<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing &#124; JokoSusilo.com &#187; tujuan blog</title>
	<atom:link href="http://www.jokosusilo.com/tag/tujuan-blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jokosusilo.com</link>
	<description>Saatnya tekuni bisnis online lebih serius...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<image>
<link>http://www.jokosusilo.com</link>
<url>http://www.jokosusilo.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-41.ico</url>
<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing | JokoSusilo.com</title>
</image>
		<item>
		<title>Seperti Apa Content Blog yang Berhasil?</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/08/15/seperti-apa-content-blog-yang-berhasil/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=seperti-apa-content-blog-yang-berhasil</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/08/15/seperti-apa-content-blog-yang-berhasil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 17:27:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging Tips]]></category>
		<category><![CDATA[content blog]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/2008/08/15/seperti-apa-content-blog-yang-berhasil/</guid>
		<description><![CDATA[Barangkali anda sering berpikir, apakah content blog saya sudah cukup bagus? Apa yang kurang dari content blog saya ya? Untuk mengetahuinya, anda bisa saja menilainya sendiri. Tapi biasanya karena khawatir dikira subjektif, anda kemudian meminta orang lain untuk mengomentarinya. Bisa teman anda, para pengunjung blog, atau para pakar blog. Tapi semua itu belum cukup. Selain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/08/seperti-apa-content-blog-yang-berhasil.jpg" alt="Seperti apa content blog yang berhasil?" width="157" height="124" align="left" />Barangkali anda sering berpikir, <strong>apakah content blog saya sudah cukup bagus?</strong> Apa yang kurang dari <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/19/berikan-content-gratis-pasti-anda-untung/">content blog</a> saya ya?</p>
<p>Untuk mengetahuinya, anda bisa saja menilainya sendiri. Tapi biasanya karena khawatir dikira subjektif, anda kemudian meminta orang lain untuk mengomentarinya. Bisa teman anda, para pengunjung blog, atau para pakar blog. Tapi semua itu belum cukup. Selain dari diri anda dan orang lain, ukuran keberhasilan content sebuah blog diukur dari diri blog itu sendiri. Maksudnya?</p>
<p>Maksud saya anda bisa menilainya dari niat awal anda membuat blog. Biar lebih jelas, mari kita ingat kembali&#8230;<span id="more-279"></span></p>
<p>Kemarin saya memposting tentang <a title="8 Cara Praktis membuat Blog Sukses Spektakuler" href="http://www.jokosusilo.com/2008/08/14/8-cara-praktis-membuat-blog-sukses-spektakuler/" target="_blank">8 cara praktis membuat blog sukses spektakuler</a>. Di bagian awal, saya katakan kalau setiap orang bisa saja memiliki tujuan yang berbeda dalam membuat blog. Bisa misal untuk tempat curhat, berbagi informasi, sebagai ajang latihan menulis, mungkin untuk menyimpan dokumen, dan 1.001 satu tujuan lainnya.</p>
<p>Tak ada yang salah dan tak ada yang benar. Karena semua tujuan anda pilih sendiri berdasarkan kepentingan anda. Tapi pastinya saat anda memutuskan membuat blog, anda memiliki tujuan. Sekalipun cuma iseng-iseng, ya itupun tujuan anda.</p>
<p>Nah, berdasarkan niat anda dalam membuat blog inilah, keberhasilan content anda dinilai. Kalau tujuan anda ngeblog adalah memperbanyak kawan, maka content anda dinilai berhasil, bila makin banyak kawan yang anda punya. Begitupun kalau tujuan anda <a title="Bagaimana membuat Blog yang Mengalirkan Uang tanpa Henti" href="http://www.jokosusilo.com/2008/03/10/bagaimana-membuat-blog-yang-mengalirkan-uang-tanpa-henti/" target="_blank">ngeblog untuk menambah pundi-pundi uang</a>, content dinilai berhasil jika uang anda bertambah banyak.</p>
<h2>Apakah content blog saya berhasil?</h2>
<p>Tentunya, penilaian anda itu bisa dilakukan setelah <a title="Bagaimana Mempromosikan Blog agar mendatangkan Duit Melimpah" href="http://www.jokosusilo.com/2008/03/24/bagaimana-mempromosikan-blog-agar-mendatangkan-duit-melimpah/" target="_blank">melakukan promosi blog</a>. Jadi, setelah membuat content, lakukan promosi, dan evaluasi hasilnya. Bila memang sesuai yang diinginkan, content anda berhasil. Bila belum, berarti anda perlu memperbaikinya dalam posting-posting berikutnya.</p>
<p>Maka, menetapkan tujuan ngeblog sangat penting artinya untuk memajukan blog anda. Karena itu sangat saya sarankan sebelum anda membuat blog  jelaskan tujuan anda. Apa sebenarnya yang anda inginkan dari blog anda. Dengan memiliki tujuan yang jelas, pengembangannya menjadi lebih mudah. Dengan arah yang jelas, langkah-langkah yang spesifik untuk mencapai tujuan tersebut juga lebih mudah dilakukan. Dan dengan menetapkan tujuan yang pasti, anda bisa menulis content blog sesuai tujuan itu, setuju?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/08/15/seperti-apa-content-blog-yang-berhasil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>189</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

