidup anda akan semakin baik, semakin baik, dan semakin baik.</p>
<p>Intinya adalah dalam pikiran kita. Kekuatan pikiran disebut <a title="The Power of Mind, Kunci Utama Kesuksesan Anda" href="http://solusi-sukses.blogspot.com/2009/01/power-of-mind-kunci-utama-kesuksesan.html" target="_blank" rel="nofollow">Mas Wellsen</a> sebagai kunci utama kesuksesan anda.</p>
<p>Apakah anda masih mau mengisi pikiran kita dengan berbagai pikiran negatif yang menghancurkan diri sendiri? Atau memenuhi pikiran kita dengan hal-hal positif yang membuat kita menjalani hidup lebih optimis setiap hari dan <a title="Satu-Satunya Pembeda Antara Pemenang dan Pecundang" href="http://www.jokosusilo.com/2009/03/13/satu-satunya-pembeda-antara-pemenang-dan-pecundang/" target="_blank">bertindak menuju sukses</a>?</p>
<p>Salam ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/04/12/musuh-terbesar-dalam-diri-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>432</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Mental Positif dalam Bisnis Internet</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/01/11/pentingnya-mental-positif-dalam-bisnis-internet/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pentingnya-mental-positif-dalam-bisnis-internet</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/01/11/pentingnya-mental-positif-dalam-bisnis-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 17:50:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Self Improvement]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[mental negatif]]></category>
		<category><![CDATA[mental positif]]></category>
		<category><![CDATA[negative thinking]]></category>
		<category><![CDATA[orang sukses]]></category>
		<category><![CDATA[peluang]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran negatif]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran positif]]></category>
		<category><![CDATA[positive ACTION]]></category>
		<category><![CDATA[positive feeling]]></category>
		<category><![CDATA[positive thinking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=650</guid>
		<description><![CDATA[Bila anda diminta memilih antara mental positif dan mental negatif, manakah yang anda pilih? Maukah anda setiap hari mengumpati nasib diri anda dan membuat dunia terasa begitu gelap dan mengerikan? Bahkan mungkin menyalahkan diri anda sendiri yang telah hadir di dunia? Saya harap tidak. Dalam bisnis dan terutama hidup anda, mental positif berperan sangat penting. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-653" title="pentingnya-mental-positif-dalam-bisnis-internet" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/01/pentingnya-mental-positif-dalam-bisnis-internet.jpg" alt="mental positif" width="121" height="168" />Bila anda diminta memilih antara mental positif dan mental negatif, manakah yang anda pilih? Maukah anda setiap hari mengumpati nasib diri anda dan membuat dunia terasa begitu gelap dan mengerikan? Bahkan mungkin menyalahkan diri anda sendiri yang telah hadir di dunia?</p>
<p>Saya harap tidak.</p>
<p>Dalam bisnis dan terutama hidup anda, <strong>mental positif berperan sangat penting</strong>. Mental positif akan melahirkan pikiran positif, hati positif, dan tindakan positif. Semuanya akan membuat hari-hari anda lebih berbahagia. Sampai akhirnya <a title="Di Saat Uang Sudah Bukan Segalanya Lagi" href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/20/di-saat-uang-sudah-bukan-segalanya-lagi/" target="_blank">kesuksesan sejati</a> yang anda upayakan tercapai.  <span id="more-650"></span></p>
<p>Saya tahu, tak selalu keinginan kita bisa tercapai. Kadang mungkin kita merasa dunia begitu kejam. Banyak keinginan kita, tapi tak semuanya bisa kesampaian. Kita ingin ini itu tapi kok rasanya ada saja halangan dan rintangan yang membentang.</p>
