<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing &#124; JokoSusilo.com &#187; promosi online</title>
	<atom:link href="http://www.jokosusilo.com/tag/promosi-online/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jokosusilo.com</link>
	<description>Saatnya tekuni bisnis online lebih serius...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<image>
<link>http://www.jokosusilo.com</link>
<url>http://www.jokosusilo.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-41.ico</url>
<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing | JokoSusilo.com</title>
</image>
		<item>
		<title>Penawaran adalah Inti Bisnis Internet Anda</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/04/27/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/04/27/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 16:32:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing and Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran produk]]></category>
		<category><![CDATA[penawaran bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[promosi online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=1093</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Siapa menanam, dia menuai,” demikian kata sebuah pepatah. Pepatah ini mungkin sudah sering kita dengar dan sampai saat ini tetap kita akui kebenarannya. Hukum menanam dan menuai adalah hukum alamiah. Seorang petani tak bisa langsung panen kalau belum pernah menanam. Begitupun anda sebagai internet marketer, anda akan sulit mendapatkan pembeli bila tak pernah melakukan penawaran. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1099" title="penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/04/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda.jpg" alt="" width="135" height="117" />&#8220;Siapa menanam, dia menuai,” demikian kata sebuah pepatah. Pepatah ini mungkin sudah sering kita dengar dan sampai saat ini tetap kita akui kebenarannya.</p>
<p>Hukum menanam dan menuai adalah hukum alamiah. Seorang petani tak bisa langsung panen kalau belum pernah menanam. Begitupun anda sebagai <a title="4 Sikap yang Wajib Anda Miliki untuk Menjadi Internet Marketer yang Sukses" href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/04/4-sikap-yang-wajib-anda-miliki-untuk-menjadi-internet-marketer-yang-sukses/" target="_blank">internet marketer</a>, anda akan sulit mendapatkan pembeli bila tak pernah melakukan penawaran.</p>
<p><span id="more-1093"></span><strong>Ciri marketer sukses</strong> adalah rajin membuat penawaran. Ia rajin membuat rencana marketing dan meng-ACTION-kannya untuk mendapat pelanggan baru.</p>
<p>Memang marketer profesi yang memerlukan konsep. Anda tak bisa bekerja sembarangan, tapi harus dengan rencana yang jelas. Dan berbagai perencanaan marketing itu pada akhirnya berujung pada penawaran. Penawaran harus masuk dalam segenap aktivitas anda karena ini menyangkut denyut nadi bisnis internet anda.</p>
<p>Banyak orang menganggap remeh aktivitas menawarkan. Padahal penawaran adalah inti bisnis apapun. Tanpa ada penawaran, permintaan sulit untuk datang. Tanpa penawaran, konsumen tak akan pernah tahu apa yang anda pasarkan.</p>
<p>Tidak sedikit juga yang malu untuk menawarkan sesuatu. Padahal sama sekali tak ada yang memalukan dengan aktivitas tersebut. Kegiatan tersebut sangat biasa. Tak ubahnya saat anda masih kecil dan merengek-rengek pada orangtua untuk membelikan balon atau mengajak berlibur ke suatu tempat. Seperti juga saat orangtua mengiming-imingi membawakan oleh-oleh untuk anak yang akan ditinggalnya keluar rumah.</p>
<p>Oh ya bicara soal anak, mari kita ikut mengucap syukur atas kelahiran putra kedua Mas <a title="blog rekan bisnis Dadang Firdaos" href="http://rekbisnis.blogspot.com/" target="_blank" rel="nofollow">Dadang Firdaos</a> pada tanggal 24 April lalu . Semoga menjadi putra yang soleh dan berbakti pada orangtua. Selamat Mas Dadang! <img src='http://www.jokosusilo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kembali ke penawaran, bagaimana cara menawarkan?</p>
