<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing &#124; JokoSusilo.com &#187; value produk</title>
	<atom:link href="http://www.jokosusilo.com/tag/value-produk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jokosusilo.com</link>
	<description>Saatnya tekuni bisnis online lebih serius...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 08:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<image>
<link>http://www.jokosusilo.com</link>
<url>http://www.jokosusilo.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-41.ico</url>
<title>Blog Bisnis Online dan Internet Marketing | JokoSusilo.com</title>
</image>
		<item>
		<title>9 Cara Melakukan Promosi  dan Menjadi Terkenal</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/11/01/9-cara-supaya-anda-cepat-terkenal-dan-bisa-menaklukkan-pengunjung/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=9-cara-supaya-anda-cepat-terkenal-dan-bisa-menaklukkan-pengunjung</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/11/01/9-cara-supaya-anda-cepat-terkenal-dan-bisa-menaklukkan-pengunjung/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2008 04:32:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing and Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[artikel gratis]]></category>
		<category><![CDATA[cara jadi terkenal]]></category>
		<category><![CDATA[ebook gratis]]></category>
		<category><![CDATA[free ebook]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[layanan online gratis]]></category>
		<category><![CDATA[memahami konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[populer]]></category>
		<category><![CDATA[produk gratis]]></category>
		<category><![CDATA[value produk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/?p=444</guid>
		<description><![CDATA[Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Apapun yang anda inginkan pasti bisa anda wujudkan. Syaratnya mudah, fokus dan bersungguh-sungguh. Jangan biarkan keinginan anda berakhir hanya sebagai mimpi belaka. Tapi, buktikan! Saya suka menularkan semangat. Karena hidup memang harus bersemangat. Kalau sekarang anda merasa loyo dan pesimis dengan hidup anda,  anda harus cepat bergerak. Cari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="http://None"><img class="alignright size-full wp-image-446" title="9-Cara- Melakukan- Promosi - dan- Menjadi-Terkenal" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/11/9-cara-supaya-anda-cepat-terkenal-dan-bisa-menaklukkan-pengunjung.gif" alt="Promosi" width="130" height="159" /></a><a title="Bagaimana Meraup Penghasilan Besar dari Bisnis Internet" href="http://www.jokosusilo.com/2008/08/10/bagaimana-meraup-penghasilan-besar-dari-bisnis-internet/" target="_blank">Tak ada yang tak mungkin di dunia ini.</a> Apapun yang anda inginkan pasti bisa anda wujudkan. Syaratnya mudah, <a title="Sukses Berawal dari Keseriusan" href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/08/sukses-berawal-dari-keseriusan/" target="_blank">fokus dan bersungguh-sungguh</a>. Jangan biarkan keinginan anda berakhir hanya sebagai mimpi belaka. Tapi, buktikan!</p>
<p>Saya suka menularkan semangat. Karena hidup memang harus bersemangat. Kalau sekarang anda merasa loyo dan pesimis dengan hidup anda,  anda harus cepat bergerak. Cari sumber inspirasi baru yang bisa memompa baterai motivasi anda. <a title="Saatnya Berbisnis Internet dan Raih Kekayaan Tanpa Batas Bagian 2" href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/12/saatnya-berbisnis-internet-dan-raih-kekayaan-tanpa-batas-bagian-2/" target="_blank">Ledakkan semangat baru!</a> <span id="more-444"></span></p>
