<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing &#124; JokoSusilo.com &#187; resiko bisnis</title>
	<atom:link href="http://www.jokosusilo.com/tag/resiko-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jokosusilo.com</link>
	<description>Saatnya tekuni bisnis online lebih serius...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<image>
<link>http://www.jokosusilo.com</link>
<url>http://www.jokosusilo.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-41.ico</url>
<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing | JokoSusilo.com</title>
</image>
		<item>
		<title>Bagaimana Mengelola Resiko Bisnis Internet</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/03/01/bagaimana-mengelola-resiko-bisnis-internet/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bagaimana-mengelola-resiko-bisnis-internet</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/03/01/bagaimana-mengelola-resiko-bisnis-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 08:42:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola resiko]]></category>
		<category><![CDATA[mengenali resiko]]></category>
		<category><![CDATA[resiko bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[risk management]]></category>
		<category><![CDATA[rugi]]></category>
		<category><![CDATA[sistem manajemen resiko]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=851</guid>
		<description><![CDATA[Resiko bisnis dan sukses itu ibarat madu dan lebah. Keduanya berjodoh. Yang satu terkait dengan yang lainnya. Jika anda mau mendapatkan madunya, anda harus mau ambil resiko tersengat lebah. Kalau anda tak mau tersengat namun tetap ingin mendapatkan madunya, anda bisa menggunakan pakaian khusus yang menutupi tangan dan wajah anda. Itulah yang disebut mengelola resiko [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-853" title="bagaimana-mengelola-resiko-bisnis-internet" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/03/bagaimana-mengelola-resiko-bisnis-internet.jpg" alt="Bagaimana Mengelola Resiko Bisnis Internet" width="147" height="137" /><strong>Resiko bisnis</strong> dan sukses itu ibarat madu dan lebah. Keduanya berjodoh. Yang satu terkait dengan yang lainnya. Jika anda mau mendapatkan madunya, anda harus mau ambil resiko tersengat lebah. Kalau anda tak mau tersengat namun tetap ingin mendapatkan madunya, anda bisa menggunakan pakaian khusus yang menutupi tangan dan wajah anda. Itulah yang disebut <a title="Menyambut Resiko dengan Cerdas (Bagian 1)" href="http://www.jokosusilo.com/2008/05/14/menyambut-resiko-dengan-cerdas-bagian-1/" target="_blank">mengelola resiko</a> atau yang biasa disebut dengan istilah <strong>manajemen resiko</strong>.</p>
<p>Lalu, bagaimana mengelola resiko bisnis internet?</p>
<p><span id="more-851"></span>Yang perlu diketahui, dalam bisnis apapun, baik bisnis internet maupun non-internet, resiko itu mutlak ada. Tak bisa sama sekali dihilangkan. Yang bisa kita lakukan hanyalah meminimalkannya. Agar kita bisa <a title="Menyambut Resiko dengan Cerdas (Bagian 2)" href="http://www.jokosusilo.com/2008/05/17/menyambut-resiko-dengan-cerdas-bagian-2/" target="_blank">mengelola resiko</a> bisnis, menerapkan manajemen resiko dalam bisnis internet perlu dilakukan.</p>
<h2>Dalam sistem manajemen resiko bisnis, kurang lebih ada empat tahapan sebagai berikut:</h2>
<ol>
<li><strong>Mengenali resiko.</strong> Kita harus tahu resiko-resiko bisnis yang mungkin terjadi. Apa saja kira-kira resiko bisnis internet anda? Resiko berupa produk tak laku, resiko produk dibajak, resiko rugi karena tak balik modal, dan resiko apa lagi lainnya? Ayo mari temukan.</li>