<p>Dalam kondisi seperti ini, mental negatif mudah muncul. Segala aneka <a title="Bagaimana Menghindari Jebakan Pikiran Negatif dan Melampauinya?" href="http://www.jokosusilo.com/2008/11/14/bagaimana-menghindari-jebakan-pikiran-negatif-dan-melampauinya/" target="_blank">pikiran negatif</a> mudah bersarang. Yang kemudian melahirkan tindakan-tindakan negatif. Dalam iklim negatif, kita mudah kehilangan fokus. Kita kehilangan arah apa yang semestinya kita perbuat. Kita jadi memandang segala sesuatu dari sisi yang melulu negatif. Ketika mental negatif telah menguasai diri kita, kita akan sulit untuk memperbaiki diri. Kita sulit untuk melihat ke dalam diri sendiri. Kita lebih suka untuk menyalahkan. Dan tindakan yang kita lakukan kerap tak logis dan tak produktif.</p>
<p>Padahal kalau kita mau amati, orang-orang sukses pastilah bermental positif. Sukses yang mereka raih berawal dari mental positif. Mental positif membuat mereka menjadi pribadi yang positif, menjadi penuh percaya diri, gigih dan full ACTION untuk berjuang mencapai cita-citanya.</p>
<p>Orang bermental positif selalu dipenuhi dengan perkataan “ya saya bisa!”. Walau kegagalan mungkin terjadi, mereka tak menganggapnya sebagai ujian yang harus dihindari. Tapi harus dilewati demi mencapai tujuan hidupnya.</p>
<h2>Lalu bagaimana membangun mental positif?</h2>
<ol>
<li><strong>Miliki Tujuan yang Positif.</strong> Tetapkan tujuan positif anda di awal. Saat anda mulai berniat melangkah, anda harus telah <a title="Apa Tujuan Anda Berbisnis Online?" href="http://www.jokosusilo.com/2008/12/11/apa-tujuan-anda-berbisnis-online/" target="_blank">memiliki tujuan</a>. Karena tujuan itu yang akan memandu ACTION anda.</li>
<li><strong>Tumbuhkan pikiran positif.</strong> Bila tujuan positif telah dipancangkan, selanjutnya tumbuhkan pikiran positif. Misalnya contoh sederhana dengan mengatakan kata-kata positif. Seperti “ya saya bisa!”, “ya saya sukses!”, “ya saya bahagia!” dst. Ucapkan itu secara rutin. Niscaya mental positif anda akan makin kokoh. Dan pikiran negatif enggan menempel pada benak anda.</li>
<li><strong>Rawat perasaan positif anda.</strong> Penuhi perasaan anda dengan hal positif. Meski mungkin yang anda alami sama sekali tak mengenakkan, tapi coba cari hal positif apa yang terkandung dari kejadian itu. Dan rasakanlah&#8230; Karena perasaan yang positif melahirkan kebahagiaan. Serta melatih kesabaran seperti yang dikatakan <a title="Pentingnya Sebuah Kesabaran" rel="nofollow" href="http://yanuar-motivasibisnis.blogspot.com/2009/01/pentingnya-sebuah-kesabaran.html" target="_blank">Mas Yanuar</a>.</li>
<li><strong>Lakukan ACTION positif anda.</strong> Buat segala aktivitas anda bernuansa positif. Yang mengandung kebaikan. Dengan melakukannya secara konsisten, saya yakin tujuan yang telah anda tetapkan di awal bakal tercapai.</li>
</ol>
<p>Anda bebas memilih mental apa yang ingin anda peluk. Kalaupun anda memilih mental negatif, saya hanya bisa berharap bukan hasil negatif yang didapat.</p>
<p>Sedang kalau anda memilih bermental positif, anda harus berkomitmen membangunnya. Dengan bermental positif, kita diajak belajar menemukan hal positif dalam segala masalah hidup kita. Berupaya mengubah persoalan menjadi peluang atau rintangan menjadi kesempatan.</p>
<p>Mari tanamkan mental positif dalam hidup kita, Never Stop ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/01/11/pentingnya-mental-positif-dalam-bisnis-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>273</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menghindari Jebakan Pikiran Negatif dan Melampauinya?</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/11/14/bagaimana-menghindari-jebakan-pikiran-negatif-dan-melampauinya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bagaimana-menghindari-jebakan-pikiran-negatif-dan-melampauinya</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/11/14/bagaimana-menghindari-jebakan-pikiran-negatif-dan-melampauinya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 04:47:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Self Improvement]]></category>
