<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing &#124; JokoSusilo.com &#187; tujuan hidup</title>
	<atom:link href="http://www.jokosusilo.com/tag/tujuan-hidup/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jokosusilo.com</link>
	<description>Saatnya tekuni bisnis online lebih serius...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<image>
<link>http://www.jokosusilo.com</link>
<url>http://www.jokosusilo.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-41.ico</url>
<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing | JokoSusilo.com</title>
</image>
		<item>
		<title>Musuh Terbesar dalam Diri Kita</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2009/04/12/musuh-terbesar-dalam-diri-kita/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=musuh-terbesar-dalam-diri-kita</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2009/04/12/musuh-terbesar-dalam-diri-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 15:01:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Goal Setting]]></category>
		<category><![CDATA[joko susilo penipu?]]></category>
		<category><![CDATA[mental pebisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran negatif]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran positif]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=1055</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang mungkin menyangka kalau kondisi yang sedang dihadapi sekarang merupakan akibat dari perbuatan orang lain. Misalnya mungkin sampai saat ini hidup pas-pasan akibat kondisi ekonomi orangtua yang dulunya tak mapan. Atau contoh lainnya misalkan hasil ujian sekolah buruk karena kawan tak mau meminjami contekan. Pendeknya kita kerap menyalahkan banyak hal di luar diri kita. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1057" title="musuh-terbesar-dalam-diri-kita" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/04/musuh-terbesar-dalam-diri-kita.jpg" alt="" width="126" height="172" />Banyak orang mungkin menyangka kalau kondisi yang sedang dihadapi sekarang merupakan akibat dari perbuatan orang lain. Misalnya mungkin sampai saat ini hidup pas-pasan akibat kondisi ekonomi orangtua yang dulunya tak mapan. Atau contoh lainnya misalkan hasil ujian sekolah buruk karena kawan tak mau meminjami contekan.</p>
<p>Pendeknya kita kerap menyalahkan banyak hal di luar diri kita. Padahal, persoalan terbesarnya justru terdapat dalam diri kita sendiri. Apakah itu?</p>
<p><span id="more-1055"></span>Musuh terbesar kita sebetulnya adalah <strong><a title="Bagaimana Menghindari Jebakan Pikiran Negatif dan Melampauinya?" href="http://www.jokosusilo.com/2008/11/14/bagaimana-menghindari-jebakan-pikiran-negatif-dan-melampauinya/" target="_blank">pikiran negatif</a></strong> yang bersarang dalam pikiran kita. Saat kesulitan atau hambatan muncul, pikiran negatif itu mulai bekerja menghembuskan pikiran-pikiran buruk, mencari-cari pembenarannya, dan berujung pada sebuah penilaian atau bahkan penghakiman.</p>
<p>Umpamanya:</p>
<ul>
<li>“Oh wajar dia lekas naik pangkat karena dekat dengan si Bos.”</li>
<li>“Oh pantas dia cepat berhasil, karena kata-katanya yang muluk-muluk dan bombastis.”</li>
<li>“Oh lumrah saya tak sukses, orang itu menghalangi kesuksesan saya.”</li>
</ul>
<p>Adakah kalimat yang familiar dengan anda? Semoga tidak&#8230;</p>
<p>Semua penilaian bermula dari pikiran kita. Di setiap kondisi yang tak diharapkan, pikiran negatif tersebut akan memuntahkan kalimat-kalimat pembenaran yang mungkin sementara membuat anda “senang” karena memuaskan ego anda, namun sama sekali tak membantu mengubah hidup anda menjadi lebih baik.</p>