<p>Ada beberapa kegiatan yang bisa anda tempuh untuk melakukan penawaran. Yang paling lazim di bisnis internet adalah dengan <a title="Buat Landing Page yang Memukau" href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/18/buat-landing-page-yang-memukau/" target="_blank">membuat landing page</a>, mengirim <a title="4 Rahasia Email Marketing yang Teruji Membuat Produk Anda Laris" href="http://www.jokosusilo.com/2008/11/10/4-rahasia-email-marketing-yang-teruji-membuat-produk-anda-laris/" target="_blank">email marketing</a>, lewat review blog seperti dilakukan <a title="Review Formula Bisnis DjengTaTha" href="http://www.djengtatha.com/review-formula-bisnis.html" target="_blank" rel="nofollow">DjengTaTha</a>, dan beriklan. Di luar itu, <a title="Inilah 10 Aktivitas dan Promosi Offline Efektif untuk Mendorong Kesuksesan Bisnis Internet Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/12/27/inilah-10-aktivitas-dan-promosi-offline-efektif-untuk-mendorong-kesuksesan-bisnis-internet-anda/" target="_blank">promosi offline</a> patut pula dicoba.</p>
<p>Menawarkan produk adalah kegiatan yang harus diprioritaskan oleh setiap marketer. Mereka boleh sibuk melakukan berbagai kegiatan, tapi membuat penawaran tidak boleh ditinggalkan.</p>
<p>Kalau bisa setiap aktivitas yang dijalankan, disisipi pesan penawaran. Misalkan saja saat sedang mengirim email dengan teman, tak ada salahnya menyisipkan produk-produk yang anda promosikan. Atau bisa juga saat SMS-an, mencantumkan alamat blog atau situs web anda. Bisa pula saat ngobrol bersama teman, anda ceritakan bisnis yang anda jalankan. Sederhana kan?</p>
<p>Prioritaskan aktivitas marketing. Sekalipun rasanya kegiatan itu bentuknya sepele seperti di atas, namun saya yakin hasilnya mendatangkan <a title="Langkah-Langkah Kecil yang Menghasilkan Keuntungan Luar Biasa (Bagian 3)" href="http://www.jokosusilo.com/2008/04/10/langkah-langkah-kecil-yang-menghasilkan-keuntungan-luar-biasa-bagian-3/" target="_blank">keuntungan luar biasa</a>.</p>
<p>Anda tak perlu khawatir kegiatan anda akan sia-sia. Seorang petani tak pernah khawatir tanamannya mati jika merawatnya dengan baik. Anda juga harus yakin penawaran anda akan berhasil. Asal anda melakukannya dengan baik, penawaran anda pasti berhasil. Ada ribuan calon pelanggan menunggu penawaran anda. Buatlah penawaran terbaik dan yakinlah mereka segera menjadi pelanggan setia anda.</p>
<p>Salam ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/04/27/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>282</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memadukan Teknik Marketing Soft Selling dan Hard Selling di Bisnis Internet Anda</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/03/28/memadukan-teknik-marketing-soft-selling-dan-hard-selling-di-bisnis-internet-anda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=memadukan-teknik-marketing-soft-selling-dan-hard-selling-di-bisnis-internet-anda</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/03/28/memadukan-teknik-marketing-soft-selling-dan-hard-selling-di-bisnis-internet-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2009 14:29:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing and Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis di internet]]></category>
		<category><![CDATA[cara promosi di internet]]></category>
		<category><![CDATA[marketing anda advertising]]></category>
		<category><![CDATA[menjual di internet]]></category>
		<category><![CDATA[promosi online]]></category>
		<category><![CDATA[teknik marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=993</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu, dalam posting 3 Tips Sukses Berjualan (Apapun) lewat Blog sempat saya singgung mengenai teknik marketing soft selling di blog. Saya agak terlupa karena sebelumnya belum pernah membahas ini. Karena itu pada posting ini saya coba bahas mengenai hard selling dan soft selling di bisnis internet. Mari kita mulai&#8230; Teknik Marketing Soft Selling [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-995" title="memadukan-teknik-marketing-soft-selling-dan-hard-selling-di-bisnis-internet-anda" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/03/memadukan-teknik-marketing-soft-selling-dan-hard-selling-di-bisnis-internet-anda.jpg" alt="Memadukan