<p>Begitu pula jika saat ini anda sedang tidak bergairah dengan bisnis internet yang anda tekuni. Jika anda merasa capai masih segitu-segitu saja, tidak ada salahnya anda mencoba terobosan baru. Misal, bagaimana kalau anda menularkan semangat yang anda punya untuk para calon pelanggan anda? Jadi bukan cuma melulu produk dan iklan yang anda tawarkan. Tapi, anda <a title="Berikan Value Bukan Produk! (Bagian 2)" href="http://www.jokosusilo.com/2008/05/25/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-2/" target="_blank">memberi value yang lebih pada produk anda</a>. Bisa jadi anda selipkan semangat, motivasi dan kasih sayang pada produk anda.</p>
<p>Saya tahu, sebagai pebisnis anda pasti melancarkan model pemasaran paling hebat sepanjang zaman. Ya, <a title="5 Prinsip Viral Marketing untuk Pengembangan Bisnis Internet Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/10/09/5-prinsip-viral-marketing-untuk-pengembangan-bisnis-internet-anda/" target="_blank">words of mouth alias gethok tular</a>. Untuk menularkan produk ke semua orang prinsipnya sederhana. Berikan kebaikan pada satu orang. Dan biarkan orang tersebut yang mengabarkan kebaikan anda pada seluruh dunia.</p>
<h2>Cara &#8211; cara melakukan promosi dan menjadi terkenal</h2>
<p>Nah, bagaimana caranya mempercepat penyebaran virus ini? Cuma sembilan langkah yang perlu anda jalankan. Dan intinya, virus yang anda sebar ini harus gratis. Di dalam gratisan itulah nantinya anda bisa memasukkan iklan produk anda. Tapi, jangan sembarang produk gratis yang anda berikan pada pengunjung. Ingat, <a title="Berikan Value Bukan Produk! (Bagian 1) " href="http://www.jokosusilo.com/2008/05/22/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-1/" target="_blank">beri value yang lebih</a>. Baiklah … langsung saja kita melangkah ke sembilan strategi untuk menaklukkan pengunjung.</p>
<ol>
<li><strong>Jangan pelit berbagi artikel gratis.</strong> Dengan syarat tetap mencantumkan nama situs web atau blog anda, biarkan pengunjung anda mengkopi <a title="6 Jenis Artikel Kunci untuk Mengikat Popularitas Blog Anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/03/19/6-jenis-artikel-kunci-untuk-mengikat-popularitas-blog-anda/" target="_blank">artikel anda</a> dan mencantumkannya di situs web atau blog mereka. Atau bahkan di ezine dan newsletter. Dan, untuk memudahkan pengunjung mengkopi, anda bisa membuat resource box dan opsi reprints di akhir artikel.</li>
<li><strong>Produk anda sebagai bonus mereka.</strong> Izinkan pengunjung memakai produk gratisan anda sebagai bonus penyerta produk utama mereka. Tapi, jangan lupa&#8230; dalam bonus ini anda harus mencantumkan iklan produk anda.</li>
<li><strong>Buat forum atau blog anda sebagai tempat ngobrol yang nyaman.</strong> Karena semua orang butuh berkomunikasi, buat forum atau blog anda sebagai tempat yang nyaman untuk ngobrol. Dan yang penting, akomodasi pula keinginan mereka misal untuk berpromosi. Anda pun juga tak akan rugi karena bisa memasang iklan banner produk anda di sana.</li>
<li><strong>Link ke situs web direktori.</strong> Kalau anda punya direktori, persilakan pengunjung menambahkan link mereka pada directory situs web anda. Dengan begitu, mereka dan anda sama-sama untung. Link mereka terbantu promosinya. Direktori anda pun juga begitu.</li>
<li><strong>Layanan online gratis.</strong> Jika pengunjung ingin produk atau layanan gratisan anda ada di situs web mereka, izinkan mereka memasangnya. Karena sekali lagi promosi anda akan terbantu. Nah, produk yang bisa anda berikan misalnya, email gratis, konsultasi gratis, search engine submissions, dll.</li>
<li><strong>Sebarkan software gratis.</strong> Jika anda punya software gratis, biarkan pengunjung anda ikut menyebarkan. Masukkan saja iklan bisnis anda di dalam program software tersebut.</li>
<li><strong>Berbagi template, font, dan desain pun bisa. </strong>Sekali lagi anda tidak akan rugi. Karena anda bisa menyisipkan iklan dan setiap orang bisa mengklik iklan itu langsung menuju situs web anda sendiri.</li>