<li><strong>Menghitung resiko.</strong> Setelah kita kenali resiko-resiko yang mungkin terjadi, baru kita hitung resiko tersebut. Berapa besar kira-kira uang yang lenyap akibat resiko itu? Kalau untuk membangun bisnis internet memang tak butuh uang banyak. Namun resiko kerugian yang ditimbulkan bisa jauh lebih besar. Artinya potensi penghasilan yang bisa diraup hilang begitu saja akibat tak terkontrolnya resiko-resiko tersebut. Misalkan berapa kerugian akibat produk anda dibajak. Atau misalkan saat situs web anda tak bisa diakses, berapa banyak orang yang mungkin awalnya berniat bergabung menjadi tertunda. Dengan menghitung resiko tersebut bisa menjadi salah satu pertimbangan anda dalam melakukan prioritas penanganan resiko bisnis.</li>
<li><strong>Menyiapkan strategi dan menerapkannya.</strong> Selanjutnya tinggal menyiapkan strategi dan menerapkannya. Kalau resikonya adalah produk anda dibajak, tentu anda harus siapkan pengamanan yang memadai untuk produk anda. Agar situs web anda tak beresiko mudah down, salah satu strateginya tentu anda perlu memilih <a title="Memilih Web Host Berkualitas" href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/07/memilih-web-host-berkualitas/" target="_blank">web hosting berkualitas</a>.</li>
<li><strong>Memantau resiko.</strong> Untuk mempermudah memantau resiko, sangat baik kalau anda buat daftar resiko bisnis internet anda. Upayakan terus agar resiko itu bisa diminimalisir. Cari cara baru agar resiko itu terus bisa diperkecil. Jangan ragu melakukan perubahan kalau strategi yang anda lakukan tak berhasil seperti yang diharapkan.</li>
</ol>
<p>Itulah langkah-langkah yang bisa anda jalankan dalam melakukan manajemen resiko bisnis internet. Sekali lagi saya tegaskan resiko sama sekali tak bisa dihilangkan. Yang bisa kita lakukan hanyalah meminimalisirnya. Dan mau tak mau, seperti kata Mas Fadly, <a title="Resiko Hidup Mutlak Anda Hadapi" rel="nofollow" href="http://fadlymuin.com/motivasi/motivasi-mental/resiko-hidup-mutlak-anda-hadapi.mental.html" target="_blank">resiko harus kita hadapi</a>. Untuk menghadapinya, kata Mas Iwan kita <a title="Memulai Bisnis Butuh Keberanian" rel="nofollow" href="http://iwanepianto.com/2009/02/25/memulai-bisnis-butuh-keberanian/" target="_blank">membutuhkan keberanian</a>.</p>
<p>Tak ada yang perlu ditakuti dari resiko. Resiko juga bukan untuk dihindari. Sebab dalam setiap gerak kita resiko selalu melekat. Yang penting, selama resiko itu ada dalam kontrol anda, percayalah <a title="Saatnya Berbisnis Internet dan Raih Kekayaan Tanpa Batas! (Bagian 2)" href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/12/saatnya-berbisnis-internet-dan-raih-kekayaan-tanpa-batas-bagian-2/" target="_blank">bisnis internet</a> anda berada dalam jalur yang benar untuk menapak kesuksesan.</p>
<p><strong>Kenali resiko bisnis anda,  kelola, dan terus maju berbisnis internet!</strong></p>
<p>Tanpa resiko bisnis, hidup kita jadi kurang menantang juga kan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/03/01/bagaimana-mengelola-resiko-bisnis-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>281</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyambut Resiko dengan Cerdas (Bagian 2)</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/05/17/menyambut-resiko-dengan-cerdas-bagian-2/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menyambut-resiko-dengan-cerdas-bagian-2</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/05/17/menyambut-resiko-dengan-cerdas-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 May 2008 05:34:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[belajar internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir jangka panjang]]></category>
		<category><![CDATA[jangka pendek]]></category>
		<category><![CDATA[rencana bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[rencana sukses jangka panjang]]></category>