Teknik Marketing Soft Selling dan Hard Selling di Bisnis Internet Anda" width="134" height="134" />Beberapa waktu lalu, dalam posting <a title="3 Tips Sukses Menjual (Apapun) lewat Blog" href="http://www.jokosusilo.com/2009/03/20/3-tips-sukses-menjual-apapun-lewat-blog/" target="_blank">3 Tips Sukses Berjualan (Apapun) lewat Blog</a> sempat saya singgung mengenai <strong>teknik marketing soft selling </strong>di blog. Saya agak terlupa karena sebelumnya belum pernah membahas ini. Karena itu pada posting ini saya coba bahas mengenai <strong>hard selling</strong> dan <strong>soft selling</strong> di bisnis internet.</p>
<p>Mari kita mulai&#8230;</p>
<h2><span id="more-993"></span>Teknik Marketing Soft Selling dan Hard Selling</h2>
<p>Hard sell dan soft sell merupakan istilah dunia marketing dan periklanan. Hard sell merujuk pada cara berpromosi yang menyampaikan pesan marketing secara langsung. Contohnya adalah iklan, baik di koran, majalah, televisi, internet, atau papan reklame yang ada di pinggir-pinggir jalan. Khusus di bisnis internet yang menawarkan produk informasi, <strong>hard sell biasa dilakukan lewat <a title="8 Headline Sales Letter Paling Menjual Sepanjang Masa" href="http://www.jokosusilo.com/2009/02/22/8-headline-sales-letter-paling-menjual-sepanjang-masa/" target="_blank">sales letter</a>.</strong></p>
<p>Kebalikannya, soft sell berarti cara promosi yang dilakukan secara halus atau tak menyampaikan promosi secara langsung. Tujuan soft selling, meminjam perkataan <a title="Trik Promosi Yang Pertama Kali Saya Lakuan Dan Langsung Membuahkan Hasil" rel="nofollow" href="http://msantika.com/2009/03/10/trik-promosi-yang-pertama-kali-saya-lakuan-dan-langsung-membuahkan-hasil" target="_blank">Mas Irwan</a>, lebih menekankan tumbuhnya kepercayaan dan terjalinnya hubungan yang nyaman dengan konsumen. Syukur-syukur jika kemudian bisa dialirkan menjadi sebuah penjualan.</p>
<p>Dalam dunia nyata, penerapan soft selling bisa diamati misalnya dalam acara Kick Andy. Di sana, setiap akhir acara dibagikan buku kepada para penonton. Tanpa harus mengajak langsung agar membeli buku tersebut, penonton sangat mungkin tergerak ingin tahu apa isi buku tersebut. <strong>Kalau di internet, soft selling sangat tepat diterapkan di blog.</strong></p>
<p>Ada yang mengatakan kalau saat ini teknik soft selling lebih ampuh dibanding hard selling. Alasannya karena soft selling lebih bersifat persuasif sehingga lebih mudah untuk <a title="Sentuhan Personal: Penting untuk Membuat Konsumen Anda Loyal" href="http://www.jokosusilo.com/2008/12/30/sentuhan-personal-penting-untuk-membuat-konsumen-anda-loyal/" target="_blank">menyentuh hati konsumen</a>. Kalau menurut saya, keduanya efektif memerankan perannya masing-masing.</p>
<p>Bisa dibayangkan kan kalau tak ada iklan yang berisi pesan yang jelas. Target market bisa kebingungan menangkap apa maksud promosinya. Sebaliknya kalau melulu menggunakan hard selling, bisa jadi target market langsung kabur.</p>
<p>Kalau diamati hard selling dan soft selling juga berbeda efeknya. Kalau hard sell, efeknya lebih bersifat cepat atau secara vulgar istilahnya “take it or leave it!” Sedangkan soft selling biasanya berlangsung lebih lama dan harus dijalankan secara terus menerus. Begitu konsumen memiliki hubungan erat dengan anda, maka dia akan menjadi konsumen potensial anda.</p>
<p>Karena itu, menurut saya yang terbaik adalah mengkombinasikan teknik hard sell dan soft sell. Sebab, dilihat dari sisi konsumen pun, sebagian konsumen lebih tertarik dengan pendekatan soft selling. Sebagian lagi lewat hard selling. Atau bisa karena kedua pendekatan ini. Contohnya, ini terjadi pada <a title="Blog Pak Soelaiman Wiria-Atmadja" rel="nofollow" href="http://lehmannsblog.com" target="_blank">Pak Soelaiman Wiria-Atmadja</a> yang saya haturkan rasa hormat mendalam karena semangat belajarnya yang luar biasa. (Kutipan kalimat di blog beliau “Never Too Late to Get Yourself Improved!” mengajak kita untuk selalu ACTION.)</p>