<li><strong>Aliansi promosi.</strong> Misal, kalau ada pengunjung yang minta beriklan gratis di ebook anda, ini justru kabar baik. Karena dengan demikian mereka akan semakin bersemangat menyebar ebook anda ini ke semua pelanggan ezine, juga ke semua pengunjung situs web mereka.</li>
<li><strong>Free ebook.</strong> Bersyukurlah jika ada yang meminta ebook anda dan ingin menyebarkannya ke semua pengunjung mereka. Karena, estafet promosi tengah terjadi. Pengunjung mereka nantinya juga akan terus menyebarkan ebook gratis anda ke pengunjung mereka. Dan begitulah seterusnya.</li>
</ol>
<p>Sangat mudah menyebarkan produk gratisan di internet. selama yang anda sebarkan produk yang benar-benar bermutu, saya yakin tidak ada yang menolaknya. Sekarang anda sudah punya strategi bagaimana melakukan promosi untuk  produk anda. Dengan semakin produk anda dikenal banyak orang, semakin populerlah anda. Soal uang, berikutnya akan mengikuti anda.</p>
<p>Apakah anda telah siap melakukan promosi ?<br />
<strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/11/01/9-cara-supaya-anda-cepat-terkenal-dan-bisa-menaklukkan-pengunjung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>196</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berikan ‘Value’, Bukan Produk! (Bagian 2)</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/05/25/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-2/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=berikan-%25e2%2580%2598value%25e2%2580%2599-bukan-produk-bagian-2</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/05/25/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 May 2008 06:45:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Affiliate Programs]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate program]]></category>
		<category><![CDATA[aksi]]></category>
		<category><![CDATA[menciptakan value]]></category>
		<category><![CDATA[value]]></category>
		<category><![CDATA[value produk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/2008/05/25/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-2/</guid>
		<description><![CDATA[Pada postingan sebelumnya telah dijabarkan bagaimana pentingnya value produk yang kita tawarkan. Bayangkan anda tengah melihat rumah terbakar. Lantas anda mendekatinya. Tapi begitu sampai di dekatnya anda tak melakukan apa-apa. Yang anda lakukan hanya menonton dan merasa ikut bersedih atas kejadian tersebut. Sementara api terus berkobar tanpa ampun melalap seisi rumah. Dan anda masih sibuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/05/berikan-value-bukan-produk-bagian-2.jpg" alt="Berikan Value Produk Bagian 2" width="167" height="142" align="left" />Pada postingan sebelumnya telah dijabarkan bagaimana pentingnya <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/05/22/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-1/">value produk</a> yang kita tawarkan. Bayangkan anda tengah melihat rumah terbakar. Lantas anda mendekatinya. Tapi begitu sampai di dekatnya anda tak melakukan apa-apa. Yang anda lakukan hanya menonton dan merasa ikut bersedih atas kejadian tersebut.</p>
<p>Sementara api terus berkobar tanpa ampun melalap seisi rumah. Dan anda masih sibuk sendiri dengan pikiran anda yang bertanya-tanya apa penyebabnya. Saya jamin, pasti rumah itu akan ludes terbakar di depan mata anda.</p>
<p>Seperti itu pula yang terjadi kalau misalnya anda tengah mengalami kesulitan keuangan. Ketika situasi makin sulit, tapi anda malah sibuk dengan diri anda sendiri. Dan tidak melakukan aksi nyata untuk keluar dari kondisi tak nyaman itu. Saya jamin pasti kondisi anda tak berubah atau bahkan menjadi lebih buruk.</p>
<p>Dalam kasus kebakaran di atas, sebenarnya yang anda butuhkan hanyalah menyiramkan air ke titik-titik api. Dan bukan sibuk bertanya pada diri sendiri. Begitupun ketika anda sedang dilanda kondisi keuangan yang buruk, yang anda butuhkan adalah ACTION! Bukan malah banyak merenung yang tak tentu ujungnya itu.</p>