		<category><![CDATA[akibat pikiran negatif]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[joko susilo]]></category>
		<category><![CDATA[negative thinking]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab pikiran negatif]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran negatif]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran positif]]></category>
		<category><![CDATA[positive thinking]]></category>
		<category><![CDATA[tanggung jawab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=478</guid>
		<description><![CDATA[Betapa sering kita terbelenggu oleh jebakan pikiran negatif. Selalu saja ada suara-suara yang menahan diri kita untuk melakukan perubahan yang lebih baik. Seolah kondisi yang kita alami saat ini merupakan warisan atau bahkan takdir yang tak akan pernah bisa diubah. Bila saat ini hidup kita pas-pasan, maka selamanya begitulah. Apakah betul begitu? Mengapa pikiran negatif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-480" title="bagaimana-menghindari-jebakan-pikiran-negatif-dan-melampauinya" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/11/bagaimana-menghindari-jebakan-pikiran-negatif-dan-melampauinya.jpg" alt="" width="126" height="139" />Betapa sering kita terbelenggu oleh jebakan pikiran negatif. Selalu saja ada suara-suara yang menahan diri kita untuk melakukan <a title="Tentukan Target Anda Sekarang!" href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/17/tentukan-target-anda-sekarang/" target="_blank">perubahan yang lebih baik</a>. Seolah kondisi yang kita alami saat ini merupakan warisan atau bahkan takdir yang tak akan pernah bisa diubah. Bila saat ini hidup kita pas-pasan, maka selamanya begitulah.</p>
<p>Apakah betul begitu? Mengapa pikiran negatif sangat kuat mencengkram otak kita setiap kita berniat berubah? Benarkah otak kita telah di-setting untuk mengedepankan kecurigaan bin was-was terhadap segala bentuk perubahan?<span id="more-478"></span></p>
<p>Sebelumnya saya ingin cerita. Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan seorang teman.  Lama tak jumpa, penampilannya berubah drastis. Beberapa tahun lalu, tubuhnya ‘subur’ dengan penampilan mewah. Hidup lebih dari standar orang kebanyakan.</p>
<p>Tapi saat bertemu, tubuhnya jauh lebih kurus dengan penampilan yang tidak lagi ‘wah’. Wajahnya penuh dengan kemuraman. Dia cerita kalau usahanya tengah mengalami kerugian sampai akhirnya harus ditutup dan meninggalkan hutang yang begitu besar.</p>
<p>Mengapa ia bisa menjadi seperti itu? Ia cerita bahwa dulu saat usahanya masih berjaya, ia kerap dilanda pikiran negatif.  Bahwa suatu saat usahanya akan menurun dan bangkrut. Sampai akhirnya hal itu benar-benar menjadi kenyataan.</p>
<p>Dia kemudian berkata lagi,”Sebetulnya saya tahu kalau pikiran negatif tidak menghasilkan manfaat apa-apa. Saya juga paham kalau saya adalah tuan bagi pikiran saya. Jadi saya bebas memilih pikiran positif atau negatif yang ada dalam otak saya. Tapi sampai sekarang saya tak bisa menghentikan pikiran negatif selalu muncul pada diri saya. Bagaimana cara mengatasinya Jok?”</p>
<p>Mendengar pertanyaan tersebut saya agak tertegun. Kawan saya ini sepertinya sudah tahu penyebabnya. Tapi selalu dan selalu ia tak bisa menghindar dari jebakan pikiran negatif.</p>
<p>Dari perjumpaan dengan kawan saya itu saya banyak belajar. Ya, betapa kita mudah sekali terperangkap dengan aneka pikiran negatif. Meski mungkin kita sudah tahu bahwa hal itu tak akan membawa banyak manfaat bagi diri kita. Tapi sering kita tak kuasa menolaknya hadir. Saat dalam kondisi-kondisi tertentu, pikiran negatif tiba-tiba saja menelusup masuk ke dalam pikiran kita. Dan kita baru sadar beberapa saat setelahnya.</p>