<p>Jadi, memadukan teknik marketing hard sell dan soft sell menurut saya adalah yang terbaik. Hard sell di sales letter, dan soft sell di blog. Dari kedua teknik marketing ini, kuncinya lagi adalah <a title="Bagaimana Cara Menjual Cita-Cita dan Harapan kepada Target Market" href="http://www.jokosusilo.com/2008/06/28/bagaimana-cara-menjual-cita-cita-dan-harapan-kepada-target-market/" target="_blank">kenali target market</a> anda dan ketahui jalur komunikasi apa yang paling tepat untuk setiap konsumen.</p>
<p>Mengenai teknik marketing ini, bagaimana menurut anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/03/28/memadukan-teknik-marketing-soft-selling-dan-hard-selling-di-bisnis-internet-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>379</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Membuat Brand Produk Anda Menjadi Top of Mind di Benak Konsumen?</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/02/12/bagaimana-membuat-brand-produk-anda-menjadi-top-of-mind-di-benak-konsumen/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bagaimana-membuat-brand-produk-anda-menjadi-top-of-mind-di-benak-konsumen</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/02/12/bagaimana-membuat-brand-produk-anda-menjadi-top-of-mind-di-benak-konsumen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 06:39:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing and Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[brand produk]]></category>
		<category><![CDATA[identitas brand]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu marketing]]></category>
		<category><![CDATA[market share]]></category>
		<category><![CDATA[pasar internet]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[promosi offline]]></category>
		<category><![CDATA[promosi online]]></category>
		<category><![CDATA[top of mind]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=794</guid>
		<description><![CDATA[Dalam ilmu marketing ada istilah “top of mind”. Top of mind maksudnya brand produk yang nancap nomer satu di benak konsumen. Ketika orang menyebut nama umum produk tersebut, yang langsung kita ingat adalah brand tersebut. Contoh, dulu ketika menyebut sepeda motor, top of mind-nya adalah Honda. Sekarang Yamaha juga lumayan sukses menjadi top of mind. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/02/bagaimana-membuat-brand-produk-anda-menjadi-top-of-mind-di-benak-konsumen.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-796" title="bagaimana-membuat-brand-produk-anda-menjadi-top-of-mind-di-benak-konsumen" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/02/bagaimana-membuat-brand-produk-anda-menjadi-top-of-mind-di-benak-konsumen.jpg" alt="Bagaimana Membuat Brand Produk Anda Menjadi Top of Mind di Benak Konsumen? " width="101" height="117" /></a>Dalam <a title="Marketing dan Advertising" href="http://www.jokosusilo.com/category/marketing-and-advertising/" target="_blank">ilmu marketing</a> ada istilah <strong>“top of mind”</strong>. Top of mind maksudnya brand produk yang nancap nomer satu di benak konsumen. Ketika orang menyebut nama umum produk tersebut, yang langsung kita ingat adalah brand tersebut. Contoh, dulu ketika menyebut sepeda motor, top of mind-nya adalah Honda. Sekarang Yamaha juga lumayan sukses menjadi top of mind.</p>
<p>Nah mengenai top of mind itulah yang akan kita bahas kali ini. Bagaimana membuat <a title="3 Langkah Sederhana Membuat Penjualan Produk (atau Layanan) Anda Laris Manis" href="http://www.jokosusilo.com/2008/12/04/3-langkah-sederhana-membuat-penjualan-produk-atau-layanan-anda-laris-manis/" target="_blank">produk anda</a> menancap menjadi top of mind di benak konsumen. Mari kita mulai saja…</p>
<h2><span id="more-794"></span>Sering kali top of mind berkaitan dengan market share atau penguasaan pasar. <strong></strong></h2>
<p><strong>Sebuah brand produk yang menguasai pasar biasanya menjadi top of mind.</strong> Karena itu, pemilik produk biasanya selalu berusaha menggenjot penjualan. Maka beragam cara promosi dilancarkan. Target market dibombardir dengan promosi dari segala arah.</p>
