<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing &#124; JokoSusilo.com &#187; sales letter</title>
	<atom:link href="http://www.jokosusilo.com/tag/sales-letter/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jokosusilo.com</link>
	<description>Saatnya tekuni bisnis online lebih serius...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<image>
<link>http://www.jokosusilo.com</link>
<url>http://www.jokosusilo.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-41.ico</url>
<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing | JokoSusilo.com</title>
</image>
		<item>
		<title>8 Headline Sales Letter Paling Menjual Sepanjang Masa</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/02/22/8-headline-sales-letter-paling-menjual-sepanjang-masa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=8-headline-sales-letter-paling-menjual-sepanjang-masa</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/02/22/8-headline-sales-letter-paling-menjual-sepanjang-masa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 12:09:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing and Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[copywriter]]></category>
		<category><![CDATA[copywriting]]></category>
		<category><![CDATA[headline sales letter]]></category>
		<category><![CDATA[iklan]]></category>
		<category><![CDATA[jenis headline]]></category>
		<category><![CDATA[marketing anda advertising]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[sales letter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=820</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sales letter, salah satu bagian terpenting adalah headline. Karena headline yang dilihat orang pertama kali. Kalau headline anda gagal menarik perhatian pengunjung, mereka akan meninggalkan situs web anda seketika itu juga. Artinya tak terjadi penjualan di situs web anda. Karena itu anda perlu memberikan perhatian penuh pada headline sales letter anda. Di headline, pesan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-832" title="8-headline-sales-letter-paling-menjual-sepanjang-masa1" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/02/8-headline-sales-letter-paling-menjual-sepanjang-masa1.jpg" alt="8 Headline Sales Letter Paling Menjual Sepanjang Masa" width="160" height="116" />Dalam <strong><a title="5 Unsur Penting Sales Letter" href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/27/5-unsur-penting-sales-letter/" target="_blank">sales letter</a></strong>, salah satu bagian terpenting adalah headline. Karena headline yang dilihat orang pertama kali. Kalau headline anda gagal menarik perhatian pengunjung, mereka akan meninggalkan situs web anda seketika itu juga. Artinya tak terjadi <a title="3 Langkah Sederhana Membuat Penjualan Produk (atau Layanan) Anda Laris Manis" href="http://www.jokosusilo.com/2008/12/04/3-langkah-sederhana-membuat-penjualan-produk-atau-layanan-anda-laris-manis/" target="_blank">penjualan di situs web anda</a>.</p>
<p>Karena itu anda perlu memberikan perhatian penuh pada headline sales letter anda. Di headline, pesan anda akan terbaca pertama kali. Dari headline pula bermula proses terjadinya penjualan. Untuk itu, jangan segan mengubah headline sales letter jika memang penjualan anda masih seret.</p>
<p>Baiklah. Anda mau tahu <strong>headline sales letter paling menjual sepanjang masa</strong>?</p>
<p><span id="more-820"></span>Headline yang saya sampaikan di sini merupakan pengamatan saya terhadap sejumlah <a title="Membius Pengunjung dengan Sales Letter" href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/24/membius-pengunjung-dengan-sales-letter/" target="_blank">sales letter</a> dan dari beberapa buku copywriting, serta beberapa dimodifikasi sedemikian rupa.</p>
<h2>Berikut 8 headline sales letter paling menjual sepanjang masa:</h2>
<ul>
<li><strong>Mereka tertawa ketika saya duduk di depan piano. Tapi BUNGKAM Saat Saya Mulai Memainkannya. </strong>Headline jenis ini sangat ampuh karena menarik perhatian dan menampilkan efek from “zero to hero”. Seseorang yang mulanya ditertawakan namun bisa membuktikan kemampuannya sehingga membungkam orang-orang yang menertawainya. Anda bisa pakai headline jenis ini dengan pola kalimat berbentuk <em>“Mereka &#8230;&#8230;., tapi saya membuktikannya”</em>.</li>