<p>Pikiran itu ibarat sopir yang menyetir dan mengarahkan kemana langkah anda selanjutnya. Andaikan anda mencari sopir, pastinya anda tak akan mencari sopir yang ugal-ugalan dan suka melanggar lalu lintas. Anda pastinya lebih memilih sopir yang patuh peraturan dan bertatakrama dalam berkendara sehingga membuat anda sampai ke tujuan dengan selamat.</p>
<p>Boleh saja anda membantah dan kembali menolak. Tapi sejatinya jika kita ingin mengubah diri kita menjadi lebih baik: <strong>mengapa kita fokus pada hal yang tidak kita inginkan dan bukan pada hal yang kita inginkan?</strong></p>
<p>Jika anda ingin memperbaiki sepeda anda yang rusak, mengapa anda kalang kabut dengan sepeda orang lain yang baik-baik saja. Apakah dengan begitu sepeda anda akan kembali baik dengan sendirinya? Saya jamin tidak!</p>
<p>Itulah pentingnya mentalitas positif. Dari mental positif perubahan dalam hidup kita bermula. Lebih detailnya silakan baca kembali <a title="Bagaimana Keyakinan Membawa Kesuksesan" href="http://ariefmaulana.com/2009/03/bagaimana-keyakinan-membawa-kesuksesan/" target="_blank" rel="nofollow">Bagaimana Keyakinan Membawa Kesuksesan</a> di blog Mas Arief Maulana.</p>
<p>Jika anda memikirkan hal positif dan fokus pada yang anda inginkan, lebih mudah bagi anda mencapainya. Sebaliknya, jika anda fokus pada hal-hal yang tak anda inginkan, bisa jadi hal negatif itu mendekati diri anda. Logikanya sederhana. <strong>Jika anda fokus pada sesuatu yang tak anda inginkan, bisa jadi anda abai terhadap apa yang anda inginkan</strong>.</p>
<p>Mungkin anda bertanya kenapa pikiran negatif berbahaya? Disadari atau tidak, pikiran negatif bisa melemahkan diri anda, menghancurkan kepercayaan diri anda, membuat anda suka menyalahkan diri sendiri dan mungkin orang lain, membuat hidup seolah begitu berat untuk dijalani, serta yang terburuk berdampak membuat anda kehilangan harapan.</p>
<p>Sebaliknya bila anda memenuhi pikiran anda dengan <a title="Pentingnya Mental Positif dalam Bisnis Internet" href="http://www.jokosusilo.com/2009/01/11/pentingnya-mental-positif-dalam-bisnis-internet/" target="_blank">pikiran positif</a>, saya percaya wajah anda akan lebih cerah, anda lebih bersemangat untuk ACTION, anda merasa lebih kuat dan memiliki hidup yang layak diperjuangkan, dan anda masih memiliki harapan bahwa esok atau lusa hidup anda akan semakin baik, semakin baik, dan semakin baik.</p>
<p>Intinya adalah dalam pikiran kita. Kekuatan pikiran disebut <a title="The Power of Mind, Kunci Utama Kesuksesan Anda" href="http://solusi-sukses.blogspot.com/2009/01/power-of-mind-kunci-utama-kesuksesan.html" target="_blank" rel="nofollow">Mas Wellsen</a> sebagai kunci utama kesuksesan anda.</p>
<p>Apakah anda masih mau mengisi pikiran kita dengan berbagai pikiran negatif yang menghancurkan diri sendiri? Atau memenuhi pikiran kita dengan hal-hal positif yang membuat kita menjalani hidup lebih optimis setiap hari dan <a title="Satu-Satunya Pembeda Antara Pemenang dan Pecundang" href="http://www.jokosusilo.com/2009/03/13/satu-satunya-pembeda-antara-pemenang-dan-pecundang/" target="_blank">bertindak menuju sukses</a>?</p>