<p>Kalau di bisnis internet, promosi online berbayar lewat iklan PPC, <a title="Promosi Gratis Mampu Mendongkrak Popularitas Produk Anda secara Luar Biasa" href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/24/promosi-gratis-mampu-mendongkrak-popularitas-produk-anda-secara-luar-biasa/" target="_blank">promosi gratis</a>, dan <a title="Bagaimana Mempromosikan Blog agar Mendatangkan Duit Melimpah" href="http://www.jokosusilo.com/2008/03/24/bagaimana-mempromosikan-blog-agar-mendatangkan-duit-melimpah/" target="_blank">promosi lewat blog </a>dilancarkan. Bukan itu saja, <a title="Inilah 10 Aktivitas dan Promosi Offline Efektif untuk Mendorong Kesuksesan Bisnis Internet Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/12/27/inilah-10-aktivitas-dan-promosi-offline-efektif-untuk-mendorong-kesuksesan-bisnis-internet-anda/" target="_blank">promosi offline</a> pun ikut dirambah. Belum cukup? <a title="http://www.jokosusilo.com/2009/02/10/seo-dasar-untuk-blog-yang-wajib-anda-tahu-bagian-2/" href="http://www.jokosusilo.com/2009/02/10/seo-dasar-untuk-blog-yang-wajib-anda-tahu-bagian-2/" target="_blank">Teknik SEO</a> pun diperdalam agar bisa merajai hasil pencarian di search engine.</p>
<p>Maka benar apa kata <a title="  Blog: Apakah Blog Penting Untuk Kita?" rel="nofollow" href="http://mashengky.com/blog/blog-apakah-blog-penting-untuk-kita.html" target="_blank">Mas Hengky</a> kalau menjadi pebisnis internet butuh banyak amunisi dan jurus. Tidak cukup tahu blogging saja, namun juga ilmu copywriting, dan lainnya. Namun enaknya itu semua bisa dipelajari sambil menekuni bisnis internet yang resikonya boleh dibilang relatif kecil. Makin lama kita menggeluti bisnis internet, makin dalam ilmu yang kita miliki.</p>
<p>Di samping lewat promosi, <strong>pencapaian top of mind sebuah brand produk berkaitan dengan kemampuan membangun hubungan yang kuat dengan konsumen</strong>.</p>
<p>Interaksi dengan konsumen kembali menjadi syarat mutlak. Ibaratnya pemilik produk seolah selalu berada di samping konsumen.</p>
<h3>Namun kedua upaya tadi bisa kurang berhasil mencapai top of mind bila tak didukung kuatnya identitas brand. Berikut ini beberapa kriteria yang patut anda pertimbangkan ketika memilih identitas brand produk anda:</h3>
<ul>
<li><strong>Mudah diingat</strong>. Kalau bisa sekali mendengar/membaca, konsumen langsung ingat brand produk anda. Karena itu, brand produk sebaiknya tak terlalu panjang. Pemilihan nama brand produk sama pentingnya seperti saat anda <a title="Memilih Nama Domain yang Memikat" href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/06/memilih-nama-domain-yang-memikat/" target="_blank">memilih nama domain situs web</a>.</li>
<li><strong>Berkaitan.</strong> Brand produk anda berkaitan dengan produk yang anda tawarkan. Misalnya produk anda untuk menghilangkan masuk angin, brand-nya ada embel-embel kata “angin”-nya. Tujuannya juga untuk memudahkan konsumen menghubungkan brand anda dengan masalah yang sedang anda hadapi.</li>
<li><strong>Fleksibel.</strong> Artinya brandnya bisa terus dikembangkan. Selalu terbuka kemungkinan memperbaiki produk anda secara terus-menerus. Cara ini juga dimaksudkan untuk  menjaga eksistensi produk anda.</li>
</ul>
<p>Nah, untuk menjadi top of mind <strong>mulailah dengan membuat identitas brand yang kuat</strong> lalu lakukan kedua upaya tadi. Yaitu <strong>menggenjot promosi</strong> dan <strong>menguatkan hubungan dengan konsumen</strong>.</p>
<p>Baiklah… bagaimana menurut anda? Silakan sampaikan komentar anda dan mari kita diskusikan.</p>
<p>Oh ya, kalau top of mind untuk reseller <a title="Formula Bisnis" rel="nofollow" href="http://www.FormulaBisnis.com" target="_blank">FormulaBisnis</a> siapa ya? <img src='http://www.jokosusilo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/02/12/bagaimana-membuat-brand-produk-anda-menjadi-top-of-mind-di-benak-konsumen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>327</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inilah 6 Cara Meriset Pasar agar Bisnis Internet Anda Berjalan Lebih Lancar</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/01/15/inilah-6-cara-meriset-pasar-agar-bisnis-internet-anda-berjalan-lebih-lancar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=inilah-6-cara-meriset-pasar-agar-bisnis-internet-anda-berjalan-lebih-lancar</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/01/15/inilah-6-cara-meriset-pasar-agar-bisnis-internet-anda-berjalan-lebih-lancar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 05:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Newbie Start here]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[cara riset pasar]]></category>