		<category><![CDATA[resiko bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/2008/05/17/menyambut-resiko-dengan-cerdas-bagian-2/</guid>
		<description><![CDATA[Mari kita lanjutkan pembahasan posting terdahulu tentang bagaimana menyikapi resiko secara cerdas. Mungkin kita banyak menghabiskan waku membaca buku, mendengarkan program audio, dan mengikuti seminar internet marketing. Semua itu memang menyita banyak waktu. Tapi sedikit banyak kegiatan itu membantu membangun hal positif dalam diri kita. Kehendak kita untuk terus belajar tak jarang menumbuhkan inspirasi baru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/05/menyambut-resiko-dengan-cerdas-bagian-2.jpg" alt="Menyambut Resiko dengan Cerdas bagian 2" width="172" height="106" align="right" />Mari kita lanjutkan pembahasan posting terdahulu tentang <a title="Menyambut resiko dengan cerdas bagian 1" href="http://www.jokosusilo.com/2008/05/14/menyambut-resiko-dengan-cerdas-bagian-1/" target="_blank">bagaimana menyikapi resiko secara cerdas</a>.</p>
<p>Mungkin kita banyak menghabiskan waku membaca buku, mendengarkan program audio, dan mengikuti seminar internet marketing. Semua itu memang menyita banyak waktu. Tapi sedikit banyak kegiatan itu membantu membangun hal positif dalam diri kita.</p>
<p>Kehendak kita untuk terus belajar tak jarang menumbuhkan inspirasi baru untuk mengembangkan <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/05/inilah-10-alasan-kenapa-anda-harus-segera-memulai-bisnis-internet/">bisnis</a> yang kita punya. Serta berlanjut lewat action nyata, inspirasi itu menjadi gebrakan yang bisa mengubah hidup kita selamanya. Paduan antara pengetahuan dengan action nyata telah memacu hidup kita menjadi lebih baik dari sebelumnya.</p>
<p>Karena itu, hampir setiap minggu, toko buku menjadi tempat kunjungan wajib keluarga. Setiap anggota keluarga bisa memilih buku yang disuka. Kalau saya biasanya pilih buku-buku untuk mengembangkan bisnis. Kalau istri, biasanya suka pilih novel. Dan kalau si kecil Dimas, anak pertama saya, sukanya buku-buku mewarnai.</p>
<p>Di samping itu, kehausan saya untuk mengembangkan bisnis dipuaskan dalam hardisk laptop saya yang sampai penuh oleh ribuan e-book, audio, dan video seputar internet marketing. Tidak sedikit yang merupakan hasil pembelian. Saya yakin, investasi yang saya keluarkan dengan membeli buku, e-book, audio, maupun video itu akan balik modal. Pengetahuan yang saya dapat untuk bisa mengembangkan bisnis jauh lebih berharga dibanding uang yang saya keluarkan.</p>
<p>Saya sadar, pengetahuan menjadi bekal untuk bertindak secara tepat dan cepat. Karena itu, di tengah padatnya aktivitas rutin yang saya jalankan, sebisa mungkin setiap hari saya sempatkan untuk meng-upgrade pengetahuan yang saya miliki.</p>
<h2>Persiapkan diri agar siap menghadapi resiko <span id="more-201"></span></h2>
<p>Selain tanpa henti belajar dan bertindak, <strong>kunci untuk menyikapi resiko secara cerdas adalah dengan memandang jauh ke depan</strong>. Ketika membicarakan tentang rencana bisnis, saya tidak hanya berpikir satu atau lima tahun mendatang. Tapi lebih jauh dari itu, saya memikirkannya bahkan untuk sepanjang hidup saya nantinya. Ketika saya berniat melakukan sesuatu, saya biasakan bertanya dulu pada diri saya,”Apa perbedaan hasil dalam beberapa puluh mendatang kalau saya melakukan ini?”</p>
<p>Dan kalaupun misal hasil yang didapat hari ini tak terlalu besar, tapi saya tetap optimis dan yakin bahwa apa yang sudah dilakukan ini akan terus meningkat sampai nantinya seperti yang saya harapkan.</p>
<p>Bila kita tidak melakukan apapun hari ini, bukan berarti kita aman-aman saja. Yang pasti kondisi kita tetap seperti sekarang atau bahkan mungkin jadi lebih buruk. Tidak bertindak apa-apa bukan berarti netral atau tidak berdampak apapun. Tapi berdiam diri adalah cara pasti untuk tidak berubah lebih baik. Berdiam diri termasuk cara negatif karena itu perlu dihindari.<br />