<p>Mengapa seseorang bisa terjangkit pikiran negatif? Bisa karena pengalaman buruk. Mungkin dulu pernah mengalami hal yang mirip yang membuatnya takut untuk kembali melangkah karena takut <a title="Kegagalan Bukan Akhir dari Segalanya" href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/17/kegagalan-bukan-akhir-dari-segalanya/" target="_blank">kegagalan</a> serupa terjadi.</p>
<p>Pengalaman buruk menjadi pemicu kuat pikiran negatif tetap tertahan dalam pikiran. Bila kita tak bisa mendobrak pengalaman buruk itu, bisa jadi bukan saja pikiran negatif tak akan pernah hengkang dari pikiran. Tapi bahkan akan terus bertahan dan kekal selamanya dalam diri anda.</p>
<p>Pikiran negatif itu bisa memicu kecanduan. Jika anda terus menjaga pikiran negatif dalam tubuh anda, maka tubuh anda akan terbiasa untuk membutuhkannya. Akibatnya segala hal akan mudah anda lihat dari kacamata negatif.</p>
<p>Kenapa anda terjebak dalam pikiran negatif dan sulit keluar darinya? Karena kita mudah memilihnya sebagai pikiran yang paling nyaman (mungkin) bersemayam dalam pikiran kita. Keburukan lebih mudah kita temukan dibanding kebaikan. Apalagi memilih pikiran positif kerap melahirkan tanggung jawab, sedangkan memilih pikiran negatif tidak.</p>
<p>Misalkan dalam <a title="6 Langkah Menyusun Perencanaan Bisnis Internet: Panduan Mudah Buat Si Newbie " href="http://www.jokosusilo.com/2008/11/03/6-langkah-menyusun-perencanaan-bisnis-internet-panduan-mudah-buat-si-newbie/" target="_blank">memulai bisnis internet</a>. Saat kita tahu bahwa bisnis ini juga butuh kesungguhan dan kerja keras, kita jadi enggan untuk melakukannya. Dan berbagai pernyataan negatif—sebagai perwujudan pikiran negatif—mudah keluar dari mulut kita. Sebab <strong>kita enggan untuk bertanggung jawab!</strong></p>
<p>Anda masih punya kebebasan untuk memilih pikiran apa yang akan anda pasang di otak anda. Mari mulailah menerima dan memeluk tanggung jawab atas hidup anda.</p>
<p>Kalau anda saat ini sedang sedih, hal itu karena anda yang membuatnya sedih. Jika ada masalah yang tengah menghalangi kita, kita bertanggung jawab untuk menyelesaikannya. Jika seseorang membutuhkan anda, maka anda berkewajiban membantunya. Kalau saya ingin punya kawan, maka saya harus menarik dan mengundang mereka agar nyaman bersama saya. Kalau saya benci dengan keadaan saya saat ini yang penuh dengan kekurangan, maka saya harus segera mengakhirinya.</p>
<p>Sebab, <a title="Sukses Berawal dari Keseriusan" href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/08/sukses-berawal-dari-keseriusan/" target="_blank">sukses tak datang begitu saja</a> pada diri anda. Tapi <strong>karena anda yang mengusahakannya.</strong></p>
<p>Mengeluh adalah bentuk penolakan tanggung jawab. Dan sikap menyalahkan orang lain hanyalah cara lain untuk menjauhkan diri anda dari tanggung jawab.</p>
<p>Bila di waktu mendatang anda kembali terjebak dalam pikiran negatif, STOP dan tanyakan pada diri anda apakah anda ingin menghindar dari tanggung jawab atas kenyataan yang anda hadapi. Atau mengijinkan ‘sedikit’ sikap tanggung jawab tinggal pada diri anda. Sehingga anda <a title="Kemauan Anda Menentukan Kesuksesan Anda " href="http://www.jokosusilo.com/2008/08/07/kemauan-anda-menentukan-kesuksesan-anda/" target="_blank">mau bertindak</a> untuk mengubah kehidupan anda menjadi lebih baik.</p>
<p>Mari bertanggung jawab terhadap pikiran dan hidup kita!</p>
<p>PS: Simak pula kesaksian <a title="Marketing itu Asyik!" href="http://motivasiarief.blogspot.com/2008/07/marketing-itu-asyik.html" target="_blank" rel="nofollow">Mas Arief</a> tentang asyiknya dunia internet marketing.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/11/14/bagaimana-menghindari-jebakan-pikiran-negatif-dan-melampauinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>200</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