		<category><![CDATA[joko susilo]]></category>
		<category><![CDATA[membuat produk]]></category>
		<category><![CDATA[pesaing]]></category>
		<category><![CDATA[potensi pasar]]></category>
		<category><![CDATA[produk unik]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<category><![CDATA[promosi offline]]></category>
		<category><![CDATA[promosi online]]></category>
		<category><![CDATA[respon pasar]]></category>
		<category><![CDATA[tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=669</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang bingung langkah apa yang pertama harus ditempuh untuk mempromosikan sebuah produk, apakah meriset pasar? Membuat situs web? Promosi offline? Atau yang lain? Jika anda mengalami kebingungan yang sama, anda akan mendapatkan jawabannya nanti. Kebanyakan orang memulai bisnis dengan membuat produk. Tapi untuk memastikan agar bisnis anda berjalan lebih lancar anda perlu meriset pasar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-674" title="inilah-6-cara-meriset-pasar-agar-bisnis-anda-berjalan-lebih-lancar" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/01/inilah-6-cara-meriset-pasar-agar-bisnis-anda-berjalan-lebih-lancar.jpg" alt="meriset pasar" width="98" height="139" />Banyak orang bingung langkah apa yang pertama harus ditempuh untuk mempromosikan sebuah produk, apakah meriset pasar? Membuat situs web? <a title="Inilah 10 Aktivitas dan Promosi Offline Efektif untuk Mendorong Kesuksesan Bisnis Internet Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/12/27/inilah-10-aktivitas-dan-promosi-offline-efektif-untuk-mendorong-kesuksesan-bisnis-internet-anda/" target="_blank">Promosi offline?</a> Atau yang lain?</p>
<p>Jika anda mengalami kebingungan yang sama, anda akan mendapatkan jawabannya nanti.</p>
<p>Kebanyakan orang memulai bisnis dengan <a title="4 Panduan Mudah Membuat Produk Informasi untuk Newbie" href="http://www.jokosusilo.com/2008/11/17/4-panduan-mudah-membuat-produk-informasi-untuk-newbie/" target="_blank">membuat produk</a>. Tapi untuk memastikan <strong>agar bisnis anda berjalan lebih lancar anda perlu meriset pasar terlebih dulu</strong>. Cara ini akan membantu anda mengenali potensi dan kondisi pasar dengan baik. Ini penting dilakukan karena kesuksesan pebisnis ditentukan pengetahuannya terhadap pasar yang ditargetkan.</p>
<h2>Hal yang perlu diperhatikan dalam meriset pasar</h2>
<p>Baik, mari kita mulai kenali potensi pasar di sekitar anda. Sebelum  anda meluncurkan sebuah produk, coba jawab pertanyaan-pertanyaan ini:</p>
<p><strong>1. Apa nilai jual produk anda?</strong></p>
<p>Sebelum anda <a title="Teknik Promosi Apa yang Terbaik, SEO atau PPC?" href="http://www.jokosusilo.com/2008/12/18/teknik-promosi-apa-yang-terbaik-seo-atau-ppc/" target="_blank">mempromosikan produk</a>, ketahuilah nilai jual produk anda. Apakah produk anda mampu memberi kesenangan pada calon pembeli? Memudahkan mereka mengerjakan tugas-tugas? Atau memberi mereka pengalaman baru?</p>
<p>Produk berupa alat biasanya digunakan untuk memudahkan seseorang melakukan sesuatu. Game atau permainan lain biasanya dicari karena dapat memberi kesenangan lebih. Sedang produk informasi biasanya dicari karena mampu memberi pengetahuan atau pencerahan baru.</p>