<h2>Ciptakan value produk</h2>
<p>Penyakit <a title="Berikan Value Bukan Produk! Bagian 1" href="http://http://www.jokosusilo.com/2008/05/22/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-1/" target="_blank">terlalu banyak merenung untuk menghasilkan uang</a>, saya sebut di posting sebelumnya termasuk salah satu penghambat uang masuk ke kantong anda. Karena dengan begitu, anda sibuk dengan diri sendiri sehingga tertahan untuk melakukan tindakan nyata.<span id="more-208"></span></p>
<p>Saatnya BERUBAH. Hentikan aktivitas yang hanya tertuju pada diri anda sendiri. Saatnya menatap dunia nyata dan melangkah dengan tubuh tegap. Saatnya memanfaatkan energi anda untuk aksi-aksi nyata.</p>
<p>Patut disadari, tubuh kita adalah komponen penting untuk menghasilkan uang. Inilah kesadaran awal yang perlu kita tanamkan. Sehingga dengan begitu kita perlu menjaga kesehatan kita baik-baik dan mempergunakannya lewat aksi nyata agar uang bisa mengalir lancar pada diri kita.</p>
<p>Sebab uang merupakan hasil dari tindakan. Dan bukan hasil angan-angan. Kalau anda hanya sibuk merenung dan tidak melakukan apa-apa, pasti tak ada uang yang mau melekat ke kantong anda.</p>
<p>Sejak dulu, kekuatan aksi tak terbantahkan sudah terbukti menjadi pendorong terwujudnya kenyataan. Kalau anda masih menahan diri untuk tidak melakukan apa-apa, maka pasti perubahan hidup yang anda idamkan tidak akan pernah terjadi.</p>
<p>Aksi atau tindakan nyata bukan berarti segalanya harus anda lakukan sendiri. Tapi bisa pula dengan memanfaatkan alat bantu. Misal untuk bepergian ke suatu tempat, tentu anda tak harus jalan kaki. Tapi bisa mengendarai sepeda motor atau mobil yang bisa mempercepat anda sampai ke tempat tujuan.</p>
<p>Yang penting, anda harus memiliki kemauan. Tanpa kemauan, sekalipun anda punya berbagai alat bantu, tapi tak akan pernah ada tindakan.</p>
<p>Selain terlalu banyak merenung, ‘penyakit’ kedua yang bisa menghambat uang mengalir pada diri anda adalah <strong>terlalu fokus menghasilkan uang, tapi mengabaikan menciptakan ‘value’</strong>.</p>
<p>Maksudnya?</p>
<p>Banyak orang yang fokus bahkan sangat fokus menghasilkan uang. Tapi di saat bersamaan mereka mengabaikan perhatian pada orang-orang lain.</p>
<p>Mereka yang mengidap ‘penyakit’ ini biasanya keluh kesahnya seperti ini: “Saya telah berupaya keras menghasilkan uang, tapi hasilnya tidak sesuai harapan. Saya sudah memposting ratusan artikel di blog. Judul-judulnya saya pilih yang terbaik. Pemilihan keyword-nya pun betul-betul saya cermati. Saya telah mencoba Adsense, text link ads, affiliate progam, dan banyak cara lainnya seperti terdapat dalam <a title="Inilah 10 Sumber Penghasilan Blog yang Bisa Mengalir Deras Masuk Kantong anda" href="http://www.jokosusilo.com/2008/04/02/ini-10-sumber-penghasilan-blog-yang-mengalir-deras-masuk-kantong-anda/" target="_blank">10 Sumber Penghasilan Blog yang mengalir deras ke kantong</a>. Di awal memulainya, traffic saya memang berkembang. Tapi kemudian perlahan dan pasti mulai menurun. Saya sudah melakukan banyak hal, tapi uang yang saya cicipi belum sebanding. Apa salah saya?”</p>
<p>Kurang lebih sama dengan  ‘penyakit’ pertama, inti persoalannya adalah selalu hanya berfokus pada diri sendiri. Tak ada ‘value’ yang diberikan pada orang lain. Patut dipahami, content bukan ‘value’. Iklan bukan ‘value’. Dan affiliate program juga bukan ‘value’.</p>
<p>Kalau anda masih selalu sibuk dengan berbagai aktivitas yang hanya tertuju pada diri sendiri dan mengabaikan perhatian pada pengunjung atau konsumen anda, saya yakin ada banyak orang yang bisa melakukannya lebih baik dari pada anda. Dengan begitu pasti anda sudah kalah bersaing. Karena itu tak cukup lagi hanya mengandalkan cara-cara tadi. Yang anda perlukan adalah menciptakan ‘value’ di setiap aktivitas anda dan mengalirkannya pada orang-orang lain. Jadikan penciptaan ‘value’ untuk orang banyak sebagai titik tolak aktivitas anda.</p>