Inilah kenapa <strong>penting untuk menanamkan kebiasaan baik untuk berusaha meningkatkan kualitas hidup</strong>. Dalam jangka pendek, mungkin usaha yang kita lakukan seperti sebuah perjuangan yang berat dan tak jarang dipenuhi dengan rasa sakit. Kita mungkin jatuh dan gagal dalam usaha yang kita lakukan. Tapi, berbekal sikap optimis kita harus berdamai dengan kekecewaan dan kemudian cepat bangkit lagi untuk menyongsong kesuksesan.</p>
<p><strong>Kegagalan yang kita alami bukan untuk disesali. Tapi untuk dipelajari agar kita tak jatuh pada “lubang” yang sama. </strong></p>
<p>Satu hal penting yang akan menjaga kita agar tak mundur dari kegagalan yang datang bertubi-tubi adalah kebiasaan berpikir jangka panjang. Target jangka panjang yang dicanangkan itu kemudian kita wujudkan dalam perubahan-perubahan kecil yang dilakukan setiap hari. Seperti kebiasaan untuk sedikit lebih disiplin, lebih berani, lebih tahan dalam menghadapi tantangan, dan lebih bersemangat melakukannya.</p>
<p><strong>Lewat kebiasaan berpikir jangka panjang yang diwujudkan dalam langkah-langkah kecil setiap hari itu pasti hasilnya akan menakjubkan. Sukses luar biasa akan anda alami!</strong></p>
<p>Memang banyak orang yang mudah tergoda untuk cepat kaya tanpa berusaha. Pikiran jangka pendek yang memenuhi isi pikiran membuat kita cepat lelah jika hasil yang dicapai tak sesuai harapan. Karena itu berpikirlah jangka panjang. Dan jangan mudah menyerah di masa-masa awal anda memulai bisnis!</p>
<p>Kondisi di awal berbisnis memang sangat berat. Karena anda harus bekerja keras dengan pengetahuan yang mungkin minim, tapi sekaligus berupaya mendapatkan sedikit hasil sebagai pembuktian. Tapi begitulah hidup. Hidup tak pernah mudah di awalnya. Seperti ketika anda belajar merangkak dan berjalan saat masih kecil. Berkat tekad yang tak pernah padam dan usaha tanpa kenal henti, anda akhirnya bisa melakukannya.</p>
<p>Mungkin anda sudah memulai bisnis setahun, tapi penghasilan yang anda dapat mungkin masih lebih kecil dibanding kalau anda bekerja untuk orang lain. Mungkin juga banyak orang yang sulit menerima rencana sukses jangka panjang anda. Dan mungkin anda sendiripun ikut menertawakan diri sendiri kalau melihat bisnis yang anda kerjakan dengan kacamata jangka pendek. Bahkan mungkin tidak sedikit orang yang mencemooh gagasan “gila” anda.</p>
<p>Pikiran jangka pendek dan ketakutan menempuh resiko memang banyak dipelihara oleh orang di muka bumi ini. <strong>Tapi bukan untuk anda yang siap menerima sukses luar biasa!</strong></p>
<p>Saya pun dulu mengalami tantangan yang sama. Tapi kalau saya dulu, saat menghadapi ketakutan yang sama untuk menghadapi semua tantangan itu, saya tinggal tutup mata dan tempuh resiko itu dengan cerdas. Selalu saya yakinkan pada diri bahwa kesulitan dan cemoohan orang-orang itu tidak bakal mampu membuat saya menyerah. Sebaliknya justru hal itu akan membuat semangat saya makin berkobar. Saya tak pernah takut karena saya yakin apa yang saya lakukan akan menghasilkan sukses luar biasa. Ini hanya soal waktu. Dan waktu telah membuktikannya pada saya.</p>
<p>Pesan saya, izinkan diri anda untuk bekerja lebih keras dengan tetap meng-upgrade pengetahuan, dan dapatkan sedikit hasil sebagai pembuktian, namun tetap memandang positif dengan rencana jangka panjang anda. Tak ada yang tak mungkin asal anda teguh dengan aksi untuk mencapai rencana jangka panjang anda!</p>
<p>Ayo temukan resiko apa yang bisa anda atasi hari ini, lalu terjang resiko itu. Ayo resiko apa yang sudah siap anda tempuh?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/05/17/menyambut-resiko-dengan-cerdas-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