<p><strong>2. Keunikan apa yang produk anda miliki?</strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;">Jika produk anda memiliki perbedaan khas dengan produk lain, itulah keunikan. Jangan anda sia-siakan keunikan produk anda, jika anda pintar mengelolanya keunikan akan menjadi nilai jual tersendiri. Gunakan keunikan produk anda untuk memikat calon pembeli. </span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><strong>3. Berapa banyak pesaing untuk produk dan layanan yang sejenis?</strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;">Jumlah pesaing menjadi faktor penting yang menentukan hasil penjualan. Untuk produk kategori tertentu jumlah pesaing anda bisa mencapai jutaan, tapi pada kategori lainnya mungkin hanya puluhan.</span></strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;">Jika pesaing sudah terlalu banyak, anda akan mendapat kesulitan. Saya sarankan anda untuk mengincar kategori yang belum banyak digeluti orang. Karena pesaingnya relatif sedikit, anda punya peluang besar <a title="7 Rahasia Pemenang di Bisnis Internet" href="http://www.jokosusilo.com/2008/08/01/7-rahasia-pemenang-di-bisnis-internet/" target="_blank">menguasai pasar</a>. Contohnya seperti yang dilakukan <a title="Kiki4Hire" rel="nofollow" href="http://www.kiki4hire.com/" target="_blank">Kiki4Hire</a>, situs web tentang konsultasi karir. </span></strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong>4. Berapa luas target pasar yang anda bidik?</strong></span></strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;">Ukurlah luas target pasar anda dengan cermat. Maksudnya, apakah produk anda bisa diterima masyarakat luas atau hanya kalangan tertentu? Apakah produk anda bisa dipasarkan ke seluruh dunia atau hanya di Indonesia? Apakah bisa diterima semua usia atau hanya remaja? Apakah dibutuhkan oleh wanita atau pria saja? Pertanyaan di atas penting anda jawab. Data ini akan membantu anda mengambil keputusan. Mengenai pentingnya mengenali pasar ini dituliskan dengan saat baik oleh Mas Zams <a title="Mengapa Niche Market Begitu Penting Dan Bagaimana Cara Mudah Membuat Artikel Yang Sesuai Dengannya?" rel="nofollow" href="http://zam-sy.blogspot.com/2009/01/mengapa-niche-market-begitu-penting-dan.html" target="_blank">di sini</a>.</span></strong></span></strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong>5. Bagaimana tanggapan pasar pada produk atau layanan anda?</strong></span></strong></span></strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;">Saat melakukan uji coba pasar apa yang sebenarnya anda cari? Respon. Ya, anda mencari respon dari calon pembeli anda. Respon masyarakat biasanya berbanding lurus dengan permintaan. Meski tak ada jaminan, respon yang baik menggambarkan besarnya minat masyarakat. Jika anda memperoleh respon yang bagus, anda harus pintar mengelolanya. Gunakan respon dari calon pembeli anda untuk mengukur kapasitas produksi produk anda.</span></strong></span></strong></span></strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong>6. Strategi apa yang akan anda gunakan mengalahkan kompetitor-kompetitor anda?</strong></span></strong></span></strong></span></strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;">Anda pasti tahu, dibidang manapun anda berbisnis pasti ada pesaing. Di dunia ini tak ada bidang yang benar-benar baru. Anda harus sadari hal itu. Jika anda menemukan kompetitor anda tidak perlu lari. Hadapi mereka dengan strategi. Kesempatan bagi pebisnis pemula akan tetap terbuka meski tampak sulit. Anda hanya harus menyiapkan <a title="3 Strategi Menjaring Pengunjung" href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/24/3-strategi-menjaring-pengunjung/" target="_blank">strategi yang tepat</a>. </span></strong></span></strong></span></strong></span></strong></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><span style="font-weight: normal;">Kompetitor yang besar tidak harus selalu anda lawan. Anda bisa mengajak mereka bekerja sama. Dengan begitu anda akan mendapat keuntungan tanpa harus mengalahkan pesaing-pesaing anda. Ini cara yang sangat bijak bukan?</span></strong></span></strong></span></strong></span></strong></span></strong></p>
<p>Cobalah 6 cara meriset pasar di atas. Tampaknya memang rumit, tapi akan terasa lebih sederhana saat anda mencobanya.</p>
<p>Ingat, kesuksesan meriset pasar adalah awal kesuksesan bisnis anda, Salam ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/01/15/inilah-6-cara-meriset-pasar-agar-bisnis-internet-anda-berjalan-lebih-lancar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>267</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