<p>Salam ACTION!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2009/04/12/musuh-terbesar-dalam-diri-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>432</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sudahkah Anda Menemukan Tujuan Hidup Anda?</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/11/22/sudahkah-anda-menemukan-tujuan-hidup-anda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sudahkah-anda-menemukan-tujuan-hidup-anda</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/11/22/sudahkah-anda-menemukan-tujuan-hidup-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 01:44:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Goal Setting]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[guru spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[jati diri]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[orang kaya]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman hidup]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha sukses]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=499</guid>
		<description><![CDATA[Jumlah manusia di dunia ini sungguh banyak. Miliaran orang menghembuskan nafasnya setiap hari. Tapi, apakah kita semua sudah menentukan apa tujuan hidup kita? Sudah kita pastikan untuk apa kita bernafas setiap hari? Jangan-jangan kita hidup hanya untuk menghabiskan umur yang diberikan Tuhan saja. Bagaimana dengan anda? Anda sudah tentukan tujuan hidup anda? Syukurlah kalau sudah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-500 alignleft" title="sudahkah-anda-menemukan-tujuan-hidup-anda" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/11/sudahkah-anda-menemukan-tujuan-hidup-anda.jpg" alt="" width="104" height="199" />Jumlah manusia di dunia ini sungguh banyak. Miliaran orang menghembuskan nafasnya setiap hari. Tapi, apakah kita semua sudah menentukan apa tujuan hidup kita? Sudah kita pastikan untuk apa kita bernafas setiap hari? Jangan-jangan kita hidup hanya untuk menghabiskan umur yang diberikan Tuhan saja. Bagaimana dengan anda? Anda sudah tentukan tujuan hidup anda? Syukurlah kalau sudah. Dan, saya berdoa semoga tujuan anda tercapai.</p>
<p>Kata orang tua, hidup di dunia itu cuma sebentar. Saking sebentarnya, ibarat orang mampir minum. Sayang kalau waktu yang cuma sebentar ini tak berarti. Tapi, tak semua orang bisa dengan mudah menentukan apa yang ia tuju dalam hidupnya. Kita semua mesti melalui perjalanan yang panjang. Dan, mungkin berliku-liku. Baru kita menemukan <a title="Di Saat Uang Sudah Bukan Segalanya lagi" href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/20/di-saat-uang-sudah-bukan-segalanya-lagi/" target="_blank">apa sebenarnya</a> yang kita cari dalam umur yang pendek ini. Tujuan hidup bukan ambisi, tapi lebih pada sebuah jati diri. Ketika anda sudah menentukan apa yang anda tuju, ya itulah diri anda. Untuk hal itulah anda hidup. <span id="more-499"></span></p>
<p>Mungkin anda berpendapat, ”Ah! Buat apa merenung-renung memikirkan tujuan hidup. Menghabiskan waktu saja. Lebih baik kita produktif dan mendapat sesuatu yang lebih konkret.” Itu hak anda. Tapi, coba pikirkan sebentar. Apakah anda termasuk orang yang percaya kalau hidup itu penuh arti? Life is meaningful? Kalau anda percaya hidup anda punya arti, punya makna, so apapun yang anda lakukan juga pasti bermakna.</p>
<p>Okay, daripada berputar-putar dan membuat anda bingung dengan berbagai pertanyaan yang saya ajukan, lebih baik kita bahas bagaimana cara kita bisa menemukan tujuan hidup kita. Setuju? Saya yakin, anda tidak bisa serta merta mendapatkan jawaban ketika saya tanya, apa tujuan hidup anda?</p>
<p>Cara di bawah ini saya dapatkan secara tidak sengaja. Beberapa waktu lalu saya iseng surfing dan mendapatkan artikel menarik. Dan, saya temukan cara menemukan tujuan hidup anda hanya dalam 4 langkah. Anda siap?</p>
<ol>
<li>Ambil secarik kertas kosong atau buka laptop. Bisa juga hidupkan PC. Buat file.</li>
<li>Jangan lupa, di bagian atas kertas anda tuliskan judul “apa tujuan hidup saya?”</li>