<li><strong>Siapa lagi yang ingin mendapatkan jutaan rupiah setiap hari?</strong> Headline jenis ini kuat karena banyak orang yang belum pernah merasakannya. Anda bisa pakai headline jenis ini dengan pola kalimat <em>“Siapa lagi yang ingin&#8230;..?”</em>.</li>
<li><strong>Bagaimana sebuah ide sederhana membuat saya menghemat ratusan juta rupiah setahun.</strong> Headline ini menghubungkan dua hal secara dramatis. Kalau anda suka, anda bisa pakai dengan pola <em>“Bagaimana &#8230;&#8230;&#8230;&#8230; Membuat Saya&#8230;..”</em>.</li>
<li><strong>Apakah Anda Sudah Mempersiapkan Masa Tua Anda?</strong> Headline jenis ini bersifat provokatif, menantang, dan menimbulkan rasa penasaran. Pola headlinenya <em>“Apakah Anda&#8230;..?”</em>.</li>
<li><strong>Bagaimana Saya Mengubah Perusahaan Bobrok menjadi Perusahaan Paling Diperhitungkan Saat Ini.</strong> Headline ini merupakan rentetan kejadian. Dari yang semula terpuruk, lalu bangkit, dan meraih prestasi. Anda bisa gunakan dengan pola kalimat <em>“Bagaimana Saya&#8230;..”</em>.</li>
<li><strong>Bagaimana Mendongkrak Produktivitas Anda Hanya dalam Tiga Hari.</strong> Headline ini sederhana dan berisi manfaat besar. Polanya berbentuk <em>“how to”</em> atau <em>“Bagaimana&#8230;..”</em>.</li>
<li><strong>Jika Anda Bisa Menulis, Anda Bisa Meraup Jutaan Rupiah Dalam Seminggu.</strong> Headline ini mengarah kepada kondisi pembacanya. Pola headline ini adalah “<em>Jika Anda &#8230;., Anda Bisa&#8230;&#8230;</em>”</li>
<li><strong>Rahasia Menggondol Tujuh Piala Catur Beruntun Terungkap.</strong> Polanya <em>“Rahasia&#8230;..”</em>. Kata “rahasia” mujarab untuk menggugah rasa penasaran pembaca.</li>
</ul>
<p>Kedelapan pola headline di atas hampir semuanya pernah saya coba. Hasilnya memang berbeda-beda. Yang penting setiap anda menggunakan suatu headline, anda ukur hasilnya. Dan bandingkan dengan headline lain yang anda coba. Namun yang jelas, <strong>headline sangat besar pengaruhnya terhadap bisnis internet anda</strong>.</p>
<p>Bagaimana komentar anda? Atau mungkin anda mau mencoba menulis headline di kotak komentar. Boleh juga berbagi pengalaman anda menulis headline. Silakan&#8230;saya nantikan dan mari kita diskusikan headline sales letter yang paling menjual.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/02/22/8-headline-sales-letter-paling-menjual-sepanjang-masa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>350</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membius Pengunjung dengan Sales Letter</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/02/24/membius-pengunjung-dengan-sales-letter/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=membius-pengunjung-dengan-sales-letter</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/02/24/membius-pengunjung-dengan-sales-letter/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 08:28:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Affiliate Programs]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate program]]></category>
		<category><![CDATA[membuat sales letter]]></category>
		<category><![CDATA[menarik pengunjung]]></category>
		<category><![CDATA[sales letter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jokosusilo.com/2008/02/24/membius-pengunjung-dengan-sales-letter/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam situs web affiliate anda yang selalu terdiri dari sebuah sales letter, apakah pembeli produk anda sudah banyak? Jika belum, kira-kira apa yang kurang dari situs web anda? Mungkin menurut anda desain situs web sudah bagus. Tidak ada yang berlebihan, loadingnya pun cepat. Nah, kira-kira apa ya yang jadi biang kerok, penghambat penjualan anda? Untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/02/membius-pengunjung-dgn-sales-letter.jpg" alt="Membius Pengunjung dengan Sales Letter" align="right" />Dalam situs web affiliate anda yang selalu terdiri dari sebuah sales letter, apakah pembeli produk anda sudah banyak?</p>