<p>Kalaupun selama ini anda mungkin sudah sudah bisa mengalirkan uang dengan cara yang hanya terfokus pada diri sendiri tadi, tapi saya rasa itu tidak akan bertahan lama. Karena yang dicari pengunjung atau konsumen adalah ‘value’.</p>
<p>Dan kalau anda hanya berfokus pada menghasilkan uang, begitu uang tak lagi mengalir maka semangat anda bisa meredup. Sebaliknya, kalau tujuan anda pada menciptakan ‘value’, maka uang akan mengikuti dengan sendirinya.</p>
<p>Anda paham kan?</p>
<p>Memang banyak orang lebih suka mencari uang daripada membuat ‘value’. Padahal kalau mereka sadar, tujuan pertama tadi lebih gampang menghantarkan pada kegagalan. Sedang dengan menghadirkan ‘value’, pengunjung pasti berbondong-bondong mendatangi situs web anda. Dan ini berarti mendekatkan anda pada kesuksesan.</p>
<p>Mulailah berpikir bagaimana anda bisa menghadirkan ‘sesuatu’ yang diinginkan banyak orang di muka bumi ini. Kalaupun saat ini sudah ada yang melakukannya, anda tak perlu pesimis. Asalkan anda bisa menyediakan ‘value’ yang lebih baik, pasti anda akan sukses.</p>
<p>Sebetulnya banyak ‘penyakit mental’ yang membuat uang terhalang mengalir pada diri anda. Tapi dua ‘penyakit’ yang sudah saya sebutkan yang menjadi penyebab utama. Dan saya ulangi lagi, solusinya adalah menghadirkan ‘value’ pada orang lain. Dengan mulai terbiasa bermental menghadirkan ‘value’ untuk orang lain, maka pikiran dan aksi yang anda lakukan akan selalu tertuju pada penciptaan ‘value’.</p>
<p><strong>Anda setuju kalau value produk itu penting?</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/05/25/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berikan ‘Value’, Bukan Produk! (Bagian 1)</title>
		<link>http://www.jokosusilo.com/2008/05/22/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-1/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=berikan-%25e2%2580%2598value%25e2%2580%2599-bukan-produk-bagian-1</link>
		<comments>http://www.jokosusilo.com/2008/05/22/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 17:41:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joko Susilo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Affiliate Programs]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate program]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[nasib bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[value produk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jokosusilo.com/2008/05/22/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-1/</guid>
		<description><![CDATA[Kunci menghasilkan penghasilan besar adalah kemampuan menciptakan value produk yang anda tawarkan. Ada ‘sesuatu’ yang mampu menarik orang agar mau membelanjakan uangnya untuk membeli barang yang anda pasarkan. Karena sebetulnya konsumen tak pernah peduli dengan produk anda. Yang mereka pedulikan hanyalah ‘value’, nilai, atau manfaatnya. Memang ada jurus-jurus untuk melariskan dagangan. Seperti kalau dalam affiliate [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2008/05/tawarkan-value-bukan-produk.jpg" alt="Berikan Value Produk! (Bagian 1)" width="122" height="203" align="left" />Kunci menghasilkan penghasilan besar adalah kemampuan menciptakan <strong>value produk</strong> yang anda tawarkan. Ada ‘sesuatu’ yang mampu menarik orang agar mau membelanjakan uangnya untuk membeli barang yang anda pasarkan. Karena sebetulnya konsumen tak pernah peduli dengan produk anda. Yang mereka pedulikan hanyalah ‘value’, nilai, atau manfaatnya.</p>