<li>Tuliskan apa saja yang anda tuju dalam hidup anda. Atau, jika anda ingin lebih cepat, buka laptop dan mulai menulis. Misal, no 1 tujuan hidup anda ingin kaya, no 2. anda ingin punya istri 4, no 3 anda ingin keliling dunia. Terus tuliskan apa yang anda mau.</li>
<li>Jangan berhenti menulis semua yang anda inginkan sampai anda menemukan jawaban yang membuat anda meneteskan air mata. Ya, jangan berhenti sampai anda menangis.</li>
</ol>
<p>Jawaban yang anda temukan dalam keadaan menangis itulah yang anda cari dalam hidup anda. Siapapun anda, apapun pekerjaan anda, apapun jabatan anda, saya yakin anda perlu waktu untuk bisa meneteskan air mata. Entah anda presiden, pengusaha sukses, karyawan, orang kaya, orang miskin, temukan hal itu sampai anda menangis.</p>
<p>Banyaknya waktu yang kita perlukan tak sama. Ada yang 15 menit menulis sudah menangis. Ada yang 1 jam baru bisa menangis, atau bahkan 3 jam baru bisa menemukan apa yang ia cari dalam hidup. Dan, daftar jawaban setiap orang juga berbeda- beda. Ada yang sudah mendapatkan tujuan hidupnya pada urutan no 90, ada juga yang urutan 200 baru bisa menangis. Semua ini tergantung keadaan pikiran masing-masing. Juga, tergantung pada memori setiap orang. Kita pasti mengalami pengalaman hidup yang berbeda-beda. Dan, pengalaman ini pula yang membuat tujuan hidup kita berbeda dari yang lain.</p>
<p>Sekarang anda mungkin bertanya, kenapa saya menulis artikel ini? Adakah hubungannya dengan bisnis internet? Atau saya mau alih profesi jadi guru spiritual? <img src='http://www.jokosusilo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sederhana saja alasannya. Tujuan hidup anda akan mengawal kehidupan anda sehari-hari. Tujuan hidup anda akan mempengaruhi keseharian anda. Apa yang anda lakukan mau tidak mau pasti mengarah pada apa yang anda tuju. Itulah pentingnya memiliki sebuah tujuan dalam hidup. Ada satu titik yang kita tuju, ada sebuah perjalanan yang kita lalui, ada sebuah skenario yang mesti kita lakoni. Dan, semua itu anda sendiri dalangnya. Anda sendiri sutradaranya. Semoga maksud saya bisa anda pahami.</p>
<p>Bisnis anda juga harus memiliki tujuan. Jangan biarkan waktu berlalu tanpa ada skenario besar untuk kemajuan dan <a title="MEmanfaatkN Social Media untuk Perkembangan Bisnis Internet Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/11/05/memanfaatkan-social-media-untuk-perkembangan-bisnis-internet-anda/" target="_blank">perkembangan bisnis anda</a>. Tidak ada orang yang merencanakan kegagalan, maka anda perlu memantapkan juga tujuan bisnis anda. Agar anda mudah melangkah, dan agar langkah anda tertata, terencana. Bisnis, karir, pekerjaan, seringkali menjadi bagian paling penting dalam hidup seseorang. Mereka yang mampu menata karir mereka dengan baik biasanya lebih bisa menata kehidupan mereka. Mereka yang mendapatkan pekerjaan “impian” mereka lebih bisa berkata “kutahu yang kumau.”</p>
<p>Nah, jika <a title="3 langkah Mudah Menjadi Pebisnis Internet Profesional " href="http://www.jokosusilo.com/2008/09/19/3-langkah-mudah-menjadi-pebisnis-internet-profesional/" target="_blank">bisnis internet</a> adalah yang anda mau, <a title="Saatnya Berbisnis Internet dan Raih Kekayaan Tanpa Batas (Bagian 1)" href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/10/saatnya-berbisnis-internet-dan-raih-kekayaan-tanpa-batas-bagian-1/" target="_blank">apalagi yang anda tunggu</a>?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/11/22/sudahkah-anda-menemukan-tujuan-hidup-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>180</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