<p>Jika belum, kira-kira apa yang kurang dari situs web anda? Mungkin menurut anda desain<a href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/03/4-langkah-merencanakan-situs-web/"> situs web</a> sudah bagus. Tidak ada yang berlebihan, loadingnya pun cepat. Nah, kira-kira apa ya yang jadi biang kerok, penghambat penjualan anda?</p>
<p>Untuk mencoba menjawab permasalahan ini, coba anda jawab pertanyaan ini dulu. “apakah <strong>sales letter</strong> yang anda buat sudah bisa membius pengunjung?”</p>
<p>Ingat ya, sales letter itu juga nyawa situs web ataupun  blog affiliate anda. Jika tidak ada pengunjung yang “ngeh” dengan sales letter anda, ya… jangan harap ada pembeli.</p>
<h2>Hal hal yang perlu  diperhatikan untuk menciptakan sebuah sales letter yang menarik</h2>
<p>Untuk membuat sales letter yang membius… ada beberapa hal yang musti anda perhatikan, yaitu :<span id="more-109"></span></p>
<ol>
<li><strong>Pikirkan pengunjung.</strong> Ya, kita jangan memikirkan diri sendiri saat membuat sales letter. Tapi, pikirkan bagaimana perasaan pengunjung saat membaca sales letter kita. So, jangan buat sales letter yang terlalu “narsis”. Sebaiknya kita jangan melulu ngomong tentang diri kita sendiri. Karena pengunjung bosan dengan ulasan yang berlebihan. Ya… kecuali kalau kita sudah cukup dikenal oleh pembaca. Justru ke”narsis”an bisa jadi motivasi pembaca. Missal kita bisa menulis tentang pencapaian dan kecakapan kita. Tapi, ya tetap saja… jangan berlebihan!</li>
<li><strong>Pikirkan manfaat produk anda.</strong> Bagaimanapun yang namanya orang membeli itu karena mereka butuh. Dan karena mereka ingin mengambil manfaat dari produk anda. Jadi kadang-kadang pembeli tidak peduli dengan keunggulan produk anda. Mereka berpikir, “Kalau saya tidak membutuhkan produk ini dan tidak ada manfaatnya buat saya, kenapa saya harus membelinya?”</li>
<li><strong>Logika Vs Emosi.</strong> Poin ini kebalikan dari poin no 2 di atas. Kalau tadi kita membahas pengunjung membeli karena mereka butuh, sekarang kita bahas pengunjung membeli karena mereka tidak butuh. Maksudnya bagaimana?? Contohnya, ya… para pengunjung yang hobi shopping. Mereka sering kali membeli barang yang tidak mereka butuhkan tapi mereka inginkan. Nah, ini tugas anda membuat pengunjung membeli yang mereka inginkan. Jadi, gunakan kata-kata yang bisa menimbulkan emosi untuk membeli. Jangan cuma kata-kata penuh emosi! Tahu kan bedanya?</li>
<li><strong>Pengalaman pribadi.</strong> Banyak orang yang tertarik dengan pengalaman pribadi. Jika anda memasang pengalaman pribadi dalam sales letter anda, tentu ini efektif. Karena sales letter yang demikian mampu membujuk pengunjung. Anda bisa ceritakan pengalaman anda setelah memakai produk yang anda jual.</li>
<li><strong>Susun kata-kata anda dalam bentuk list atau daftar.</strong> Jangan menulis poin-poin tentang produk anda dalam bentuk paragraph. Agar, pengunjung bisa jelas membaca apa saja menfaat produk anda. Dan, mereka bisa langsung membaca apa yang mereka cari. Oya, jangan lupa untuk membuat tulisan pendek dan to the point.</li>
<li><strong>Tidak perlu mengejar kesempurnaan.</strong> Tujuan sales letter itu menjual produk. Jadi, jangan terjebak dengan membuat sales letter yang bahasanya sempurna. Ejaan dan tata bahasa yang benar saja sudah cukup. Jadi, anda tetap menunjukkan profesionalisme. Dan, yang terpenting pengunjung mengerti maksud anda.</li>
<li><strong>Uji coba.</strong> Untuk mengetahui keberhasilan sales letter, anda harus mengujinya. Yupp!! Hasil uji coba bisa anda lihat dengan angka penjualan. Jika penjualan anda sudah tinggi, bisa dikatakan sales letter anda mampu membius pengunjung.</li>
</ol>
<p>Satu hal yang tidak kalah penting, saat anda membuat sales letter bayangkan anda sedang berbicara dengan teman dekat anda. Ingat, pengunjung yang membaca sales letter punya kebutuhan masing-masing. Jika anda bisa berempati pada kepentingan mereka, penjualan anda akan meningkat melalui sales letter yang anda ciptakan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/02/24/membius-pengunjung-dengan-sales-letter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>93</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