<p>Memang ada jurus-jurus untuk melariskan dagangan. Seperti kalau dalam affiliate program, ada trik <a title="Bagaimana Menarik Pengunjung?" href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/30/bagaimana-menarik-pengunjung/" target="_blank">bagaimana menarik pengunjung</a>, <a title="Menjaring Pembeli dalam Dua Hari" href="http://www.jokosusilo.com/2008/03/07/menjaring-pembeli-dalam-dua-hari/" target="_blank">menjaring pembeli dalam dua hari</a>, <a title="7 Langkah Menarik Pengunjung" href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/10/7-langkah-menarik-pengunjung/" target="_blank">7 langkah menarik pengunjung</a>, atau <a title="Menggaet Pelanggan Setia " href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/20/menggaet-pelanggan-setia/" target="_blank">cara menggaet pelanggan setia</a>.</p>
<p>Namun, semua jurus itu menjadi tak ada artinya bila produk anda tak punya ‘value’. Ibaratnya seperti singa ompong yang ketika mengaum bukannya menakutkan tapi malah terlihat menggelikan. Produk yang anda tawarkan bukannya meninggalkan kesan positif, tapi malah membuat kabur pembeli.<span id="more-206"></span></p>
<h2>So, perhatikan value produk anda</h2>
<p>Mengenai value produk, anda bisa memberikannya secara langsung. Maksudnya langsung melekat pada produk yang ditawarkan. Misal, produk anda mempunyai 100 macam manfaat yang bisa langsung dirasakan pemakai. Namun bisa pula secara tak langsung. Misal dengan menyediakan layanan setelah pembelian seperti konsultasi gratis seumur hidup dan lainnya.</p>
<p>Tapi apapun yang anda lakukan, yang penting inti aktivitasnya adalah menciptakan ‘value’. Serta, jangan lupa, pesan value produk anda itu harus tersampaikan kepada konsumen.</p>
<p>Tak sulit sebetulnya konsep mengenai ‘value’ ini. Siapapun bisa melakukannya. Termasuk ANDA! Tapi sayangnya tak banyak orang yang sadar pentingnya peran ‘value’ ini. Sehingga tak heran kalau penghasilan mereka menjadi macet bin mampet.</p>
<p>Biasanya, mereka yang kurang memperhatikan ‘value’ ini mengidap dua ‘penyakit’. Salah satunya penyakit <strong>terlalu banyak merenung untuk menghasilkan uang</strong>.</p>
<p>Mereka yang biasanya mengidap penyakit pertama ini biasanya keluh kesahnya terlontar seperti ini: “Saya bingung. Setiap hari saya sudah memikirkan bisnis saya, menuliskan tujuan bisnis saya, membayangkan apa yang saya inginkan, dan berupaya menarik penghasilan sebanyak-banyaknya. Tapi apa yang saya dapat? Yang bisa diraih hanya secuil. Dan bahkan tak mampu menutupi pengeluaran saya. Sampai saya harus berhutang ke tetangga dan saudara sampai makin lama utang saya kian menumpuk. Saya juga sudah menuliskan apa yang saya alami dalam buku catatan harian saya untuk memacu diri. Tak lupa pula saya berdoa serta terus menambah ilmu. Tapi tak ada perubahan. Sampai rasanya saya kehilangan harapan. Apa dosa saya?”</p>
<p>Memang betul merenung itu penting. Saya tak bermaksud menyebut refleksi diri sebagai aktivitas keliru. Tapi yang perlu disadari merenung saja tak cukup. Selama anda hanya melakukan refleksi diri tapi tanpa dibarengi tindakan nyata maka UANG TIDAK AKAN PERNAH MENGALIR KE KANTONG ANDA!</p>
<p>Menulis catatan harian dan merenung mungkin sangat penting bagi anda. Saya pun kadang-kadang melakukannya. Tapi yang perlu dipahami, kegiatan itu tak memberikan apapun untuk orang lain. Jangan pernah mengira saat anda bermeditasi atau merenungkan nasib bisnis anda tiba-tiba segepok uang atau selembar cek turun dari langit.</p>
<p>Jika anda ingin mendapat uang, yang anda butuhkan adalah menciptakan ‘value’ dan menyampaikannya kepada orang yang tepat.</p>
<p>No value, no money! Itu yang perlu anda ingat. Pikirkanlah!</p>
<p>Masih bingung? Ok. Baca kelanjutannya di posting berikutnya. Ingat, fokus pada value produk!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jokosusilo.com/2008/05/22/berikan-%e2%80%98value%e2%80%99-bukan-produk-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>61</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

